free hit counter Kuliner Kal-Tim : Kepiting Kenari Nan Lezat dari Kota Minyak — FBI

Kuliner Kal-Tim : Kepiting Kenari Nan Lezat dari Kota Minyak

kepitingqe2.jpg

Belum lengkap rasanya ke Balikpapan, kota minyak di Kalimantan Timur, kalau belum mencicipi kepiting di Restoran Kepiting Kenari di Jalan Iswahyudi, tidak jauh dari Bandar Udara Internasional Sepinggan.

Restoran tersebut, bagi penyuka makanan laut, sangat kondang. Pejabat tinggi negara dari Jakarta yang ke Balikpapan atau yang ke Kalimantan Timur biasanya mampir di tempat itu. Restoran tersebut juga menjadi salah satu pilihan favorit perusahan minyak, batu bara, atau yang bergerak di bidang perkayuan di Balikpapan kalau menjamu tamu.

Datanglah pas jam makan siang. Jika datang terlalu sore boleh jadi kepiting sudah habis dan restoran sudah tutup. Biar aman, lakukanlah reservasi untuk pukul 11.00 hingga 14.00.

Kepiting saus lada hitam merupakan primadona di sini. Selain itu ada kepiting rebus, kepiting goreng, tanco dan saus tiram. Ada juga aneka menu ikan.

Porsinya ternyata jumbo, cukup untuk tiga sampai empat orang. Kepiting yang disajikan dari jenis yang besar-besar. Kata Lisa, salah seorang anggota keluarga pemilik restoran tersebut, kepiting-kepiting itu berasal dari perairan Tarakan. Kepiting dikirim dalam kondisi hidup ke cabang restoran di Balikpapan, Samarinda, dan Surabaya. Daging kepitingnya terasa lembut, gurih, dan sedikit manis. Aroma ladanya sangat terasa sehingga terasa panas di lidah.

Harga per porsi kepiting berbeda berdasarkan jenis kelamin. Seporsi kepiting jantan rasa apa saja harganya Rp 105.000 dan seporsi kepiting betina Rp 125.000. Harga tersebut belum termasuk PPN. Mengapa harga kepiting jantan dan betina berbeda? "Karena kepiting betina ada telurnya," kata seorang pelayan.

Anda bisa menjadikan masakan dari restoran itu sebagai oleh-oleh. Beberapa penumpang pesawat jurusan Jakarta yang terbang bersama kami sore itu membawa oleh-oleh masakan kepiting dari restoran tersebut. Kemasannya dari plastik dan kardus yang dibuat sangat rapi sehingga aroma masakan tidak menyebar keluar.

Hemm... kalau ke Balikpapan jangan lupa kepiting ya.

Komentar

  • Ke Balikpapan? Ya Kepiting Lah....

    kuliner2dz0.jpg

    MARAKNYA kuliner di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur menuntut seluruh resto, rumah dan warung makan terus meningkatkan kreativitasnya untuk menghadirkan aneka hidangan lezat, berciri khas dan tentu bercita rasa. Demikian halnya dengan Ocean's Resto Fish Connection.

    Resto yang terletak di kawasan Ruko Bandar Balikpapan ini menghadirkan beberapa menu baru. Tidak tanggung-tanggung, Ocean's Resto menawarkan empat menu baru sekaligus mulai dari ikan, udang hingga kepiting.

    Hidangan ikan yang menggoda selera adalah ikan kerapu merah. Ocean's Resto menawarkan ikan kerapu merah yang berkualitas ekspor dengan kesegaran yang terjamin setiap harinya. "Kami menyediakan ikan kerapu merah yang segar setiap hari dengan jumlah yang mencukupi karena kami langsung mengambil sendiri dengan menggunakan dua kapal. Ikan kerapu merah ini diambil langsung dari laut yang membentang di depan resto. Jadi, kesegarannya sangat terjamin setiap hari," kata M. Yanu, Operation Manager Ocean's Resto.

    Ukuran ikan pun sangat sangat bervariasi. Mulai dari ikan dengan berat 5 ons hingga lebih dari 1kg. Warna kulit ikan yang merah sangat menggairahkan. Dibandingkan dengan daging ikan lainnya, ikan kerapu merah dagingnya lebih lembut dan harum. "Selain itu, ikan kerapu merah ini dapat dinikmati dengan berbagai jenis masakan mulai dari bakar, steam, dan goreng," katanya.

    Untuk menu ikan kerapu merah ini, Ocean's Resto menawarkan pilihan masakan mulai dari asam manis, saos bangkok, saos padang hingga goreng siram terong tahu. Penggemar udang dan kepiting juga dapat menikmati menu udang tiger dan kepiting tarakan. Serupa dengan ikan kerapu merah, udang tiger ini juga berkualitan ekspor. Berbeda dengan udang galah yang dagingnya sedikit, udang tiger dagingnya lebih banyak.

    Sementara kepiting Tarakan telah dikenal dengan kualitas dagingnya yang banyak, manis dan padat. "Kami langsung mendatangkan dari Tarakan. Sengaja kami pilih kepiting betina yang ada telornya karena kebanyakan penggemar kepiting suka yang ada telornya."
    Dari aneka menu yang tersaji, Jalan-jalan Kuliner memilih hidangan Kerapu Merah Saos Teriyaki dan Kepiting Tarakan Lada Hitam. Seperti namanya, ikan kerapu merah berwarna merah yang segar.

    Hidangan Kerapu Merah Saos Teriyaki menampilkan kesegaran warna merah dari daging ikannya. Warna merah ini terlihat segar dan menggoda selera. Saos teriyaki berasa manis berpadu pas dengan daging ikan yang juga manis. Kesegaran ikan kerapu merah sangat terasa pada setiap gigitan.

    Berbeda dengan penampilan merah yang menggoda selera, kepiting tarakan lada hitam tampil dengan warna hitam. Namun saos berwarna hitam segar ini justru menggoda lidah untuk mencicipinya. Rasa pedas dari lada hitam sangat terasa sejak gigitan pertama. Selain rasa pedas, ada pula rasa dari bumbu-bumbu tradisional yang membuat hidangan semakin terasa nikmat.

    Satu lagi menu ikan yang ditawarkan yaitu bandeng tanpa duri yang kini tengah menjadi primadona dengan menjamurkan menu ini di Balikpapan.

    Kesegaran bahan seafood adalah kunci dasar kelezatan sebuah masakan yang nantinya akan tersaji. Dan Ocean's menjamin kesegaran seluruh hasil laut olahannya. Karena ikan, kepiting dan udang langsung diambil sendiri dari laut. M. Yanu, Operation Manager Ocean's Fish Connection kepada Tribun menjelaskan, kesegaran memang dijamin karena ikan, kepiting dan udang langsung diambil sendiri dari laut. Tidak tanggung-tanggung Ocean's menyiapkan dua kapal untuk mengambil hasil laut yang nikmat ini. Pemandangan laut pun dapat dilihat dengan mudah dari resto yang terletak di bibir pantai ini.

    Yanu mengatakan seluruh hidangan di Ocean's Resto harganya terjangkau untuk seluruh kalangan. Selain menambah menu baru, Yanu juga menambahkan saat ini Ocean's Resto juga meningkatkan kualitas pelayanan. "Pemesanan semua dengan sistem komputerisasi sehingga memudahkan pelanggan. Tentunya seiring dengan peningkatan kualitas SDM.
  • hmmmmm apa lagi makanan di pondok nelayan ama di belakang kantor pos :Tongue: :Tongue: :Tongue: mantab lahhh :top:
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori