Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Al-Manar: 2 Prajurit RI Tinggalkan Medan Tempur Dengan Taksi

[size=medium]Al-Manar: 2 Prajurit RI Tinggalkan Medan Tempur Dengan Taksi[/size]
israel-cvr.jpg
Tentara Israel (EPA)
Beirut - Media Libanon mengecam pasukan perdamaian PBB di Libanon atau UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyusul pertempuran yang terjadi di perbatasan Israel dan Libanon pada Selasa, 3 Agustus lalu.

Sebelumnya, stasiun televisi milik Hizbullah, Al-Manar pada 3 Agustus lalu menayangkan gambar dua prajurit Indonesia yang diduga berasal dari UNIFIL, meninggalkan lokasi pertempuran dengan menumpang taksi.

Demikian seperti diberitakan situs Almanar.com, Kamis (5/8/2010).

New TV, yang juga bersimpati pada Hizbullah, membahas "kaburnya" prajurit-prajurit UNIFIL tersebut.

Tak ayal hal itu menimbulkan kecaman media Libanon. Harian As-Safir misalnya, menyebut pasukan UNIFIL "impoten".

"Pasukan internasional yang impoten itu mundur, meninggalkan tempat pertempuran dan menonton peristiwa yang terjadi dari kejauhan," tulis As-Safir.

Sedangkan harian Al-Anwar mengejek bahwa UNIFIL menjalankan perannya dengan sangat baik ketika keadaan tenang. "Tapi ketika konfrontasi terjadi, mereka cuma penonton yang menghubungi kedua pihak untuk mencoba mengembalikan ketenangan dan kemudian memasukkan laporan ke Dewan Keamanan," tulis media Libanon tersebut.

Harian An-Nahar menuliskan: "Pertanyaannya, apa yang dilakukan jika insiden ini terulang lagi... khususnya menyangkut peran UNIFIL."

"Mengapa UNIFIL tidak membantu pasukan, setidaknya dengan memberikan pertolongan pertama?" tanya media tersebut.

Baku tembak antara pasukan Israel dan Libanon pada Selasa, 3 Agustus lalu. Menurut versi media Libanon, pertempuran itu menewaskan tiga warga Libanon, dua prajurit Libanon, seorang wartawan surat kabar Al-Akhbar dan seorang perwira senior Israel.

UNIFIL memiliki sekitar 13.000 tentara dari berbagai negara yang ditempatkan di Libanon selatan. Pasukan multinasional tersebut dibentuk pada tahun 1978 untuk memonitor perbatasan antara Israel dan Libanon selatan. (ita/fay)

http://www.detiknews.com/read/2010/08/05/134306/1414185/10/al-manar-2-prajurit-ri-tinggalkan-medan-tempur-dengan-taksi?n991102605

Komentar

  • kalo yang saya tau kedatangan mereka kan untuk menjaga perdamaian bukan untuk berperang

    jadi wajar dong kalo mereka gak kut capur dalam urusan mereka karena sifatnya yang netral

  • apa yang dilakukan oleh dua orang prajurit itu sudah sesuai prosedur...........

  • apakah betul itu adalah tentara kita?hrs dicek n ricek, jgn2 cuma gosip aja
  • [size=xx-large]Klarifikasi mengenai kasus 2 prajurit Indobatt[/size]

    Kamis, 05/08/2010 14:58 WIB
    UNIFIL: 2 Prajurit RI Sudah Berusaha Lerai Pasukan Libanon & Israel
    Ken Yunita - detikNews

    Beirut - Media-media Libanon mengecam tentara perdamaian Indonesia dari UNIFIL yang pergi dengan taksi menyusul bentrok pasukan Libanon dan Israel. UNIFIL pun memberikan pembelaan habis-habisan kepada tentara Indonesia.

    Media Uni Emirat Arab, The National, melansir pejabat UNIFIL, Kamis (5/8/2010). Mereka mengatakan 2 tentara Indonesia sudah berusaha menghentikan bentrok senjata sekuat tenaga.

    Bentrok senjata pada Selasa (3/8/2010) pagi lalu itu dimulai dari tindakan pasukan Israel yang menebang pohon di perbatasan pukul 07.00 waktu setempat. Pasukan UNIFIL langsung memberi tahu pasukan Libanon.

    Pasukan Libanon tiba pukul 09.00 waktu setempat. Saat itu, dua pasukan perdamaian Indonesia sudah berada di lokasi sebagai penengah.

    Pasukan Libanon dan Israel lalu terlibat adu mulut dan saling ejek. 2 Pasukan Indonesia pun berusaha melerai mereka. Tiba-tiba ada letusan senjata, dan sekonyong-konyong baku tembak pun terjadi.

    "Kami tidak tahu, dari AK-47 dulu (Israel) atau sniper dulu (Libanon). Yang jelas Israel mengatakan tentara mereka tewas dan lalu mereka angkat senjata," ujar pejabat UNIFIL itu.

    Ketika situasi semakin gawat. Dua pasukan Indonesia diperintahkan untuk mundur. Sebagai gantinya UNIFIL mengirim lebih banyak pasukan ke lokasi baku tembak. Bahkan Wakil Komandan UNIFIL langsung terjun ke lokasi memantau lewat helikopter.

    "Ketika mereka (Israel-Libanon) berhenti saling tembak, UNIFIL masuk ke tengah pertempuran," kata pejabat UNIFIL itu.

    Saat itulah akhirnya pasukan Israel dan Libanon berhenti saling tembak.

    Namun sayangnya, peristiwa itu tidak terekam media. Televisi Al Manar hanya mendapatkan gambar 2 tentara Indonesia dilarikan dengan taksi. (ken/fay)

    link :
    http://www.detiknews..com/read/2010/0...rael?881103605
  • Emang media bisa memutar balikka fakta..:bad:

  • saya rasa prajurit indonesia itu udah melakukan pekerjaanya dengan baik..udah sesuai SOP tuh..
    UNIFIL gak harus mati konyol ditengah battlefield
  • siapa juga mau mati konyol dibukan perang mereka...
  • dasar media libanon tidak tau diri :bad: pasukan Indonesia sudah memahayakan nyawanya untuk menengahi pertikaian mereka..... malah dapat balasan sumpah serapah & ejekan..... tarik aja pasukan Indonesia dari UNIFIL biar mereka tau rasa kalo sudah di habisi oleh israel & tidak ada yg melindungi mereka :pusing:
  • dayakman menulis:
    dasar media libanon tidak tau diri :bad: pasukan Indonesia sudah memahayakan nyawanya untuk menengahi pertikaian mereka..... malah dapat balasan sumpah serapah & ejekan..... tarik aja pasukan Indonesia dari UNIFIL biar mereka tau rasa kalo sudah di habisi oleh israel & tidak ada yg melindungi mereka :pusing:

    setuju, udah tinggal pulang aja.. dibantuin malah disumpahin..
  • wwkkwkwk mana ada orang yang mau mati konyol. itu urusan negara lain, ngapain juga kita ikut campur.
    pelajaran berharga jangan sok sok an kirim pasukan ke negara yang lagi bertikai, ngapain ngurusin negara lain, urusan negara sendiri belum beres. masih mending itu prajurit di kirim ke perbatasan2 wilayah NKRI yang notabene sering di susupi maling2 dari negara tetangga. Nah kalo di area perbatasan prajurit lari terbirit2 baru kita perlu kesal, berarti mental bela negara nya udah kagak ada.
  • temen saya seorang marinir yg dikirim ke lebanon taun kmrn, dia cerita, katanya SOP nya mang ga boleh ikutan perang, kalo dapet ranjau jg ga boleh di jinakin sendiri, mnrt temen saya, pasukan Indonesia adalah pasukan terbaik di antara pasukan dari asia tenggara lain nya, malah sejajar sm tentara2 eropa, yg paling jelek dan di anggap remeh ya ga lain tetangga kita yg paling sombong se asia tenggara, siapa lg kalo bukan malingsia
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori