free hit counter Ada Muhammad SAW dalam Injil - Injil yang Hilang — FBI

Ada Muhammad SAW dalam Injil - Injil yang Hilang

Muhammad Saw Dalam Injil - Injil Yang Hilang


Kita akan temukan nama Muhammad ini didalam Injil yang sudah diapokratipkan oleh para pemimpin-pemimpin Gereja dahulu, dilarang dan dibuang sebab katanya memuat ajaran-ajaran yang palsu dan membahayakan iman orang-orang Kristen.

Terlepas membahayakan ataukah tidak, palsu atau benar, marilah kita membawanya dalam persoalan ini, kita buka sekarang Injil Barnabas pasal 72, bunyinya:

Yesus berkata: "Jangan bergoncang imanmu, dan jangan kamu takut, karena bukan aku yang menjadikan kamu. tetapi Allah yang menjadikan kamu, memelihara kamu, adapun tentang ketentuanku, maka sesungguhnya aku datang untuk menyediakan jalan bagi rasul Allah yang akan datang membawa kelepasan bagi dunia. Tetapi awas-awaslah, kamu ditipu oleh orang, karena akan datang beberapa banyak nabi-nabi dusta. Mereka mengambil perkataanku dan menajisi perkataanku."

Maka kata Andreas: "Hai guru, sebutkanlah bagi kami sesuatu tanda supaya kami kenal dia."

Maka jawab Yesus:
"Sesungguhnya dia tidak datang pada masa kamu ini, tetapi berbilang tahun dibelakang kamu, yaitu diwaktu dirusakkan orang akan Injilku dan hampir tak terdapat lagi 30 orang mukmin. Diwaktu itulah Allah merahmati dunia ini. Maka diutuslah rasulnya yang tetap awan putih diatasnya mengenal akan dia, salah satu utusan Allah dan dialah yang mensahirkan dirinya kepada dunia dan ia akan datang dengan kekuatan yang besar untuk mengalahkan orang-orang jahat dan berhala dunia ini.

Sesungguhnya Aku menyukai yang demikian ini, karena dengan perantaraannya akan diterangkan dan dimuliakan orang Allah dan dia menyatakan kebenaranku dan dia akan menghukum orang-orang yang mengatakan bahwasanya aku lebih besar dari manusia biasa. Dengan sesungguhnya Aku berkata bahwa bulan akan memberikan dia tidur waktu masih kanak-kanak dan manakala ia sudah besar, awaslah dunia ini jangan membuangkannya, karena dia akan membinasakan penyembah-penyembah berhala."

Membaca akan surat Barnabas itu, maka tak dapat dipungkiri bergetarnya hati kita betapa Nabi yang dijanjikan itu, begitu tepat digenapi kejadiannya. Tanda awan putih diatasnya itulah yang terbaca oleh pendeta buhaira kala itu.

Saya rasa tidaklah perlu lagi bagi kita memberikan komentar ataupun keterangan-keterangan yang lebih luas, sebab sudah cukup jelas betapa Yesus sendiri bersaksi bahwa Nabi Muhammad Adalah Utusan Allah.



[size=xx-small]sumber : situslakalaka.blogspot.com[/size]


Boleh Percaya Boleh Tidak..
Berikan argumen dan yuk..kita diskusikan.

Komentar

  • Yesus percaya Muhammad akan datang.
    Tapi umatnya Yesus gak mau percaya :d
  • Bo_JeSS menulis:
    Yesus percaya Muhammad akan datang.
    Tapi umatnya Yesus gak mau percaya :d

    kata siapa?

    saya percaya kok Nabi Muhammad itu memang utusan Allah...
    :)




    :cool:
  • [size=xx-large]:no:[/size]
  • Sama persis Seperti apa yang di ajarkan oleh Guru Sejarah Islam waktu SD dulu... :good:
  • ikut nyimak..
    ngemeng2 barnabas tuh orang arab pa orang apa ya??
    kok terjemahannya muslim banget gitu..
  • copas lagi, mringis lagi ah :blah:

