free hit counter Jokowi Difitnah Menjadi PKI, Begini Responnya ! — FBI

Jokowi Difitnah Menjadi PKI, Begini Responnya !

rblu09xdn0r4.jpg

Berita Akurat– Presiden RI Joko Widodo, mengigatkan pada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak mudah untuk diadu-domba oleh sekelompok maupun orang yang ingin memecah belah persatu Indonesia.

“Jangan gampang dipengaruhi oleh fitnah-fitnah, jangan gampang dipengaruhi oleh kabar-kabar bohong, jangan sampai mencela dan menjelekan, karena kita semua adalah saudara,” ujar Jokowi saat penyerahan 15 ribu sertifikat tanah di Bogor, Selasa (6/3/2018).

Jokowi lalu menceritakan, dirinya pernah difitnah seorang PKI oleh pihak yang tidak menyukainya.

Namun hal itu tidaklah masuk akal karena dirinya lahir pada 1961 dan PKI dibubarkan pada 1965.

“Berarti saya baru umur 3-4 tahun, masa ada PKI balita, ya enggak? Lucu banget kan, itu yang memfitnah ngawur, saya kan masih balita kok difitnah seperti itu,” tutur Jokowi.

Atas fitnah yang tidak mendasar tersebut, mantan Wali kota Solo itu mengaku bingung sikap apa yang harus dilakukan kepada pelaku penyebar fitnah dirinya.

“Saya kadang juga mau marah ya gimana, enggak marah ya gimana, serba salah, tapi saya juga mau blak-blakan, jadi kalau tidak diingatkan seperti itu, ada loh orang yang percaya, coba logikanya enggak masuk kan? Masih ada yang percaya juga,” papar Jokowi.

Jokowi pun berpesan kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar tetap rukun dan menjaga persaudaraan, mengingat akan adanya pemilihan Bupati Bogor yang dilaksanakan lima tahun sekali.

“Jangan sampai kita diadu domba, dipecah belah gara-gara pesta demokrasi, gara-gara pilihan gubernur/bupati/walikota atau pilihan presiden. Negara ini negara besar, jangan karena hal-hal kecil seperti itu masyarakat diadu-adu,” ujar Jokowi.

Sumber : Beritaonline24.com

ENJOYQQ%2BBANNER.gif

Komentar

  • 5fpyu9md2go9.jpg

    Majalah Dunia- Presiden Joko Widodo heran masih saja ada kabar bohong yang beredar soal dikait-kaitkan dirinya dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Jokowi mengaku bingung menyikapi fitnah yang terus disebarka tersebut.

    Jokowi heran jika isu keberadaan kader PKI masih dipakai hingga saat ini. Pasalnya PKI dibubarkan pada tahun 1965, sementara ia lahir pada tahun 1961. Artinya, ia merasakan era PKI masih diperbolehkan saat berusia di bawah lima tahun (balita).

    "Memangnya ada PKI balita? Fitnah ini ngawur," kata Jokowi disela-sela acara pembagian sertifikat tanah di Kabupaten Bogor, Jawa arat, Selasa (6/3).

    Ia mengaku ingin marah jika ada isu tersebut, namun tidak tahu caranya.

    "Kalau tidak marah ya, bagaimana. Serba salah. Tapi kalau tidak diingatkan, akan ada orang yang masih percaya," katanya.

    Jokowi menambahkan, antisipasi akan kabar hoaks semakin genting mengingat Indonesia telah memasuki tahun politik hingga tahun depan.

    Menurut dia, kompetisi dalam Pilkada haruslah melahirkan pemimpin yang baik. Setelah itu, masyarakat harus kembali rukun dan tidak saling mencela satu sama lain setelah masa Pilkada sudah selesai.

    "Jangan gampang dipengaruhi fitnah dan kabar bohong. Jangan sampai (masyarakat Indonesia) saling mencela dan menjelekkan karena kita semua saudara sebangsa setanah air. Jangan sampai kita diadu domba, dipecah belah gara-gara pesta demokrasi," kata Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

    Jokowi kemudian teringat pesan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kepadanya kala ia melawat ke negara Asia Selatan tersebut beberapa waktu lalu. Kala itu, Ashraf meminta Jokowi untuk menjaga kerukunan 714 suku di Indonesia agar tidak terpecah seperti Afghanistan.

    Ashraf mengatakan kepada Jokowi bahwa Afghanistan hanya memiliki tujuh suku. Namun, karena ada dua suku yang bertikai, akhirnya negara tersebut pecah selama 40 tahun.

    "Dia berpesan, 'Hati-hati, negaramu besar. Jaga persatuan, jika ada persengkataan antar kampung, selesaikan. Jika ada persengketaan antar suku, selesaikan'. Kita negara besar dan ini harus disatukan," demikian Jokowi.
  • “Jangan gampang dipengaruhi oleh fitnah-fitnah, jangan gampang dipengaruhi oleh kabar-kabar bohong, jangan sampai mencela dan menjelekan, karena kita semua adalah saudara,” ujar Jokowi saat penyerahan 15 ribu sertifikat tanah di Bogor, Selasa (6/3/2018).
    Setuju, fitnah itu tidak cerdas dan sebuah tindakan kurang ilmu.
    "Dia berpesan, 'Hati-hati, negaramu besar. Jaga persatuan, jika ada persengkataan antar kampung, selesaikan. Jika ada persengketaan antar suku, selesaikan'. Kita negara besar dan ini harus disatukan," demikian Jokowi.
    Keadilan sosial alias kesetaraan adalah kunci persatuan.
    Salam....
  • Bagi kamu yang gemar main poker online, ayo coba bermain game IDN POKER. Bosan kan main poker kalau menang chipsnya tidak bisa digunakan ? Nah di sini kamu bakal merasakan serunya main dan menang uang asli chips poker !

    Banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan seperti :

    1. Deposit dan Withdraw Cepat.
    2. Minimal deposit 10rb.
    3. Depo Wd Lancar.
    4. Customer service handal, sopan dan terlatih.
    5. Transaksi 24 jam.
    6. Menang berapapun pasti dibayar.

    Selain itu ada juga bonus idn poker terbesar seperti :

    1. Bonus New Member Poker 30%
    2. Bonus 10% Setiap Deposit.
    3. Bonus 15% Cashback.
    4. Bonus Freechips harian poker.

    6f6sowa1ianv.jpg
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori