free hit counter Cerita Seks Kuperkosa Atasanku Yang Montok — FBI

Cerita Seks Kuperkosa Atasanku Yang Montok

h9ef1w20jwwe.jpg


Cerita Seks - Saya merupakan karyawan swasta yang bergerak di bidang hiburan, kata tepatnya internet gaming centre di kawasan elite perumahan Kelapa Gading. Nama saya Agus, usia saya bulan depan 24 tahun dengan tinggi badan 175 cm. Postur badan saya standar sama seperti laki-laki Indonesia, mungkin karena saya suka kebugaran yang biasa saya lakukan kalo ada waktu senggang sehingga otot-otot di tubuh saya terlihat menonjol meskipun tidak sebesar Binaragawan, tapi cukuplah membuat seorang wanita untuk memperhatikannya ditambah lagi wajah saya yang terbilang lumayan mengoda wanita-wanita.

Pemilik usaha ini adalah seorang wanita yang kira-kira berusia 29 tahun dan belum menikah, namanya Aprilia. Kriterianya tinggi badan 168 cm, ukuran buah dada 32A cukup mengiurkan untuk setiap laki-laki normal yang meliriknya. Struktur tubuh yang sangat mengairahkan dengan perpaduan bongkahan pantatnya yang sangat menantang, mungkin karena Bu Aprilia rajin ikut senam aerobik yang membuat lekuk tubuhnya sungguh bagus dipandang mata.

Kepadatan buah dadanya yang membusung dan bongkahan pantatnya yang bulat sempurna terkadang membius laki-laki yang menatap caranya berjalan. Rambutnya yang lurus turun sebahu dengan rambut halus yang menjalar di lehernya yang jenjang, bibir sensualnya yang selalu dibalut lipstik pink membuat imajinasi setiap laki-laki ingin merasakan penis mereka dihisap oleh bibir manis milik Bu Aprilia.

Saya berkerja sama Bu Aprilia sebagai orang yang menyediakan laporan keuangan tentang perkembangan usahanya ini. Hampir setiap hari saya selalu pulang terakhir dan Bu Aprilia selalu menunggu saya hingga ia dapat hasil dari usahanya perhari. Kekesalan saya terhadap Bu Aprilia adalah karena dia orangnya terlalu kikir terhadap karyawannya, tidak memperdulikan kesejahteraan hidup karyawannya, dan masih banyak hal yang ia lakukan terhadap karyawan-karyawan yang lain.

Memang sudah lama saya menunggu satu kesempatan yang selama ini telah saya rencanain, tapi selalu saja gagal karena setiap ingin saya jalankan rencana ini selalu saja ada gangguan dari kakaknya yang telah berkeluarga. Agen QQ

Hingga suatu hari tepatnya hari Senin malam setelah sekitar jam 12 malam, waktu itu saya dan Bu Aprilia sedang berada di ruangan kerja saya dan sedang menyelesaikan tugas saya. Sampai akhirnya terlintas pikiran jahat saya ingin berbuat sesuatu terhadap Bu Aprilia atas segala kelakuannya dan atas kesombongannya yang beranggapan bahwa segalanya dapat dibeli dengan sejumlah uang yang ia miliki.

Malam ini Bu Aprilia memakai baju kemeja putih yang terbuat dari bahan yang lumayan tipis hingga terlihat dengan jelas dua katup penyangga susunya yang berukuran 32A, sedangkan bawahannya Bu Aprilia mengenakan celana putih ketat. Pokoknya penampilan Bu Aprilia sungguh mengiurkan dengan tonjolan susunya yang menyembul menantang serta bongkahan pantatnya yang padat memperlihatkan setiap lekukan-lekukan yang terlihat setiap Bu Aprilia berjalan. Kesempurnahan tubuhnya ia dapatkan karena Bu Aprilia adalah salah satu membership di salah satu pusat kebugaran yang berada kawasan Kuningan, Jakarta.

”Lex… tumben kenapa sih kamu lama banget sih selesaiin pembukuan harian kamu ini… Gak becus banget sih kerjanya… huu…” omel Bu Aprilia dengan nada yang tinggi tepat di hadapan meja kerjaku. ”Sabar dong Bu… saya juga mau buru-buru selesai… tapi inikan masalah keuangan tidak bisa cepat-cepat mengerjakannya…” jawabku sambil menatap matanya dan berkata dalam hati bahwa nanti sebentar lagi dia gak bakal bisa berlagak sombong dihadapanku, malah mungkin dia yang akan menjadi budak nafsuku dan menuruti segala apa yang aku perintahkan. ”Kamu kok memandang saya dengan tatapan seperti itu Lex, seperti orang yang hendak memperkosa saya saja…” kata Bu Aprilia dengan nada yang masih meninggi dengan memperlihatkan kekuasaaannya sebagai seorang owner. ”Trus memangnya kenapa Bu Aprilia… kalaupun saya memperkosa anda sekarang!!! Saya rasa tak akan ada satu orangpun mengetahui bahwa Bu Aprilia dan saya masih berada disini” jawabku dengan nada yang meninggi pula sambil menghampiri Bu Aprilia yang mulai melangkah mundur karena merasa dirinya mulai terancam atas perkataan yang aku lontarkan. ”Agus… kamu jangan coba macam-macam yah sama saya. Saya akan berteriak, kalau kamu coba-coba berbuat sesuatu sama saya” kata Bu Aprilia sambil melangkah mundur hingga tubuhnya menabrak tembok yang tepat dibelakangnya. ”Silakan, kalau Bu Aprilia hendak berteriak, apa Bu Aprilia lupa sekarang kita berada dimana, mungkinkah orang-orang akan mendengar suara teriakan Bu Aprilia” kataku sambil berjalan mendekatinya. ”Semua yang Bu Aprilia lakukan hanyalah membuang-buang tenaga Bu Aprilia saja, lebih baik nikmati apa yang akan Bu Aprilia terima dari saya, hahahahaha….” sambungku sambil tertawa merasa suspectku ketakutan.

Saat itu aku bersama Bu Aprilia berada di lantai 3 ruko tempat usahanya. Bagaimana kerasnya teriakan Bu Aprilia tetap saja orang yang berada di luar takkan dapat mendengarnya, karena selain aku dan Bu Aprilia ada di lantai 3, juga ruko ini di bangun dengan fasilitas kedap suara.

Baca selengkapnya disini ====>>> https://oomgenit.blogspot.co.id/2018/02/cerita-seks-kuperkosa-atasanku-yang.html
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori