free hit counter Industri Otomotif untuk kemajuan Bangsa — FBI

Industri Otomotif untuk kemajuan Bangsa

[size=small]
[align=justify]Banyak orang pinter di indonesia termasuk juga di bidang otomotif...
tapi kenapa Industri di bidang tersebut jalan ditempat...dan sebenarnya banyak sekali sumber bahan mentah yang bertebaran seantero negeri untuk mewujudkan angan-angan akan kemajuan Industri Otomotif kita
yahhh...salah satunya mungkin kurang percayanya pemerintah sama SDM kita sendiri...tidak kurang juga yang dibelain bersekolah ke luar negeri untuk memperdalam ilmu....tapi pas balik ke negeri sendiri....
malah dipandang sebelah mata oleh pemerintah...dikarenakan masih ragu dengan generasi2 muda yang dirasa masih minim pengalaman...

saya juga berharap....mbok ya generasi muda ini dikasih kesempatan berkarya..dan kalau tidak bisa mulai dari NOL...yaaa paling tidak meneruskan karya dari generasi tua.....
dengan gitu kan ...setidaknya diharapkan akan muncul konsep-konsep atau pemikiran baru .....


  • maka langkah pertama bisa dibuatkan pabrik pengolahan logam, sehingga bahan dasar logam yg tinggal ngeruk di bumi indonesia bisa diolah di dalam negeri. Hasil dari pabrik pengolah logam ini trus dijadikan mesin mesin mobil dan part part lainnya.
  • untuk roda diperlukan ban, maka tanamlah pohon karet berkualitas tinggi dan dirikan pabrik pengolah karet...trus buatlah ban yg setara dg bridgestone,michelin...dll.


untuk bikin pabrik diperlukan logam...kalo punya logam sendiri tentu akan murah bikin pabrik...Intinya: harus punya pabrik pengolahan logam yg berkualitas sehingga logam logam yg di beredar indonesia tidak made in china melulu.
Semestinya, dengan punya pabrik perakitan di sini (Honda juga punya kan? Untuk Stream dan new CRV kalau nggak keliru, juga mobil-mobil lain seperti Suzuki, Toyota, bahkan Mercedes Benz dll) kita sudah cukup punya bekal untuk bikin dan mengembangkan mobil sendiri, tanpa terikat prinsipal dari negara lain. Dengan begitu kita bisa mempunyai mobil yang asli milik sendiri, dan punya prinsipal asli Indonesia.

Dulu ada beberapa produsen yang sudah berencana untuk mengembangkan mobil Indonesia asli ini seperti Texmaco (bahkan truk buatannya yang bernama Perkasa sempat meramaikan jalanan dan sempat mengisi keperluan truk bagi TNI dan sempat punya konsep SUV yang dinamakan Macan), BPPT dengan mobil Maleonya dan juga beberapa yang lain. Tapi semua akhirnya mati karena pelbagai alasan. Masalahnya, kenapa saat ini di kala struktur ekonomi negara kita mulai kuat, tidak dilanjutkan? Pemerintah juga mestinya memberikan insentif yang cukup besar untuk mobil-mobil yang dibuat bangsa kita.

Insentif saat ini baru terkait dengan kandungan lokal atau local contents. Nah bukankah semestinya, local content bisa semakin dikembangkan? Ke mana para produsen kendaraan kita nih? Tampaknya memang keinginan dan niat untuk independen sangat kurang di dalam semangat tempur (berbisnis maksudnya)

PT. INKA pernah keluarin mobil Kancil juga. Yang ini produksinya "sekali berarti, terus mati". Entah mengapa kok nggak diterusin.
Kalau Daihatsu Ceria itu emang OEM dari pabrik Perodua di Rawang, Selangor menggunakan basis Perodua Kancil. Kalau yg ini produksinya massal. Setahu saya, Daihatsu di Indonesia juga punya pabrik di Sunter II, namun untuk model yang populasinya rendah selalu impor dari Malaysia. Mobil lain yang impor dari Malaysia adalah Sirion (tapi saya lupa OEM dari mana tepatnya, kayaknya Perodua Myvi)

Kenapa pemerintah kita belum ada langkah atau dukungan untuk memudahkan mobnas? Karena pemerintah kita lebih memihak kepada pabrikan luar yg nyata2 memberikan hardcash investment, yg benar2 membuka lapangan kerja baru daripada memilih membangun industri sendiri yg butuh waktu lama dan dana yg besar.
Menurut saya langkah yg paling mudah adalah mengambil basis mobil yg sudah ada seperti APV yg local contentnya hingga 80% atau avanza yg 60%.
Jgn kesampingkan juga industri karoseri kita yg udah maju.. tinggal kawinkan mereka saja.
Nah baru dengan berjalannya waktu divisi RND nya juga dikembangkan sehingga bukan tidak mungkin kita bisa membuat mobnas dengan content mendekati 100%

kondisi industri otomotif di indonesia saat ini boleh dikatakan sudah cukup mendukung untuk membangun mobil nasional. industri komponen sudah cukup berkembang dan berkualitas meskipun belum bisa dikatakan sudah memadai dalam kuantitas komponen yang dapat dipenuhi.

kelemahan terbesar kita adalah tidak adanya keinginan kuat dari pemerintah untuk mendukung 1000% pengembangan industri mobil nasional. entah karena adanya konspirasi produsen otomotif dunia atau memang kita tidak pernah percaya dengan kemampuan bangsa sendiri atau kita cuma hanya mau menjadi basis produksi saja?
[/align][/size]
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori