free hit counter Cerita Sex Pecah Perawan Anak SMP — FBI

Cerita Sex Pecah Perawan Anak SMP

Cerita Sex - dari seorang mahasiwa tingkat akhir yang merenggut keperawanan gadis SMP, yang tidak lain anak itu adalah anak teman kakaknya sendiri. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.

36y5uzf7ypah.jpg

Cerita Sex Pecah Perawan Anak SMP
- Sebut saja namaku Adi, aku seorang mahasiswa dari salah satu kampus pariwisata di kota bandung. Kebetulan aku ini sudah mahasiswa semester akhir di perguruan tinggi di Bandung, jadi kegiatanku pada setiap harinya hanyalah mengerjakan skripsi karena tugas-tugas dan mata kuliah sudah tidak ada lagi.
Karena terbilamg aku punya banyak waktu luang, maka aku-pun sering berkunjung ketempat kakak-ku di Jakarta. Pada suatu hari aku-pun pergi ke Jakarta, sesampainya di rumah kakak-ku aku melihat ada tamu. Karena kakak-ku melihat aku yang sedang datang maka kakakku-pun menyuruhku masuk dan, aku-pun dikenalkan kakakku kepada tamu itu.

Omong punya omong ternyata rupanya tamu itu adalah teman kakak-ku semasa kuliah, teman kakak-ku itu bernama bang Amat . Bang Amat ini orangnya amatlah ramah dan baik kepadaku, dia berusia sepantaran dengan kakak-ku yaitu 39 tahun. Dari perkenalan ketika dirumah kakak-ku itu, pada suatu hari aku-pun diundang untuk bermain kerumah bang Amat.

Karena memang aku berniat untuk bermain, apa salahnya jika aku aku mengiyakan undangan bang Amat kerumanya. Pada keesokan harinya aku-pun bermain kerumah bang Amat, sesampainya disana seperti biasa bang Amat menyambut aku dengan ramahnya. Setelah aku dipersilahkan masuk, maka aku-un dikenalkan bang Amat kepada anak dan istrinya.

Surti nama istri bang Amat, setelah berkenalan kami-pun kemudian menuju ruang tamu bang Amat untuk mengobrol disana. Obrolan demi orolan-pun berlalu, dari obrolan kami tadi aku baru tahu kalau selisih usia teh Surti ini usianya 5 tahun lebih muda Bang Amat. Teh Rani dan bang Amat telah dikaruniai 1 anak yang sudah beranjak dewasa yaitu bernama Yanti.

Singkat cerita 3 hari setelah aku kenal dengan Bang Amat, saat itu tepatnya pada hari Rabu, dimintai tolong oleh bang Amat untuk menemani dan menjaga Yanti di rumahnya. Karena pada saat itu bang Amat dan istrinya akan pergi ke Surabaya untuk menjenguk ibu dari istri bang Amat yang sedang sakit dukup serius dan telah dirawat dirumah sakit.
Dari kabar adik istri bang Amat, katanya bang Amat dan istrinya harus segera kesana, karena mertua bang Amat selalu menanyakan bang Amat dan teh Surti. Maklum karena katanya bang Amat Teh Surti ini adalah anak kesanganya dan begitu juga bang Amat adalah menantu kesayangan mertuanya.

Sebagai menantu kesaynagan bang Amat-pun segera meminta cuti kerja selama 1 minggu. Setelah mendapat cuti bang Amat dan Teh Surti-pun segera berangkat, sedangkan Yanti tinggal dirumah denganku karena dia harus bersekolah. Hari demi hari-pun berlalu, tidak terasa aku-pun telah tinggal dirumha bang Amat selama 3 hari.

Tidak kusangka pada saat itu aku merasa jenuh sekali, karena ketika pagi sampai siang aku dirumah bang Amat sendirian karean si Yanti pada jam-jam itu dia bersekolah. Untuk menghilangkan kejenuhanku pada saat itu, aku-pun menyalakan DVD dan memutar sebuah kaset DVD yang berisikan film action.

Singkat cerita aku-pun telah selesai memutar 1 film action tersebut, karena sudah selesai maka aku-pun segera mencari kaset DVD lainya. Ketika aku sedang meilih-milih kaset, tidak sengaja aku menemukan bebrapa kaset porno yang nampaknya adalah koleksi dari Bang Amat. Wah, kebetulan sekali aku sedang dirumah sendirian.

Melihat suasana yang memungkinakan itu, aku-pun segera memutar kaset BF itu, ditengah asiknya aku menonoton film dewasa itu, tidak kusangka tiba-tiba terdengar pintu depan terbuka, beteapa kagetnya aku saat itu. Dengan buru-buru aku-pun segera mematikan televisi dan menyimpan bungkus kaset DVD di bawah karpet. Ternyata yang datang adalh Yanti,

“ Hallo, Bang Adi, ” ucap Yanti meyapaku kemudian dia baru masuk kerumah dan tersenyum.
Sambungnya lagi,
“ Oh iya Bang, tolong bayarin ojek Yanti dong bang, Yanti nggak ada uang receh, abang ojeknya nggk punya kembalian nih, ” Ucapnya padaku.
“ iya bawel, ” jawabku singkat.

Kemudian aku-pun segera keluar untuk membayar ongkos ojek Yanti. Setelah membayar saat itu akupun segera masuk kedalam rumah kembali. Waduh, habislah aku, pada saat itu Yanti dengan santainya duduk di karpet di depan TV, dan menyalakan Tv itu. Sungguh bodoh sekali aku, aku lupa tidak mematikan DVDnya.


Baca selengkapnya ===>> https://javindonesian.blogspot.co.id/2018/04/cerita-sex-pecah-perawan-anak-smp.html
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori