free hit counter Cara Membuat Fillet Salmon — FBI

Cara Membuat Fillet Salmon

* Pilih salmon segar, kenyal, kulit memantulkan cahaya, dan tidak kusam.

* Buang insang dengan teknik memutar diputar dari atas ke bawah. Insang harus dibuang karena kotor dan membuat daging jadi spoil. Kalau mau disimpan juga harus dibersihkan dulu..

* Lalu potong kepalanya dari atas ke bawah. Belah kepala dari atas mulut ke bawah, selanjutnya fillet dagingnya. kepala salmon tersebut dapat dikonsumsi, namun untuk sashimi tidak digunakan.

* Untuk mem-fillet dagingnya, potong daging dengan cara perut menghadap keluar. Hal tersebut memudahkan kita Biar memotong daging dan hasil daging lebih merata. Jangan dipotong zigzag, karena hasilnya jelek.

* Potong daging hingga dekat tulang, lalu sisihkan. Sisa daging yang menempel di tulang dikerok dengan sendok, sisihkan. Lalu cabut duri yang masih menempel di gading.

* Jika ingin membuat sashimi, ambil daging bagian atas, jangan menggunakan bagian belly. Pasalnya belly berminyak, tidak cocok bagi sashimi. Sedangkan daging atas, terutama bagian punggung tengah lebih padat dan cocok untuk sashimi.

* Selanjutnya potong salmon, bungkus dengan plastik wrap, dan simpan di frezer steril dengan suhu -20 derajat celcius. Dengan disimpan dengan cara tersebut, salmon dapat bertahan selama seminggu.
Bungkus dengan wrap sedikit kencang sampai menarik dagingnya, supaya dagingnya tidak pecah.

* Jika ingin menikmati salmon, potong dengan cara melawan arah urat, agar tidak hancur. Lakukan pelan-pelan dan pegang smooth.

* Untuk memotong salmon, diperlukan pisau khusus, pasalnya daging lembutnya akan mudah hancur jika dipotong menggunakan pisau biasa. Gunakan slicer knife untuk memotong daging bertekstur lembut, debba untuk memotong tulang, dan sashi knife untuk memotong salmon yang sudah di fillet.

* Salmon jangan dicuci karena akan membuat salmon semakin berlendir, hancur, dan warnanya pudar. Cukup di-lap saja. Intinya memotong salmon seperti merawat bayi, harus dengan dua tangan melakukannya, dan ekstra hati-hati.

Komentar

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori