free hit counter Jejak Muhammad dalam Alkitab... Yuk kita Lacak. — FBI

Jejak Muhammad dalam Alkitab... Yuk kita Lacak.

Melacak Jejak Muhammad Dalam Alkitab



Nabi daneil, dia seorang nabi, juga meninggalkan nubuat seorang nabi, tertulis dalam kitab daneil yang juga merupakan nilai nilai tertulis dari seorang nabi Daneil untuk umatnya, memperingatkan akan hadirnya nabi masa depan, mari kita simak, sejauh mana kebenaran yang tertuang dalam kitab nabi nabi itu.

Dan sesungguhnya kamu dapati YANG PALING DEKAT PERSAHABATANNYA dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "SESUNGGUHNYA KAMI INI ORANG NASRANI". Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri. (al-Maidah 82)

PARA NABI ITU BERSAUDARA KARENA BERBAGAI SEBAB. IBU MEREKA BERBEDA SEMENTARA AGAMANYA SATU.”( Shahih al-Bukhari, Kitab Ahadits al-Anbiya (3443))

Inilah dalil yang mendorong saya melacak jejak kenabian Muhammad dalam Alkitab, karena dorongan Quran dan hadist nabi, menguatkan saya untuk terus mencari, jika suatu saat kebenaran itu harus dibuktikan. Dalam bagian ini saya mencoba menapak alkitab yang memberi petunjuk, bahwa nama Muhammad terabadikan dalam alkitab. Nama Muhammad bukan rekayasa atau dipaksakan untuk membenarkan sebuah tulisan itu benar Muhammad, tetapi paling tidak ini bisa menjadi pijakan berpikir tajam, melacak jejak kenabian dalam alkitab, peninggalan dari sejarah masa lalu.

Didalam Injil Kenyataan (wahyu kepada Yahya maksudnya) pasal 19 ayat 11 sampai 12, disana disebutkan:
Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "YANG SETIA DAN YANG BENAR", Ia menghakimi dan berperang dengan adil. 19:11

Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. 19:12

Perhatikan sekali lagi Dua dalil alkitab diatas, betul betul 2 ayat diatas sama sekali tidak ada hubungannya dengan Yesus, karena:

1. Yesus tak pernah mengendarai kuda putih, tetapi setahu saya, Yesus hanya naik keledai, dan tak pernah terlibat peperangan apapun, karena yesus memang sangat diplomatif atau nabi diplomatik, yang menyelesaikan masalah dengan jalan diplomasi, tidak menempuh bentuk bentuk peperangan, sedangkan gambaran alkitab, dia adalah penunggang kuda

2. Muhammad saw lah yang memiliki panggilan Yang Amanah dan Benar (Setia dan Benar), ia menjalankan hukum hukum Allah mengadili manusia dengan adil, adalah kebiasaan seorang nabi akhir zaman yang di nubuatkan dalam alkitab.

2. Didalam ayat ini, dijelaskan kedudukan Nabi Muhammad didalam pemerintahan dunia. Seperti lazimnya pada jaman dahulu orang besar-besar selalu berkendaraan kuda putih, karena warna putih berarti kebersihan.
"Banyak mahkota" berarti "banyak kedudukan." Dalam hal ini menjadi kenyataan pada diri Nabi Muhammad bahwa beliau banyak kedudukannya, di dunia seperti kedudukan atau jabatan Nabi, Panglima Perang, Pemimpin Negara, juga pemutus Hukum. Nabi Muhammad juga digelari orang sebagai "Orang yang Dipercaya dan Benar" atau "Al Amin."

Matanya seperti bola api, serta merta menunjukkan sifatnya yang sangat tegas, keras dan kuat. Dengan sitat-sifat inilah ia memutuskan hukum, dengan keadilan dan kebenarannya.

SEDIKIT ULASAN
Kalau Dia disini umpamanya ditafsirkan dengan Kristus Yesus, maka saya kira tidak tepat, sebab:
1.Sepanjang pembacaan saya pada Injil, belum pernah saya jumpai keterangan bahwa Yesus pernah naik kuda. Yang pernah dinaikinya hanyalah keledai, itupun warnanya tidak jelas.
2.Yesus menurut Injil, malahan tidak bermahkota banyak, sebab:
a.Kenabian Yesus tidak diakui bangsa Yahudi, bangsa dimana dia diutus.
b. Kerajaan Yesus juga tidak diakui, mereka bahkan menyalibkan "rajanya" dengan ejekan Isa Nasrani Rex Israel (INRI).
c.. Yesus bahkan belum pernah sekalipun mengadakan perang melawan musuh-musuhnya.
d. Didalam memutuskan hukum, Yesus mengambil jalan diplomatis, bukan tindakan bijaksana. (Yahya 8: 2-11)

Didalam Injil Kenyataan (wahyu kepada Yahya maksudnya) ayat ke-15 dari pasal yang ke-19 tertulis bunyinya:

"Sedang dari mulutnya keluarlah sebilah pedang yang tajam, supaya diparangkannya kepada sekalian bangsa. Maka iapun memerintah dengan tongkat besi, dan ialah yang akan mengirikkan anggur kehangatan murka Allah yang Maha Kuasa."

Tafsir ayat itu ialah:
1.Sebilah pedang yang tajam artinya komando-komando perang yang tegas.
2. Tongkat besi artinya kekuatan dan ketegasan pemerintahannya.
3.Mengirikkan anggur, artinya memijak-mijak anggur. Seluruh tafsir kemudian bunyinya: Sedang ia akan mengeluarkan komando-komando perang yang tegas, kepada sekalian bangsa kafir, dan para penyembah berhala. Ia, dengan kuat kekuasaan pemerintahannya akan menginjak-injak dan memerangi segala macam kemabukan, yang adalah menjadi kebencian Allah s.w.t.

Hidup Nabi Muhammad kalau diperhatikan, akan nampak, penuh dengan perang dan peperangan melawan orang-orang kafir, ia dengan perkasanya memerangi mereka, dan menghancurkan kejahiliyahan mereka.

Sangat menakjubkan, bila tanda tanda tersebut di arahkan pada Nabi Muhammad saw, tak seorangpun nabi yang memiliki kekuatan besar yang disaksikan sejarah, hingga meninggalkan jejak jejak sejarah hingga saat ini kecuali sejarah Nabi Muhammad SAW.

Tanda tanda itulah yang ada pada nabi Muhammad sebagai nubuat alkitab, bukan sesuatu yang dikarang karang, agar supaya cocok atau ada kemiripan, tetapi adalah suatu bukti pengakuan alkitab, bahwa Nabi Muhammad itu akan datang sesudah Yesus tiada .

[size=xx-small]
sumber : situslakalaka.blogspot.com[/size]



Boleh Percaya Boleh Tidak.
Silahkan didiskusikan.
«1

Komentar

  • tujuh ratus persen percaya . . . . . :top:
  • biar tambah siip pak ketua, ijinkan ane membantu menambahi...

    dm-O61R.png

    dari sini dapat diketahui dari bahasa inggris KJV yang dikembalikan ke bahasa hebrew (bahasa asli bibel) diketahui bahwa kata arti kata "desire" adalah "machamadim" atau nabi Muhammad. Hal ini ternyata memang ada dalam kitab mereka namun tangan manusia telah merubahnya sehingga dialihbahasakan kedalam berbagai bahasa menyebabkan kerancuan bahkan menghilangkan makna asli yang terkandung dalam bahasa sebenarnya..

    just wanna share...:D


  • injil kenyataan itu apa yak? :confused:




    :cool:
  • sama sama copas ya.. :blah:
    Jawab

    Agar tidak salah tafsir, bacalah hingga ayat 21, jangan berhenti hanya sampai ayat 12 saja.

    Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar," Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
    Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri.
    Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
    Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.
    Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.
    Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."
    Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang di tengah langit, katanya: "Marilah ke sini dan berkumpullah untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar,
    supaya kamu makan daging semua raja dan daging semua panglima dan daging semua pahlawan dan daging semua kuda dan daging semua penunggangnya dan daging semua orang, baik yang merdeka maupun hamba, baik yang kecil maupun yang besar."
    Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
    Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.
    Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka. (Wahyu 19:11-21)
    Mari kita mempertimbangkan ayat-ayat Allah tersebut.

    Andai penunggang kuda putih itu adalah Nabi Muhammad, maka Nabi Muhammad adalah ο λογος του θεου 'Logos tū theū' (Ilmu Allah, Kalam Allah, Firman Allah), sebab Wahyu 19:13 menyatakan bahwa penunggang kuda putih itu adalah "ο λογος του θεου 'Logos tū theū' (Ilmu Allah, Kalam Allah, Firman Allah)". Apakah Al Qur'an menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah Kalam Allah, misal, Muhammad Kalamullah? Tidak. Al Qur'an dan Alkitab tidak pernah menyatakan Muhammad Kalamullah, meski kedua Kitab Allah tersebut terang-terangan menyatakan bahwa Isa adalah Kalam Allah (Firman Allah, Ilmu Allah, ο λογος του θεου 'Logos tū theū'). Ini berarti, penunggang kuda putih itu adalah Isa Al Masih, bukan Nabi Muhammad, sebab Al Qur'an tidak pernah menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah ο λογος του θεου 'Logos tū theū' (Ilmu Allah, Kalam Allah, Firman Allah). Kalau memang benar penunggang kuda putih itu adalah Isa Al Masih Kalamullah, kapan Isa akan menunggang kuda putih dan kapan pula Isa berperang bukankah dulu Isa tidak pernah menunggang kuda putih dan tidak pernah berperang? Bukankah misi Isa itu diplomatif? Pada kedatangan kedua kali pada akhir jaman, yaitu saat datang lagi ke bumi sebagai Raja, sebab Wahyu 19 adalah nubuat (ramalan) mengenai akhir jaman. Pada akhir jaman, Isa Al Masih akan berperang dengan pasukan dajjal dan kemudian membunuh dajjal itu. Sosok Al Masih inilah yang dikisahkan dalam nubuatan Wahyu 19:11-21. Wahyu 19:11-12 sangat berhubungan erat dengan Isa Al Masih melalui Wahyu 19:13 yang menyatakan bahwa penunggang kuda putih itu adalah Sang Kalamullah, yaitu Isa Al Masih Kalimatullah atau Kalimatin Min Allah.
    Andai penunggang kuda putih itu adalah Nabi Muhammad, maka Nabi Muhammad adalah Hakim Yang Adil, sebagaimana implikasi dari frase "'Yang Setia dan Yang Benar,' Ia menghakimi dan berperang dengan adil". Hakim Yang Adil inilah yang akan mengadili semua manusia pada akhir jaman. Tapi, Hadits Shahih Muslim no. 127 dan Hadits Shahih Bukhari no. 1090 menyatakan bahwa Hakim Yang Adil adalah Isa Al Masih, bukannya Nabi Muhammad.
    Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah s.a.w, bersabda:

    “ Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil , akan dihancurkan salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak, dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorang pun lagi yang bersedia menerima pemberian”. (Hadits Shahih Muslim no. 127 dan Hadits Shahih Bukhari no. 1090 )

  • Ini berarti, interpretasi Wahyu 19:11-21 merujuk kepada Nabi Muhammad adalah interpretasi yang keliru dan bahkan berlawanan dengan sabda Nabi Muhammad.
    Andai penunggung kuda putih itu adalah Nabi Muhammad, maka Nabi Muhammad dapat menghidupkan orang mati dan membunuh orang mati hanya dengan sepatah kata saja, sebab "dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam". Apa yang keluar dari mulut adalah perkataan. Tapi perkataan itu adalah pedang yang dapat membunuh orang hidup, tapi juga bisa menghidupkan orang mati. Apakah Nabi Muhammad dianugerahi oleh Allah swt mujizat kekuatan perkataan? Al Qur'an dan hadith tak sekalipun menyatakan bahwa Nabi Muhammad dapat menghidupkan orang mati hanya dengan sepatah kata dan mematikan orang hidup hanya dengan sepatah kata. Untuk membunuh musuhnya, Nabi Muhammad masih harus mengangkat pedang yang dikeluarkannya dari sarung pedang, bukan dari mulut, dan kemudian berperang. Pada ayat ke 21, Isa Al Masih menggunakan kekuatan perkataan itu untuk membunuh pasukan Dajjal.
    Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka. (Wahyu 19:21)
    Hanya dengan sepatah kata, maka semua musuh yang Isa kehendaki mati akan mati. Mengenai kekuatan perkataan Isa Al Masih tersebut pernah kami singgung dalam posting "Ketaatan Sempurna Hingga Serahkan Nyawa". "Pedang yang keluar dari mulut" bukan komando perang, melainkan kemampuan menghidupkan orang mati dan membunuh orang mati hanya dengan sepatah kata saja. "Hiduplah" - maka orang mati hidup; "matilah" - maka orang hidup mati.
    Peperangan Isa Al Masih berlangsung pada akhir jaman, melawan Dajjal dan pasukannya, sebagaimana dinubuatkan oleh kitab Wahyu 19:19-21. Ketika waktu itu sudah tiba, maka sudah tidak ada lagi waktu kasih karunia seperti yang Isa tunjukkan pada Yohanes 8:2-11. Pada akhir jaman, Isa akan memerintah dengan keras ("gada besi") terhadap pihak-pihak yang memusuhi Isa Al Masih. Waktu kasih karunia untuk musuh-musuh Isa Al Masih telah habis. Pada waktu itu, kegeraman murka Allah terhadap musuh-musuh Al Masih selama ribuan tahun ditumpahkan seketika, sehingga dunia bagai kilangan anggur (tempat memeras anggur); hanya saja, yang mengalir keluar adalah sungai darah, sebab yang menjadi sasaran murka Allah adalah manusia, bukannya buah anggur dalam makna hurufiah.

    Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil. (Wahyu 14:20)
    Inilah yang akan terjadi pada akhir jaman ketika waktu kasih karunia bagi musuh-musuh Al Masih telah habis dan ketika Maharaja Al Masih Isa menghabisi Dajjal dan pasukan internasionalnya. Peperangan ini berbeda dengan yang dihadapi oleh Nabi Muhammad, sebab ini adalah Perang Dunia yang melibatkan pasukan dari berbagai bangsa se-dunia, sedangkan Nabi Muhammad belum pernah mengalami satu pun perang dunia.

    Andai penunggang kuda putih itu adalah Nabi Muhammad, maka Nabi Muhammad adalah Raja Di Atas Segala Raja, sebab Wahyu 19:12 mengisahkan penunggang kuda itu memakai mahkota yang susunannya banyak (disebut banyak mahkota). Ini adalah mahkota yang digunakan oleh Raja yang membawahi para raja. Kenyataannya, Pada jaman Nabi Muhammad hidup, masih banyak raja-raja kerajaan lain yang tidak berada di bawah Khalifah Muhammad. Dan andaipun para raja itu tunduk kepada Nabi Muhammad, alam semesta belum tunduk kepada Nabi Muhammad. Angin dan badai tidak tunduk pada Nabi Muhammad. Isa adalah Al Masih (Gelar "Al Masih" adalah gelar untuk Raja Segala Raja). Isa adalah raja untuk kerajaan ruhaniah yang meliputi dunia-akherat. Bukan hanya badai taat pada perkataan raja Isa (Injil, Markus 4:39), tapi para malaikat pun taat dan jadi bawahan Al Masih Isa (Ibrani 1:3-4). Allah menghendaki semua raja di dunia ini taat kepada Al Masih (Zabur 2:1-2). Hanya Allah saja yang kedudukannya di atas manusia Isa Sang Raja Segala Raja ini.
    Andai penunggang kuda putih itu adalah Nabi Muhammad, maka para malaikat mengikuti Nabi Muhammad.
    Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. (Wahyu 19:14)
    Faktanya, jangankan seluruh pasukan surgawi (seluruh malaikat), seorang malaikat Jibril saja tidak mengikuti Nabi Muhammad dan tidak tunduk kepadanya. Padahal gelar "Raja Segala Raja" (lihat no 4) juga berarti Raja atas para malaikat. Ini berarti, penunggang kuda putih itu bukan Nabi Muhammad.
    Dari uraian di atas, dapat diketahui bahwa Nabi Muhammad bukan Ilmu Allah (ο λογος του θεου 'Logos tū theū'), bukan Hakim Yang Adil yang hadith tunjukkan, bukan seorang yang dapat menghidupkan orang mati dan mematikan orang hidup hanya dengan senjata sepatah kata tanpa alat fisik apapun, bukan Raja Segala Raja, dan bukan komandan pasukan malaikat. Singkat kata, penunggang kuda yang disebutkan dalam Wahyu 19:11-21 tidak merujuk kepada Nabi Muhammad, melainkan merujuk kepada Al Masih Isa atau Isa Al Masih. Wahyu 19 berisi nubuat mengenai akhir jaman, dimana Isa Al Masih membunuh pasukan Dajjal dan menangkap Dajjal, serta membuangnya ke dalam api yang menyala-nyala (Wahyu 19:20-21). Sabda Nabi Muhammad pun mengakui bahwa Isa Al Masih lah yang kelak akan membunuh Dajjal dan pasukannya itu. Ini berarti,

    Interpretasi bahwa penunggang kuda putih adalah Nabi Muhammad itu berlawanan dengan Al Qur'an dan sabda Nabi Muhammad saw dalam hadith
    Al Qur'an dan Nabi Muhammad juga mengakui bahwa penunggang kuda dalam Wahyu 19: 11-21 adalah Isa Al Masih, bukan Nabi Muhammad itu sendiri.

    sumber : http://www.studycycle.net/2011/01/wahyu-1911-21-rujuk-nabi-muhammad.html

    :blah:
  • terjawab oleh om justin....

    :top:

    ada yang mau menambahkan?

    kalo tidak biar diselesaikan saja...

    GFT selalu berakhir dengan keluar jalur....
    :blah:





    :cool:
  • Tolong dibaca baik baik yaaaa

    MUHAMMAD ADALAH "PARACLETE"
    Untuk pencari kebenaran yang tulus jelaslah bahwa Muhammad adalah Paraclete atau penghibur yang dijanjikan, juga disebut penolong, penyokong, penasehat dan lain-lain dalam ramalan-ramalan tentang Yesus yang terdapat dalam Injil Yohanes. Terdapat jutaan umat Kristen pria dan wanita seperti wanita yang baik pada bandara Cairo yang menyatakan sangat membutuhkan pesan terus terang yang sederhana ini. Kita hanya dapat menangis dengan Yesus untuk ucapan kita yang tidak pantas.
    "Hasil panen sebetulnya melimpah, tetapi pekerja sedikit." (Injil-Matius 9:37).

    Bahasa Yesus
    Dalam Kitab Suci Al-Qur'an Allah Yang Maha Kuasa menempatkan nama "Ahmad" yang merupakan nama lain dari Muhammad dalam mulut Yesus. Para pendebat Kristen, pembangkang Injil dan pengabar kebenaran secara sembrono mengejek gagasan tersebut. Misionaris Kristen tidak me-nyangkal bahwa Yesus memang membuat sebuah ramalan tentang seseorang yang akan datang sesudahnya, tetapi "Ahmad" baginya kelihatan tidak masuk akal.
    Nama yang paling umum diterima oleh umat Kristen adalah "Penghibur". Tidaklah menjadi masalah penghibur atau istilah yang lain. Kami tetap menggunakan penghibur seperti digunakan dalam terjemahan populer "King James Version".

    Tanyakan musuhmu, pembantahmu, apakah Yesus berbicara dalam bahasa Inggris? "Pasti tidak!" itu yang dikatakan setiap umat Kristen. Jika Anda membicarakannya dengan orang Kristen Arab maka Anda dapat menanyakan, "Apakah Tuhannya menggunakan kata-kata Mooouzzi?" Tentu saja tidak, karena Arab bukan bahasanya. Apakah Yesus meramalkan "Umthokozisi?" (Penghibur dalam bahasa Zulu) atau "Trooster" dari Injil Afrika? Jawabannya tentu tidak.

    Umat Kristen telah membual dengan cerdik bahwa mereka sekarang telah menterjemahkan Injil secara lengkap ke dalam ratusan bahasa yang berbeda dan lebih dari 2000 Perjanjian Baru (di dalamnya ramalan tersebut berlimpah-limpah) dengan bahasa dan dialek yang berbeda-beda, jadi orang-orang pintar Kristen telah menemukan lebih dari 2000 nama dalam 2000 bahasa yang berbeda untuk satu orang calon --Penghibur!
  • Pneuma: Hantu Atau Roh

    Pemuka gereja telah membuat kesalahan dengan menterjemahkan nama orang, di mana mereka tidak berhak melakukan hal tersebut. Contohnya Esau menjadi Yesus, Messiah menjadi Kristus, Cephas menjadi Peter dan lain-lain.
    Yang paling dekat dengan pengucapan Yesus yang asli dalam naskah Kristen adalah kata-kata Yunani "Paracletos" , yang juga harus ditolak karena Tuhan tidak berbahasa Yunani. Tetapi marilah jangan mempersulit tujuan diskusi ini dan menerima Paracletos dalam bahasa Yunani dan persamaannya dengan Comforter dalam bahasa Inggris.
    Tanyakan setiap orang Kristen yang pandai siapakah yang dimaksud Sang Penghibur itu? Anda akan mendengar -"Penghibur tersebut adalah Roh Kudus" dari Yohanes 14: 26. Kalimat ini hanya bagian dari ayat 26. Kita akan berurusan dangan seluruh ayat pada saatnya nanti. Tetapi mula-mula kita harus mendidik pola pikir umat Kristen berkenaan dengan kesalahan nama ini "Holy Ghost". Pneuma adalah akar kata Yunani untuk 'spirit'. Tidak ada pemisahan kata untuk 'Ghost' dalam naskah-naskah Yunani dalam perjanjian baru, dan umat Kristen saat ini membual tentang 24.000 naskah berbeda yang mereka miliki di mana tidak ada dua pun yang identik.
    Para editor KJV (The King James Version) atau disebut AV (The Authorised Version) dan DOUAY (versi Katholik Roma) memilih kata 'Ghost' dari pada kata 'Spirit' ketika menterjemahkan pneuma'.
    Para perevisi RSV (Revised Standard Version), versi Injil terbaru, sedang kembali, menurut mereka, kepada naskah-naskah paling kuno. Mereka dilukiskan sebagai "32 pelajar dari pemuka tertinggi, kembali dengan 50 umat yang bekerja sama" yang dengan berani mengganti kata 'Ghost' yang teduh dengan kata 'Spirit'. Sejak saat ini Anda akan membaca dalam terjemahan modern "Comforter adalah Holy Spirit". Bagaimanapun juga para penyeru dan penginjil Kristen dengan keras kepala berpegang teguh kepada 'Ghost'. Mereka tidak akan memilih versi yang lebih baru. Adalah lebih baik memancing dengan umpan lama KJV dan RCV (Roman Catholic Version).
    Dengan perubahan baru dalam kata 'Spirit', ayat dalam penelitian tersebut akan dibaca:
    "Tetapi Sang Penghibur, yaitu 'Roh Kudus', yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, dialah yang akan mengajarkan segala hal kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu" (Injil - Yohanes 14:26).
    Anda tidak perlu menjadi pelajar Injil dari siapapun yang mampu untuk mengetahui bahwa ekspresi 'yaitu Roh Kudus' sebenarnya adalah penambahan. Hal tersebut seharusnya dalam tanda kurung, dalam tanda kurung besar, seperti kata-kata saya yang telah ditambahkan dalam kutipan, yaitu "(Penekanan ditambah)". Meskipun para editor RSV telah menghilangkan lusinan penambahan dari versi standar yang mereka banggakan, mereka telah mempertahankan rangkaian kata yang mengejutkan ini, yang berlawanan dengan ramalan Yesus yang jelas pada masalah Penghibur itu sendiri.
  • 'Holy Spirit' adalah Nabi Suci

    1. Perlu diperhatikan bahwa tidak ada sarjana Injil yang ada pernah menyamakan "Paracletos" dari Yohanes dalam bahasa Yunani asli dengan "Holy Ghost". Sekarang kita dapat berkata dengan mudah bahwa jika The Comforter (Sang Penghibur) adalah "Holy Spirit" maka Roh Suci itu adalah Sang Nabi suci!
    Sebagai Muslim kita mengetahui bahwa setiap nabi yang benar dari Allah adalah suci dan tanpa dosa. Tetapi kapan pun ekspresi 'Nabi Suci' tersebut digunakan di antara umat Islam umumnya mengacu kepada Nabi Suci Muhammad. Jadi bahkan jika kita menerima pernyataan yang tidak pantas di atas 'Comforter' adalah 'Holy Spirit' sebagai kebenaran Al-Kitab, bahkan kemudian ramalan ini akan cocok sekali dengan Muhammad, tanpa perlu meluaskan artinya.
    Seperti juga Yohanes, yang namanya dianggap telah sah dibuat dalam Injil, juga menulis 3 surat lagi, yang juga bagian dari Injil Kristen. Secara mengagumkan Ia telah menggunakan istilah yang sama 'Holy Spirit' untuk 'Nabi suci'.
    "Saudara-saudaraku yang terkasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. " (Injil - 1 Yohanes 4:1).
    Anda dapat mengamati bahwa kata roh yang digunakan di sini sama dengan seorang nabi. Roh yang benar adalah nabi yang benar, roh yang salah adalah nabi yang salah. Tetapi untuk apa yang dinamakan 'kelahiran kembali' kristen, yang melihat hanya dengan mata emosi, saya merekomendasikan bahwa mereka memakai Injil C.I Scofield's Authorized King James Version yang dengan sebuah Komite editorial dari 9 Doktor Ilmu Theologia menambah catatan dan komentar mereka. Ketika mereka sampai pada kata pertama 'spirit' pada ayat di atas, mereka harus memberi sebuah pemberitahuan untuk membandingkan dengan Matius 7:15 yang menyatakan bahwa nabi yang salah adalah roh yang salah. Jadi berdasarkan Yohanes, roh kudus adalah nabi suci, dan nabi suci adalah Muhammad utusan Allah.
  • Tes Yang Benar

    Tetapi Yohanes tidak membiarkan kita dalam awang-awang, menebak-nebak yang benar dari yang salah. Dia memberi kita sebuah tes baku untuk mengenali nabi yang benar tersebut, dia berkata,
    "Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah" (Injil-1 Yohanes 4:2).
    Berdasarkan penafsiran Yohanes sendiri pada ayat 1 di atas, kata roh adalah sama dengan kata nabi. Jadi ayat 2 'Roh Allah' akan berarti 'Nabi Allah' dan 'setiap roh' sama dengan 'setiap nabi'. Anda berhak mengetahui apa yang dikatakan Muhammad tentang "Yesus Kristus".
    Yesus Kristus disebut namanya tidak kurang dari 25 kali dalam Al-Qur'an. Beliau dihormati sebagai:

    Isa Ibnu Maryam (Yesus, anak Maria)
    As-Saaliihiin (Orang yang Shaleh)
    Kalimatullah (Kalimat Allah)
    Ruhullah (Roh Allah)
    Masihullah (Juru Selamat Allah)

    "(Ingatlah), ketika Malaikat berkata, 'Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al-Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). (QS. Ali 'Imran: 45 ).


    Muhammad Adalah 'Yang Lain'

    2. Sang Penghibur dalam Yohanes 14:26 tidak akan pernah menjadi roh kudus' karena Yesus telah menerang-kan:
    'Aku akan meminta kepada Bapa; dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya ia menyertai kamu selama lamanya." (Injil - Yohanes 14:16).
    Penekanan di sini adalah pada kata 'yang lain,' sebuah perbedaan, sebuah penambahan, tetapi dari jenis yang sama, namun berbeda dari yang pertama. Lalu siapa 'penghibur pertama'? Dunia Kristen sepakat bahwa dalam kasus ini pembicara sendiri --Yesus Kristus adalah penghibur pertama; kemudian datanglah yang lain, seorang yang mengikuti haruslah alami, merasakan kondisi yang sama yaitu kelaparan, kelelahan, kesedihan dan kematian. Tetapi Penghibur yang dijanjikan ini harus "menyertai kamu selama-lamanya!" Tidak ada seorang pun hidup selamanya. Yesus meninggal maka Penghibur yang akan datang juga meninggal. Tidak ada anak manusia yang tidak mati!
    "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. "(Ali 'Imran: 185).
  • Hidup Dalam Ajaran-ajarannya

    Jiwa tidak benar-benar mati, tetapi ketika terpisah dari badan sewaktu tubuh mati, jiwa akan merasakan kematian. Tetapi Penghibur kita haruslah kekal (ada), kontinu, abadi selamanya. Semua Penghibur menyertai kita selamanya. Musa ada di sini dengan kita hari ini dalam ajarannya dan Muhammad juga di sini dengan kita dalam ajarannya hari ini. (Semoga kesejahteraan dan berkah Tuhan diberikan atas mereka semua). Ini bukan ide baru saya mencoba melurus-kan hal yang tak masuk akal tersebut. Saya mengatakan ini dengan keyakinan dan otoritas dari Yesus Kristus sendiri.
    Dalam Lukas pasal 16, Yesus bercerita tentang "Orang kaya, orang miskin." Ketika meninggal keduanya menemukan diri mereka pada sisi yang berlawanan --satu di sorga dan yang lainnya di neraka. Orang kaya (Dives) membara di neraka menangis kepada Bapa Ibrahim untuk mengirim si peminta-minta (Lazarus) untuk menghilangkan dahaganya. Tetapi ketika setiap permintaan jatuh, dia, sebagai kebaikan yang terakhir, meminta Bapa Ibrahim mengirim orang miskin tersebut kembali ke dunia untuk memperingatkan saudaranya yang masih hidup terhadap malapetaka yang akan datang jika mereka tidak memperhatikan peringatan Tuhan.
    "Kata Ibrahim kepadanya, 'Jika mereka (yang masih hidup di bumi) tidak mau mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka pasti tidak mau juga mendengarkan meskipun seseorang yang bangkit dari kematian'." (Injil -Lukas 16: 31)
    Yesus mengucapkan fakta di atas beberapa abad sesudah kematian nabi-nabi Israel seperti Jeremiah, Hosea, Zechariah dan lain-lain, dan lebih dari 1300 tahun sesudah Musa. Orang-orang munafik di jaman Yesus dan kita saat ini masih dapat mendengarkan "Musa dan Nabi-nabi tersebut", karena mereka masih hidup, dan selalu menyertai kita melalui ajaran-ajaran mereka.


    'Kamu' Pada Suatu Waktu

    Jika dikatakan bahwa Sang Penghibur sudah dijanjikan untuk murid-murid Yesus dan tidak untuk umat 60 tahun kemudian:
    "... dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya ia menyertai kamu selama lamanya." (Injil - Yohanes 14: 16).
    Dengan mengejutkan, orang Kristen melihat tidak ada kesulitan dalam membenarkan pemenuhan ramalan tersebut "sejak dunia dimulai" dan setelah lebih 1000 tahun ketika Peter pada khotbah keduanya kepada orang-orang Yahudi, mengingatkan mereka,
    "Bukankah Musa telah berkata kepada Bapa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu sama seperti aku. Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu. (Injil - Kisah Para Rasul 3: 22)
    Semua 'mu' (kamu) berasal dari kitab Ulangan bab 18, ketika menunjukkan orang-orangnya dan bukan orang-orang Yahudi pada masa Peter, 1300 tahun kemudian. Penulis kitab Injil telah meletakkan kata-kata mencurigakan yang sama di dalam mulut Tuan mereka yang meminta untuk pemenuhan untuk 2 ribu tahun. Saya rasa satu contoh saja sudah cukup:
    'Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepada-mu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungl kota-kota Israel, anak manusia sudah datang." (Injil - Matius 10: 23)
  • Melintas Awan

    Pengikut-pengikut Mesias yang pertama ini, selalu berlari, dengan sedih melarikan diri dari penganiayaan. Mereka berlari dari satu kota ke kota lain di Israel, menyusuri setiap awan tebal menunggu kedatangan Yesus yang kedua. Para misionaris melihat tidak ada ketidak normalan dalam 1000 tahun tidak terpenuhinya ramalan. Allah Yang Maha Kuasa tidak akan membuat mereka menunggu, bahkan seperempat waktu, kedatangan "paracletos" --penghibur atau Ahmad yang merupakan nama lain untuk seorang yang dimuliakan Allah menerima utusan Allah yang terakhir dan penghabisan ini-- Muhammad!


    Kedatangan Penghibur Yang Terkondisi

    3. Penghibur pastilah bukan "Roh Kudus" karena kedatangan Penghibur sudah disyaratkan, di mana Roh Kudus tidaklah seperti yang kita amati dalam ramalan:-
    "Namun benar yang kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu." (Injil - Yohanes 16: 7)
    "Jikalau Aku tidak pergi, dia tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu ".
    Terdapat sejumlah contoh pada kitab suci Injil tentang kedatangan dan kepergian Roh Kudus, sebelum kelahiran dan keberangkatan Mesias. Silahkan periksa referensi berikut ini dalam Injil Anda:
    Sebelum Kelahiran Kristus (B.C.):
    l. "... dan Ia (Johannes Sang Pembaptis) akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya." (Injil-Lukas 1:15)
    2. "... dan Elisabeth pun penuh dengan Roh Kudus," (Injil -Lukas l:41)
    3. "Dan Zakaria, ayahnya, penuh dengan.Roh Kudus." (Injil - Lukas 1: 67)
    Sesudah Kelahiran Kristus (A.C.):
    4. "... Roh Kudus ada di atasnya (Simon)." (Injil - Lukas 2: 25)
    5. "Dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya (Yesus)." (Injil - Lukas 3: 22)
    Dari kutipan di atas, sebelum dan sesudah kelahiran Yesus, seseorang tidak dapat berhenti memuji Lukas yang tampil menjadi spesialis pada Roh Kudus. Kita lebih baik bertanya pada umat Kristen, sesudah turunnya "merpati", dengan pertolongan siapa Yesus membuat banyak keajaiban jika tidak karena pertolongan Roh Kudus? Biarkan Dia sendiri yang mengatakan pada kita. Ketika dituduh oleh kaumnya sendiri, orang-orang Yahudi, bahwa dia melakukan keajaiban tersebut berserikat dengan Beelzebub (kepala syaitan), Yesus menanyakan pertanyaan retoris kepada mereka: "Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?" Orang-orang Yahudi menyalahkan bahwa kesucian Roh ini --Roh Tuhan-- yang telah menolongnya, adalah jahat sekali. Ini adalah penghianatan dari perintah tertinggi. Jadi dia memberi mereka sebuah peringatan yang menakutkan:
    "... Tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diam-puni ...." (Injil - Matius 12: 31 )
    'Roh Kudus' ini tidak lain dari apa yang telah dilukis-kan Matius sendiri dalam 3 ayat sebelum mengutip ucapan Tuannya:
    "Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya kerajaan Allah sudah datang kepadamu." (Injil - Matius 12: 28)
    Bandingkan dengan pernyataan yang sama oleh penulis kitab yang lain.
    "Tetapi jika Aku mengusir setan dengan.kuasa Allah, maka sesungguhnya kerajaan Allah sudah datang kepadamu." (Injil - Lukas 11: 20)
    Anda tidak perlu menjadi pelajar injil (sekolah gereja?) untuk mengerti bahwa ekspresi (a) "Kuasa Allah" (b) "Roh Allah" dan (c) "Roh Kudus" adalah rangkaian kata yang sama. Jadi Roh Kudus menolong Yesus dalam kementriannya. Roh Kudus tersebut juga menolong murid-muridnya dalam misi da'wah dan penyembuhan mereka. Jika masih terdapat keraguan dalam benak Anda tentang kerja Roh Kudus maka silahkan baca:
  • Janji Kosong

    "... seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga Aku sekarang mengutus kamu. Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata, 'Terimalah Roh Rudus'. " (Injil - Yohanes 20: 21-22).
    Ini tentunya bukanlah janji kosong. Murid-murid tersebut harusnya telah menerima pemberian Roh Kudus. Jadi jika "Roh Kudus" adalah (1) Yohanes Pembaptis, (2) Elisabeth, (3) Zacharias, (4) Simeon, (5) Yesus, (6) murid-murid Yesus; maka semua ini membuat perkataan, "Jikalau Aku tidak pergi, dia tidak akan datang kepadamu" menjadi tak berarti. Artinya, Penghibur itu bukanlah Roh Kudus!
    Ayat yang dibahas dalam diskusi tersebut adalah Yohanes 16:7. Saya ingat getaran hati dan perasaan senang ketika mengutipnya dalam bahasa Arab kepada wanita Kristen di tanah Fir'aun. Kesenangan yang besar ketika menjelaskan ayat Injil dalam bahasa daerah baku suatu negara atau daerah. Saya telah melakukannya dalam selusin bahasa daerah yang berbeda. Tidakkah Anda ingin menguasai ayat tersebut dalam satu atau dua bahasa yang Anda pilih demi kemajuan Islam?


    Kesamaan Arti "Roh" dan "Nabi"

    "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran ..." (Injil - Yohanes 16: 14).
    Kenyataannya, secara keinjilan, kata "Roh" digunakan secara sinonim dengan "Nabi", oleh penulis yang sama dalam Yohanes 4:1 (lihat halaman sebelumnya tentang hal ini). Di sini "Roh kebenaran" akan menjadi "Nabi kebenaran". Seorang nabi yang padanya kebenaran dipersonifikasikan. Dia menjalani seluruh hidupnya dengan begitu terhormat dan tekun, dia telah mendapatkan gelar mulia as-saadiq (orang yang jujur) dan Al-Amin, "jujur", "lurus", "dapat dipercaya"; bahkan dari para penyembah berhala di negaranya. Orang yang dapat dipercaya, yang tidak pernah berbohong. Hidupnya, kepribadiannya serta ajarannya benar-benar membuktikan bahwa Muhammad adalah penjelmaan dari Kebenaran (Al-Amin) - Roh kebenaran!
  • PEMENUHAN RAMALAN
    "Dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang." (Injil Yohanes 16:13).

    Pengungsi: Hanya Sementara

    Umat Kristen meletakkan bobot yang besar pada pemenuhan ramalan. Muhammad memenuhi banyak ramalan dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Bagi mereka, ramalan kejadian-kejadian dipertimbangkan sebagai fungsi dari ramalan yang benar --kenabian yang benar.
    Nabi Islam mengucapkan banyak ramalan yang dicatat dalam Al-Qur'an untuk anak cucu (generasi selanjutnya). Berikut ini adalah beberapa contoh yang diambil secara acak.
    1. "Sesungguhnya Dia yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur'an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali .... " (QS. Al-Qashash: 85).
    "Tempat kembali" adalah sebutan untuk Kota Suci Makkah. Selama Hijrah (migrasi) ketika Nabi suci melarikan diri dari Mekkah ke Madinah. Sebuah situasi yang tidak menjanjikan. Kebanyakan pengikutnya sudah pindah ke Madinah. Sekarang gilirannya. Bersama dengan Abu Bakar (As-Siddiq) Beliau mencapai tempat yang dinamakan Juhfa, ketika jaminan diberikan oleh Tuhan bahwa sekali lagi dia akan kembali ke tempat kelahirannya Makkah, dan itulah yang terjadi. Beliau pindah sebagai seorang pengungsi dan Tuhan mengembalikannya sebagai seorang penakluk, memenuhi ramalan yang lain lagi.
    "Berkatalah Ia (Musa), 'Tuhan datang dari Sinai dan bangkit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran (di Arab) dan dia (Muhammad) datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus, di sebelah kanannya tampak kepada mereka api yang menyala'... " (Injil - Ulangan 33: 2)


    Adidaya: Dalam Sengketa

    2. "Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan dihari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang orang yang beriman." (QS. Ar-Ruum: 2-4)
    Ramalan di atas diwahyukan kepada Nabi suci Muhammad pada tahun 615/16 M. Kekaisaran Kristen Romawi telah menyerahkan Yerusalem kepada Persia, dan Kristen menjadi rendah dalam debu. Dalam bencana antara dua negara adidaya pada saat itu, kaum musyrik (politeis) Makkah menikmati kesenangan atas kalahnya Roma oleh para penyembah berhala Persia.
    "Para penyembah berhala Arab tentu saja sepihak dengan bangsa Persia dalam semangat mereka yang merusak, dan berfikir bahwa rusaknya kekuatan Kristen Romawi juga akan berarti sebuah kemunduran atas pesan nabi, Penerus yang benar untuk Kristus... Sementara seluruh dunia percaya bahwa kekaisaran Romawi musnah oleh Persia, telah diwahyukan kepadanya bahwa kemenangan Persia hanyalah sebentar dan pada satu periode dari beberapa tahun bangsa Romawi akan menaklukan dan menyerang bangsa Persia lagi dengan dahsyat." (Abdullah Yusuf Ali)
    Dalam waktu 10 tahun dari saat turunnya wahyu yang berisi ramalan Tuhan ini, ramalan tersebut terpenuhi.


    Tantangan Al-Qur'an

    3. Nabi suci menyatakan bahwa Kitab suci Al-Qur'an berasal dari Allah Yang Maha Kuasa, dan diturunkan kepadanya melalui wahyu. Bukti dari penulisan Allah adalah keindahan dan kealamiahannya, dan keadaan di mana hal tersebut disebarluaskan. Untuk membuktikan kejujuran pernyataannya, Ia menempatkan di hadapan Anda banyak surat. Dapatkah orang-orang yang tidak beriman menghasilkan sebuah surat yang seperti itu? Ini adalah sebuah tantangan! Sebuah ramalan abadi dari ketidakmampuan manusia untuk menyamai atau melebihi, atau menyaingi dengan sukses satu saja dari seluruh babnya.
    Alasan Anda "Saya tidak menguasai bahasa Arab" adalah tidak berguna. Terdapat jutaan orang Arab Kristen saat ini. Umat Kristen membual bahwa terdapat paling sedikit 10-15 juta umat Kristen di Mesir dan mereka tidak semuanya petani. Inilah tantangan Allah dalam firman-Nya:
    a. "Tidaklah mungkin Al-Qur'an ini dibuat oleh selain Allah.(QS. Yunus: 37).
    b. "Katakanlah, 'Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain'..." (QS. Al-Israa': 88)
    c. "Atau (patutkah) mereka mengatakan, 'Muhammad membuat-buatnya.' Katakanlah, '(Kalau benar yang kamu katakan itu) maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yangbenar'..." (QS. Yunus: 38).
    d. "Dan, jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Mu-hammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang yang benar. Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu; yang disediakan bagi orang orang kafir.'' (QS. Al--Baqarah: 23-24).
    Sekarang sudah 1400 tahun sejak tantangan di atas diwahyukan, tetapi manusia selalu gagal menghasilkan sesuatu yang semisal atau sesuatu yang lebih baik. Ini adalah sebuah kesaksian yang abadi atas keaslian Ilahiah dari kitab suci Al-Qur'an.
  • Orang-orang Kristen Arab Telah Mencoba!
    Orang-orang Kristen Arab di Timur Tengah, agar tidak diperdaya, baru-baru ini meluncurkan sebuah proyek selama 16 tahun dan menghasilkan bagian-bagian yang sudah diseleksi dari Perjanjian Baru dalam bahasa Arab, yang secara besar-besaran meminjam kata-kata dan rangkaian kata per kata dari Al-Qur'an yang berbahasa Arab. Usaha yang tercela! Dalam usaha plagiat yang dilakukan tanpa rasa malu ini, setiap bab dari Perjanjian Baru berbahasa Arab yang baru ini dimulai dengan ayat pertama kitab suci Al-Qur'an,
    "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Fatihah: 1).

    Dapatkah Anda mengacaukan itu?

    Terdapat banyak lagi tantangan dan ramalan dalam kitab suci Al-Qur'an dan dalam Hadist (tradisi Nabi) yang dapat dijelaskan. Sebuah lahan yang terabaikan. Mungkin banyak buku dapat ditulis dengan topik tersebut. Saya percaya bahwa sarjana Muslim akan mengambil tantangan tersebut. Tetapi biarkan saya mengakhiri tema ramalan ini dengan sebuah referensi terakhir dari Kalam Allah (kitab Allah).


    Pemujaan Yesus

    "Ia (Roh Kebenaran) akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku." (Injil - Yohanes 16: 14).
    "Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku." (Injil - Yohanes 15: 26).
    Penghibur yang dijanjikan ini, bahkan Roh Kebenaran di mana kebenaran itu dipersonifikasikan, ketika dia datang, akan memberi kesaksian untuk Mesias yang penuh kebenaran dan membebaskannya dari fitnah musuh-musuh-Nya.
    Inilah, Muhammad, Al-Amin, Nabi kebenaran, dengan nyata berhasil dalam misinya. Ia membuat hal tersebut mungkin bahwa saat ini, satu milyar umat Islam percaya pada Yesus Kristus sebagai satu dari utusan Tuhan yang terbesar. Mereka percaya pada keajaiban kelahirannya, dimana banyak umat Kristen pada zaman modern ini, bahkan para uskup, tidak percaya. Dan, mereka juga percaya pada mu'jizat-mu'jizatnya, termasuk menghidupkan orang mati atas kehendak Tuhan; dan menyembuhkan orang buta sejak lahir dan penderita kusta dengan kehendak Tuhan. Sebuah kesaksian yang kuat! Dengarkan pada istilah dari kisah yang berhubungan dengannya:
  • Mat 24:24 Sebab Mesias Mesias dan nabi palsu AKAN muncul. Setelah Yesus hanya ada nabi palsu ,karena semua sudah digenapi.
  • Yohanes 14:2.Kata Yesus kepadanya :Akulah jalan dan kebenaran dan hidup , TIDAK ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku (Yesus).ayat ini menegaskan hanya satu jalan untuk selamat dunia dan akherat , tak ada pilihan lain.sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yg olehNya kita dapat diselamatkan (kis 4:12)
  • samsanjaya menulis:
    Mat 24:24 Sebab Mesias Mesias dan nabi palsu AKAN muncul. Setelah Yesus hanya ada nabi palsu ,karena semua sudah digenapi.

    Belajar bahasa Indonesia dan logika lagi om....
    kalo yesus memerintahkan untuk mengetes mesias yg muncul untuk menyaring mana yg palsu dan yg sebenarnya, logikanya berarti pasti ada mesias lagi setelah Yesus . . .

    "Ia (Roh Kebenaran) akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku." (Injil - Yohanes 16: 14). ----> Muhammad sangat memuliakan Yesus karena Yesus adalah utusan ALLAH/Bapa sama dg dirinya


    "Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku." (Injil - Yohanes 15: 26).----> sudah sangat jelas


  • Mau pake bahasa apapun , baik Inggris atau Jawa atau Indonesia , sudah ditegaskan , dikolong langit ini tak ada nama lain yg dpt menyelamatkan manusia , kecuali dalam nama Yesus..tak ada pilihan lain.
  • samsanjaya menulis:
    Mau pake bahasa apapun , baik Inggris atau Jawa atau Indonesia , sudah ditegaskan , dikolong langit ini tak ada nama lain yg dpt menyelamatkan manusia , kecuali dalam nama Yesus..tak ada pilihan lain.

    Tidak ada yg argumentatif . . . . . . . . :think: hanya sekedar klaim klaim . . :ngakak: :ngakak:
  • iya tau tuh memangnya dia pernah bicara sama tuhan po, atau sekedar mengira kira apa yang tuhan katakan bhwa dirinya adalah yesus tuha yang menjelma menjadi manusia dan menyalibkan diri, lawong penyalibannya aja pake sembunyi2 dan malah mengutuk orang yang menyerahkan dirinya
  • Yohanes 14:2.Kata Yesus kepadanya :Akulah jalan dan kebenaran dan hidup , TIDAK ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku (Yesus).ayat ini menegaskan hanya satu jalan untuk selamat dunia dan akherat , tak ada pilihan lain.sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yg olehNya kita dapat diselamatkan (kis 4:12)
    ayat ini sudah menegaskan hanya ada satu nama untuk sebuah keselamatan yaitu Yesus , tak perlu nama yg lain , termasuk Si Muhamad.
  • samsanjaya menulis:
    Yohanes 14:2.Kata Yesus kepadanya :Akulah jalan dan kebenaran dan hidup , TIDAK ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku (Yesus).ayat ini menegaskan hanya satu jalan untuk selamat dunia dan akherat , tak ada pilihan lain.sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yg olehNya kita dapat diselamatkan (kis 4:12)
    ayat ini sudah menegaskan hanya ada satu nama untuk sebuah keselamatan yaitu Yesus , tak perlu nama yg lain , termasuk Si Muhamad.

    Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Injil Matius 15:24

    Aku berdoa untuk mereka.Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan Kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu Injil Yohanes 17:9

    Itulah semuanya suku Israel, dua belas jumlahnya Kejadian 49:28

    Dalam Alkitab disebutkan Yesus memilih dua belas murid yang diambil dari dua belas suku Israel untuk membantu dakwanya :

    Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Injil Matius 10:2-4

    Yesus dan murid-muridnya berdakwah hanya untuk dua belas suku Israel ini saja, Yesus melarang murid-nuridnya untuk berdakwa kepada orang-orang selain bangsa Israel :

    Ke duabelas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil. Injil Matius 10:5-6

    Bahkan ada nubuat, kelak setelah hari kiamat yaitu hari penghakiman, dua belas murid Yesus tersebut ikut bersama-sama Yesus menghakimi dua belas suku Israel :

    .. sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Injil Matius 19:28

    Jadi Yesus hanya menghakimi orang-orang dari Israel saja, Yesus tidak bertanggung jawab terhadap orang-orang non Israel di seluruh dunia ini.

    Menurut Alkitab, hanya 144.000 orang yang akan masuk syurga :
    Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4


    gimana... :wait:
  • Dari 144.000 orang yang dijamin masuk syurga tersebut adalah dari dua belas suku Israel yang masing-masing suku mendapat jatah 12.000 :

    Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan,
    dari suku Ruben dua belas ribu,
    dari suku Gad dua belas ribu,
    dari suku Asyer dua belas ribu,
    dari suku Naftali dua belas ribu,
    dari suku Manasye dua belas ribu,
    dari suku Simeon dua belas ribu,
    dari suku Lewi dua belas ribu,
    dari suku Isakhar dua belas ribu,
    dari suku Zebulon dua belas ribu,
    dari suku Yusuf dua belas ribu,
    dari suku Benyamin dua belas ribu. Wahyu 7:5-8

    Dua belas suku Israel tersebut adalah definisi secara lahiriah, memang betul-betul orang Israel secara fisik, bukan Israel secara Rohani. Jadi menurut ayat tersebut, orang-orang non Israel tidak ada jaminan masuk syurga. Dalam ayat yang lain disebutkan bahwa pintu syurga yang tersedia, sudah tertulis nama-nama suku Israel :

    Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua be-las malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Wahyu 21:12-13

    Untuk orang-orang non Israel, Amerika, Cina, Indonesia, dan lain sebagainya, Alkitab tidak menyebutkan adanya pintu syurga bagi mereka. Tentu untuk masuk syurga, haruslah dengan dalil yang bersumber dari yang menciptakan syurga itu sendiri.

    Alkitab justru memberikan keterangan seba-liknya, bahwa Yesus diutus hanya untuk menye-lamatkan orang-orang Israel saja :

    Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Kisah Para Rasul 13:23

    Dalil-dalil alkitab ini, sungguh bertentangan dengan kenyataan agama Kristen yang menyebar keseluruh dunia, menurut ayat-ayat Alkitab tersebut di atas, Yesus tidak akan menerima iman dari orang-orang non Israel, artinya iman-iman orang Kristen seluruh dunia, akan tertolak dengan sendirinya oleh Yesus. Namun, akhirnya kembali pada keyakinan masing-masing orang, kita hanya berkewajiban mendakwakan kebenaran hakiki. Namun, tentu kita tidak akan rela bila saudara-saudara kita yang miskin terintimidasi ke dalam agama mereka.
  • Langsung dilanjut dgn wah: 7 ayat 9 :kemudian dari pada itu aku melihat ; sesungguhnya suatu kumpulan besar orang banyak yang TIDAK dapat terhitung banyaknya , dari SEGALA bangsa dan suku dan kaum dan bahasa dstttttttttttttt.Yesus sungguh dahsyat...
  • samsanjaya menulis:
    Langsung dilanjut dgn wah: 7 ayat 9 :kemudian dari pada itu aku melihat ; sesungguhnya suatu kumpulan besar orang banyak yang TIDAK dapat terhitung banyaknya , dari SEGALA bangsa dan suku dan kaum dan bahasa dstttttttttttttt.Yesus sungguh dahsyat...

    Sebagai Rasul Allah, beliau memang dilebihkan dengan muzizat...
    Tapi kalau dia dianggap sebagai Allah itu sendiri, mengapa dari Adam hingga Musa tidak menyembah dia dan menyebutkan namanya ? :wait:
  • sepi, krik krik krik.... :(
  • wah bahaya sam kalo dilanjutkan menandakan Ia yang duduk ditahta ada dua tuhan loh, yaitu allah dan anak domba,"7:10
    Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!" padahal kalian mengatakan tuhan beringkarnasi menjadi anak domba, disana dikatakan ALLAH dan anak domba, disini yesus berkata bhwa anak domba itu bukan dirinya, nah loh apa lagi diakhir ayat ini ada kalimat"7:17
    Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

    digiring kedalam air kehidupan jadi teringan Qs AL Kautsar
    1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
    2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah
    3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus


    diriwayatkan:
    Dari Anas, dia berkata: Pada suatu hari ketika Rasulullah صلي الله عليه وسلم berada di tengah kami, Beliau mengantuk sekejap. Kemudian Beliau mengangkat kepalanya dengan senyum. Maka kami bertanya: “Apa yang membuatmu tertawa, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab,”Baru saja turun kepadaku sebuah surat,” maka Beliau membaca surat Al Kautsar. Kemudian Rasulullah bersabda,”Apakah kalian tahu apakah Al Kautsar itu?” Maka kami berkata,”Allah dan RasulNya lebih mengetahui.” Rasulullah bersabda,”Al Kautsar adalah sungai yang dijanjikan Rabbku Azza wa Jalla untukku. Disana terdapat kebaikan yang banyak. Ia adalah telaga yang akan didatangi umatku pada hari Kiamat. Jumlah bejananya sebanyak bintang-bintang...."

    kembali kepada jejak muhammad didalam injil menerangkan anak domba itu
    wah 7:14
    Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.

    disana mengatakan mencuci jubah menjadi putih didalam darah anak domba
    mengartikan bhwa iorang orang yang mendapatkan kebaikan atas perbuatannya diman mereka mendapatkan syafaat dan orang orang yang berjihad didalam hidupnya untuk nama Allah

    terkait dengan Ibnu Jarir رحمه الله berkata : “Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami (ia berkata), Umar bin Ubaid telah menceritakan kepada kami dari Atha`dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas, ia berkata:"Al-Kautsar adalah sungai di surga. Kedua tepi sungai tersebut adalah emas dan perak, mengalir di atas yaqut (sejenis batu mulia) dan mutiara, airnya putih berasal dari salju dan lebih manis daripada madu."

    Al-Kautsar adalah sungai di surga dan airnya akan dialirkan keadalam telaga. Maka Al-Kautsar airnya berada dalam sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abu Dzar, ia berkata, "Wahai Rasulullah, apa bejananya al-ahaudh (telaga)?" Rasulullah menjawab: " Demi dzat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, sungguh bejananya lebih banyak dari jumlah bintang-bintang dan planet-planet yang ada di langit di malam malam gelap gulita tanpa awan. Bejana-bejana dari surga. Barangsiapa yang minum darinya, maka tidak akan merasa haus selamanya. Ada dua talang dari surga yan menjulur ke dalamnya. barangsiapa yang minum darinya, tidak akan merasa haus selamanya. Lebar sungai tersebut sama dengan panjangnya, kira-kira sejauh antara Amman dan Aila`. Airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu"

    jadi ayat diatas jelas mengatakan anak domba bukan yesus dan anak domba yang akan memberikan air kehidupan , air kehidupan inilah al kautsar


  • samsanjaya menulis:
    Yohanes 14:2.Kata Yesus kepadanya :Akulah jalan dan kebenaran dan hidup , TIDAK ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku (Yesus).ayat ini menegaskan hanya satu jalan untuk selamat dunia dan akherat , tak ada pilihan lain.sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yg olehNya kita dapat diselamatkan (kis 4:12)
    ayat ini sudah menegaskan hanya ada satu nama untuk sebuah keselamatan yaitu Yesus , tak perlu nama yg lain , termasuk Si Muhamad.
    samsanjaya menulis:
    Langsung dilanjut dgn wah: 7 ayat 9 :kemudian dari pada itu aku melihat ; sesungguhnya suatu kumpulan besar orang banyak yang TIDAK dapat terhitung banyaknya , dari SEGALA bangsa dan suku dan kaum dan bahasa dstttttttttttttt.Yesus sungguh dahsyat...

    Apa gua bilang semua apa yg di sampaikan ndan sam, cuman klaim doaankk..... kenapa tidak menguji mesias yg akan datang setelah kematian Yesus ???

    Kalo semua Mesias yg akan datang adalah palsu pasti tidak akan muncul kalimat perintah untuk di uji .......

    Belajar bahasa Indonesia yg baik ndan sam sekaligus kuliah pelajaran Logika lagi yaaaaaaa... baru nanti diskusinya bisa nyambung ........
  • Apa gw bilang , Muhamad itu nggak ada gunanya , karena sudah ditegaskan hanya satu nama yg Tuhan berikan untuk keselamatan manusia dunia akherat.Hanya karena kebodohan aj orang mau ikut Si Mamat
Login or Register to comment.

Halo, Ndan!

Tampaknya anda baru di sini. Klik satu tombol berikut untuk mulai ber interaksi atau berkomentar!

Kategori