Contact Us

(ASK) Ciri - Ciri Anak yang Sholeh/ Sholeha

Sewaktu Gue mendengarkan Ustadz ceramah, katanya ada hadis Rasulullah yang artinya :
Kalau mati anak adam maka terputus amalnya kecuali 3 perkara, yaitu :
1. Amal Jariyah 2. Ilmu yang bermanfaat 3. Doa anak yang sholeh.

Nah, berhubung Gue ingin mendoakan Almarhum ayah gue, bermohon kepada 4JJ I agar kuburannya menjadi salah satu dari taman- taman Surga dan bukannya menjadi salah satu dari lubang-lubang neraka, tentunya kudu kirim Doa.
Masalahnya, Gue ini anak yang sholeh apa bukan ? Bantu Bro, ngejelasin anak yang sholeh itu seperti apa ?

Apa ada anak sholeh, tapi tidak pernah mendoakan orang tuanya ?

Maaf kalau pertanyaannya terlalu sederhana, maklumlah kita orang Dhuafa.
TQ.

Komentar

  • kalo setau gw sech, nggak ada anak soleh tapi nggak pernah ngedo'ain ortunya di akhirat.
  • Waduh salah nge-clik sampai terkirim 2 kali, nggak sengaja gara-2 jaringan putus, dihukum nggak gue ini sama moderatornya.
  • ivanha menulis:
    Waduh salah nge-clik sampai terkirim 2 kali, nggak sengaja gara-2 jaringan putus, dihukum nggak gue ini sama moderatornya.

    nggak koq, sudah saya hapus postingan yang satunya :)
  • ivanha menulis:
    Sewaktu Gue mendengarkan Ustadz ceramah, katanya ada hadis Rasulullah yang artinya :
    Kalau mati anak adam maka terputus amalnya kecuali 3 perkara, yaitu :
    1. Amal Jariyah 2. Ilmu yang bermanfaat 3. Doa anak yang sholeh.

    Nah, berhubung Gue ingin mendoakan Almarhum ayah gue, bermohon kepada 4JJ I agar kuburannya menjadi salah satu dari taman- taman Surga dan bukannya menjadi salah satu dari lubang-lubang neraka, tentunya kudu kirim Doa.
    Masalahnya, Gue ini anak yang sholeh apa bukan ? Bantu Bro, ngejelasin anak yang sholeh itu seperti apa ?

    Apa ada anak sholeh, tapi tidak pernah mendoakan orang tuanya ?

    Maaf kalau pertanyaannya terlalu sederhana, maklumlah kita orang Dhuafa.
    TQ.
    [align=justify]
    Jika anda bertanya apakah anda anak yang sholeh atau tidak, sebenarnya pertanyaan itu lebih cocok anda pertanyakan pada hati nurani anda sendiri. Jika menurut anda belum, mintalah maaf pada orang tua anda (jika masih hidup), jika orang tua sudah meninggal, bertaubatlah dan senantiasa berdo'a pada Allah untuk orang tua anda, dan senantiasa berbuat baik pada lingkungan anda.

    Anak sholeh itu seperti apa sih ?
    Ciri-ciri anak shaleh dalam pandangan Abdullah Nashih Ulwan adalah Beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT., dan Hari Akhir, Mencintai Rasulullah Saw., dan Ahli baitnya, meneladani sepak terjang para sahabat, berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain), amar ma’ruf nahi mungkar, mendirikan sholat, puasa, membayar zakat, menunaikan haji jika mampu, bersabar menghadapi cobaan dalam kehidupan, tidak bersikap sombong, masa bodoh atau acuh tak acuh, selalu bertutur yang sopan dan bersikap santun terhadap setiap orang.

    Apa ada anak sholeh, tapi tidak pernah mendoakan orang tuanya ?
    Jawabannya Tidak ada :shy:
    Ini ibarat anda mengaku Anda Islam, tapi tidak pernah menjalankan Rukun Islam dan Rukun Iman :shy:[/align]
  • ivanha menulis:
    Waduh salah nge-clik sampai terkirim 2 kali, nggak sengaja gara-2 jaringan putus, dihukum nggak gue ini sama moderatornya.

    [align=justify]Ga' khoq....moderatornya ga' suka menghukum...tapi suka mengomel :rolleyes:




    :grin:[/align]
  • Cak Moes menulis:
    ivanha menulis:
    Waduh salah nge-clik sampai terkirim 2 kali, nggak sengaja gara-2 jaringan putus, dihukum nggak gue ini sama moderatornya.

    [align=justify]Ga' khoq....moderatornya ga' suka menghukum...tapi suka mengomel :rolleyes:




    :grin:[/align]

    walah buka kartu.... wah,,, tunggu tanggal mainnya aja untuk diomelin nih...... :think:









    :blah:
  • Anak sholeh itu suka ngedoa'in orang tua-nya sehabis sholat 5 waktu.....

    :)
  • hmmm....

    anda doa'in orang tua aja sudah dikategorikan anak sholeh....

    kalo masih bingun
    seingat sayah sih ada buku/majalah anak sholeh.... bisa dibaca tuh
  • big2besar menulis:
    Anak sholeh itu suka ngedoa'in orang tua-nya sehabis sholat 5 waktu.....

    :)

    [align=justify]Kalau suka ngedo'ain orang tuanya sehabis sholat 5 waktu, tapi kalau disuruh ini itu suka ngebantah....sholeh ga' ?? :shy:[/align]
  • Cak Moes menulis:


    [align=justify]Kalau suka ngedo'ain orang tuanya sehabis sholat 5 waktu, tapi kalau disuruh ini itu suka ngebantah....sholeh ga' ?? :shy:[/align]

    hmmm....tidak mungkin seorang anak yang meneggakan sholat 5 waktu, membantah orang tua tanpa alasan yang sesuai dengan ketentuan syariat.....

    tentunya cak moes tau artinya menegakkan sholat...

    :)
  • big2besar menulis:
    Cak Moes menulis:


    [align=justify]Kalau suka ngedo'ain orang tuanya sehabis sholat 5 waktu, tapi kalau disuruh ini itu suka ngebantah....sholeh ga' ?? :shy:[/align]

    hmmm....tidak mungkin seorang anak yang meneggakan sholat 5 waktu, membantah orang tua tanpa alasan yang sesuai dengan ketentuan syariat.....

    tentunya cak moes tau artinya menegakkan sholat...

    :)

    [align=justify]:blah: hari gini, sepertinya tidak ada yang tidak mungkin :shy:
    Maling, tukang copet, preman juga sholat.

    Menegakkan sholat, bukan berarti memahami sholat :shy:
    [/align]
  • Pencerahan sekaligus pembingungan,
    Kapan habis bingung timbul lah paham,

    Akal menimbang, menakar, mengukur,
    Kesudahannya kesimpulan :
    Seorang anak yang membanggakan dirinya sudah sholeh,
    pada hakikatnya anak itu belum sholeh.

    Anak yang belum sholeh, apa do'a nya tidak sampai kepada almarhum/mah ortunya ?
    Kan, syaratnya Do'a anak yang Sholeh, bukan do'a anak yang belum/tidak sholeh.
  • ivanha menulis:
    Pencerahan sekaligus pembingungan,
    Kapan habis bingung timbul lah paham,

    Akal menimbang, menakar, mengukur,
    Kesudahannya kesimpulan :
    Seorang anak yang membanggakan dirinya sudah sholeh,
    pada hakikatnya anak itu belum sholeh.

    Anak yang belum sholeh, apa do'a nya tidak sampai kepada almarhum/mah ortunya ?
    Kan, syaratnya Do'a anak yang Sholeh, bukan do'a anak yang belum/tidak sholeh.

    [align=justify]:shy: saya akan kasih ilustrasi yang lebih ringan nantinya, silahkan kalau ada yang beropini lain, pada dasarnya saya suka berdiskusi secara sehat dengan dasar yang jelas :shy:[/align]
  • ivanha menulis:
    Pencerahan sekaligus pembingungan,
    Kapan habis bingung timbul lah paham,

    Akal menimbang, menakar, mengukur,
    Kesudahannya kesimpulan :
    Seorang anak yang membanggakan dirinya sudah sholeh,
    pada hakikatnya anak itu belum sholeh.

    Anak yang belum sholeh, apa do'a nya tidak sampai kepada almarhum/mah ortunya ?
    Kan, syaratnya Do'a anak yang Sholeh, bukan do'a anak yang belum/tidak sholeh.

    Pertanyaan ini sama dengan "Apakah saya sholeh?"

    Kalo memang berniat mendo'a-kan orang tua, do'a-kan saja tak usah berpikir, apakah diterima atau tidak?

    Berdasarkan firman Alloh subhanahu wa ta’ala dalam sebuah hadits Qudsi, “Sesungguhnya Aku sebagaimana persangkaan hamba-Ku kepada-Ku, jika dia berprasangka baik kepada-Ku maka baginya kebaikan dan apabila dia berprasangka buruk kepada-Ku maka baginya keburukan.” (HR. Ahmad)

    Maka wajib bagi kita untuk berprasangka baik terhadap Alloh subhanahu wa ta’ala.

    Tapi kalau memang merasa tidak menjadi anak yang sholeh tetap-lah berusaha untuk menjadi anak yang sholeh, kan sudah ada tutunannya tinggal baca, pelajari dan laksanakan.

    :)
  • posting bentar deh,,


    buat sis55 jangan dimarahin yah,, :blah:


    kalo ditinjau dari segi bahasa,,

    soleh berasal dari sholaha yang artinya tentram atau tenang,,
    anak soleh bisa diartikan secara bahasa menjadi anak yang membawa ketentraman bagi keluarganya terutama bagi kedua orang tua tentunya,,


    misalnya waktu orang tua liat kita itu orang tua jadi seneng ngelihat kita, seneng ngeliat kehadiran kita, bukan malah uring²an,,(karena kita banyak duit mungkin :blah: becanda)

    semua orang tua pasti akan senang kalo punya anak yang rajin ibadah, berbakti kepada orang tua, santun, dan tawadlu,,kalo anda bisa seperti ini insyaAllah titel anak sholeh mendekat sendiri ke diri anda,,





    udah ah,,capek,,, :ngakak:
  • Bro Cak Moes, itu Bro bibig besar udah ngasih ilustrasinya, mana ilustrasi yang lebih ringannya yang mau dikirim. Saya tunggu.
    Tks.
  • ivanha menulis:
    Bro Cak Moes, itu Bro bibig besar udah ngasih ilustrasinya, mana ilustrasi yang lebih ringannya yang mau dikirim. Saya tunggu.
    Tks.

    [align=justify]:shy: Saya nunggu Ilham mas :blah:

    Biar mbak moderatornya saja yang jawab, saya belakangan :blah:
    [/align]
  • ivanha menulis:
    Pencerahan sekaligus pembingungan,
    Kapan habis bingung timbul lah paham,

    Akal menimbang, menakar, mengukur,
    Kesudahannya kesimpulan :
    Seorang anak yang membanggakan dirinya sudah sholeh,
    pada hakikatnya anak itu belum sholeh.

    Anak yang belum sholeh, apa do'a nya tidak sampai kepada almarhum/mah ortunya ?
    Kan, syaratnya Do'a anak yang Sholeh, bukan do'a anak yang belum/tidak sholeh.

    [align=justify]Kalau ortunya kafir ??? Gimana :confused::think:[/align]
  • "anak yg shaleh" ini harus shaleh karena ortunya ndak??
    apa harus anak kandung?

    klo dia "sadar" jauh setelah kedua ortunya wafat
    gmn?
  • Cak Moes menulis:
    big2besar menulis:
    Cak Moes menulis:


    [align=justify]Kalau suka ngedo'ain orang tuanya sehabis sholat 5 waktu, tapi kalau disuruh ini itu suka ngebantah....sholeh ga' ?? :shy:[/align]

    hmmm....tidak mungkin seorang anak yang meneggakan sholat 5 waktu, membantah orang tua tanpa alasan yang sesuai dengan ketentuan syariat.....

    tentunya cak moes tau artinya menegakkan sholat...

    :)

    [align=justify]:blah: hari gini, sepertinya tidak ada yang tidak mungkin :shy:
    Maling, tukang copet, preman juga sholat.

    Menegakkan sholat, bukan berarti memahami sholat :shy:
    [/align]

    Bener hari gini sepertinya tidak ada yang tidak mungkin .....
    Jangan copet ahli agama yg ndak sholeh jg banyak :blah:

    Memahami sholat tp ndak menegakkan sholat apalah guna, yg diperintahkan menegakkan baru memahami. :)
  • [size=small]Islam itu tinggi dan tidak ada yang menandinginya !!!

    Masalah anak yang sholeh aja, belum kelar juga:grin:
    [/size]
  • "Memahami sholat tp ndak menegakkan sholat apalah guna, yg diperintahkan menegakkan baru memahami. "

    yg lebih benr lg saat kmu sholat udah jg kmu sadar dan paham tentang shalat itu.....

    Anak sholeh---->anak yg slalu bertaqwa pada ALLAH SWT
    knpa dimasukkan pada pahala yg tidak putus2 wlopun udah mngal---> cz doa anak sholeh lebih mudah dikabulkan...apa lg mendoakan kedua org tua..
    klo org tua kafir qt tetp hrus mendoakan, selalu menunjukkan klo islam lebih baik agar org tua mw iktn kita (klo blm mninggal)
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori