Hello There, Guest! - Silahkan Daftar atau Login Cepat via Facebook
Post Terbaru Sejak Login Terakhir   Post Terbaru 24 Jam Terakhir


 
  • 163 Vote(s) - 2.69 Average
Tools    New reply


20 Feb 2008 01:52
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

Obyek Wisata Gunung Tangkuban Parahu

[Image: tangwj4.jpg]

[Image: tang2uf9.jpg]

Tangkuban Parahu merupakan salah satu obyek wisata terfavorit yang terletak di wilayah Kab. Subang, Tangkuban Parahu berada pada ketinggian 2084 m diatas permukaan laut. Sederet pesona alam di kawasan Tangkuban Parahu mulai dari keindahan alam dengan kawah-kawahnya yang membentang luas dengan kesejukan udara pegunungan yang khas serta hamparan gunung-gunung lain yang tinggi menjulang mengelilinginya merupakan fenomena alam yang menjadi daya tarik tersendiri dan menjadikan gunung Tangkuban Parahu sebagai salah satu obyek wisata yang diminati pengunjung. Banyak terdapat koleksi tumbuh-tumbuhan dan tanaman khas hutan tropis yang tumbuh subur di sekitar kawah. Dilihat dari kota Bandung, gunung Tangkuban Parahu memiliki bentuk yang unik menyerupai perahu terbalik ( Bahasa Sunda : Tangkuban = terbalik, Parahu = Perahu). Bentuk uniknya dipercaya memiliki kaitan yang sangat erat dengan kisah legenda Sangkuriang.


Obyek Wisata Air Panas Sari Ater

[Image: sariaterpz8.jpg]

[Image: sariater2hy8.jpg]

Sari Ater Hot Spring Resort terletak pada kawasan pegunungan Subang, di kaki Gunung Tangkuban Parahu tepatnya di Desa Ciater, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.

Obyek wisata ini merupakan salah satu obyek terpopuler di Indonesia, Para wisatawan dapat menikmati sumber mata air panas yang berasal dari kawah aktif Gunung Tangkuban Parahu yang terletak tidak jauh dari obyek wisata sari ater, sumber mata air panas tersebut disajikan dalam bentuk kolam dan kamar rendam dengan desain yang unik, yang tersebar dibeberapa lokasi obyek wisata Sari Ater.

20 Feb 2008 02:00
Mamba
Letjen
Posts 8.287
Reputation: 4
Awards:

Enak nih kapan2 kesana ...

20 Feb 2008 03:08
ayax_ivanra
Lettu
Posts 800
Reputation: 1
Awards:

enak nechhhh

22 Feb 2008 01:20
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

Curug Cijalu – Wana Wisata Alam dari Subang

[Image: cijalu2mw7.jpg]

Subang yang merupakan bagian dari propinsi Jawa Barat yang termasuk ke dalam tanah sunda atau parahyangan memiliki beberapa tempat wana wisata alam yang merupakan alternatif setelah melewati kota Bandung. Salah satu wana wisata yang ditawarkanya selain daripada Guung Tangkuban Parahu yang terkenal dengan legendanya Sangkuriang terdapat wana wisata alam berupa air terjun yaitu Curu Cijalu.

Dilansir dari situs pemerintahan daerah kabupaten Subang, dideskripsikan bahwa Curug Cijalu terletak di Kecamatan Sagalaherang, berjarak 37 Km dari kota Subang ke arah selatan (1 jam perjalanan) dan sekitar 50 Km dari Kota Bandung kearah utara (1,5 jam perjalanan). Wana wisata ini terletak pada ketinggian 1.30 m dpl, konfigurasi lapangan umumnya bergelombang . Kawasan ini mempunyai curah hujan 2.700 mm/th dengan suhu udara 18-26C. Seperti namanya, curug (air terjun, Bahasa Sunda), hanya sepasang air terjun yang tumpahan airnya mengalir deras membelah bukit di puncak Gunung Sunda, sekira 800 meter di atas permukaan laut.

Tumpahan air itu menyajikan panorama indah pada birunya langit, sejuknya udara, dan hijaunya pepohonan yang menyelimuti suasana wisata yang berada di Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang. Belum lagi percikan air terjun yang dingin, sejuk dan putih, membuat para wisatawan tak tahan lagi ingin segera bermandi ria di bawahnya. Curug Cijalu "ditemani" dua makam yang dikeramatkan dan juga "ditemani" oleh air terjun lain yang dikenal dengan nama Curug Perempuan yang terletak sekira 100 meter sebelum Curug Cijalu.

Dengan dicapai dari Kecamatan Wanayasa (18km), Sagala Herang (20km) dan dari Kabupaten Subang (37km) Purwakarta (40km) Bandung (63km) yang diketahui kondisi jalan umumnya beraspal dan hanya sebagian kecil yang masih berupa jalan batu, dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat, sarana transportasi umum yang ada ojek atau colt carteran dari Wanayasa.

Selain curug Cijalu dan Curug Perempuan, terdapat pula lapangan sebagai areal untuk camping bagi para pengunjung Secara keseluruhan, tempat ini dapat dijadikan alternatif bagi pengunjung yang memiliki hobi berpetualang. Selain menjanjikan ketenangan dan ketenteraman, juga kedamaian menjadi perpaduan yang kompak untuk menunjang daya tarik tersendiri.

Wana wisata ini terdiri dari hutan alam dan hutan tanaman, sumber air yang ada berupa mata air yang saat ini dimanfaatkan untuk keperluan pengunjung. Potensi visual lansekap didalam kawasan yang menarik adalah air terjun, hutan alam dengan udara yang sejuk dan hutan tanaman. Dimana wana wisata ini digunakan untuk wisata harian dengan kegiatan yang dapat dilakukan adalah piknik, mandi air terjun, lintas alam dan mendaki gunung.

Berdasarkan sejarahnya bahwa Curug Cijalu dibuka sejak 1 September 1984 berlokasi dihutan produksi blok Cijengkol RPH Tangkubanperahu Utara, BKPH Wanayasa Kab Purwakarta dan Desa Cipancar Kab Subang. Dengan luas 8ha daerah ini diproyeksikan sebagai obyek wisata. Dimana dulu sebelum dikelola air terjun itu sudah sering dikunjungi orang-orang keturunan Tionghoa. Mereka menganggap air terjun itu tempat mandi para bidadari, tutur seorang penduduk Desa Cipancar yang sudah tinggal disana lebih dari enam puluh tahun . Kepercayaan ini timbul lantaran saat matahari pagi memancar, akan bermunculan pelangi-pelangi kecil memantul dari air terjun.

22 Feb 2008 01:27
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

Kabupaten Subang, Agribisnis Jadi Pilihan.

[Image: locatorkabupatensubangky9.png]

Agribisnis menjadi pilihan Kabupaten Subang untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat. Pemilihan agribisnis, yang dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai usaha yang berhubungan dengan pertanian, terkait dengan potensi yang dimiliki. Daerah di pesisir Utara Laut Jawa ini mempunyai sumber kekayaan alam yang tersebar dalam tiga zona: pegunungan, dataran rendah, dan laut.

Daerah pegunungan di sebelah selatan merupakan areal komoditas perkebunan seperti cengkeh, kopi, dan teh. Dari areal kopi rakyat seluas 446,5 hektar yang tersebar di sembilan kecamatan antara lain Cisalak, Sagalaherang, dan Tanjungsiang dihasilkan 5.282 ton kopi. Sementara itu, perkebunan cengkeh 670 hektar di delapan kecamatan, terutama Sagalaherang menghasilkan 1.995 ton cengkeh. Sedangkan perkebunan teh rakyat di Kecamatan Sagalaherang, Jalancagak dan Cisalak. Teh yang dihasilkan dari lahan 296 hektar mencapai 1.895 ton. Perpaduan areal perkebunan rakyat, alam yang asri dan udara yang segar, memungkinan kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung ini menjadi obyek wisata.

Sementara itu, laut menyediakan berbagai jenis komoditas yang menjadi gantungan hidup penduduk Kecamatan Balanakan dan Legonkulon. Di kedua tempat ini terdapat 544 rumah tangga perikanan laut dan sekurangnya dua ribu rumah tangga buruh perikanan laut. Meskipun rumah tangga perikanan laut itu hanya sekitar tiga persen jika dibandingkan dengan seluruh rumah tangga perikanan berjumlah 18.224, namun mampu memberikan produksi Rp 120,6 milyar. Hasil ikan dari laut yang memiliki panjang pantai sekitar 22 kilometer ini 14.070 ton. Angka ini setara dengan 46 persen produksi perikanan Subang yang seluruhnya 30.151 ton dengan nilai Rp 334,9 milyar.

Subang memanfaatkan dataran rendah untuk mengolah sawah. Dengan areal sawah 84.701 hektar atau 41,28 persen dari luas seluruh wilayah, Subang menjadi kabupaten yang memiliki lahan sawah terluas ketiga di Jawa Barat. Lainnya, Kabupaten Indramayu dan Karawang masing-masing 118.513 hektar dan 93.590 hektar.

Sekurangnya 70 persen sawah di Subang merupakan sawah irigasi teknis. Jenis padi yang digunakan antara lain varietas Way Apu Buru (WAY A-B), IR-64 dan Widas. Dengan suplai air antara lain dari saluran induk Tarum Timur, varietas padi unggul tahan wereng yang ditanam menghasilkan padi tidak kurang 888.688 ton. Produksi ini berasal dari panen 168.693 hektar. Sentra produksi padi menyebar di seluruh kecamatan, namun Kecamatan Binong dan Pusakanagara merupakan daerah penghasil padi terbesar. Kedua kecamatan itu masing-masing menghasilkan tidak kurang 89.000 ton dan 68.000 ton padi.

Selain padi, andalan dari kelompok buah-buahan, nanas dan rambutan. Setiap tahun Subang menghasilkan tidak kurang 59.000 ton nanas. Sentra produksi buah yang kulitnya bersusun sisik ini di Kecamatan Jalancagak. Tetapi, tidak semua nanas yang dihasilkan adalah nanas "Si Madu" yang kondang ke seluruh negeri. Nanas jenis ini terkenal karena berair banyak dan mempunyai rasa manis tanpa rasa getir dan tidak menyebabkan gatal di kerongkongan.

Buah yang memiliki berat antara 3-3,5 kilogram ini menjadi istimewa karena tidak mudah ditemukan. Sama seperti satu atau dua kelapa muda kopyor yang ditemukan dalam rimbunan buah kelapa, sebutir atau dua butir nanas madu mungkin bisa ditemukan dalam satu kuintal nanas. Itu sebabnya tidak mudah bagi yang ingin mencicipi buah itu menemukannya dalam deretan kios penjual nanas yang bertebaran di sepanjang jalan di Kecamatan Jalancagak.

Untuk buah rambutan yang juga komoditas unggulan, Subang menghasilkan 36.017 ton rambutan dari 487.489 pohon. Sebagian besar berada di kecamatan Purwadadi, sebagian lagi tersebar di Kalijati, Cipeundeuy dan Cikaum.

Padi, buah-buahan, sayur-sayuran, dan palawija yang lazim disebut tanaman bahan makanan dapat dikatakan sebagai penggerak ekonomi Subang. Tanaman bahan pangan ini menghasilkan nilai sedikitnya Rp 1,8 trilyun. Angka ini setara dengan 89,5 persen dari nilai seluruh kegiatan ekonomi di bidang pertanian yang berjumlah tidak kurang dari Rp 2 trilyun.

Di antara sembilan lapangan usaha, pertanian yang terdiri dari lima jenis kegiatan: tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan menyerap tenaga kerja terbanyak, 335 ribu orang. Jumlah ini mencapai 55 persen dari seluruh tenaga kerja yang berjumlah 640.746 oang. Hasil kerja mereka memberikan kontribusi tidak kurang dari 44,4 persen dari seluruh nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang berjumlah Rp 4,5 trilyun.

Pemasaran produk pertanian Subang relatif mudah. Selain untuk konsumsi masyarakat Subang sendiri, juga untuk memenuhi kebutuhan penduduk di daerah-daerah tetangga seperti Jakarta dan Bandung. Kemudahan itu ditunjang dengan lokasi Subang yang strategis. Daerah ini berjarak 58 kilometer dari ibu kota Jawa Barat dan 161 kilometer dari ibu kota negara serta berada di jalur pantai utara Jawa yang merupakan jalur transportasi angkutan darat.

Pada pasar lokal, hasil pertanian antara lain digunakan untuk konsumsi wisatawan yang berkunjung ke daerah ini. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Subang mencatat 2.661.213 wisatawan nusantara dan 34.076 wisatawan asing mendatangi 11 obyek wisata di Subang. Terbanyak datang ke lokasi primadona wisata kabupaten ini, pemandian air panas di Desa Ciater, Kecamatan Jalancagak. Sekitar 1,6 juta orang menikmati pesona alam dan udara yang sejuk atau berendam di air yang diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan tulang. Tempat favorit yang lain adalah Gunung Tangkuban Perahu. Legenda percintaan Sangkuriang dengan ibunya Dayang Sumbi, menjadi salah satu magnet yang menarik minimal 800 ribu orang datang ke gunung yang tingginya sekitar 1.930 meter di atas permukaan laut.

22 Feb 2008 01:37
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

[Image: dsc0036rg8.jpg]

Wisata Pancing bagi Keluarga

Wisata pancing terpadu Lembah Gunung Kujang merupakan suatu tempat rekreasi terpadu bagi keluarga, teman atau relasi yang ingin mendapatkan suasana alami. Khususnya bagi komunitas hobby mancing, tentu akan menjadi satu pilihan terbaik dalam menentukan tujuan rekreasi.

Menempati area seluas 3ha, Lembah Gunung Kujang bisa dilalui dengan jalur lintas antara Jakarta - Pantura - Purwakarta - Subang - Ciater - Lembang - Bandung yang menjadi jalur wisata akhir pekan.

Keunggulan wisata pancing terpadu Lembah Gunung Kujang selain luas dan suasana alami juga ditunjang oleh RM. Saung Sunda dan Motel dengan nuansa berbeda.

[Image: p1010863gl1.jpg]

[Image: roll03xt6.jpg]

22 Feb 2008 01:55
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

Tambahan
AIR PANAS CIATER

[Image: 14jh9.jpg]

Sari Ater Hot Spring Resort terletak pada kawasan pegunungan Subang, di kaki gunung Tangkuban Perahu tepatnya di Desa Ciater, Kecamatan Jalancagak Kab. Subang.

Obyek wisata ini merupakan salah satu obyek terpopuler di Indonesia. Para wisatawan dapat menikmati sumber mata air panas yang berasal dari kawah aktif Gunung Tangkuban Perahu yang terletak tidak jauh dari obyek wisata Sari Ater.

[Image: janovebaderivarmkildecc1.jpg]

Sumber mata air panas tersebut disajikan dalam bentuk kolam dan kamar rendam dengan desain yang unik, yang tersebar dibeberapa lokasi obyek wisata Sari Ater. Dengan luas areal 30 Ha dan pesona alam khas pegunungan, Sari Ater Hot Spring Resort banyak memberikan fasilitas wisata bagi para wisatawan yang berekreasi bersama keluarga untuk menikmati keindahan alam.

Fasilitas wisata yang diberikan kepada para wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata ini diantaranya adalah:
1. Fasilitas resort Sari Ater Hot Spring Resort mempunyai 103 kamar dan bungalow dengan berbagai tipe, lengkap dengan fasilitas ruangannya.
2. Fasilitas olahraga dan adventure Tenis lapangan, basket, volley, put & put mini golf, wahana anak-anak, tea walk, paint ball games, gokart off road, dsb.
3. Fasilitas rekreasi Kolam rendam air panas, perahu dayung, lahan perkemahan, kolam pancing, picnic area kerajinan keramik, dsb.
4. Fasilitas restaurant dan bar
5. Fasilitas conference & banquet Jarak dan waktu tempuh kendaraan mobil Subang – Ciater 30 km 40 menit Jakarta – Ciater (via tol Sadang) 185 km 3 jam Jakarta – Ciater (via Puncak) 212 km 5 jam Bandung – Ciater 32 km 45 menit Kawah – Ciater 7 km 15 menit


CIATER SPA DAN GRACIA SPA

Ciater Spa adalah suatu tempat medical dan health centre yang juga memberikan fasilitas wisata sehingga pengunjung dapat melakukan pengobatan secara modern dan canggih untuk merehabilitasi berbagai penyakit sambil berekreasi bersama keluarga. Fasilitas rekreasi yang disediakan antara lain kolam rendam air panas, camping ground, berperahu pada danau buatan serta disediakan juga resort untuk beristirahat. Gracia dapat menjadi alternatif pilihan wisatawan untuk sekedar menikmati keindahan panorama Subang sambil melakukan kegiatan tea walk, jogging track dan berenang bersama keluarga.

PACUAN KUDA CIATER

Pusat Pacuan Kuda Ciater terletak dalam kawasan Ciater Highland Resort di tengah perkebunan teh yang menghampar luas. Merupakan salah satu pusat pacuan kuda yang mempunyai fasilitas yang cukup lengkap bagi para penggemar olahraga berkuda. Fasilitas indoor dengan luas 7000 m2 dan outdoor untuk berlatih kuda juga istal beserta sarana penunjang lainnya yang dapat menampung lebih dari 800 ekor kuda adalah fasilitas yang tersedia disana. Para pengunjung dapat menikmati keindahan pesona alam perkebunan teh baik di dalam kawasan resort ataupun di luar kawasan resort sambil berkuda, cross country ataupun buggy trail adalah aktivitas yang patut dicoba. Selain berkuda, anda dan keluarga juga dapat melakukan kegiatan rekreasi lain dengan memanfaatkan fasilitas sport komplek yang telah dilengkapi dengan restaurant dan karaoke. Kolam renang dengan desain yang unik, tempat bermain anak, camping ground serta tea walk juga dapat dilakukan disana.

[Image: checkpointarahsubangxys4.jpg]

[Image: bugarduareru8.jpg]

15 Apr 2008 10:49
Martian
Financial Advisor
Posts 2.761
Reputation: 34
Awards:
Facebook NetworkPembayar PajakGood Citizen

mantaafff... Top Top






signature
[b]IJO...IJO...IJO.....[/b]

1 Jun 2008 02:14
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

wanawisata buaya blanakan

Mungkin Diantara kita masih belum banyak yang tahu akan sebuah wanawisata di daerah Blanakan yang menawarkan hiburan, pendidikan, masakan laut yang lezat, serta pemandangan unik tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Ya…wanawisata ini bernama “ Wanawisata Penangkaran Buaya Blanakan “. Wanawisata Buaya Blanakan terletak di Desa Blanakan kabupaten Subang, ketika pertama kali sampai di kawasan seluas 1.700 hektar milik Perhutani ini, gw langsung disambut oleh hawa panas menyengat diiringi keheningan dan ketenangan yang menyentuh. Sejauh mata memandang, yang tampak hanya hutan dan rawa-rawa. Avicennia sp atau yang dikenal penduduk sekitar sebagai Api-api.

Dengan hanya bermodalkan tiket masuk Rp.4000/orang, Rp.2000/motor dan 5000/mobil kita dapat memasuki daerah Wanawisata Buaya Blanakan. Pemandangan pertama yang kita temui ketika masuk ke lokasi ini adalah kolam-kolam berukuran aneka ragam. Kolam paling luas berukuran kurang lebih 500 meter persegi dilengkapi balkon pengunjung, serta hutan buatan. Kolam ini biasa disebut kolam reproduksi, berisi tujuh ekor buaya muara (Crocodyllus porosus) berusia 19-23 tahun.Selain kolam-kolam tersebut, ada juga "kandang" yang ukurannya lebih kecil. Kandang-kandang tersebut berisi buaya kecil dan buaya besar yang butuh perawatan. Setiap kandang ditempati buaya berumur sama.

Wanawisata buaya Blanakan dulunya dikelola oleh KPH Purwakarta namun sekarang wanawisata ini dimilik PT Perhutani. Menempati enam hektar dari total luas hutan Tegaltangkil, Desa Blanakan, Kabupaten Subang. Lokasinya yang terletak di antara laut dan persawahan, membuat jarak antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang ke Blanakan nyaris sama. Maka tidak heran jika kawasan hutan ini dimiliki oleh dua kabupaten.

Wanawisata buaya Blanakan memiliki banyak potensi terpendam. Selain pemandangannya indah, tidak banyak obyek wisata yang memadukan konsep wisata sekaligus peternakan. Ditambah pula, seafood di daerah ini terkenal lezat dan murah. Tidak heran jika para pengunjung yang notabene kebanyakan dari Bekasi, Cikampek, Subang dan sekitarnya rela berpanas-panas ke wanawisata ini hanya untuk sekedar makan. Setelah selesai makan umumnya para pengunjung ditawari untuk berkeliling dengan menggunakan perahu untuk menikmati keindahan laut dengan tarif Rp.5000/orang. Lokasi kawasan wisata ini berdekatan dengan tempat pelelangan ikan, mempermudah kita mendapatkan ikan, cumi-cumi, kepiting, dan udang bakar dengan harga yang terjangkau.

1 Jun 2008 02:17
anifeliza
Mayor
Posts 1.794
Reputation: 95
Awards:
FBI FansFacebook Network

resot sari ater luar biasa muahal.kalah deh 5 star

1 Jun 2008 02:53
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

Sari Bunihayu, Desa Wisata di Subang

[Image: bubihayu01cu3.jpg]

LIBUR akhir tahun sudah di depan mata. Sudahkah Anda menyusun rencana akan ke mana mengisi liburan akhir tahun ini? Terlebih di Desember ini, banyak hari merah (libur nasional) yang bisa memperpanjang waktu libur Anda.

Mungkin berlibur di dalam kota sudah bukan barang baru, bahkan Anda sudah merasa bosan dengan suasana kota. Ada baiknya jika Anda menghabiskan waktu libur dengan mengunjungi objek wisata alam maupun suasana pedesaan. Salah satu objek wisata yang manawarkan suasana pedesaan, yakni Desa Wisata Sari Bunihayu di Kabupaten Subang.

Untuk mencapai ke desa wisata ini cukup mudah. Dari Kota Bandung, Anda bisa menggunakan kendaraan umum antarkota Bandung-Subang. Di sepanjang perjalanan Anda akan menikmati suasana pegunungan, mulai dari kawasan Lembang sampai pertigaan Gunung Tangkubanperahu. Setelah itu, suasana perkebunan teh akan menjadi pelengkap perjalanan Anda.

Setelah menemukan Jalan Cagak, tinggal belok ke kiri ke arah Subang yang dipenuhi dengan kebun nanas. Anda kemudian belok kiri setelah menemukan papan nama Desa Wisata Sari Bunihayu. Tidak kurang dari satu km, Anda akan menemukan kawasan desa yang bernuansa asri.

[Image: bunihayu02rw7.jpg]

Sepintas, kawasan desa tersebut pantas disebut desa wisata. Selain suasana pedesaan yang masih dipertahankan, juga terlihat dari bentuk fisik bangunan rumah masyarakatnya yang masih mempertahankan suasana kampung Sunda. Selain itu, terdapat juga sejumlah guess house yang dibuat menyerupai bangunan di pedesaan, termasuk bale sawala, pendopo serta panggung hiburan.

Suasana alamnya pun masih terlihat asri. Di sebelah timur penuh dengan kebun awi, sebelah selatan berdiri bukit yang asri, sebelah timur melintas Sungai Cileuleuy, dan sebelah utara terhampar persawahan yang siap dijadikan arena wisata desa. Kesemua alam pedesaan ini membuat pikiran Anda jadi tenang dan tenteram.

Walaupun dikelola pihak swasta, namun ternyata objek wisata ini menjanjikan ketenangan suasana pedesaan. Desa Sari Bunihayu memang menjanjikan suasana tenang dan asri pedesaan. Sekalipun di lokasi tersebut sudah dibangun beberapa vila dan kolam renang, termasuk kolam pemancingan. Namun lokasi ini masih mempertahankan tradisi masyarakat Desa Bunihayu dalam mengolah hasil bumi.

Begitu Anda memasuki kawasan desa wisata ini, Anda akan dibageakeun musik tradisional toleat yang menjadi musik khas Kabupaten Subang. Selain itu, akan ditemani pula dengan satu gelas bandrek minuman penghangat serta beberapa gorengan dan penganan khas Subang.

Selain itu, Anda pun akan diajak untuk menyaksikan anak-anak Desa Sari Bunihayu belajar menari dan melihat berbagai kesenian tradisional lainnya. Oleh pengelolanya, anak-anak desa yang berlatih kesenian tradisional ini dijadikan atraksi wisata untuk menghibur wisatawan.

Menurut pengakuan pemilik Desa Wisata Sari Bunihayu, H. Herman Mulyana, didirikannya desa wisata tersebut estuning nyaah kasarakan Sunda (karena rasa cinta pada tanah air Sunda), yang saat ini banyak yang menjadi kompleks perumahan dan mal. Tidak hanya lingkungan pedesaan yang berubah, tetapi juga masalah budayanya yang tergerus budaya modern. Banyak masyarakat desa di Jabar yang meninggalkan budayanya dan memilih budaya modern sebagai bagian dari gaya hidup.

Di lokasi ini, pengunjung bukan hanya disuguhi atraksi kesenian tradisional dan hanya bisa melihat warga desa tengah menggarap sawahnya maupun kebun serta memperbaiki selokan yang rusak. Para pengunjung juga ditawari untuk bergabung dengan warga desa atau petani untuk menggarap sawah, mulai dari nandur, ngawuluku, ngabuat (membajak sawah, menanam padi, menuai padi sampai panen).

Rupanya proses kerja para petani dalam menggarap sawah dijadikan andalan desa wisata ini bagi para wisatawan. Selain menggarap sawah, juga tata cara berkebun dan memanen tanaman umbi-umbian (ketela pohon dan ubi jalar). "Maklum, biasanya para wisatawan banyak yang tidak mengetahui tata cara menanam padi, berkebun sampai memanennya," ungkap H. Herman saat berbincang dengan "GM", beberapa waktu lalu.

Selain tanaman padi, di objek wisata ini pun pengunjung bisa memetik buah-buahan segar langsung dari pohonnya. Pasalnya, di lokasi ini ditanami berbagai tanaman buah-buahan asli daerah Jawa Barat maupun buah-buahan asli dari daerah lainnya. Menurut Herman, hampir semua tanaman buah dari berbagai daerah Indonesia bisa tumbuh subur, salah satunya adalah tanaman buah matoa dari Irian (Papua). Tak hanya itu, salah satu tanaman langka, yakni buah samolo, juga tumbuh subur di sana. Sayang, kedua buah langka itu sedang tidak berbuah, hanya yang terlihat bunga-bunganya tengah mekar.

"Kedua tanaman ini memang tumbuh buahnya tidak mengenal musim. Sayang kedua pohon ini sudah dipanen oleh para wisatawan yang datang lebih awal," kata H. Herman.

Kita lewatkan saja kedua buah langka tersebut, Anda masih bisa memetik buah-buahan lainnya, seperti durian, lengkeng, rambutan rapiah, gandaria, pisang, nanas, dan jambu yang tengah berbuah. Buah-buahan tersebut sesudah dipetik bisa langsung dimakan di tempat atau dibawa pulang sekadar untuk oleh-oleh. Tentunya mesti ditimbang dulu warga desa yang bertindak sebagai penjaga kebun. Selain buah-buahan, Anda juga bisa menikmati makanan khas ala pedesaan, seperti ubi rebus, singkong, jagung bakar maupun ikan bakar yang memang banyak tersedia di sana.

Jika belum puas, Anda bisa merebus ubi, singkong atau membakar ikan dan jagung sendiri (self service), tergantung selera. Hal itu memang sengaja diberikan pengelola untuk kepuasan para pengunjung. Bahkan pengelola pun menyuguhkan berbagai atraksi kesenian tradisi Kabupaten Subang maupun kabupaten lainnya di Jabar.

Unik memang. Pasalnya, seluruh masyarakat Desa Sari Bunihayu dilibatkan sebagai menjaga kebun sekaligus sebagai guide. Tak heran jika berlibur di sana, Anda sudah termasuk masyarakat desa dengan segudang aktivitasnya. Mengenai penginapan, Anda tidak perlu bingung karena pengelola telah menyiapkan sejumlah vila maupun bungalo dengan tarif bervariatif.

Tetapi alangkah disayangkan, pengunjung tidak bisa menginap di rumah-rumah milik warga setempat. Padahal, kalau pengunjung diberi kesempatan tidur di rumah warga, dipastikan ada seperti ikatan batin antara pengunjung dengan warga. Jika tertarik, Anda bisa mengunjungi Desa Wisata Sari Bunihayu setiap akhir pekan.

Ririmbunan pepohonan dan hijaunya duan teh serta kuningnya buah nanas sudah menanti Anda. Tak hanya itu, deretan tukang ojek pun siap meramaikan kedatangan Anda sekeluarga. Tetapi yang pasti, Anda jangan senang dulu. Pasalnya, dibutuhkan stamina dan dana cukup untuk bisa berlibur di Desa Wisata Bunihayu. Karena keterlibatan Anda dan keluarga bersama warga sekitar dibutuhkan stamina yang cukup. Sedangkan untuk masalah dana, harus dipersiapkan jika Anda ingin membawa oleh-oleh khas dari Desa Bunihayu.

1 Jun 2008 02:59
xacuy
Kapten
Posts 1.065
Reputation: 28
Awards:

Jadi hayang kaditu deui euy . . . kangen geus lila teu ulin kadinya . . . ayo FBI gathering di tangkuban parahu Grin

5 Jun 2008 19:19
henndri
Kolonel
Posts 3.848
Reputation: 26
Awards:

wah patut buat dijajaki nich

Thank






signature
[color=#006400][size=medium][b]Kesehatan Bukanlah segalanya, Tapi tanpa kesehatan Segalanya menjadi Tak ada apa apanya.[/b][/size][/color]

22 Jun 2008 14:51
Gun FBI
Letkol
Posts 2.595
Reputation: 21
Awards:
Pembayar PajakFBI Fans

(This post was last modified: 22 Jun 2008 15:12 by Gun FBI.)
CIATER SPA DAN GRACIA SPA

Ciater Spa adalah suatu tempat medical dan health centre yang juga memberikan fasilitas wisata sehingga pengunjung dapat melakukan pengobatan secara modern dan canggih untuk merehabilitasi berbagai penyakit sambil berekreasi bersama keluarga. Fasilitas rekreasi yang disediakan antara lain kolam rendam air panas, camping ground, berperahu pada danau buatan serta disediakan juga resort untuk beristirahat. Gracia dapat menjadi alternatif pilihan wisatawan untuk sekedar menikmati keindahan panorama Subang sambil melakukan kegiatan tea walk, jogging track dan berenang bersama keluarga.

[Image: CIASPA01.jpg]

[Image: CIASPA02.jpg]

[Image: CIASPA03.jpg]

[Image: CIASPA04.jpg]

[Image: CIASPA04b.jpg]

[Image: CIASPA04c.jpg]

[Image: CIASPA05.jpg]

[Image: CIASPA06.jpg]

[Image: CIASPA07.jpg]

23 Jun 2008 13:38
Kojek
Tukang Sapu
Posts 10.335
Reputation: 238
Awards:
Pembayar PajakCharityFBI ManiaMember Telah DewasaFacebook Network

wah jadi kepingin ke ciater spa.....
ada tempat buat main buggy ya???

sip...sip






signature
[b]Sabar, Ikhlas, Legowo dan Bersyukur adalah kunci hidup penuh rahmah.......[/b]


   New reply




User(s) browsing this thread:
1 Guest(s)

Forum Bebas Indonesia
Demokrasi & Kebebasan temukan jalannya!
Respecting others will make you happy here
© 2004-2013 by Adimin | Fan Page | Group Discussion | Twitter | Google+ | Instagram