    Penulis “Injil Barnabas” adalah seorang biarawan yang bernama Marino. Dia adalah seorang Yahudi-Spanyol yang tinggal di Italia. Kemungkinan sebelumnya ia beragama Katolik lalu berpindah ke agama Islam dan berusaha menyesuaikan kitab Injil dengan ajaran agama Yahudi (panyangkalan Yesus sebagai Messias) dan Islam (Penonjolan Muhammad). Sesudah ia memeluk agama Islam, namanya diubah menjadi Musatafa Al-’Arandi. Bahasa asli “Injil Barnabas” merupakan campuran dari dua dialek Italia yaitu ‘Tuska & Venezia’. Dari isi Injil Barnabas dapat dilihat pula bahwa penulisnya memiliki satu pengetahuan Al Qur’an yang luas dan isinya memuat terjemahan secara hurufiah dari ayat-ayat Al Qur’an. Dari pengujian kertas dan tinta yang digunakan, nampak bahwa itu ditulis pada abad ke 15 atau ke 16. Isi “Injil Barnabas” juga mencerminkan beberapa teologi Katolik yang lahir pada abad pertengahan.

    Penulis “Injil Barnabas” bukanlah Barnabas dalam Alkitab Perjanjian Baru. Memang ada nama Barnabas dalam Kisah Para Rasul 4:36 yaitu nama baru yang diberikan kepada seorang yang bernama Yusuf. Yusuf menjual ladangnya dan hasil penjualannya diberikan kepada para rasul untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang miskin. Kebaikannya mendorong mereka untuk menamakannya Barnabas, yang berarti “Anak Penghiburan”. Akan tetapi dalam “Injil Barnabas”, penulisnya membuat kesalahan besar dengan memberikan kesan bahwa nama Barnabas diberikan kepadanya oleh YESUS dan dia adalah termasuk salah seorang dari 12 murid Tuhan Yesus.

    “Injil Barnabas” tidak diakui sebagai Injil yaitu kabar baik yang menceritakan kehidupan dan karya TUHAN YESUS. “Injil Barnabas” berisi 222 bab yang isinya merupakan usaha untuk menyelaraskan ke-empat Injil kanonik ( Matius, Markus, Lukas dan Yohanes) menjadi satu Injil yang dibumbui dengan tradisi tradisi Yahudi, Kristen dan Islam. Secara garis besar, pandangan “Injil Barnabas” terhadap iman Kristen antara lain menyangkal ke-TUHAN-an YESUS, menolak misteri salib dan kebangkitan, “mengkambing-hitamkan Rasul Paulus dan mempertentangkannya dengan Barnabas seolah-olah kedua Rasul tersebut berpisah karena perbedaan teologis dan doktrin. Pandangan tersebut ternyata dipergunakan oleh mereka yang menyerang iman Kristen sampai saat ini.


    Kesalahan mengenali Barnabas sebagai murid YESUS

    Pada pembuka kitab “Injil Barnabas” disebutkan bahwa Barnabas salah seorang murid Yesus, yang bersama-sama dengan Petrus, Yohanes dan Yakobus hadir waktu Yesus dimuliakan di atas gunung (Bab-42). Yesus mengatakan kepada Barnabas bahwa Ia tidak akan disalibkan (Bab-112), bahkan Yesus memerintahkan Barnabas untuk menulis Injil (Bab-221). Fakta ini jelas berbeda dengan ke-empat Injil. Dalam Injil kanonik tidak dikenal murid bernama Barnabas, ia baru muncul di masa Kisah Para Rasul sesudah Yesus (Kisah 4:36).


    Kesalahan memahami tahun Yobel

    Dalam Bab-82 disebut bahwa ‘Tahun Jobel’ dirayakan setiap 100 tahun, padahal dalam Perjanjian Lama (Imamat 25:8-55;27:16-25) disebut bahwa tahun Jobel lamanya 50 tahun. Ini menunjukkan bahwa ”Injil Barnabas” baru ditulis setelah tahun 1300 karena pada tahun itu Paus Bonifacius VII mendekritkan perubahan tahun Jobel menjadi 100 tahun.


    Kejanggalan geografi dan budaya dalam ”Injil Barnabas”

    Ada beberapa kejanggalan geografi dan budaya dalam ”Injil Barnabas” yang menunjukkan fakta kuat bahwa Barnabas bukan ’saksi mata’. Disebutkan bahwa Yesus naik kapal ke Nazaret (Bab-20), padahal Nazaret ada di pegunungan. Yesus disebut naik dari Nazaret ke Kapernaum (Bab-21) padahal Kapernaum lebih rendah dari Nazaret. Pada Bab-145-150 disebut bahwa kaum Farisi menjadi rahib, tidak kawin, dan berjubah istimewa, dan berasal nabi Elia. Ini sebenarnya gambaran kekristenan pada abad-abad pertengahan setelah timbulnya kerahiban.

    Disebutkan bahwa prajurit Romawi berguling seperti tong anggur kosong ke luar dari bait Allah (Bab-152). Kenyataannya, pada masa Yesus orang Romawi tidak diperkenankan masuk bait Allah, dan pembuatan tong-tong anggur dari kayu adalah budaya abad pertengahan. Bab-69 menyebut para imam berpakaian indah dan naik kuda, padahal dalam Injil kanonik para Imam tidak pernah disebut naik kuda. Pada Bab-56-58,135 ada diskripsi tentang tujuh dosa pokok dan tujuh tingkat dalam neraka. Ini adalah hasil teologia Katolik abad pertengahan.

    Nafas Islam dalam ”Injil Barnabas”

    Pada Bab-44 disebutkan bahwa Abraham mengorbankan Ismail dan menunjuk Muhammad sebagai nabi Besar, dan disebutkan bahwa Adam berseru: ‘Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah itu.” (Bab-39,54,97).

    sumber : http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100328193544AA9j9J3

    ooo kamu ketauan,,, boo'ooong lagi :P:grin:
  • thopomore menulis:

    kata siapa?

    saya percaya kok Nabi Muhammad itu memang utusan Allah...
    :)



    :cool:

    Udah jelas gue yg nulis, masih nanya juga :(
  • kalo barnabas disangsikan oleh katolik kenapa di ada gereja santo barnabas di pondok jati
  • and you menulis:
    kalo barnabas disangsikan oleh katolik kenapa di ada gereja santo barnabas di pondok jati

    barnabas itu klo di indonesia kayak bambang ndan... banyak yg punya nama itu.... :blah:

  • berarti gereja santo barnabas nggak diakui ya, aduh kasian ya padahal gerejanya besar loh, sayang sekali umat yang pake gerja itu nggak diakui sebagai orang katolik

    ralat : gereja santo barnabas ada di pondok cabe (perempatan gaplek)
  • Ha...haa,,,haa...lucu sekali....sebuah. Komedi yg religius..
  • menarik nih, sayangnya nabi Isa diangkat diusia muda,
    seandainya umurnya seperti umur nabi Nuh,
    bisa saja bertemu Rasulullah di bumi
  • @Ndan Jastin:

    Menurut Yesus akan datang lagi Nabi-nabi kemudiannya. Ada nabi yang benar dan ada nabi yang palsu. Oleh karena itu ia lalu menunjukkan tanda-tanda pengenalannya. Dalam Injil Matius pasal 7 tersebut:

    (15) Jagalah dirimu dari pada segala nabi palsu, yang datang kepadamu mereka seperti serigala buas.

    (16) Dari pada buah-buahnya kamu akan mengenal dia. Pernahkah orang memetik buah anggur dari pada pokok duri, atau buah ara dari pada pokok unak?

    (17) Demikian juga tiap-tiap pohon kayu yang baik, berbuahkan buah yang baik; tetapi pohon kayu yang jahat, berbuahkan buah yang jahat.

    (18) Tiada dapat pohon kayu yang baik berbuahkan buah yang jahat, atau pohon yang jahat itu berbuahkan buah yang baik.

    (19) Tiap-tiap pohon kayu, yang tiada memberi buah yang baik, akan dipotong dan dibuangkan ke dalam api.

    (20) Sebab itu dari pada buahnya kamu akan mengenal dia.

    Seterusnya dalam 1 Yahya pasal 4 tersebut demikian:

    (1) Hari segala kekasihku, janganlah percaya akan sebarang roh, melainkan ujilah segala roh itu kalau-kalau dari pada Allah datangnya; karena banyak nabi palsu sudah keluar ke seluruh dunia.

    (2) Dengan yang demikian dapatlah kamu mengenal Roh Allah, yaitu tiap-tiap roh, yang mengaku bahwa Yesus Kristus sudah datang dengan keadaan manusia, itu dari pada Allah.

    (3) dan tiap-tiap roh, yang tiada mengaku Yesus itu, bukanlah dari pada Allah, melainkan inilah roh di Dajjal, yang telah kamu dengar yang akan datang, dan sekarang ini sudah ada didalam dunia.

    Dengan ayat-ayat yang tersebut diatas ini Yesus menyuruh menjaga diri dari pada nabi-nabi palsu yang akan datang. Yesus menyuruh mengenalnya dari pada buahnya, baik itu jahat. Seterusnya Yesus menyuruh pula menguji tiap-tiap roh yang datang, apakah dari pada Allah atau dari pada Dajjal. Keterangan Yesus ini memberi pengertian bahwa Nabi yang benar akan datang lagi sesudah Yesus, karena ia masih menyuruh memeriksa dan mengujinya dengan mengemukakan tanda-tanda Nabi dan roh yang benar itu. Seandainya tiap-tiap Nabi yang akan datang palsu, tentulah Yesus tidak mengatakan demikian, tetapi ia akan memperingatkan supaya jangan mempercayai tiap-tiap Nabi yang akan datang, karena Nabi yang benar tidak akan datang lagi.
  • Seterusnya dalam 1 Yahya pasal 4 tersebut demikian:
    (3) dan tiap-tiap roh, yang tiada mengaku Yesus itu, bukanlah dari pada Allah, melainkan inilah roh di Dajjal, yang telah kamu dengar yang akan datang, dan sekarang ini sudah ada didalam dunia.


    Jadi dalam Injil, ada keterangan mengenai "DAJJAL" juga ya ?
    Kalau menurut teman-teman dari Kristiani, DAJJAL yang dimaksud dalam Injil, itu keterangannya bagaimana ?

    Injil Matius pasal 7 tersebut:

    (20) Sebab itu dari pada buahnya kamu akan mengenal dia.


    Tolong penjelasan dari teman - teman dari Kristiani :
    Yesus menyuruh menguji :
    (1) Hari segala kekasihku, janganlah percaya akan sebarang roh, melainkan ujilah segala roh itu kalau-kalau dari pada Allah datangnya;

    Adakah teman-teman Kristiani sudah pernah ada yang menguji nya ???

    :thanks: ya :)
  • Ketua menulis:


    Jadi dalam Injil, ada keterangan mengenai "DAJJAL" juga ya ?
    Kalau menurut teman-teman dari Kristiani, DAJJAL yang dimaksud dalam Injil, itu keterangannya bagaimana ?




    Tolong penjelasan dari teman - teman dari Kristiani :
    Yesus menyuruh menguji :
    (1) Hari segala kekasihku, janganlah percaya akan sebarang roh, melainkan ujilah segala roh itu kalau-kalau dari pada Allah datangnya;

    Adakah teman-teman Kristiani sudah pernah ada yang menguji nya ???

    :thanks: ya :)



    Pasti kabur lagi deh . . . . . hhffffff :think:
  • Menyimak..............menarik sekali pembahasannya.....:wait:
  • ane nggak pernah baca injil ,,, :wait: nyimak aja :D
  • Kasian juga si muhamad , minta pengakuan yg dipaksakan , dari gaya bahasa yg ditulis , sangat jelas bukan bergaya bahasa Injil , kasian deh loe Mat,,,
Login or Register to comment.

Halo, Ndan!

Tampaknya anda baru di sini. Klik satu tombol berikut untuk mulai ber interaksi atau berkomentar!

Kategori