free hit counter Uang Kembalian Tukar Permen Bisa Dihukum — FBI

Uang Kembalian Tukar Permen Bisa Dihukum

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Suryono mengatakan pedagang yang mengganti uang kembalian dengan permen bisa dipidanakan dengan ancaman hukuman penjara maksimal satu tahun dan denda Rp 200 juta.

kembalian_20150703_180142.jpg

"Pedagang atau siapapun harus memahami aturan ini dengan baik, jangan sampai melakukan pelanggaran. Masyarakat berhak melapor kepada polisi bila mengalami kejadian seperti ini. Uang rupiah adalah alat tukar yang resmi, tak bisa diganti-ganti," kata Suryono di Gorontalo, Senin (29/6/2015) lalu.

Dia menjelaskan, dalam Pasal Pasal 23 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, disebutkan bahwa setiap orang dilarang menolak untuk menerima Rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran atau untuk menyelesaikan kewajiban yang harus dipenuhi dengan Rupiah dan/atau untuk transaksi keuangan lainnya di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kecuali karena terdapat keraguan atas keaslian Rupiah.

Selanjutnya dalam Pasal 33 ayat (1) UU Mata Uang juga menyebutkan Setiap orang yang tidak menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran; penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang; dan/atau transaksi keuangan lainnya, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

"Bila ada laporan kasus seperti ini maka kepolisian dan Bank Indonesia akan saling berkoordinasi dalam proses hukum tersebut," katanya.

Selain itu, mengganti uang dengan peremen juga melanggar Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman maksimal dua tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar.(*)

http://bali.tribunnews.com/2015/07/03/uang-kembalian-diganti-permen-awas-bisa-dipenjara-dan-didenda-rp-200-juta

Komentar

  • hal ini kurang di sosialisasikan kepada masayarakat  dan perihal pengembalian dengan permen itu dianggap sah2 saja oleh pelaku. dan dilematis nya bagi si customer. kalo tidak mau menerima maka uang kembaliannya akan lenyap begitu saja
  • tapi parah... kalo gara2 urusan permen sampai harus dibui 2 tahun terus kena denda 5 milyar....
  • kalo gitu jangan mencurangi customer dong  :nono:
  • Dilema karena pemerintah atau pedagang kurang cukup sedia uang kecil. Bentar lagi denominasi uang terkecil 2 ribu yah?
  • itu erat kaitannya dengan perjanjian mana suka...klo uang kembalian kita dikembalikan dengan permen dan kita tdak keberatan ya gak masalah...yg jadi masalah klo kita keberatan yaa gak sah perjanjianya ya bisa kita tuntut
  • Umumnya pelaku tindakan ini para pedagang yang mau seenaknya sendiri aja, terutama dalam mengambil keuntungan "tidak resmi" dari proses uang kembalian ini.


    Gimana kalo permen2 yang dipake sama sebagai kembalian dari toko tsb kita balikin lagi untuk bayar belanja kita di toko yang sama?
    99,9% bakalan ditolak. Adapun sisa 0.1% sisanya yang bisa nerima kembali permennya palingan cuman ibu kantin sekolah. gak lebih.. :blah:


    Ya emang harus ada aturan yang tegas mengenai hal ini. :top:
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Kategori