Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir


 
  • 89 Vote(s) - 2.97 Average
Tools    New reply


28 May 2008 19:30
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

"GELIAT MALAM DARI TIMUR JAKARTA, Bekasi-Cibitung-Cikarang"

[Image: th_77797_lipmal_04_2008_500x250_123_352lo.jpg]

Berbatasan langsung dengan Jakarta tak membuat Bekasi begitu ‘terpengaruh’ kehidupan hedonis. Boleh jadi karena Bekasi berbatasandengan Jakarta Timur yang nota bene bukan tempat yang baik untuk bisnishiburan.
Berbatasan langsung dengan Jakarta tak membuat Bekasi begitu ‘terpengaruh’ kehidupan hedonis. Boleh jadi karena Bekasi berbatasandengan Jakarta Timur yang nota bene bukan tempat yang baik untuk bisnishiburan. Mengatakan sama sekali tidak ada, tentu tidak tepat juga. Buktinyaindustri hiburan ini dapat ditemui di kawasan sebelah timur, yang merupakankawasan industri yang lebih plural.

Banyak pihak mengatakanbahwa usia bisnis esek-esek sama tuanya dengan peradaban manusia itu sendiri.Artinya, begitu kehadiran manusia muncul di atas dunia, maka tamasya ragawi ituikut lahir. Tapi di sisi lain, beberapa pihak yang biasa disebut sebagai ahlijuga ada yang menyatakan bahwa dunia esek-esek itu sendiri baru ‘dikenal’sekitar tiga ribu tahun sebelum masehi. Mana yang tepat dari penelitian itu,hanya bukti-bukti terbaru dari para ahli yang akan menegaskannya. Yang pasti,saat ini dunia plesiran badani itu sudah merambah di tiap pojok dunia.


Lalu,bagaimana dengan asal-muasal industri itu bisa hadir di Indonesia? Kapan ‘awal’kemunculannya hingga bagaimana industri itu mampu merangsek memasukidaerah-daerah di Indonesia? Seiring perkembangan, jenisnya pun bermacam-macamyang dibungkus dalam konsep industri hiburan.


Selamaini memang jarang ada penelitian khusus tentang asal-usulnya. Tapi, seorangahli pernah meneliti lalu menyimpulkan hal ini: ‘Asal-usul pelacuran modern diIndonesia dapat ditelusuri kembali hingga ke masa kerajaan-kerajaan Jawa, dimana perdagangan perempuan pada saat itu merupakan bagian pelengkap dari sistempemerintahan feodal’.


Ahlilain juga pernah mencatat, ada 11 kabupaten di Jawa yang dalam sejarah terkenalsebagai pemasok perempuan untuk kerajaan, dan sekarang daerah tersebut masihterkenal sebagai ‘sumber wanita pelacur’ untuk daerah kota. Tiga di antaradaerah dimaksud terdapat di Jawa Barat, empat di Jawa Tengah, dan empat di JawaTimur. Namun belakangan ada penambahan satu hingga tiga daerah lainnya di JawaBarat, Lampung dan Kalimantan Barat.


Merunuthipotesis para ahli tersebut, rasanya wajar jika kemudian bisnis satu itu sulituntuk dilenyapkan. Bahkan, alih-alih hendak mengentaskannya, bisnis tersebutjustru semakin menyerupai jamur di musim hujan. Bentuknya sendiri memangelastis: mengikuti geliat zaman itu sendiri. Wilayah atau daerah yang dijadikantarget market pun semakin berkembang, tak hanya kota-kota besar semata.


Membicarakanindustri hiburan, termasuk di dalamnya hiburan malam maupun yang beraromahedonis, wilayah geografis maupun administratif tak begitu penting. Tak perluharus ada batasan jelas, ini masuk wilayah mana, itu masuk wilayah mana. Dalamkonteks ini, ketika yang dimaksud adalah Bekasi, jelas tak hanya terbatas padaKota Bekasi tetapi juga mencakup Kabupaten Bekasi dan kawasan sekitar yangberhubungan langsung dengan Bekasi.


Secaraadministratif, Bekasi terdiri dari Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Namuncukup banyak orang yang tak peduli dengan administrasi pemerintahan ini. Bagimereka Bekasi adalah salah satu penyangga ibukota yang di dalamnya terdapatnama-nama seperti Bekasi Barat, Bekasi Timur, Pondokgede, Cibitung, Tambun,Cikarang, dan beberapa nama lainnya. Hal ini dimungkinkan karena wilayah Bekasitidak saja menjadi daerah industri tapi juga tempat tinggal bagi komuter yangbekerja di Jakarta.


Pengenalannama-nama seperti di atas pada akhirnya menjadi penentu bagi perkembangandaerah itu sendiri. Termasuk di dalamnya perkembangan dunia hiburan yang selalumengikuti permintaan pasar. Hanya saja pertumbuhan tempat hiburan tak sepesatJakarta meskipun secara geografis dan target market-nya tidak berbedajauh. Sekadar membandingkan, mungkin dapat disejajarkan dengan Kota dan KabupatenTangerang

TAPAL BATAS. Menelusuri jalan raya Kalimalang dari Jakarta menuju Bekasi tak begituterasa perbedaan. Tak ada simbol atau tanda yang menyatakan bahwa kita telahkeluar dari wilayah Jakarta dan masuk wilayah Bekasi. Tidak ada tapal batas ataupungapura sebagaimana layaknya sebuah perbatasan suatu propinsi ataupun kota. Tapikalau ingin sedikit peduli, bisa diketahui dengan melihat alamat yang ada padapapan nama toko atau pertokoan. Atau dapat juga diketahui dari kondisi jalanraya Kalimalang itu sendiri.


Dino,Eddy dan Edo (ketiganya bukan nama sebenarnya), termasuk orang yang mengetahuiperbatasan Jakarta dan Bekasi lewat kondisi jalan raya Kalimalang. Jikajalannya masih kecil dan tanpa pembatas di tengahnya, berarti masih berada diwilayah Jakarta. Jalan yang berada di pinggir kali buatan ini sangat lebarbegitu memasuki wilayah Bekasi, meski kualitasnya masih jauh dari bagus. Namun,yang jadi patokan bagi tiga sahabat ini adalah keberadaan panti pijat NB yangpersis berada di tapal batas antara Jakarta dan Bekasi.


Pantipijat ini masuk dalam daftar kunjungan tetap tiga sahabat ini. Paling tidak,dua kali dalam sebulan ketiganya menjajal petualangan hedonis di sini. Ukurantempat yang kecil tak menyurutkan niat mereka untuk bersenang-senang dengansang terapis. Begitu pula dengan tipe kamar yang hanya dibatasi tripleks dankain sebagai pintu atau penutup. Yang dibutuhkan orang-orang seperti Dino CSini adalah ekstra servis dari para terapis.


“Disini aman, kok. Ada Mami di depan,” terang Dino memberi garansi.


Yang dimaksud dengan Mami ternyata seorang perempuanparuh baya. Dia langsung menyambut setiap tamu yang datang dengan ramah. Sambilmenceritakan tentang panti pijat dan para terapis, sang Mami menyodorkan airmineral yang diambil dari dalam dus. “Silakan diminum. Santai saja dulu,lihat-lihat foto anak-anak. Kalau pun nggak jadi, nggak apa-apa,”katanya sambil melempar senyum.


Sangmami lalu bercerita kalau tamu-tamunya terdiri dari berbagai kalangan dan usia.Meski tempat parkirnya kecil, cukup banyak juga yang datang menggunakan mobilatau motor. “Tapi kalau tempat kita yang di Bekasi Barat parkirannya cukupluas,” promo sang Mami.


Ternyatapanti pijat NB ini merupakan cabang dari tempat lain. Menurut sang Mami, pantipijat lain miliknya, memliki ukuran lebih besar dengan jumlah terapis lebihbanyak. Di sana tak hanya layanan pijat yang disediakan, salon dan permainanbilyar pun ada.


“Nggak jauh dari lapangan olahraga. Tinggal belok kiri, sudah sampai,” tutur SangMami.


Pantipijat NB memiliki empat bilik dengan fasilitas tempat tidur yang agak tinggi.Dengan demikian, saat memberikan layanan pijat, terapis berdiri di sisi tempattidur. Antara bilik yang satu dengan bilik lainnya hanya dibatasi triplek,cukup riskan untuk melakukan aktifitas di luar pijat. Namun siapa sangkatawaran untuk ‘aktifitas lain’ itu justru datang dari para terapis. “Kalau mauminta servis lain bisa kok, mas. Tapi tarifnya lain lagi,” katanya. Namun saatditanya berapa jumlahnya, sang terapis tak langsung menyebut angka,”Standarlahuntuk begituan,” katanya membuat penasaran.


Cara ini adalah trik mereka dalam menjalankanbisnis, khususnya ketika tamu menanyakan harga. Biasanya ini dialami tamu-tamuyang baru pertama kali ke sini. Bagi tamu yang sudah biasa atau pernah ke sana,penentuan harga tak memakan waktu lama. Dino punya cara unik untuk menghindarisupaya tidak berlama-lama menentukan harga. ‘Tarifnya masih kayak bulanatau minggu kemarin, kan?’ Begitu dia biasanya memulai pembicaraan.


Selainpanti pijat, pecinta hiburan di kawasan ini juga ditawari menu lain untukbersenang-senang. Sebuah tempat hiburan karaoke dapat menjadi pilihan,khususnya bagi mereka yang menyukai kebersamaan. Sepintas karaoke NP initerlihat sebagai family karaoke, namun saat dimasuki tak sepenuhnyabenar. Jika karaoke keluarga telah beroperasi pada siang hari, tak demikiandengan karaoke ini. Mereka baru memulaikegiatan pada sore hari.


Untukmempertegas keberadaannya sebagai fun karaoke, di sini disediakannona-nona untuk mendampingi tamu bernyanyi. Tarif untuk mendapatkan jasa merekadihitung per jam dengan minimal waktu dua jam. Hanya saja mereka baru tersediasetelah pukul 19.00. Sementara untuk tarif ruangan diberlakukan untuk sekalipakai, bukan berdasarkan jam.


Jumlahruangan untuk berkaraoke tak begitu banyak, tak sampai 10 kamar saja. Ukurannyapun tak terlalu besar, cukup untuk menampung 10 orang sekaligus. Interiornyatidak begitu mewah namun tidak pula jelek. Yang cukup menarik, di dalam ruangantersedia toilet sehingga tamu-tamu tak perlu harus ke luar jika hendak buangair.


Untukkelancaran bersenang-senang, karaoke NP ini juga menyediakan beragam menumakanan dan minuman. Aneka cocktail dan berbagai merek wiski jugatersedia di sini, di samping soft drink dan bir tentunya.


KaraokeNP terletak di antara dua pertigaan selepas ke luar dari tol Bekasi Barat.Lokasinya sebenarnya cukup strategis, namun kalau tidak begitu memperhatikan,bukan tidak mungkin terlewati. Jika itu terjadi, terpaksa memutar lagi agakjauh ke depan. Karena berada antara dua pertigaan seringkali kemacetanmenghalangi laju kendaraan. Lokasinya yang berada di kompleks ruko turut pulamenyarukan keberadaan karaoke yang ternyata banyak dikunjungi oleh para ekspat.

NEGERI GINSENG. Daya tarik industri hiburan pada akhirnya mampu menyentuh sebuah kawasanyang pada awalnya hanyalah sebuah lahan kosong. Melalui sebuah perencanaan yangmatang, kini kawasan itu tumbuh menjadi sebuah kota hunian dan industri denganbasis ekonomi yang kuat. Kawasan ini menawarkan fasilitas yang sangat lengkapuntuk gaya hidup yang nyaman dan sehat serta didukung manajemen kawasan yangprofesional guna memastikan kenyamanan, efisiensi, keamanan dan keselamatanbagi warganya. Bukan itu saja, kawasan ini juga menawarkan sebuah kehidupan yangideal untuk tinggal, bekerja dan bersukaria.


ItulahCikarang, sebuah kawasan yang memang berbeda dari kawasan lain yang ada diBekasi pada umumnya. Ia memang dipersiapkan untuk menjadi bagian integral darisebuah kawasan terpadu yang diperuntukkan bagi mereka yang berasal darigolongan menengah ke atas. Perbedaan itu terasa jelas saat menelusuri kawasanini dibandingkan dengan kawasan lain di Bekasi.


Merunutdari struktur administrasi pemerintahan, Cikarang merupakan bagian dari 23kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Uniknya, kecamatan Cikarangterbagi serupa dengan pembagian wilayah di ibukota Jakarta: Cikarang Barat,Timur, Selatan, Utara dan Pusat. Cara paling mudah untuk mencapai Cikarang dariJakarta dengan menggunakan jalur tol Jakarta-Cikampek.


Lalu,dari mana dan bagaimana bentuk liuk bisnis ragawi di Cikarang? Tentu akanterasa panjang untuk mencari jawaban tersebut. Yang jelas, hembusan bisnishiburan beraroma hedonis memiliki tipikal yang sejenis: mengikuti geliat daritempat ia hinggap.


Danmemang, Cikarang terlihat baru bergeliat. Diam-diam, liuk kota itu punyapotensi lain: Cikarang juga memendam sisi liar yang khas dari bisnis hiburansebuah kota yang baru bergeliat. Itu mudah terlihat saat baru saja keluar daripintu tol Cikarang. Sebuah salon dan spa di jalan raya PN yang padat padajam-jam tertentu, menyambut mereka yang ingin mencicipi kenikmatan sesaat.


Tawarantamasya ragawi masih akan semarak lagi ketika langkah diteruskan ke depan.Memasuki kawasan Lippo Mall Cikarang, mata awalnya dimanja dengan hijaunyarumput dan jalanan yang tertata rapih dan bersih. Begitu juga dengan deretanruko yang sengaja dibangun pihak pengembang sebagai pilihan lain bagi kegiatanekonomi serta rekreasi bagi warga Cikarang.


Mengapaekonomi dan rekreasi? Jawabannya sederhana. Toko-toko yang tersebar dalamsetiap ruko nyaris menyajikan wajah yang serupa. Di setiap ruko, pasti akanselalu ada gelora bisnis yang digelar. Mulai dari restoran, kantor biroperjalanan hingga kegiatan ‘bisnis’ berbau badani.


Mencobamembedakan ruko mana yang benar-benar berbisnis dengan ‘berbisnis’ dalam tandapetik cukup sulit. Kejelian dan pengalaman menjadi salah satu alat yangpastinya akan mampu membedah serta membedakannya. Tapi, terkadang beberapa rukomemang menampilkan wajah lain mereka dengan apa adanya. Maksudnya, beberaparuko itu tampil tanpa ‘topeng’ untuk menegaskan wajah bisnis mereka.


Salahsatunya adalah ruko yang berdiri tepat di depan sebuah kantor pengembang. Didalam ruko AK dan PS itu, pelanggan memang dimanjakan oleh pengelola untukmenikmati beberapa bentuk rekreasi. Di tempat itu, pelanggan tinggal memilihbentuk plesiran yang diinginkan. Mulai dari karaoke hingga pusat kebugaran massage spa. Sebut saja misalnya RZ, KL, KR, CF, HM, SE, MT, serta karaoke KB.


Tepat bersebelahan dengan ruko AK dan PS, berdiriruko lainnya PB. Di ruko PB ini, pelanggan juga tinggal memilih tawaranplesiran kenikmatan yang disediakan pengelola. Jejeran tempat bersenang-senangcukup banyak berdiri di sini. Mulai dari LS, KM, SR, SS, RS, KE, KD, dan KP.Uniknya, pada setiap ruko yang menyediakan fasilitas hiburan tersebut,kebanyakan dikhususkan bagi ekspatriat yang berasal dari negeri gingseng.


Bolehjadi karena kawasan Cikarang menjadi tempat beraktivitas para pekerja asalKorea. Sekadar mencatat beberapa perusahaan dan manufacture Koreamembuka pabrik mereka di kawasan ini.


Saatmelangkah ke dalam KE, suasana dan nuansa khas negeri gingseng kental terasa.Ruang-ruang karaoke didesain sedemikian rupa dengan kertas-kertas putih yangdirekatkan pada kayu pintu maupun jendela. Di tempat ini, pelanggan benar-benardimanjakan saat meluangkan waktu mereka. Karaoke ini menempati dua lantai daribangunan ruko yang terdiri dari beberapa blok ini. Waktu operasionalnya dimulaipada malam hari dan berlangsung hingga pukul 03.00 pagi. Fasilitas yangdisediakan cukup bersaing dengan tempat serupa dalam kompleks ruko ini.


MenurutDodo, sebut saja demikian salah seorang waiter, tempatnya mengais rejekiini cukup pantas untuk disinggahi karena begitu memanjakan pelanggan mereka.“Tarif yang dikenakan tidak per jam tapi sekaligus. Tamu-tamu bisa menyanyisepuasnya tanpa harus dipusingkan dengan waktu. Untuk pemilihan lagu tamu-tamutinggal pilih sendiri, tak perlu lewat operator,” tuturnya berpromosi.


Seakanmasih kurang, Dodo tak hanya menambahkan informasi saja tapi jugamemperlihatkan fasilitas dan kelebihan lain yang dimiliki. Saat diantar roadshow itu memang terlihat kelebihan fasilitas yang dimaksud dimana hampirsetiap kamar ada kamar mandinya. “Jadi nggak perlu ke luar-masuk. Oh ya,pelanggan yang mau buka wiski, kami berikan diskon 20 persen,” papar Dododengan senyum.


“Bukan itu saja,” ia menambahkan, “LC di sinihanya Rp. 45 ribu per jam dan langsung datang ke room untuk dipilihlangsung oleh tamu. Usia mereka rata-rata 18 sampai 25 tahun. Murah, kan?Mungkin ini satu-satunya tempat yang memberikan tarif ‘murah’ bagipelanggannya.”


Sementarauntuk urusan plus-plus, Dodo mengakui bahwa itu semua kembali pada urusanpelanggan, “Kalau soal plus-plus, sih, tergantung dari kemampuan pelangganmempromosikan dirinya. Tapi yang jelas, kita tidak menyediakan ruang eksekusidi dalam sini. Jadi, pelanggan mesti membawa keluar. Tentu saja kami hanyameminta pengertian pelanggan agar memenuhi pembayaran mereka selama 6 jam”ungkap Dodo panjang lebar.


Memanjakanpelanggan mungkin sudah menjadi salah satu syarat umum bagi perusahaan yangmenggeluti bidang jasa. Hubungan saling membutuhkan antara keduanya memangberada dalam posisi yang setara. Itu juga yang ditawarkan Sauna SS.


Denganfasilitas ruang dry sauna yang besar. Sauna SS memang sengaja membanguncitranya sebagai tempat yang pantas untuk disinggahi mereka yang inginmeluruskan penat. Bukan hanya itu, fasilitas-fasilitas lain memang benar-benardipersiapkan dan dijaga di tempat ini. Sebut saja mulai dari ruang sauna daritanah merah, kolam belerang dan teh hijau yang baik untuk kulit, lulur korea style,lalu fitness club dengan alat-alat lengkap. Kemudian café dan bar sebagai ruangrileks yang menyediakan masakan Indonesia dan Jepang. Semua fasilitas itu,seakan menegaskan servis yang pasti menyenangkan dari tempat ini. Fasilitas inidapat dinikmati setiap hari dari pukul 09.00 pagi hingga 00.00.


Deretanruko di Lippo Cikarang memang bukan hanya itu saja. Tepat di pojok jalan LippoCikarang, ada juga kompleks ruko yang diberi nama Plaza KE oleh pengelolanya.Di sini, resto Korea dan Jepang pun mendominasi. Namun ada juga tempat hiburanyang bukan segmen oriental, seperti Café dan Live Music NB serta Karaoke PD.Fakta ini seakan menegaskan bahwa Cikarang tengah bergeliat termasuk jugaindustri hiburan untuk komunitas ‘underground’.

CASTING. Menelusurikawasan Cibitung untuk menemukan geliat kehidupan malam bisa dikatakan takterlalu sukar asalkan telah mengetahui kisi-kisinya. Ada dua tempat yangmenjadi magnet bagi kalangan penikmat hiburan malam di sekitar kawasan ini.Yang pertama adalah kafe WS yang berlokasi tak begitu jauh dari pertigaan jalanraya yang menghubungkan Bekasi Timur-Cibitung-Cikarang. Dan yang kedua,sekaligus paling menarik perhatian adalah sebuah tempat yang menawarkan jasa massage, karaoke, diskotik atau one stop entertainment dalam satu tempatberlantai tiga. Sebut saja Diskotik CK.


Diskotik CK berada di kawasan industri Cibitung. Di manaperusahaan-perusahaan besar berdiri dengan megahnya. Perusahaan nasional maupunmultinasional terus berkembang dan melangkah pasti. Dengan materi sumber dayamanusia yang jelas tak sedikit. Sebagian dari mereka pun memilih menetap disekitar kawasan ini. Sandy, sebut saja demikian, adalah salah satunya. Tigatahun sudah ia mengabdikan kemampuannya sebagai karyawan pada salah satuperusahaan asing di kawasan industri Cibitung.


“Kalau orang-orang di sini biasanya mainnya ke Diskotik CK,” papar Sandy.Ia pun menambahkan, meskipun kawasan industri Cibitung sangat besar, tak banyaklokasi hiburan malam yang bisa dikunjungi. “Ya untung saja, CK lumayan oke.Daripada jauh-jauh ke Jakarta,” ungkapnya lagi.


Diskotik CK yang tergabung dalam kompleks ruko ini berukuran cukup besar.Jika di luar keadaan masih terang. Maka kegelapan nyaris total akan menyungkupsiapapun yang memasuki lantai dasar CK. Terdapat bar, sofa-sofa dan sebuahlayar besar. Di hall inilah disediakan fasilitas karaoke bersama atau hall karaoke. Cukup memesan minuman danmakanan kecil, serta mendapatkan jasa seorang ladies escort (LE) tentunya. Untuk seorang LE di tempat ini, pihakCK menetapkan tarif sebesar 50 ribu rupiah satu jamnya.


“Mari masuk silahkan, kami antarkan melihat ruangan karaoke,” ujarseorang waitress ramah, sebut sajanamanya Lenny. Wajahnya tidak begitu jelas terlihat karena kondisi ruangan yanggelap.


Ternyata selain ruang karaoke bersama di hall tadi, terdapat jugasekitar tujuh ruang karaoke privat atau karaokeroom. Ruang paling kecil berkapasitas sekitar 5 orang. Sedangkan yangterbesar bisa menampung 10 orang dengan kamar mandi di dalam. Lenny menuturkansistem penyewaan kamar iniadalah borongan. Artinya dengan biaya 350 ribu rupiah, pengunjung bisabernyanyi sepuasnya, tak terbatas jam. Tentu saja berlaku satu malam. Karaokeitu sendiri tutup sekitar pukul 03.00 dini hari.


“Nah kalau mau cewek yang nemenin,sistemnya borongan juga, satu orang 250 ribu, sampai puas,” tambahnya lagiseraya tersenyum.


Lenny memaparkan kalau wanita-wanita yang menemani karaoke berasal darikalangan muda usia, masih ABG tepatnya. Sedangkan sistem pemilihannya kepadatamu adalah casting. “Nanti kita bawasemuanya, baris di dalam room,tinggal dipilih saja mana yang disukai,” terangnya.


“Beneran deh, kalau di siniceweknya oke-oke semua, masih ABG,tapi pintar nyanyi, pintar yang lain juga.., he...he...he..,” goda Lenny.Hal inilah yang diamini oleh Sandy. Menurutnya kualitas LE di karaoke CK bisadiajak adu tanding dengan karaoke-karaoke top di Jakarta. “Soalnya teman-temanyang saya bawa ke sini komentarnya begitu semua,” jelasnya.


Beranjak ke lantai dua, terdapat ruang massage. Kondisi ruangan di sini jauh lebih terang ketimbang lantaipertama tadi. Sebuah meja reception kosongmenyambut. Di sebelahnya terdapat sebuah pintu yang menjadi penghubung sebuahruangan. Di dalamnya terlihat beberapa wanita berpakaian seksi sedang duduk disofa sambil bercengkrama. Beberapa di antara mencoba mengintip ke arah kamiyang baru datang.


“Hallo.., ayo, langsung masuk saja, nggak usah malu-malu,” tiba-tiba seorang wanita paruh baya muncul dari dalam ruangan.Sebut saja mami Donna.


Ruang tempat para wanita seksi yang ternyata terapis massage itu berukuran tak terlalu luas. Di sebelah dalam terdapatbeberapa kamar yang berfungsi untuk massage. Ukurannya mampu memuat satu spring bed ukuran nomor 2 serta dilengkapi kamar mandi di dalamnya.


“Tarifnya 200 ribu rupiah satujam,” terang mami Donna. Apakah harga yang dikatakan mami tadi adalahbenar-benar massage ataukah ada hal‘tambahan’ lainnya? Untuk itu mami Donna hanya tersenyum tipis. “Ya kalau sudah di dalam terserahkalian berdua mau ngapain aja, he...he...he...,,” ujarnya. Yangjelas mami Donna berani menjamin kalau terapis tidak akan meminta tip lagi.


“Pokoknya kalau ada yang berani minta, langsung lapor sama mami,”jabarnya dengan rona serius.






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

28 May 2008 19:31
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

"GELIAT MALAM DARI TIMUR JAKARTA, Bekasi-Cibitung-Cikarang"

[Image: th_77797_lipmal_04_2008_500x250_123_352lo.jpg]

Berbatasan langsung dengan Jakarta tak membuat Bekasi begitu ‘terpengaruh’ kehidupan hedonis. Boleh jadi karena Bekasi berbatasandengan Jakarta Timur yang nota bene bukan tempat yang baik untuk bisnishiburan.
Berbatasan langsung dengan Jakarta tak membuat Bekasi begitu ‘terpengaruh’ kehidupan hedonis. Boleh jadi karena Bekasi berbatasandengan Jakarta Timur yang nota bene bukan tempat yang baik untuk bisnishiburan. Mengatakan sama sekali tidak ada, tentu tidak tepat juga. Buktinyaindustri hiburan ini dapat ditemui di kawasan sebelah timur, yang merupakankawasan industri yang lebih plural.

Banyak pihak mengatakanbahwa usia bisnis esek-esek sama tuanya dengan peradaban manusia itu sendiri.Artinya, begitu kehadiran manusia muncul di atas dunia, maka tamasya ragawi ituikut lahir. Tapi di sisi lain, beberapa pihak yang biasa disebut sebagai ahlijuga ada yang menyatakan bahwa dunia esek-esek itu sendiri baru ‘dikenal’sekitar tiga ribu tahun sebelum masehi. Mana yang tepat dari penelitian itu,hanya bukti-bukti terbaru dari para ahli yang akan menegaskannya. Yang pasti,saat ini dunia plesiran badani itu sudah merambah di tiap pojok dunia.


Lalu,bagaimana dengan asal-muasal industri itu bisa hadir di Indonesia? Kapan ‘awal’kemunculannya hingga bagaimana industri itu mampu merangsek memasukidaerah-daerah di Indonesia? Seiring perkembangan, jenisnya pun bermacam-macamyang dibungkus dalam konsep industri hiburan.


Selamaini memang jarang ada penelitian khusus tentang asal-usulnya. Tapi, seorangahli pernah meneliti lalu menyimpulkan hal ini: ‘Asal-usul pelacuran modern diIndonesia dapat ditelusuri kembali hingga ke masa kerajaan-kerajaan Jawa, dimana perdagangan perempuan pada saat itu merupakan bagian pelengkap dari sistempemerintahan feodal’.


Ahlilain juga pernah mencatat, ada 11 kabupaten di Jawa yang dalam sejarah terkenalsebagai pemasok perempuan untuk kerajaan, dan sekarang daerah tersebut masihterkenal sebagai ‘sumber wanita pelacur’ untuk daerah kota. Tiga di antaradaerah dimaksud terdapat di Jawa Barat, empat di Jawa Tengah, dan empat di JawaTimur. Namun belakangan ada penambahan satu hingga tiga daerah lainnya di JawaBarat, Lampung dan Kalimantan Barat.


Merunuthipotesis para ahli tersebut, rasanya wajar jika kemudian bisnis satu itu sulituntuk dilenyapkan. Bahkan, alih-alih hendak mengentaskannya, bisnis tersebutjustru semakin menyerupai jamur di musim hujan. Bentuknya sendiri memangelastis: mengikuti geliat zaman itu sendiri. Wilayah atau daerah yang dijadikantarget market pun semakin berkembang, tak hanya kota-kota besar semata.


Membicarakanindustri hiburan, termasuk di dalamnya hiburan malam maupun yang beraromahedonis, wilayah geografis maupun administratif tak begitu penting. Tak perluharus ada batasan jelas, ini masuk wilayah mana, itu masuk wilayah mana. Dalamkonteks ini, ketika yang dimaksud adalah Bekasi, jelas tak hanya terbatas padaKota Bekasi tetapi juga mencakup Kabupaten Bekasi dan kawasan sekitar yangberhubungan langsung dengan Bekasi.


Secaraadministratif, Bekasi terdiri dari Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Namuncukup banyak orang yang tak peduli dengan administrasi pemerintahan ini. Bagimereka Bekasi adalah salah satu penyangga ibukota yang di dalamnya terdapatnama-nama seperti Bekasi Barat, Bekasi Timur, Pondokgede, Cibitung, Tambun,Cikarang, dan beberapa nama lainnya. Hal ini dimungkinkan karena wilayah Bekasitidak saja menjadi daerah industri tapi juga tempat tinggal bagi komuter yangbekerja di Jakarta.


Pengenalannama-nama seperti di atas pada akhirnya menjadi penentu bagi perkembangandaerah itu sendiri. Termasuk di dalamnya perkembangan dunia hiburan yang selalumengikuti permintaan pasar. Hanya saja pertumbuhan tempat hiburan tak sepesatJakarta meskipun secara geografis dan target market-nya tidak berbedajauh. Sekadar membandingkan, mungkin dapat disejajarkan dengan Kota dan KabupatenTangerang

TAPAL BATAS. Menelusuri jalan raya Kalimalang dari Jakarta menuju Bekasi tak begituterasa perbedaan. Tak ada simbol atau tanda yang menyatakan bahwa kita telahkeluar dari wilayah Jakarta dan masuk wilayah Bekasi. Tidak ada tapal batas ataupungapura sebagaimana layaknya sebuah perbatasan suatu propinsi ataupun kota. Tapikalau ingin sedikit peduli, bisa diketahui dengan melihat alamat yang ada padapapan nama toko atau pertokoan. Atau dapat juga diketahui dari kondisi jalanraya Kalimalang itu sendiri.


Dino,Eddy dan Edo (ketiganya bukan nama sebenarnya), termasuk orang yang mengetahuiperbatasan Jakarta dan Bekasi lewat kondisi jalan raya Kalimalang. Jikajalannya masih kecil dan tanpa pembatas di tengahnya, berarti masih berada diwilayah Jakarta. Jalan yang berada di pinggir kali buatan ini sangat lebarbegitu memasuki wilayah Bekasi, meski kualitasnya masih jauh dari bagus. Namun,yang jadi patokan bagi tiga sahabat ini adalah keberadaan panti pijat NB yangpersis berada di tapal batas antara Jakarta dan Bekasi.


Pantipijat ini masuk dalam daftar kunjungan tetap tiga sahabat ini. Paling tidak,dua kali dalam sebulan ketiganya menjajal petualangan hedonis di sini. Ukurantempat yang kecil tak menyurutkan niat mereka untuk bersenang-senang dengansang terapis. Begitu pula dengan tipe kamar yang hanya dibatasi tripleks dankain sebagai pintu atau penutup. Yang dibutuhkan orang-orang seperti Dino CSini adalah ekstra servis dari para terapis.


“Disini aman, kok. Ada Mami di depan,” terang Dino memberi garansi.


Yang dimaksud dengan Mami ternyata seorang perempuanparuh baya. Dia langsung menyambut setiap tamu yang datang dengan ramah. Sambilmenceritakan tentang panti pijat dan para terapis, sang Mami menyodorkan airmineral yang diambil dari dalam dus. “Silakan diminum. Santai saja dulu,lihat-lihat foto anak-anak. Kalau pun nggak jadi, nggak apa-apa,”katanya sambil melempar senyum.


Sangmami lalu bercerita kalau tamu-tamunya terdiri dari berbagai kalangan dan usia.Meski tempat parkirnya kecil, cukup banyak juga yang datang menggunakan mobilatau motor. “Tapi kalau tempat kita yang di Bekasi Barat parkirannya cukupluas,” promo sang Mami.


Ternyatapanti pijat NB ini merupakan cabang dari tempat lain. Menurut sang Mami, pantipijat lain miliknya, memliki ukuran lebih besar dengan jumlah terapis lebihbanyak. Di sana tak hanya layanan pijat yang disediakan, salon dan permainanbilyar pun ada.


“Nggak jauh dari lapangan olahraga. Tinggal belok kiri, sudah sampai,” tutur SangMami.


Pantipijat NB memiliki empat bilik dengan fasilitas tempat tidur yang agak tinggi.Dengan demikian, saat memberikan layanan pijat, terapis berdiri di sisi tempattidur. Antara bilik yang satu dengan bilik lainnya hanya dibatasi triplek,cukup riskan untuk melakukan aktifitas di luar pijat. Namun siapa sangkatawaran untuk ‘aktifitas lain’ itu justru datang dari para terapis. “Kalau mauminta servis lain bisa kok, mas. Tapi tarifnya lain lagi,” katanya. Namun saatditanya berapa jumlahnya, sang terapis tak langsung menyebut angka,”Standarlahuntuk begituan,” katanya membuat penasaran.


Cara ini adalah trik mereka dalam menjalankanbisnis, khususnya ketika tamu menanyakan harga. Biasanya ini dialami tamu-tamuyang baru pertama kali ke sini. Bagi tamu yang sudah biasa atau pernah ke sana,penentuan harga tak memakan waktu lama. Dino punya cara unik untuk menghindarisupaya tidak berlama-lama menentukan harga. ‘Tarifnya masih kayak bulanatau minggu kemarin, kan?’ Begitu dia biasanya memulai pembicaraan.


Selainpanti pijat, pecinta hiburan di kawasan ini juga ditawari menu lain untukbersenang-senang. Sebuah tempat hiburan karaoke dapat menjadi pilihan,khususnya bagi mereka yang menyukai kebersamaan. Sepintas karaoke NP initerlihat sebagai family karaoke, namun saat dimasuki tak sepenuhnyabenar. Jika karaoke keluarga telah beroperasi pada siang hari, tak demikiandengan karaoke ini. Mereka baru memulaikegiatan pada sore hari.


Untukmempertegas keberadaannya sebagai fun karaoke, di sini disediakannona-nona untuk mendampingi tamu bernyanyi. Tarif untuk mendapatkan jasa merekadihitung per jam dengan minimal waktu dua jam. Hanya saja mereka baru tersediasetelah pukul 19.00. Sementara untuk tarif ruangan diberlakukan untuk sekalipakai, bukan berdasarkan jam.


Jumlahruangan untuk berkaraoke tak begitu banyak, tak sampai 10 kamar saja. Ukurannyapun tak terlalu besar, cukup untuk menampung 10 orang sekaligus. Interiornyatidak begitu mewah namun tidak pula jelek. Yang cukup menarik, di dalam ruangantersedia toilet sehingga tamu-tamu tak perlu harus ke luar jika hendak buangair.


Untukkelancaran bersenang-senang, karaoke NP ini juga menyediakan beragam menumakanan dan minuman. Aneka cocktail dan berbagai merek wiski jugatersedia di sini, di samping soft drink dan bir tentunya.


KaraokeNP terletak di antara dua pertigaan selepas ke luar dari tol Bekasi Barat.Lokasinya sebenarnya cukup strategis, namun kalau tidak begitu memperhatikan,bukan tidak mungkin terlewati. Jika itu terjadi, terpaksa memutar lagi agakjauh ke depan. Karena berada antara dua pertigaan seringkali kemacetanmenghalangi laju kendaraan. Lokasinya yang berada di kompleks ruko turut pulamenyarukan keberadaan karaoke yang ternyata banyak dikunjungi oleh para ekspat.

NEGERI GINSENG. Daya tarik industri hiburan pada akhirnya mampu menyentuh sebuah kawasanyang pada awalnya hanyalah sebuah lahan kosong. Melalui sebuah perencanaan yangmatang, kini kawasan itu tumbuh menjadi sebuah kota hunian dan industri denganbasis ekonomi yang kuat. Kawasan ini menawarkan fasilitas yang sangat lengkapuntuk gaya hidup yang nyaman dan sehat serta didukung manajemen kawasan yangprofesional guna memastikan kenyamanan, efisiensi, keamanan dan keselamatanbagi warganya. Bukan itu saja, kawasan ini juga menawarkan sebuah kehidupan yangideal untuk tinggal, bekerja dan bersukaria.


ItulahCikarang, sebuah kawasan yang memang berbeda dari kawasan lain yang ada diBekasi pada umumnya. Ia memang dipersiapkan untuk menjadi bagian integral darisebuah kawasan terpadu yang diperuntukkan bagi mereka yang berasal darigolongan menengah ke atas. Perbedaan itu terasa jelas saat menelusuri kawasanini dibandingkan dengan kawasan lain di Bekasi.


Merunutdari struktur administrasi pemerintahan, Cikarang merupakan bagian dari 23kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Uniknya, kecamatan Cikarangterbagi serupa dengan pembagian wilayah di ibukota Jakarta: Cikarang Barat,Timur, Selatan, Utara dan Pusat. Cara paling mudah untuk mencapai Cikarang dariJakarta dengan menggunakan jalur tol Jakarta-Cikampek.


Lalu,dari mana dan bagaimana bentuk liuk bisnis ragawi di Cikarang? Tentu akanterasa panjang untuk mencari jawaban tersebut. Yang jelas, hembusan bisnishiburan beraroma hedonis memiliki tipikal yang sejenis: mengikuti geliat daritempat ia hinggap.


Danmemang, Cikarang terlihat baru bergeliat. Diam-diam, liuk kota itu punyapotensi lain: Cikarang juga memendam sisi liar yang khas dari bisnis hiburansebuah kota yang baru bergeliat. Itu mudah terlihat saat baru saja keluar daripintu tol Cikarang. Sebuah salon dan spa di jalan raya PN yang padat padajam-jam tertentu, menyambut mereka yang ingin mencicipi kenikmatan sesaat.


Tawarantamasya ragawi masih akan semarak lagi ketika langkah diteruskan ke depan.Memasuki kawasan Lippo Mall Cikarang, mata awalnya dimanja dengan hijaunyarumput dan jalanan yang tertata rapih dan bersih. Begitu juga dengan deretanruko yang sengaja dibangun pihak pengembang sebagai pilihan lain bagi kegiatanekonomi serta rekreasi bagi warga Cikarang.


Mengapaekonomi dan rekreasi? Jawabannya sederhana. Toko-toko yang tersebar dalamsetiap ruko nyaris menyajikan wajah yang serupa. Di setiap ruko, pasti akanselalu ada gelora bisnis yang digelar. Mulai dari restoran, kantor biroperjalanan hingga kegiatan ‘bisnis’ berbau badani.


Mencobamembedakan ruko mana yang benar-benar berbisnis dengan ‘berbisnis’ dalam tandapetik cukup sulit. Kejelian dan pengalaman menjadi salah satu alat yangpastinya akan mampu membedah serta membedakannya. Tapi, terkadang beberapa rukomemang menampilkan wajah lain mereka dengan apa adanya. Maksudnya, beberaparuko itu tampil tanpa ‘topeng’ untuk menegaskan wajah bisnis mereka.


Salahsatunya adalah ruko yang berdiri tepat di depan sebuah kantor pengembang. Didalam ruko AK dan PS itu, pelanggan memang dimanjakan oleh pengelola untukmenikmati beberapa bentuk rekreasi. Di tempat itu, pelanggan tinggal memilihbentuk plesiran yang diinginkan. Mulai dari karaoke hingga pusat kebugaran massage spa. Sebut saja misalnya RZ, KL, KR, CF, HM, SE, MT, serta karaoke KB.


Tepat bersebelahan dengan ruko AK dan PS, berdiriruko lainnya PB. Di ruko PB ini, pelanggan juga tinggal memilih tawaranplesiran kenikmatan yang disediakan pengelola. Jejeran tempat bersenang-senangcukup banyak berdiri di sini. Mulai dari LS, KM, SR, SS, RS, KE, KD, dan KP.Uniknya, pada setiap ruko yang menyediakan fasilitas hiburan tersebut,kebanyakan dikhususkan bagi ekspatriat yang berasal dari negeri gingseng.


Bolehjadi karena kawasan Cikarang menjadi tempat beraktivitas para pekerja asalKorea. Sekadar mencatat beberapa perusahaan dan manufacture Koreamembuka pabrik mereka di kawasan ini.


Saatmelangkah ke dalam KE, suasana dan nuansa khas negeri gingseng kental terasa.Ruang-ruang karaoke didesain sedemikian rupa dengan kertas-kertas putih yangdirekatkan pada kayu pintu maupun jendela. Di tempat ini, pelanggan benar-benardimanjakan saat meluangkan waktu mereka. Karaoke ini menempati dua lantai daribangunan ruko yang terdiri dari beberapa blok ini. Waktu operasionalnya dimulaipada malam hari dan berlangsung hingga pukul 03.00 pagi. Fasilitas yangdisediakan cukup bersaing dengan tempat serupa dalam kompleks ruko ini.


MenurutDodo, sebut saja demikian salah seorang waiter, tempatnya mengais rejekiini cukup pantas untuk disinggahi karena begitu memanjakan pelanggan mereka.“Tarif yang dikenakan tidak per jam tapi sekaligus. Tamu-tamu bisa menyanyisepuasnya tanpa harus dipusingkan dengan waktu. Untuk pemilihan lagu tamu-tamutinggal pilih sendiri, tak perlu lewat operator,” tuturnya berpromosi.


Seakanmasih kurang, Dodo tak hanya menambahkan informasi saja tapi jugamemperlihatkan fasilitas dan kelebihan lain yang dimiliki. Saat diantar roadshow itu memang terlihat kelebihan fasilitas yang dimaksud dimana hampirsetiap kamar ada kamar mandinya. “Jadi nggak perlu ke luar-masuk. Oh ya,pelanggan yang mau buka wiski, kami berikan diskon 20 persen,” papar Dododengan senyum.






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

28 May 2008 19:32
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

Sambungannya

“Bukan itu saja,” ia menambahkan, “LC di sinihanya Rp. 45 ribu per jam dan langsung datang ke room untuk dipilihlangsung oleh tamu. Usia mereka rata-rata 18 sampai 25 tahun. Murah, kan?Mungkin ini satu-satunya tempat yang memberikan tarif ‘murah’ bagipelanggannya.”


Sementarauntuk urusan plus-plus, Dodo mengakui bahwa itu semua kembali pada urusanpelanggan, “Kalau soal plus-plus, sih, tergantung dari kemampuan pelangganmempromosikan dirinya. Tapi yang jelas, kita tidak menyediakan ruang eksekusidi dalam sini. Jadi, pelanggan mesti membawa keluar. Tentu saja kami hanyameminta pengertian pelanggan agar memenuhi pembayaran mereka selama 6 jam”ungkap Dodo panjang lebar.


Memanjakanpelanggan mungkin sudah menjadi salah satu syarat umum bagi perusahaan yangmenggeluti bidang jasa. Hubungan saling membutuhkan antara keduanya memangberada dalam posisi yang setara. Itu juga yang ditawarkan Sauna SS.


Denganfasilitas ruang dry sauna yang besar. Sauna SS memang sengaja membanguncitranya sebagai tempat yang pantas untuk disinggahi mereka yang inginmeluruskan penat. Bukan hanya itu, fasilitas-fasilitas lain memang benar-benardipersiapkan dan dijaga di tempat ini. Sebut saja mulai dari ruang sauna daritanah merah, kolam belerang dan teh hijau yang baik untuk kulit, lulur korea style,lalu fitness club dengan alat-alat lengkap. Kemudian café dan bar sebagai ruangrileks yang menyediakan masakan Indonesia dan Jepang. Semua fasilitas itu,seakan menegaskan servis yang pasti menyenangkan dari tempat ini. Fasilitas inidapat dinikmati setiap hari dari pukul 09.00 pagi hingga 00.00.


Deretanruko di Lippo Cikarang memang bukan hanya itu saja. Tepat di pojok jalan LippoCikarang, ada juga kompleks ruko yang diberi nama Plaza KE oleh pengelolanya.Di sini, resto Korea dan Jepang pun mendominasi. Namun ada juga tempat hiburanyang bukan segmen oriental, seperti Café dan Live Music NB serta Karaoke PD.Fakta ini seakan menegaskan bahwa Cikarang tengah bergeliat termasuk jugaindustri hiburan untuk komunitas ‘underground’.

CASTING. Menelusurikawasan Cibitung untuk menemukan geliat kehidupan malam bisa dikatakan takterlalu sukar asalkan telah mengetahui kisi-kisinya. Ada dua tempat yangmenjadi magnet bagi kalangan penikmat hiburan malam di sekitar kawasan ini.Yang pertama adalah kafe WS yang berlokasi tak begitu jauh dari pertigaan jalanraya yang menghubungkan Bekasi Timur-Cibitung-Cikarang. Dan yang kedua,sekaligus paling menarik perhatian adalah sebuah tempat yang menawarkan jasa massage, karaoke, diskotik atau one stop entertainment dalam satu tempatberlantai tiga. Sebut saja Diskotik CK.


Diskotik CK berada di kawasan industri Cibitung. Di manaperusahaan-perusahaan besar berdiri dengan megahnya. Perusahaan nasional maupunmultinasional terus berkembang dan melangkah pasti. Dengan materi sumber dayamanusia yang jelas tak sedikit. Sebagian dari mereka pun memilih menetap disekitar kawasan ini. Sandy, sebut saja demikian, adalah salah satunya. Tigatahun sudah ia mengabdikan kemampuannya sebagai karyawan pada salah satuperusahaan asing di kawasan industri Cibitung.


“Kalau orang-orang di sini biasanya mainnya ke Diskotik CK,” papar Sandy.Ia pun menambahkan, meskipun kawasan industri Cibitung sangat besar, tak banyaklokasi hiburan malam yang bisa dikunjungi. “Ya untung saja, CK lumayan oke.Daripada jauh-jauh ke Jakarta,” ungkapnya lagi.


Diskotik CK yang tergabung dalam kompleks ruko ini berukuran cukup besar.Jika di luar keadaan masih terang. Maka kegelapan nyaris total akan menyungkupsiapapun yang memasuki lantai dasar CK. Terdapat bar, sofa-sofa dan sebuahlayar besar. Di hall inilah disediakan fasilitas karaoke bersama atau hall karaoke. Cukup memesan minuman danmakanan kecil, serta mendapatkan jasa seorang ladies escort (LE) tentunya. Untuk seorang LE di tempat ini, pihakCK menetapkan tarif sebesar 50 ribu rupiah satu jamnya.


“Mari masuk silahkan, kami antarkan melihat ruangan karaoke,” ujarseorang waitress ramah, sebut sajanamanya Lenny. Wajahnya tidak begitu jelas terlihat karena kondisi ruangan yanggelap.


Ternyata selain ruang karaoke bersama di hall tadi, terdapat jugasekitar tujuh ruang karaoke privat atau karaokeroom. Ruang paling kecil berkapasitas sekitar 5 orang. Sedangkan yangterbesar bisa menampung 10 orang dengan kamar mandi di dalam. Lenny menuturkansistem penyewaan kamar iniadalah borongan. Artinya dengan biaya 350 ribu rupiah, pengunjung bisabernyanyi sepuasnya, tak terbatas jam. Tentu saja berlaku satu malam. Karaokeitu sendiri tutup sekitar pukul 03.00 dini hari.


“Nah kalau mau cewek yang nemenin,sistemnya borongan juga, satu orang 250 ribu, sampai puas,” tambahnya lagiseraya tersenyum.


Lenny memaparkan kalau wanita-wanita yang menemani karaoke berasal darikalangan muda usia, masih ABG tepatnya. Sedangkan sistem pemilihannya kepadatamu adalah casting. “Nanti kita bawasemuanya, baris di dalam room,tinggal dipilih saja mana yang disukai,” terangnya.


“Beneran deh, kalau di siniceweknya oke-oke semua, masih ABG,tapi pintar nyanyi, pintar yang lain juga.., he...he...he..,” goda Lenny.Hal inilah yang diamini oleh Sandy. Menurutnya kualitas LE di karaoke CK bisadiajak adu tanding dengan karaoke-karaoke top di Jakarta. “Soalnya teman-temanyang saya bawa ke sini komentarnya begitu semua,” jelasnya.


Beranjak ke lantai dua, terdapat ruang massage. Kondisi ruangan di sini jauh lebih terang ketimbang lantaipertama tadi. Sebuah meja reception kosongmenyambut. Di sebelahnya terdapat sebuah pintu yang menjadi penghubung sebuahruangan. Di dalamnya terlihat beberapa wanita berpakaian seksi sedang duduk disofa sambil bercengkrama. Beberapa di antara mencoba mengintip ke arah kamiyang baru datang.


“Hallo.., ayo, langsung masuk saja, nggak usah malu-malu,” tiba-tiba seorang wanita paruh baya muncul dari dalam ruangan.Sebut saja mami Donna.


Ruang tempat para wanita seksi yang ternyata terapis massage itu berukuran tak terlalu luas. Di sebelah dalam terdapatbeberapa kamar yang berfungsi untuk massage. Ukurannya mampu memuat satu spring bed ukuran nomor 2 serta dilengkapi kamar mandi di dalamnya.


“Tarifnya 200 ribu rupiah satujam,” terang mami Donna. Apakah harga yang dikatakan mami tadi adalahbenar-benar massage ataukah ada hal‘tambahan’ lainnya? Untuk itu mami Donna hanya tersenyum tipis. “Ya kalau sudah di dalam terserahkalian berdua mau ngapain aja, he...he...he...,,” ujarnya. Yangjelas mami Donna berani menjamin kalau terapis tidak akan meminta tip lagi.


“Pokoknya kalau ada yang berani minta, langsung lapor sama mami,”jabarnya dengan rona serius.






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

28 May 2008 19:33
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

ini ada kesalahan






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

28 May 2008 19:34
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

ini juga kesalahan






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

28 May 2008 19:34
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

ini juga keslahan






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

28 May 2008 19:36
xacuy
Kapten
Posts 1.065
Reputation: 28
Awards:

Panjang banget ah Smile peurih nih mata. Di rangkum aja bang Grin

28 May 2008 20:29
Mr. Krabs
Sertu
Posts 213
Reputation: 0
Awards:

yg gue tau dan pernah kesana itu di Tegaldanas......sebelah sananya Cikarang dikit.......

28 May 2008 20:59
xacuy
Kapten
Posts 1.065
Reputation: 28
Awards:

klo wa tau di depan pabrik coca-cola ada barnya malahan mah Grin

29 May 2008 09:25
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

Memang kalo dipikir pikir untuk urusan bisnis lendir ini nggak ada matinya






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

26 Jan 2012 22:21
adiless86
Prajurit
Posts 1
Reputation: 0
Awards:

sebutin nama tempatnya dong ndan,jgn inisialnya..ane ga ngerti..ane baru pindah ke cikarang ni ndan,,hehe


   New reply




User(s) browsing this thread:
3 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram