Contact Us

air asia...mana yang salah ya....

Rabu, 09 Desember 2009 17:18 wib
Kecewa dengan Maskapai AirAsia
Saya dan keluarga bepergian ke Yogyakarta pada tanggal 4-7 Desember 2009. Ini kali pertama saya terbang memilih maskapai AirAsia, karena banyak yang recommend selain murah, kini tidak perlu buru-buru memilih seat. Ternyata pengalaman pertama saya tidak menyenangkan.

Masalah terjadi ketika kami hendak check in. Saya yang masih mempunyai bayi mengajak serta baby sitter yang masih berusia 16 tahun dan baru bekerja beberapa bulan. Dikarenakan belum genap 17 tahun, maka BS (baby sitter) saya belum memiliki KTP, tidak juga memiliki kartu pelajar karena memang tidak sekolah, dan karena baru bekerja maka belum masuk dalam KK kami.

Pihak AirAsia ngotot tidak memperbolehkan BS saya ikut terbang. Lelah ngotot dengan bagian check in, maka suami berbicara langsung dengan petugas yang AirAsia yang berwenang, tetapi tetap tidak diperbolehkan terbang. Setelah ngotot, akhirnya kami bilang kalau tidak jadi terbang dan minta dikembalikan uangnya, tapi petugas tersebut dengan enteng menjawab, "Tidak bisa Pak, itu kesalahan Bapak."

Petugas tersebut namanya Iwan Setiana. Akhirnya kami memutskan untuk ke kantor polisi terdekat minta dibuatkan surat keterangan bahwa BS saya masih di bawah umur. Petugas Polisi pun sempat menyayangkan tindakan maskapai Airasia yang tidak memperbolehkan BS kami terbang. Dan beliau mengatakan, surat keterangan bukanlah wewenang polisi untuk membuatnya.

Ketika kami hendak pulang dari Yogjakarta ke Jakarta, ketika check in di Bandara Adisucipto, pegawai counter check in tidak mempermasalahkan sama sekali BS saya yang masih di bawah umur tersebut. Terus terang saya amat sangat kecewa dengan maskapai AirAsia. Saya harap AirAsia bisa menindak lanjuti hal ini. Terima kasih.

Sarlita Mega
Jl Madrasah No 33, Jakarta
08388489955
sarlitamega@gmail.com (fer)


waduuh maaf temen-temen ni cuma nerusi berita dari koran aja...tetapi mungkin bisa ber manfaat..
nnd satu poin disini saya minta pendapat temen temen...siapa sebenarnya yg salah, dan seharusnya bagaimana aturan untuk naik pesawat sebenarnya,ju2r saya blom pernah naik pesawat jd g tau gmn2nya...tolong pendapatnya ya...thx

Komentar

  • itukan akal-akalan petugas check-in nya aja... supaya bisa jula seat orang yang batal terbang ke orang lain dengan harga tinggi.... :P
  • dayakman menulis:
    itukan akal-akalan petugas check-in nya aja... supaya bisa jula seat orang yang batal terbang ke orang lain dengan harga tinggi.... :P

    memang susah sekarang ini, bandit ada dimana-mana
  • lia_ardi menulis:
    waduuh maaf temen-temen ni cuma nerusi berita dari koran aja...tetapi mungkin bisa ber manfaat..
    nnd satu poin disini saya minta pendapat temen temen...siapa sebenarnya yg salah, dan seharusnya bagaimana aturan untuk naik pesawat sebenarnya,ju2r saya blom pernah naik pesawat jd g tau gmn2nya...tolong pendapatnya ya...thx

    Padahal gw udah serius bacanya...kirain TS sendiri yang ngalami wakakakaka
  • hihi...maav mas...ni saya merasa tertarik aja ma surat pembaca ini dan pingin tau gmn benernya sih gtuu...
  • Salah satu rulez nya begini:

    Penumpang adalah yang namanya tercantum pada dokumen perjalanan (itinerary) sesuai dengan kode pembukuan yang tercatat dalam data Reservasi Pengangkut adn sesuai dengan kartu identitas berfoto yang di milikinya (KTP/SIM/PASPORT/KIMS/KITAS dll). Pengangkut berhak menolak penumpang untuk check-in dan membatalkan pembukuannya apabila data yang diberikan tidak sesuai.


    Setiap maskapai berbeda prosedur pemeriksaanya, begitu juga setiap bandara tidak semua sama.
    Pada saat Check in biasanya harus menunjukkan identitas penumpang, tetapi ada juga yang langsung/
    kalau rombongan menggunakan 1 kartu identitas saja. Malah kadang-kadang KTP dan tiket hanya diperiksa namanya saja tanpa di lihat orang nya menggunakannya ( saya beberapa kali memakai tiket teman saya dan meminjam KTPnya, dan aman-aman saja :blah: jangan di tiru). Bila Check-in lolos maka "sensor" berikutnya ada di boarding pass atau di pintu boarding ke pesawatnya, nah manfaatkan saja pas berjubel penuh dan sesak, pasti dan dijamin gak akan diperiksa identitasnya. :blah:
  • itu hanya oknum yang ingin mengambil keuntungan saja
  • jng khawatir bro,kenal kan mental petugas2 indonesia :blah:
  • ndan, harus dibedakan antara petugas bandara dengan maskapai nya.

    kalo yang ngurusin check-in, ground service, terminal service, itu sih orang2 bandara ndan, bukan pihak maskapainya.

    dan memang prosedur bakunya, bahwa orang yang terbang adalah orang yg namanya tercantum dalam tiket dibuktikan dengan dokumen yang sah.
    jadi harusnya memang dicek ndan...

    kalo tidak dicek, itu petugasnya lagi angot2an...:)
  • bagi teman teman yang hobi main poker gabung ke sini aja ya di
    www.elangpoker.com
  • hahahahahahahahaha cicip aj salah satu pramugrainya
  • kejadian yang memang sering terjadi nih......
  • Kan emang peraturannya gitu. Jadi ya wajar lah. Harusnya kalo emang mau bawa yang dibawah umur ada surat keterangannya tuh. Biasain ikutin peraturan lah. Jangan asal tuh. Disiplin. Yang salah ente bukan Air Asia
  • mungkin bpk.Iwan Setiana lelah...dan sedang kesal..
    sabar ya.. kk Ardi..
  • Selamat datang di www.satubet.com, kami merupakan master agent dari betting online yang telah terpercaya. Proses layanan yang cepat, ramah, dan dapat selalu diandalkan adalah visi kami.

    Satubet.com melayani pembukaan user-ID atau member dari website-website betting online terbesar di dunia saat ini seperti SBOBET, IBCBET, Bolatangkas2, ISIN4D, SGD777 dan 338A (Casino SBOBET).

    Ayo, segera bergabung bersama kami di www.satubet.com ! Thank you :) :)
  • Jelas si penumpang yang salah nih. Jelas2 dibutuhkan tanda pengenal tuh di atas 8 tahun berupa ID atau memang ada hubungan keluarga. Lagian anak dibawah umur kok dipekerjakan. harusnya disekolahin
  • apa ingin dapat uang sogok ya
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Iklan & Promosi Anda


Order ads here. Click me to get price quotation! Monthly & Unlimited click!

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori