Viral di media sosial, seorang guru di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara memukuli salah satu siswanya di lapangan sekolah. Pemukulan ini dilakukan di depan siswa lainnya.
Peristiwa ini terjadi di SMK Negeri 1 Parlilitan, Jumat 19 November 2021. Korban tak terima dan didampingi keluarga melaporkan oknum guru tersebut ke Polsek Parlilitan.
"Saya minta maaf dan saat itu khilaf. Saya emosi lalu iblis datang dan saya menampar siswa itu," kata oknum guru berinsial AH (50) yang melakukan pemukulan, Sabtu 20 November 2021.
Siswa korban pemukulan berinisial BLT (18) menceritakan, saat kejadian sedang rapat barisan di sekolah pukul 10.00 WIB. Dia kemudian dipanggil ke depan oleh oknum guru berinsial AH (50) yang langsung memukulinya.
"Saya dipanggil ke depan saat berbaris lalu dipukulinya di depan teman-teman lain," ujar korban.
Menurutnya kejadian tersebut berawal saat dua bulan ketika sama-sama sedang mengisi bensin di SPBU.
Ketika itu tak sengaja dia menyenggol kaca spion mobil sang guru. Selanjutnya guru tersebut memanggil dirinya ke sekolah dan meminta ganti rugi Rp1,5 juta.
Karena dia tak sanggup bayar, diduga menjadi pemicu penganiayaan tersebut.
Dia mengaku memang tidak menceritakan kejadian saat menyenggol spion mobil guru tersebut, termasuk soal jumlah uang yang diminta untuk ganti ke orang tuanya.
"Aku takut bilang ke orang tua, Pak Guru minta Rp1,5 juta," katanya.
Sementara itu, AH mengaku semua terjadi secara refleks.
Polisi telah meminta keterangan pelapor dan terlapor. Termasuk juga teman-teman sekolah terlapor sebagai saksi yang melihat kejadian tersebut.
https://www.reqnews.com/news/42846/usai-pukuli-siswanya-oknum-guru-di-humbahas-malah-salahkan-iblis