Contact Us

siska1

Tentang

Nama pengguna
siska1
Bergabung
Kunjungan
1,041
Aktif Terakhir
Peran
Member, Kadet
Poin
51
6
Badges
  • Polisi Akan Amankan Aksi Massa di Sidang Pemeriksaan Berkas PK Ahok

    489q2vn9mk7d.jpg

    Majalah Dunia- Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath menyampaikan informasi yang dia dengar bahwa akan ada 5.000 masa yang hadir di sidang pemeriksaan berkas Peninjauan Kembali (PK) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang sesuai jadwal diadakan di PN Jakarta Utara. Terkait hal itu, Polda Metro Jaya mengaku sudah mempersiapkan pengamanan untuk sidang.

    "Polisi sudah mempersiapkan pengamanannya. Namun masih mengupdate apakah akan ada massa atau tidak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono,

    Argo mengatakan belum ada angka yang pasti terkait jumlah personel kepolisian yang akan terlibat pengamanan sidang PK Ahok. Saat ini polisi sedang mengidentifikasi berapa jumlah massa yang akan mengikuti sidang tersebut.

    "Jumlah personel (polisi) tentatif atau belum jumlahnya, menunggu massa yang akan datang. Namun persiapan personel sudah kami siapkan. Sedang kami identifikasi berapa(massa) yang hadir," jelas Argo.

    Sebelumnya diberitakan, Al-Khaththhath mengungkapkan massa akan melakukan demo sidang PK Ahok itu pada Senin (26/2). Pengerahan massa itu, disebut Al Khaththath, diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Rencananya, lanjut Al Khaththath, massa akan berkumpul di ruas Jalan Gajah Mada.

    "Tolong diinfokan kepada umat, masyarakat, bahwa GNPF ulama dan Persaudaraan Alumni 212 mengundang seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, baik muslim maupun nonmuslim, untuk mengawal sidang dalam rangka menolak PK Ahok. Kita support hakim untuk menolak PK Ahok," seru Al Khaththath sebelumnya.

    Pihak Ahok mendaftarkan PK pada 2 Februari 2018. PK diajukan dengan membandingkan putusan Buni Yani. Sidang pemeriksaan berkas PK Ahok akan dipimpin 3 hakim, yakni Mulyadi, Salman Alfaris, dan Tugianto.

    Sedangkan pihak kejaksaan kemungkinan menunjuk jaksa Ali Mukartono, yang merupakan ketua tim jaksa penuntut umum (JPU) kasus Ahok dalam perkara penodaan agama.
    lasealwin
  • Istri Sah 'Hujani' Uang Wanita yang Disebut Gandeng Suaminya Hanya untuk Dapatkan Rumah

    m1lpw2j3e7fl.jpg

    Majalah Dunia- Sebuah video wanita dihujani uang beredar di media sosial dari akun Instagram @lambe-turah, Senin (19/2/2018) video tersebut diungga oleh salah satu pengguna Facebook berinisial OO.

    Dalam video terlihat ada seorang wanita yang sedang duduk di kursi,Wanita tersebut terlihat mengenakan pakaian berwarna merah dengan cardigan hitam.

    Hijab warna merah terlihat menutupi bagian kepalanya, kepalanya terlihat menunduk, Menurut keterangan dari pengunggah video tersebut, wanita yang berinisial NN ini telah menggandeng suaminya.

    NN tersebut disebut- sebut meminta suaminya untuk membelikannya rumah,Pemilik akun Facebook OO juga menyebut jika wanita tersebut merupakan teman baiknya.

    NN disebut telah menerima uang Rp 50 juta dari sang suami.

    "Perkenalkan, inilah pelakor namanya mbk NN, siapa yg kenal hayo? Inilah l*** yg sudah meminta uang untuk bikin rumah, sangat tidak beradab.

    Hati2 lur sama bocah iki, Pengen sugih instan dengan nggaet bojoku, Allah masih sayang saya, jebul sing dianggep konco apik ternyta nyeleding, ngakune masih dapet 50 jt dri suamiku.

    Ngakune lho, ni lho tak tambahi duit mbok nggae gawe omah NN L** Pelakor P****," tulisnya dalam keterangan, Namun dalam video, NN tersebut mengelak jika pernah menerima uang dari suami OO.

    "Ndak pernah njaluk oke ndak pernah njaluk, jenenge wong, wong wedok yo nek kowe ra nanggepi ra mungkin pak D*** neruske niate," ucap pengunggah video tersebut.

    "Lalu sebutan apa yang pantas untuk mbak NN, teman baik saya ini, sebutan apa, L**," imbuhnya, Kemudian OO mulai melemparkan uang kertas bernilai Rp 100 ribu ke depan wanita tersebut.

    "Kih duek, ki, butuhmu karo bojoku duit," katanya.

    NN terus dihujani uang kertas bernilai Rp 100 ribu, sambil mendapatkan hujatan dari OO.

    OO menyebut jika uang yang digunakan sekarang adalah uang dari hasil kerja keras mereka berdua, bukan dari uang sang suami saja.

    "Iki nek 500 juta ae enek, punjul," imbuhnya sambil terus melempar uang, OO mengaku kecewa karena ia merasa dikhianati oleh temannya sendiri

    "Kowe menggadaikan kepercayaanku hanya demi uang," katanya.

    Ia juga menjelaskan bagiamana ia bisa tahu jika suaminya, mentransfer uang pada wanita tersebut, OO mengatahui karena dirinya selalu memeriksa mutasi rekening sang suami.

    Hingga akhir video, wanita tersebut terus dihujani uang dari nominal Rp 100 ribu hingga Rp 50 ribu.

    Netizen yang melihat memberikan komentarnya.

    @rindayani_rosi: Pelakor emang bahaya skrg. Merajalela dmna.

    @heni4631: Wong ngendii ki....sangarrr tenan....

    @anastasiiia01: Disawer say.
    lasealwin

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Badges