Contact Us

Mahabharata...sharing yuk

Mahabharata merupakan kisah epik yang terbagi menjadi delapan belas kitab atau sering disebut Astadasaparwa. Rangkaian kitab menceritakan kronologi peristiwa dalam kisah Mahabharata
Dalam jajaran Kitab Suci Hindu Mahabharata termasuk golongan kitab Itihasa ,demikian juga halnya dengan Ramayana


Berikut adalah ringkasan (kurang lebih) dari 18 Parva sebagai awal perbincangan dan sharing kita nanti

Oh ya Thread ini bertujuan untuk membahas Mahabharata secara lebih mendalam/ detail, dan juga tempat kita sharing juga diskusi.

1. Adiparwa

Kitab Adiparwa berisi berbagai cerita seperti misalnya kisah pemutaran Mandaragiri, kisah para leluhur Pandawa dan Kaurawa , kisah kelahiran Rsi Vyasa, kisah masa kanak-kanak Pandawa dan Kaurawa, kisah tewasnya rakshasa Hidimba di tangan Bhimasena, dan kisah Arjuna mendapatkan Draupadi.
Kemudian dibaginya Hastina menjadi dua bagian yaitu Hastina pura dan wilayah Hastina yang berupa Hutan, Kandava... lalu Pandawa menbangun kerajaan disana dinamakan Indraprastha lalu mengadakan Aswamedha yajna (upacara Kuda utk meluaskan pengaruh kerajaan dan eksistensi Raja di Raja ), kemudian dilanjut dengan Rajasuya ( penobatan seorang Maharaja ).
keberhasilan Pandawa melaksankan Aswamedha dan Rajasuya lah yang makin memicu kebencian dan irihati Duryodhana ( ini merupakan salah satu hal pokok dlm keseluruhan Mahabharata)

2. Sabhaparwa

Kitab Sabhaparwa berisi kisah pertemuan Pandawa dan Kaurawa di sebuah sabha (balai pertemuan) bernama Jayanta untuk main judi, atas rencana Duryodana. Karena usaha licik Sangkuni, permainan dimenangkan selama dua kali oleh Kaurawa sehingga sesuai perjanjian, Pandawa harus mengasingkan diri ke hutan selama 12 tahun dan setelah itu melalui masa penyamaran selama 1 tahun.
Adegan penting disini adalah Drupadi dipermalukan oleh Dussasana, yg disusul oleh sumpah Pandava untuk membunuh lawan2 mereka

3. Wanaparwa

Kitab Wanaparwa berisi kisah Pandawa selama masa 12 tahun pengasingan diri di hutan. Dalam kitab tersebut juga diceritakan kisah Arjuna yang bertapa untuk memperoleh senjata Dewata. Kisah Arjuna tersebut menjadi bahan cerita Arjunawiwaha.
Arjuna bertapa digunung Indrakila untuk memperoleh anugerah Pasupata dari Siva ( Pasopati) serta astra Devata lainnya (aindraastra= senjata Indra, agneastra= senjata Agni Vaywaastra= senjata Vayu dll...) sebagai alat utk memenangkan perang dengan Kaurawa bila nanti Perang pecah, oh ya Arjunawiwaha pun memiliki banyak perbedaan dengan kisah aslinya di Wanaparwa
«13

Komentar

  • 4. Wirataparwa

    Kitab Wirataparwa berisi kisah masa satu tahun penyamaran Pandawa di Kerajaan Wirata setelah mengalami pengasingan selama 12 tahun. Yudistira menyamar sebagai ahli agama, Bhima sebagai juru masak, Arjuna sebagai guru tari, Nakula sebagai penjinak kuda, Sahadewa sebagai pengembala, dan Dropadi sebagai penata rias.
    kisah pernikahan Abhimanyu dengan Uttari ( putri Wirata ) sehingga tercipta hubungan kekeluargaan antara Pandawa dgn Wirata, hal ini penting disampaikan karena Wirata merupakan sekutu Pandawa terpenting disamping Pancala ( kerajaan Drupada ayah Drupadi ) dalam Bharatayuddha

    5. Udyogaparwa

    Kitab Udyogaparwa berisi kisah tentang persiapan perang keluarga Bharata (Bharatayuddha). Khrisna yang bertindak sebagai juru damai gagal merundingkan perdamaian dengan Kaurawa. Pandawa dan Kaurawa mencari sekutu sebanyak-banyaknya di penjuru Bharatawarsha, dan hampir seluruh Kerajaan dari segala penjuru terbagi menjadi dua kelompok.
    tambahan....
    Kaurawa mempunyai 11 auksahuni Pandawa hanya 7 Aukhsahini, perlu juga disajikan tentang keberpihakan Salya pada Kaurawa, juga tentang pembicaraan Khrisna dengan Radheya yg mengungkap jadi diri Radheya ( Karna ), juga kunjungan Kunti pada Radheya dimana Radheya berjanji tidak akan membunuh Pandawa kecuali Arjuna. kemudian tentang Khrisna yg menawarkan pilihan , dirinya atau pasukan Narayana ( pasukan elit bangsa Whrisni ) kepada Duryodhana dan Arjuna saat keduanya meminta bantuan pada Khrisna juga sikap Netral Balarama ( Baladewa ). hal2 diatas penting disampaikan karena merupakan sebab2 penting dari Parwa2 selanjutnya

    6. Bhismaparwa

    Kitab Bhismaparwa merupakan kitab awal yang menceritakan tentang pertempuran di Kurukshetra. Dalam beberapa bagiannya terselip suatu percakapan suci antara Khrisna dan Arjuna menjelang perang berlangsung. Percakapan tersebut dikenal sebagai kitab Bhagavad Gītā. Dalam kitab Bhismaparwa juga diceritakan gugurnya Bhisma pada hari kesepuluh karena usaha Arjuna yang dibantu oleh Sikhandi ( kakak Drupadi dan Dhristadyumna ) yang merupakan titisan Amba .

    7. Dronaparwa

    Kitab Dronaparwa menceritakan kisah pengangkatan Acarya Drona sebagai panglima perang Kaurawa. Drona berusaha menangkap Yudistira, namun gagal. Drona gugur di medan perang karena dipenggal oleh Drestadyumna ketika melakukan yoga untuk meninggalkan tubuh maya nya setelah kebohongan Yudhisthira yang membenarkan kematian anaknya, Aswathama. Dalam kitab tersebut juga diceritakan kisah gugurnya Abimanyu dan Gatotkaca.

    8. Karnaparwa

    Kitab Karnaparwa menceritakan kisah pengangkatan Karna sebagai panglima perang oleh Duryodana setelah gugurnya Bhisma, Drona, dan sekutunya yang lain. Dalam kitab tersebut diceritakan gugurnya Dussasana oleh Bhima. Salya menjadi kusir kereta Karna, kemudian terjadi pertengkaran antara mereka.
    diawal peperangan Karna ( radheya) dan Salya memang terjadi pertengkaran dan perdebatan karena Salya ingat dengan janjinya thdp yudhisthira untuk melemahkan kekuatan Karna. namun akhirnya setelah melihat keksatriaan dan sifat agung Karna, Salya memutuskan menjadi kusir karna dengan sepenuh hati. Karna gugur sewaktu berusaha mengangkat roda keretanya yg terbenam dalam lumpur akibat kutukan seorang Brahmana

    9. Salyaparwa

    Kitab Salyaparwa ini menceritakan pengangkatan Salya sebagai Panglima pasukan Kaurawa, yang akhirnya terbunuh oleh Yudhisthira, pada bagian ini juga Sakuni dibunuh oleh Sahadeva.
    Pada Parva inilah terjadi Gadayudha, Bhima dengan Dhuryodhana, hingga akhirnya Kaurawa hanya tinggal Kripa Aswatthama dan Krtawarman.
  • 10. Sauptikaparwa

    Kitab Sauptikaparwa berisi kisah pembalasan dendam Aswathama kepada tentara Pandawa. Pada malam hari, ia bersama Kripa dan Kritawarman menyusup ke dalam kemah pasukan Pandawa dan membunuh banyak orang, kecuali para Pandawa. Setelah itu ia melarikan diri ke pertapaan Vyasa. disusul oleh Pandawa dan terjadi pertarungan antara Aswatama dengan Arjuna. Vyasa dan Khrisna dapat menyelesaikan permasalahan itu. Akhirnya Aswatama menyesali perbuatannya dan menjadi pertapa.

    11. Striparwa

    Kitab Striparwa berisi kisah ratap tangis kaum wanita yang ditinggal oleh suami mereka di medan pertempuran. Yudistira menyelenggarakan upacara pembakaran jenazah bagi mereka yang gugur dan mempersembahkan air suci kepada leluhur. Pada hari itu pula Dewi Kunti menceritakan kelahiran Karna (Radheya) yang menjadi rahasia pribadinya.
    di Parwa inilah Gandhari ( setelah meratapi mayat Duryodhana ) mengutuk Khrisna bahwa 36 Tahun setelah perang ini. Bangsa Yadawa akan mengalami kehancuran yang sama karena perang saudara antara sepupu.


    12. Santiparwa

    Kitab Santiparwa berisi kisah pertikaian batin Yudistira karena telah membunuh saudara-saudaranya di medan pertempuran. Akhirnya ia diberi wejangan suci oleh Rsi Vyasa dan Sri Khrisna. Mereka menjelaskan rahasia dan tujuan ajaran Dharma agar Yudistira dapat melaksanakan kewajibannya sebagai Raja.
    Vyasa dan Rsi Narada memang memberikan wejangan pada Yudhisthira karena menyesali pembunuhan sepupunya, terutama pembunuhan Radheya ( karna ) saudara tertua mereka. Tapi inti Santi Parwa adalah ajaran suci Bhisma ( seijin Khrisna) terhadap Yudhisthira tentang Dharma dan kewajiban seorang pemimpin .

    13. Anusasanaparwa

    Kitab Anusasanaparwa berisi kisah penyerahan diri Yudistira kepada Bhisma untuk menerima ajarannya. Bhisma mengajarkan tentang ajaran Dharma, Artha, aturan tentang berbagai upacara, kewajiban seorang Raja, dan sebagainya. Akhirnya, Bhisma meninggalkan dunia dengan tenang.

    14. Asvamedhaparwa

    Kitab Asvamedhaparwa berisi kisah pelaksanaan upacara Aswamedha oleh Raja Yudisthira. Kitab tersebut juga menceritakan kisah pertempuran Arjuna dengan para Raja di dunia, kisah kelahiran Parikshit yang semula tewas dalam kandungan karena senjata sakti Aswathama, namun dihidupkan kembali oleh Sri Khrisna.

    15. Asramawasikaparwa.

    Kitab Asramawasikaparwa berisi kisah kepergian Dhristarastra, Gandhari, Kunti, Vidura, dan Sanjaya ke tengah hutan, untuk menjalani kehidupan sebagai sanyasin / pertapa. Mereka menyerahkan tahta sepenuhnya kepada Yudisthira. Akhirnya Rsi Narada datang membawa kabar bahwa mereka telah pergi ke svarga karena dibakar oleh api sucinya sendiri.


    16. Mausalaparwa

    Kitab Mausalaparwa menceritakan kemusnahan bangsa Whrisni. Sri Khrisna meninggalkan kerajaannya lalu pergi ke tengah hutan. Arjuna mengunjungi Dwaraka dan mendapati bahwa kota tersebut telah kosong. Atas nasihat Rsi Vyasa, Pandawa dan Draupadi menempuh hidup “sanyasin” atau mengasingkan diri dan meninggalkan dunia maya ini .

    17. Mahaprastanikaparwa

    Kitab Mahaprastanikaparwa menceritakan kisah perjalanan Pandawa dan Draupadi ke puncak gunung Himalaya, sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Parikshit, cucu Arjuna. Dalam pengembaraannya, Draupadi dan para Pandawa (kecuali Yudisthira), meninggal dalam perjalanan.

    18. Swargarohanikaparwa

    Kitab Svargarohanikaparwa menceritakan kisah Yudistira yang mencapai puncak gunung Himalaya dan dijemput untuk mencapai surga oleh Dewa Indra. Dalam perjalanannya, ia ditemani oleh seekor anjing yang sangat setia. Ia menolak masuk surga jika disuruh meninggalkan anjingnya sendirian. Si anjing menampakkan wujudnya yang sebenanrnya, yaitu Dewa Dharma.
  • nah sementara segitu dulu sebagai pembuka, silahkan rekan2 share disini
    partisipasi dari rekan non Hindu diterima dengan senang hati
    bila terjadi diskusi dan dialog, tentu masih dalam batasan santun dan semangat untuk menambha wawasan pengetahuan :peace:
  • Kisah tentang Parikesit ( pengganti Yudistira ) sebagai raja terakhir Hastina masuk parwa yg mana..??
    Kalo tidak salah di situ ada kisah Prabu Kresna yang wafat saat bersemedi beliau terpanah kaki nya oleh seorang pemburu..,
    serta kisah2 dari anak2 sekutu Kurawa yg balas dendam kepada Keturunan Pandawa ( Parikesit ) sehingga terjadi pertempuran..
  • janggutmerah menulis:
    Kisah tentang Parikesit ( pengganti Yudistira ) sebagai raja terakhir Hastina masuk parwa yg mana..??

    Parikshit bukan raja terakhir Hastina, lebih tepat sebagai pengganti Yudhisthira menjadi raja, setelah Parikshit yang menjadi raja adalah Janamejaya, kepada raja inilah Mahabharata diceritakan oleh Rsi Vaisampayana
    kelahiran Parikshit diceritakan dalam Aswamedhaparva, naik tahta dalam Mahaprasthanika Parva
    janggutmerah menulis:
    Kalo tidak salah di situ ada kisah Prabu Kresna yang wafat saat bersemedi beliau terpanah kaki nya oleh seorang pemburu..,

    Lord Khrisna tewas terkena panah seorang pemburu bernama Jara saat beliau bermeditasi setelah semua bangsanya hancur di Prabhasa tirtha diceritakan dalam Mausala Parva. Parva yang menceritakan kehancuran bangsa Yadu yg terdiri atas tiga klan Vhrisni, Andhaka, Bhoja
    janggutmerah menulis:
    serta kisah2 dari anak2 sekutu Kurawa yg balas dendam kepada Keturunan Pandawa ( Parikesit ) sehingga terjadi pertempuran..

    saya tidak tau kisah ini, mungkin ini ada dalam versi wayang.... rekan2 ada yang tau ? :blah:
    karena dalam Epos India balas dendam oleh Khsatriya yang kerabatnya tewas di Kurukhsetra terjadi saat Arjuna menjadi pengawal kuda saat dilaksanakan Aswamedha yajna (Aswamedha Parva )
  • Udah terbit tuh versi komik-nya ( karya Teguh Santosa - ditusir ulang dari cetakan lawas ), terbitan Pluz+, keren abis bro, wajib punya buat penggemar komik wayang.
  • membaca suatu kitab hendaknya bisa mengambil makna/isi dari kitab tersebut.
    apabila tidak bisa mengambil nya maka itu hanya berupa sebuah dongeng belaka.
    kalau saya ga bisa mendongeng....jadi cuma ikut nyimak aja.
    tapi kalau mau mengkupas makna/isi kitab tersebut dan mengambilnya untuk kehidupan kedepan yang nyata....ayuh.
  • brainwashed menulis:
    membaca suatu kitab hendaknya bisa mengambil makna/isi dari kitab tersebut.
    apabila tidak bisa mengambil nya maka itu hanya berupa sebuah dongeng belaka.
    kalau saya ga bisa mendongeng....jadi cuma ikut nyimak aja.
    tapi kalau mau mengkupas makna/isi kitab tersebut dan mengambilnya untuk kehidupan kedepan yang nyata....ayuh.

    justru itu yang diharapkan Brain..... apa yg bisa kita ambil dari Mahabharata :blah:
  • Freebonex menulis:
    Udah terbit tuh versi komik-nya ( karya Teguh Santosa - ditusir ulang dari cetakan lawas ), terbitan Pluz+, keren abis bro, wajib punya buat penggemar komik wayang.

    wah saya cuma pernah baca RA Kosasih :(
  • harakiri menulis:
    brainwashed menulis:
    membaca suatu kitab hendaknya bisa mengambil makna/isi dari kitab tersebut.
    apabila tidak bisa mengambil nya maka itu hanya berupa sebuah dongeng belaka.
    kalau saya ga bisa mendongeng....jadi cuma ikut nyimak aja.
    tapi kalau mau mengkupas makna/isi kitab tersebut dan mengambilnya untuk kehidupan kedepan yang nyata....ayuh.

    justru itu yang diharapkan Brain..... apa yg bisa kita ambil dari Mahabharata :blah:

    nah kalau demikian maka saya akan ikut serta dalam diskusi ini.

    kita semua bersaudara walaupun salah satu dari pihak pandawa dan satunya dari keluarga korawa,tapi tetap dari satu ibu.....right?...:D
  • Maaf sediktt nannya kalau boleh, kalau tdk ya tdk usah dijawab.
    Pertanyaaanya tokok punakawan spt Semar, Petruk, Bagong, Gareng dimana ?
    Kalaub ttdk salah tokoh punakawan utk Kurawa juga ada kalau tdk salah Togog ? gimana crritanya
  • Ciek menulis:
    Maaf sediktt nannya kalau boleh, kalau tdk ya tdk usah dijawab.
    Pertanyaaanya tokok punakawan spt Semar, Petruk, Bagong, Gareng dimana ?
    Kalaub ttdk salah tokoh punakawan utk Kurawa juga ada kalau tdk salah Togog ? gimana crritanya

    itu mahabharata versi jawa,bukan versi india.
    sedangkan umat hindu berpedoman pada mahabharata versi india.
  • brainwashed menulis:
    Ciek menulis:
    Maaf sediktt nannya kalau boleh, kalau tdk ya tdk usah dijawab.
    Pertanyaaanya tokok punakawan spt Semar, Petruk, Bagong, Gareng dimana ?
    Kalaub ttdk salah tokoh punakawan utk Kurawa juga ada kalau tdk salah Togog ? gimana crritanya

    itu mahabharata versi jawa,bukan versi india.
    sedangkan umat hindu berpedoman pada mahabharata versi india.

    betul itu hanya ada dalam versi wayang
    di Bali sendiri
    tokoh Protagonis punakawannya ada 2 Tualen dan Merdah
    klo Antagonis Punakawannya ada 2 juga Delem dan Sangut
  • brainwashed menulis:
    harakiri menulis:
    brainwashed menulis:
    membaca suatu kitab hendaknya bisa mengambil makna/isi dari kitab tersebut.
    apabila tidak bisa mengambil nya maka itu hanya berupa sebuah dongeng belaka.
    kalau saya ga bisa mendongeng....jadi cuma ikut nyimak aja.
    tapi kalau mau mengkupas makna/isi kitab tersebut dan mengambilnya untuk kehidupan kedepan yang nyata....ayuh.

    justru itu yang diharapkan Brain..... apa yg bisa kita ambil dari Mahabharata :blah:

    nah kalau demikian maka saya akan ikut serta dalam diskusi ini.

    kita semua bersaudara walaupun salah satu dari pihak pandawa dan satunya dari keluarga korawa,tapi tetap dari satu ibu.....right?...:D

    :top:

    oh ya Brain menurut kamu, kasus Draupadi yang bersuami kelima Pandawa itu gimana?
    relevan ga saat ini ?
  • yang perlu diperhatikan dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial adalah sebuah kepatutan.
    apabila dirasa patut,maka apapun itu sangat relevan.
  • relevan bae lah..., banyak kok di jaman sekarang bini yang punya laki lebih dari satu..., enak kali....,:grin:

    banyak kisah2 moral yang termuat dalam Mahabharata...,
    Kisah tentang sumpah Bisma...,
    Kisah tentang Ekalaya...,
    Kisah tentang Balas Budi Karna...,
    Kisah hidup krisna...,
    Kisah permainan Dadu...,
    Kidung bhagavadgita....,
    dsb..., dsb.....,

    @ harakiri :

    Kisah Aswamedha yajna (Aswamedha Parva ) itu kaya gimana...?? tolong share.
    Btw.., betulkah sepasang kuda perang arjuna dalam bharatayudha ( Argapuspa dan Puspagati ) adalah pemakan Daging..??
  • harakiri menulis:
    brainwashed menulis:
    Ciek menulis:
    Maaf sediktt nannya kalau boleh, kalau tdk ya tdk usah dijawab.
    Pertanyaaanya tokok punakawan spt Semar, Petruk, Bagong, Gareng dimana ?
    Kalaub ttdk salah tokoh punakawan utk Kurawa juga ada kalau tdk salah Togog ? gimana crritanya

    itu mahabharata versi jawa,bukan versi india.
    sedangkan umat hindu berpedoman pada mahabharata versi india.

    betul itu hanya ada dalam versi wayang
    di Bali sendiri
    tokoh Protagonis punakawannya ada 2 Tualen dan Merdah
    klo Antagonis Punakawannya ada 2 juga Delem dan Sangut

    Oh gitu
  • Boleh ikutan gak? Saya suka banget nih sama Mahabharata yang ceritanya di adopsi jadi cerita pewayangan. Kebetulan waktu kecil dulu saya suka nonton wayang :blah:
  • janggutmerah menulis:
    Kisah Aswamedha yajna (Aswamedha Parva ) itu kaya gimana...?? tolong share.

    Aswamedha Yajna atau Upacara Kuda adalah sbb :
    suatu Kerajaan melepaskan seekor kuda yang dikawal oleh sepasukan Tentara, kuda tersebut dibiarkan mengembara kemana pun, tiap daerah yang dilewati harus menyerahkan upeti kepada Kerajaan yang menyelenggarakan Aswamedha bila menolak maka Pasukan pengawal kuda akan melakukan tugasnya menaklukan Penguasa Daerah yang dilalui oleh kuda tersebut yang tidak bersedia dengan sukarela menyerahkan Upeti. setelah setahun maka kuda tersebut dibawa kembali ke kerajaan penyelenggara
    ( jadi mirip ekspansi ya.... ato representasi kekuatan nih )
    janggutmerah menulis:
    Btw.., betulkah sepasang kuda perang arjuna dalam bharatayudha ( Argapuspa dan Puspagati ) adalah pemakan Daging..??

    wah klo nama kuda Arjuna saya kurang tau (mungkin harus banyak baca2 lagi )
    ato mungkin itu ada dalam versi wayang
    namun yang umum diketahui adalah Kereta Perang Arjuna adalah pemberian Agni ketika Khrisna dan Arjuna dimintai tolong tuk membantu Agni membakar hutan Kandhava, Agni memebrikan senjata kepada Khrisna dan Arjuna untuk menghadapi Indra yang berusaha mencegah usaha Agni dalam membakar Hutan Kandhava.
    Agni sendiri memperoleh Kereta dan senjata dari Varuna, selain memperoleh Kereta Perang Arjuna juga di beri Gandhiva dan tabung tempat anak panah yang tidak pernah kosong.

    oh ya kembali ke masalah Kereta perang Arjuna yang ditarik oleh empat ekor kuda yang berwarna putih ( maka karena keretanya ditarik oleh kuda putih Arjuna mendapat julukan Svetawahana = 'dia yang berkendaraan putih' )
    klo bro janggutmerah tau tentang kudanya Arjuna , kenapa ga di share aja disini :D

    tambahan : masalah nama kuda yang pernah saya baca adalah empat ekor Kuda penarik kereta Khrisna yaitu : Saubya, Meghapuspa, Vahalaka dan Sugriva


    Mbharat11a.JPG
  • demon_edge menulis:
    Boleh ikutan gak? Saya suka banget nih sama Mahabharata yang ceritanya di adopsi jadi cerita pewayangan. Kebetulan waktu kecil dulu saya suka nonton wayang :blah:

    silahkan bro ....
    kebetulan saya hanya sepintas mengetahui versi Wayang Jawa mungkin banyak kemiripan dengan versi Wayang Bali kalee ya :blah:
    jadi share aja disini dan nanti kita bandingkan dengan versi asalnya ( India )
  • janggutmerah menulis:
    relevan bae lah..., banyak kok di jaman sekarang bini yang punya laki lebih dari satu..., enak kali....,:grin:

    banyak kisah2 moral yang termuat dalam Mahabharata...,
    Kisah tentang Balas Budi Karna...,

    hmm ... tokoh yang kisah hidupnya paling tragis nih di Mahabharata
    btw Radheya (Karna) adalah idola saya lho.... :blah:
  • Bagaimana dengan Sengkuni, apa juga ada cerita2 tentang Sengkuni?
    Menurut cerita Mahabharata di film swasta, tokoh ini juga di ceritain.

    Kalo di pewayangan jawa, Patih Sengkuni adalah gambaran sempurna untuk iblis yang nyata bagi Pandawa. Kisruh pandawa dan kurawa, ya dia ini biang keroknya :blah:
  • demon_edge menulis:
    Bagaimana dengan Sengkuni, apa juga ada cerita2 tentang Sengkuni?
    Menurut cerita Mahabharata di film swasta, tokoh ini juga di ceritain.

    Kalo di pewayangan jawa, Patih Sengkuni adalah gambaran sempurna untuk iblis yang nyata bagi Pandawa. Kisruh pandawa dan kurawa, ya dia ini biang keroknya :blah:

    Sakuni = Raja Gandara = Putra Subhala
    dalam versi India juga sama, inilah biang keroknya... dialah yang menumbuh suburkan kebencian Duryodhana kepada Pandava, mungkin penggambaran yang ditonjolkan aja yang rada beda
    klo wayang Bali Sakuni digambarkan tokoh yg licik namun sekaligus kocak :think: , dengan sebelah matanya cacad
    klo di India Sakuni selain licik adalah tokoh yg kejam dan juga prajurit yang tangguh dan menguasai taktik maya (semacam sihir = di Jawa dan Bali kayaknya ini yg ditonjolkan disamping penggambaran bahwa Sakuni adalah tokoh pengecut di medan Perang)
  • [align=justify] [size=medium]
    saya pernah baca dan suka , arjuna & ramayana juga :pusing: sekarang agak lupa
    maklum bukunya udah langka banget :d tapi saya rasa di pustaka daerah ada :

    [/size]
    [/align]
  • Nambah Nanya Bagaimana dengan anaknya Bima, Onto Rejo, Onto Senp dan Gatot Kaca, yang muncul versi India hanya gatot Kaca, sedangan Onto Rejo dan Onto Seno tdk muncul padahal kakek dari kedua anak Bima tsb adalah sakti yaitu Baruna atau Dewa Ruci dan Naga antaboga
  • [align=justify]# Pak Ciek :)
    Anantaraja, atau yang lebih sering disingkat Antareja, adalah salah satu tokoh pewayangan yang tidak terdapat dalam Mahabharata karena merupakan asli ciptaan para pujangga Jawa. Ia merupakan putra sulung Wrekodara atau Bimasena dari keluarga Pandawa.

    Dalam pewayangan klasik versi Surakarta, Antareja merupakan nama lain dari Antasena, sedangkan versi Yogyakarta menyebut Antasena sebagai adik lain ibu Antareja, selain Gatutkaca. Sementara itu dalam pewayangan zaman para dalang versi Surakarta umumnya juga mengisahkan Antareja dan Antasena sebagai dua orang tokoh yang berbeda

    [/align]
  • Ciek menulis:
    Nambah Nanya Bagaimana dengan anaknya Bima, Onto Rejo, Onto Senp dan Gatot Kaca, yang muncul versi India hanya gatot Kaca, sedangan Onto Rejo dan Onto Seno tdk muncul padahal kakek dari kedua anak Bima tsb adalah sakti yaitu Baruna atau Dewa Ruci dan Naga antaboga

    dalam versi India hanya dua putera Bhimasena yang disebutkan, yaitu Ghatotkacha dan Sutasoma ( putera Drupadi / salah satu dari Upa Pandava )
    sedangkan tokoh Dewa Ruci hanya ada dalam wayang
    dalam Mahabharata ( India )hubungan Bhimasena dengan golongan naga bukan dengan Antabhoga tapi dengan Vasuki, yaitu ketika Bhima dibuang ke sungai setelah di racun oleh Duryodhana.
    Vasuki memberikan minuman bangsa Naga sehingga Bhima punya kekuatan 10.000 ekor Gajah :wow:
    tidak diceritakan adanya perkawinan Bhima dengan bangsa Naga
  • PUKEL menulis:
    [align=justify] [size=medium]
    saya pernah baca dan suka , arjuna & ramayana juga :pusing: sekarang agak lupa
    maklum bukunya udah langka banget :d tapi saya rasa di pustaka daerah ada :

    [/size]
    [/align]

    klo mau dan sekedar pengen tau versi India coba cari di toko buku Mahabharata suntingan Nyoman S Pendit atau Mahabharata Kamala Subramiyam terbitan Paramitha Surabaya, itu udah berupa ringkasan dalam satu buku :top:
    klo nyari ke 18 Parva, banyak yg blum di terjemahkan dalam bahasa Indonesia
  • Cuman sepasang nama kuda perang itu yang saya tahu....., lain tidak. Sudah lupa2 ingat...,
    Tentang tradisi melepas Kuda itu saya juga pernah tahu, cuman tentang nama dari upacara tsb adalah
    Aswamedha Yajna itu sy baru tahu sekarang. Thnks untuk info nya....,
    Kalo tidak salah upacara Aswamedha Yajna itu pernah juga dilakukan oleh Ashoka ya...??

    btw.., mengapa mengidolakan Karna..??? senasib ya ...?? :peace:
  • Karna, putra dewi Kunthi & Batara Surya yang lahir dari telinga itu bukan?
    Maap ya kalo komentar2 saya lebih banyak ke unsur wayang Jawa, karena saya gak terlalu tau banyak tentang Mahabharata :peace:

    Bukannya Karna itu ada di pihak Kurawa? Apa yang bung harakiri suka dari Karna?
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Iklan & Promosi Anda


Order ads here. Click me to get price quotation! Monthly & Unlimited click!

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori