free hit counter 6 Tugas Seorang Wanita Terhadap suami yang Wajib Dilakukan — FBI

6 Tugas Seorang Wanita Terhadap suami yang Wajib Dilakukan

f5s2x5jse8o7.png

Pada jalinan keluarga bakal terwujud dengan serasi dan damai apabila pasangan tersebut menjalani kegiatannya sesuai ajaran syariat islam. Namun untuk memperoleh perihal tersebut tidaklah mudah, pasangan tersebut kodu menjalankan tugasnya sesuai kewajibannya.

Kewajiban seorang suami mestinya memberikan nafkah, mengayomi dan mengarahkan istri pada amal baik, serta memelihara nama baik keluarga. Demikian pula untuk istri pastinya mempunyai kewajiban kepada suami. Kewajiban seorang suami kepada istrinya yaitu hak yang mesti diperoleh istri begitu dengan kewajiban istri pada suami yaitu hak yang diperoleh oleh suami.

Berikut ini uraian mengenai kewajiban istri pada suami yang kodu dikertahui.

1. Melakukan semua perintah suami

Seorang istri yang solehah ialah pasangan yang ingin melaksanakan perintah suaminya. Lantas jika kamu bersedia menjadi muslimah yang solehah tentunya arahan suami untuk mendapatkan keridhoan suami.

Namun tidak semua arahan suami mesti dikerjakan. Karena istri bisa tidak mengerjakan kalau perintah suami tersebut berbeda terhadap petunjuk islam. Misalnya saja adalah arahan yang berdosa. Maka jangan pernah melaksanakannya, kerjakanlah arahan suami yang terpuji saja.

2. Tidak Boleh Pergi dari Rumah tidak Izin Suami

Seorang muslimah yang solehah tidak mau keluar dari rumah tidak ada pemberitahuan terhadap suami. Jadi apabila istri punya kepentingan dan mau keluar dari rumah maka sebaiknya meminta amandat dahulu terhadap suami. Karena jika seorang istri keluar dari rumah tanpa adanya pemberitahuan dari suami jadi sesuatu itu tercatat salah satu pembantahan pada suami.

3. Tidak Membiarkan Laki-laki yang tidak Dikenal masuk ke Rumah Tanpa Izin ke Suami

Selain tidak bisa keluar dari rumah tidak ada pemberitahuan terhadap suami, seorang muslimah juga sebaiknya tidak mengizinkan laki-laki yang baru masuk ke rumah jika tidak ada izin ke suami. Perihal ini perlu dilakukan sebab banyak kaum wanita suka membolehkan seseorang masuk rumah tanpa ada izin dahulu kepada suami.

Perkara itu dilakukan sebab terkait kerukunan rumah tangga di rumah ketika suami gak ada di rumah. Selain itu juga demi menghindari adanya fitnah atau kecurigaan yang jelek dari masyarakat sekitar.

4. Menjaga harta, rumah, dan martabat suami

Berikutnya yang amat diperhatikan ialah mengelola harta, rumah, dan martabat suami. Maka sebagai istri kodu dapat menjaga keuangan rumah tangga. Wanita yang solehah bisa menjaga dan memakai uang rumah tangga dengan baik.

"Sebaik-baik wanita penunggang unta, wanita Quraisy yang baik, merupakan yang sangat penyayang terhadap anaknya ketika kecilnya dan sangat menjaga suami dalam apa yang ada di tangannya." (HR. Al-Bukhari no. 5082 dan Muslim no. 2527)

Selain itu, dapat menjadi pengurus yang handal di rumah baik dari demi mengajarkan anak-anak ataupun urusan di dalam rumah. Dan terakhir menjaga nama baik suami. Jadi seorang muslimah tidak boleh menyebarkan aib suami kepada masyrakat sebab hal itu memperlihatkan kejelekan istri yang tidak sanggup dalam menjaga rumah tangga.

5. Memberikan Kesenengan terhadap suami di Tempat Tidur

Melakukan kebutuhan biologis merupakan salah satu yang dianjurkan kepada hubungan suami istri. Sebab perkara itu termasuk ibadah kepada sang Pencipta yakni Allah. Apabila dalam keadaan sehat dan tanpa punya menstruasi maka istri wajib melaksanakan kebutuhan seksual suami dengan taat.

Seorang istri kodu melakukan kewajibannya ialah memenuhi pelayanan biologis terhadap suami di atas ranjang. Selain punya hambatan seperti sakit, haid, nifas, dan sebagainya. Lantas istri omongin baik-baik ke suami. Untuk haid dan nifas yang telah selesai dipastikan bersuci dengan cara mandi wajib yang benar. Jadi tetap menjaga kesucian badan demi kemesraan dalam berhubungan badan bersama suami tetap baik.

6. Tidak Berpuasa Sunnah jika Tidak Tanpa adanya Amandat Dari Suami

Puasa sunnahyaitu suatu ibadah pada sang Khalik tapi jika seorang istri melaksanakan puasa sunnah tanpa adanya Izin suami jadi haram baginya.

""Tidak halal bagi istri berpuasa (sunnah, –pen.) dalam keadaan suaminya ada di rumah, kecuali dengan izin sang suami." [Hadits shahih, riwayat al-Bukhari 7/39, Muslim dengan syarah an-Nawawi 7/115]"

Wanita yang berpuasa sunnah tanpa adanya Pemberitahuan suami merupakan kelalaian hak suami artinya ia sudah melalaikan hak suami yang sebagai kewajiban istri. Seperti suami ingin menginginkan pelayanan dari sang istri maka tentunya istri melakukan tanggung jawab tersebut. Karena kewajiban mengerjakan perintah suami merupakan sesuatu yang wajib dan mesti didahulukan melebihi yang sunnah.

Sekian uraian mengenai 6 kewajiban istri pada suami. Walaupun kelihatannya sepele tapi bisa mengakibatkan dampak yang gede pada kehidupan rumah tangga. Semoga konten ini berguna dan semoga ibadah kita semua menjadi berkah dan Allah ampuni dosa-dosa yang kita sudah kita perbuat.

by dentmasoci.com
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori