Contact Us

angelina69

Tentang

Nama pengguna
angelina69
Bergabung
Kunjungan
117
Aktif Terakhir
Peran
Member, Kadet
Poin
26
4
Badges
  • Geger Aksi No Hijab Day di Twitter, Ajak Lepaskan dan Bakar Jilbab

    04wmk7hqrud8.gif

    Majalah mata indonesia - Sebuah gerakan muncul di media sosial membuat geger publik. Gerakan tersebut dinamakan No Hijab Day. Tagar #NoHijabDay pun viral di Twitter sejak Jumat (1/2). Padahal 1 Februari diperingati sebagai World Hijab Day (WHD) atau hari jilbab sedunia.

    Tentunya aksi #NoHijabDay amat berlawanan dengan WHD. Sejak pertama kali dirayakan pada tahun 2013, WHD bertujuan untuk menolak diskriminasi yang dialami oleh para wanita berjilbab sekaligus ajakan untuk mengenakan jilbab bagi wanita muslim.

    Sementara itu #NoHijabDay muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap aturan-aturan yang memaksa perempuan untuk mengenakan jilbab. Salah satu sosok sentral dalam gerakan ini adalah Yasmine Mohammed. Yasmine Mohamed adalah aktivis sekaligus penulis buku berjudul 'From Al-Qaeda to Atheism'.

    97al99w60u5s.jpg

    Yasmine mengunggah video dirinya saat mengkampanyekan #NoHijabDay di akun Twitter @ConfessionsExMu pada Jumat (1/2). Dalam video tersebut, ia tampak mengenakan jilbab. Beberapa saat kemudian, ia melepaskan jilbab di kepalanya. Sambil berucap happy no hijab day ia lalu membakar jilab tersebut.

    Hingga Selasa (5/2), video yang ia unggah sudah di-retweet lebih dari 7000 kali dan ditonton sebanyak 750 ribu kali. Dalam cuitannya, Yasmine juga menulis,"Solidaritas dengan wanita yang terpaksa memakai jilbab,"

    Aksi #NoHijabDay merupakan buntut dari penangkapan demonstran Iran yang menentang undang-undang yang mewajibkan wanita untuk berjilbab pada Kamis (31/1), sebanyak 29 wanita di Iran ditangkap saat melakukan demonstrasi tersebut. Mereka melakukan demonstrasi dengan cara melepaskan jilbab dan kemudian membuangnya.

    ep67b3gmjg1q.jpg

    Yasmine merupakan sosok yang mengecam penangkapan tersebut. Melalui Twitternya, Yasmine mengajak khalayak untuk mendukung gerakan #NoHijabDay bersamaan dengan berlangsungnya peraayaan WHD. Ia mengimbau baik pria ataupun wanita turun ke jalan dan melakukan aksi #NohijabDay yang diklaim sebagai gerakan feminisme ini.

    "Untuk pria, wanita dan bergender di antaranya : 1 Februari adalah Hari Jilbab Sedunia, mohon rekam dirimu saat mengenakan jilbab, lalu lepaskan dan bakar itu! Gunakan tagar #MyStealthyFreedoom dan #NoHijabDay.

    Mari berdiri dalam solidaritas bersama wanita-wanita pemberani di Iran," ujar Yasmine di akun Twitternya.

    Aksi kontroversial Yasmine ini pun langsung menuai pro kontra. Kecaman sekaligus pujian datang bersamaan kepadanya. Banyak yang menganggap Yasmine telah bertindak terlau jauh dan berlebihan, namun tidak sedikit juga yang menilainya sebagai wanita pemberani.

    Seperti akun @batoooolahhhhh yang berkomentar,"#NoHijabDay adalah omong kosong, ini bukan feminisme. Kaum feminis seharusnya mendukung semua wanita, bukan hanya orang-orang yang menangis dan melepaskan hijab mereka sebagai bentuk protes. Anda seharusnya mendukung wanita Palestina, Irak, Suriah, dan lainnya,"

    lalu akun @mwayumax berkomentar,"Jika Anda tidak ingin memakai jilbab, silahkan. Tapi itu tanggung jawab Anda di hari kiamat nanti. Mengapa Anda malah membuat gerakan seperti ini? Kamu tersesat. Jilbab hadir dengan banyak manfaat yang tidak dapat dilihat wanita,"

    Sementara dukungan untuk Yasmine juga mengalir di media sosial. Akun @NermeenMowsa berkomentar,"Anda telah membuatku terharu, menerangi hatiku. Ini adalah feminisme. Ini memperjuangkan kebebasan! Kamu sungguh luar biasa,"

    "Inilah wujud aktivisme sejati. Jika saya sedikit lebih lembut saya akan meneteskan air mata! Tidak ada hal yang lebih baik daripada kebebasan atas penindasan!," netizen lain berkomentar.

    Gerakan #NoHijabDay bukan kali ini saja menggema. Sebelumnya pada bulan Oktober tahun 2014, lini masa Twitter juga ramai diperbincangkan aksi No Hijab Day. Aksi tersebut mengajak untuk melepaskan jilbab selama sehari.
    lasealwin
  • Anjir! Pedagang ini Menggoreng Makanannya Langsung dengan Kertas Minyak, Biar Crispy!

    Majalah mata indonesia - Semua orang pasti doyan sama gorengan, makanan sejuta umat ini memang melekat banget bagi masyarakat khususnya di perkotaan.

    Nah ngomongin soal gorengan, kabarnya banyak pedagang yang berbuat nakal agar gorengan mereka laku, salah satunya dengan mencampur plastik pada minyak goreng panas. Namun tak hanya ini saja, baru-baru ini sebuah video hebohkan warganet karena merekam seorang juru masak malah menggunakan kertas minyak untuk membuat gurih gorengannya.
    ylh36tq5cgm4.png

    zcg9qrc7ex54.png

    Video yang dibagikan oleh akun Pieter Ucok Chai itu pun ramai-ramai dikomentari oleh waganet, lewat unggahannya itu pula Pieter tak lupa menuliskan caption,

    "Kalau mau goreng renyah. Harus pakai kertas pelapis plastik yg banyak di jual

    Awalnya video itu merekam seorang juru masak yang awalnya membuat adonan gorengan, kemudian beberapa saat, tiba-tiba juru masak itu meletakkan adogan gorengan itu di atas kertas minyak dan melemparkannya ke wajan penggorengan.
    pw1x14hfinsc.png

    1tpv7q2cqci2.png

    Tindakan ini tentu sangat dilarang, mengingat mencampur makanan dengan bahan lain seperti kertas minyak tentu sangat berbahaya, bahkan dapat menyebabkan sakit pencernaan dan kanker.

    Tapi hal ini masih sah-sah saja dilakukan oleh para pedagang gorengan nakal yang hanya ingin mengejar kuntungan semata.

    Untuk buat yang mau lihat video silahkan [ TEKAN DISINI ]
    lasealwin

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Badges