free hit counter 4 Paslon Pilkada di Sumsel Siap Bersaing Untuk Mempati Posisi Gubernur dan Wakil Gubernur — FBI

4 Paslon Pilkada di Sumsel Siap Bersaing Untuk Mempati Posisi Gubernur dan Wakil Gubernur

Palembang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) sudah mengumumkan penetapan pasangan calon (paslon) yang akan maju pada Pilkada Sumsel 2018.

Empat paslon yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Sumsel dinyatakan lolos dan bisa mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018-2023.

Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, pihaknya selesai meneliti berkas persyaratan dan memutuskan semua paslon Pilkada Sumsel telah memenuhi persyaratan.

Baca juga : Kumpulan Foto Bugil Putri Una

Keempat paslon yang lolos yaitu Herman Deru-Mawardi Yahya, Ishak Mekki-Yudha Pratomo, Aswari Rivai-Irwansyah dan Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramandha Kiemas.

Pengundian nomor urut akan digelar pada hari Selasa (13/2/2018), pukul 14.00 WIB di Novotel Palembang. Para paslon juga akan mengikuti siaran langsung untuk mempromosikan nomor urut mereka.

KPU Sumsel, lanjut Aspahani, wajib melakukan sosialisasi nomor urut paslon jelang Pilkada Sumsel. Namun dia mengharapkan, ajang promosi ini tidak diartikan sebagai kampanye para paslon.

Promosi juga akan dilakukan KPU Sumsel dengan mengajak empat paslon Pilkada Sumsel ke lapangan. Para paslon akan diiring oleh arak-arakan KPU Sumsel dan petugas keamanan.

Setiap paslon hanya boleh menggunakan 3 unit kendaraan roda empat, yang terdiri dari 1 unit kendaraan jenis Jeep terbuka dan 2 unit mobil bermuatan delapan orang.

Iring-iringan paslon tersebut akan melewati rute dari Novotel Palembang menuju ke Jalan R. Soekamto, lalu ke Simpang Polda, terus ke Jalan Jendral Sudirman.

“Kita akan kawal menyeberang Jembatan Ampera hingga ke kantor KPU Sumsel. Alat peraga promosi juga kita sediakan, sesuai dengan nomor urut mereka nantinya,” katanya.

KPU Sumsel menegaskan tidak ada iring-iringan yang menggunakan kendaraan roda dua dan tidak boleh melebihi jumlah yang ditentukan.

Menurut Ketua Banwaslu Sumsel Junaidi, tanggal 12-13 Febuari 2018 merupakan masa ambang.

Pihaknya akan menurunkan seluruh Alat Peraga Kampanye (APK), baik berupa poster, baleho dan lainnya.

“Kita minta kepada seluruh paslon agar berusaha menurunkan sendiri. Jika tanggal 15 Febuari 2018 belum diturunkan, akan kita turunkan sendiri,” ujarnya.

Baca juga : Daftar Agen Poker Online Terpercaya

Junaidi mengingatkan agar nantinya paslon menggunakan APK yang sesuai dengan standar KPU.

Ishak Mekki, kandidat petahana pun turut dikomentari Banwaslu Sumsel. APK Wagub Sumsel yang dipasang di berbagai titik di Sumsel, tidak sesuai dengan standar KPU.

Banwaslu Sumsel berjanji akan menindak tegas seluruh paslon tanpa terkecuali, jika terjadi pelanggaran tersebut.

“Kami akan lakukan pencegahan dulu, sebelum penindakan. Ada APK yang tidak berstandar KPU agar ditertibkan, termasuk bupati dan wali kota di daerah lain,” katanya.

Di Pilkada Palembang juga akan diikuti oleh empat paslon calon wali kota (cawako) dan calon wakil wali kota (cawawako) Palembang.

Yaitu Mularis Djahri-Saidina Ali yang kedua kali mencalonkan diri dan Harnojoyo-Fitrianti Agustinda yang merupakan paslon inkumben.


Sumber : liputan6.com || PojokQQ
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori