free hit counter Sandiaga Uno Memberikan 500M Agar Bisa Menjadi Cawapres — FBI

Sandiaga Uno Memberikan 500M Agar Bisa Menjadi Cawapres

Berita Unik - Nama sandiaga uno kembali menjadi bahan perbincangan di indonesia bagaimana tidak setelah dirinya sukses menjadi wakil gubernur DKI JAKARTA sekarang dirinya dikabarkan memberikan dana 500M kepada PAN dan PKS agar bisa menjadi cawapres untuk menemani ketua umum Gerindra prabowo subianto untuk maju ke pilpres 2019 mendatang sandiaga uno yang di sokong oleh Gerindra, PAN, PKS

Sebelumnya dikabarkan prabowo subianto sudah dua kali mendatangi kediaman Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) untuk meminta dukung dari pihak demokrat, dan pihak demokrat menyatakan menolak sandiaga uno untuk menjadi cawapres, partai demokrat ingin yang menemani prabowo subianto untuk maju ke pilpres 2019 adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Baca juga : Cewek Jepang Pemilik Payudara Terindah

Prabowo subianto mengatakan bahwa orang yang akan maju untuk menemani dirinya ke pilpres 2019 adalah sandiaga uno dengan dukung partai gerindra, PAN,PKS prabowo dan sandiaga uno meninggalkan partai demokrat dan prabowo subianto mengatakan sandiaga uno akan mundur dari jabatannya di partai gerindra sebagai wakil ketua pembina dan juga sandiaga uno akan memundurkan diri sebagai wakil guberbur DKI Jakarta,alasa mengapa sandiaga uno harus mundur dari jabatannya adalah agar dia bisa di terima oleh masyarakat dan kedepannya agar tidak menjadi isu .

Komentar

  • sunting Agustus 17

    Berita Akurat – PAN dikabarkan mencoret nama AHY (Agus Harimukti Yudhoyono) dari calon cawapres untuk mendampingi Prabowo di Pilres 2019. Hal ini dikarenakan Wasekjen PD (Partai Demokrat) menuding bahwa PAN dan PKS menerima uang sebesar Rp 500 Miliar dari Sandiaga Uno.

    “Yang jelas, tuduhan AA (Andi Arief) itu merugikan Demokrat dan AHY sendiri. Nama AHY sebenarnya termasuk yang dipertimbangkan oleh PAN. Dengan tuduhan tersebut, nama AHY akan dicoret dari pertimbangan PAN,” ujar Wakil Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo, dalam pesan tertulisnya, Rabu (9/8/2018).

    Selain merusak kans AHY untuk menjadi cawapres Prabowo, Dradjad menyebut tudingan Arief merusak komunikasi Demokrat dengan partai lainnya, khususnya PAN.

    “Saya berharap Demokrat menyelidiki latar belakang yang bersangkutan,” tuturnya.

    Dradjad menilai tuduhan Arief sangat jahat. Menurutnya, hingga saat ini Sandiaga sama sekali belum bertemu dengan DPP PAN.

    “Bagaimana bisa bicara mahar apalagi dengan angka yang fantastis? Calon PAN untuk dipasangkan dengan Mas Prabowo masih tetap Bang Zul. Silakan saja dilihat nanti dalam Rakernas PAN,” katanya.

    Dradjad mengungkapkan, nama Sandiaga memang diusulkan Gerindra dan dipertimbangkan oleh PAN untuk menjadi cawapres Prabowo. Namun ranking dari daftar nama-nama cawapres Prabowo di internal PAN ada di Ketum PAN Zulkifli Hasan.

    “Kami juga belum tahu apakah Sandi akan mundur dari Gerindra dan atau masuk PAN. PAN khususnya pak Amien Rais – juga terus berkonsultasi dengan ulama dan habaib yang banyak sekali berdatangan ke kediaman pak Amien,” ungkapnya.

    Sumber : Majalahindo24.com

Login or Register to comment.

Halo, Ndan!

Tampaknya anda baru di sini. Klik satu tombol berikut untuk mulai ber interaksi atau berkomentar!

Kategori