Contact Us

Artillery Pertahanan Udara

Altileri Pertahanan Udara

Secara umum, artileri merupakan sebutan untuk kesenjataan, pengetahuan kesenjataan, pasukan serta persenjataannya sendiri yang berupa senjata-senjata berat jarak jauh.

Pada awalnya, istilah artileri (bahasa Perancis: artillerie) digunakan untuk menyebut alat berat apapun yang menembakkan proyektil di medan perang. Istilah ini juga dipakai untuk mendeskripsikan tentara yang tugasnya menjalankan alat-alat tersebut. Dengan ditemukannya kendaraan terbang pada awal abad ke-20, artileri mulai digunakan juga untuk menyebut senjata darat anti-udara.

Dalam pengertian TNI-AD, senjata artileri meliputi Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) dan Artileri Medan (Armed). Termasuk dalam Arhanud adalah meriam dan peluru kendali anti pesawat udara. Sedangkan Armed terdiri dari meriam, howitzer, mortir berat dan roket.

Menurut Kesatuannya ARHANUD di bagi ke dalam:

[size=medium]TNI AD [/size]
1. Pusdik Arhanud
2. Dohar Sista Arhanud
3. Resimen Arhanud I/ F/ Dam Jaya
Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan (Yon Arhanudri)
1. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1 Kostrad
2. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 2 Kostrad
3. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 3 Kodam III/Siliwangi
Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang (Yon Arhanudse)
1. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 6 Kodam Jaya
2. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 8 Kodam V/Brawijaya
3. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 10 Kodam Jaya
4. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 11 Kodam I/Bukit Barisan
5. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 13 Kodam I/Bukit Barisan
6. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 14 Kodam III/Siliwangi
7. Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 15 Kodam IV/Diponegoro
Detasemen
1. Detasemen Arhanud-001 Dam IM
2. Detasemen Arhanud-002 Dam Vi/Tpr
3. Detasemen Arhanud-003 Dam Jaya
4. Detasemen Arhanud-004 Dam I/BB
Baterai
1. Baterai Arhanudri-41 Dam II/Swj
2. Baterai Arhanudri-141 Dam VII/Wrb
Peralatan yang digunakan antara lain rudal RBS-70, Meriam Bofors L/70 40mm, Meriam S-60 57mm, Rheinmetal 20mm, DShK kaliber 12,7mm, Giant Bow 23mm


[size=medium]TNI-AL[/size] juga mengoperasikan pertahanan udara dari kapal-kapalnya , selain berbagai macam meriam juga ada beberapa macam rudal.Rudalnya adalah seacat buatan inggris (sudah pensiun) , mistral dari matra perancis , dan SA-N-5 buatan Uni Sovyet yang dibeli satu paket dengan kapal korvet kelas Parchim.


[size=medium]TNI-AU [/size]melalui Paskhas juga mengoperasikan arhanud , senjatanya antara lain adalah rudal QW-3 buatan china selain berbagai macam meriam.


RBS70.jpg
RBS 70

300px-Bofors-40-L70-hatzerim-2-1.jpg
Bofors L/70 40mm

Art_2005411_12243.jpg
Meriam S-60 57mm

Archivo:Scale_Rheinmetall_20_mm.JPG
Rheinmetall 20mm

DSHK.jpg

mistral-02.jpg
Mistral buatan Prancis.

rnsa5-1.jpg
SAN-50 buatan Uni Soviet.

QW-3+(2).jpg
QW-3

DMV-30T+2.jpg
DMV-30

Oerlikon_35mm_twin_cannon.jpg
Oerlikon 35mm

Skyshield+35+ADS+2.jpg Rheinmetall Defence (Oerlikon Contraves) Skyshield 35 - ground base air defense system (photo : Aviation Week)

TD-2000B+Tempur.jpg short-range air defence systems TD 2000B


Bagi yang mau menambahkan silahkan.....dapat hadiah menarik.

Komentar

  • [size=small]
    Keren-keren senjatanya ndan :top:

    [/size]
  • :wow: Nice pic & info :top:

    Ngomong2 ini persenjataan mutakhir gak bung?
    Nanti pas mau dipake ngadat kan gak lucu :blah:
  • castro6281 menulis:
    [size=small]
    Keren-keren senjatanya ndan :top:
    [/size]
    Masih kalah keren sama senjatanya tetangga :cry: :cry: :cry:
    Apalagi kalau tetangga pakai Penempur V-5 jelas lewat aja arhanud kita. :cry: :cry:
    demon_edge menulis:
    :wow: Nice pic & info :top:
    Ngomong2 ini persenjataan mutakhir gak bung?
    Nanti pas mau dipake ngadat kan gak lucu :blah:
    Lumayan muthakir bro...
    Kalo ngadat seh enggak coz perawatannya bagus,
    cuma kurang canggih saja. Maklum Anggaran untuk alutsista
    dipangkas buat pergi keluar negri ama anggota DPR
  • Ini bener2 senjata khan...??? bukan kumpulan besi tua yg pada saat akan dipaai perang atau menjada keamanan malah macet..... :blah:
  • a_a_widodo menulis:
    Ini bener2 senjata khan...??? bukan kumpulan besi tua yg pada saat akan dipaai perang atau menjada keamanan malah macet..... :blah:
    :blah: :blah: :blah: Beneran mbah, top wes pokokmen (kan udah dibantu do'a-do'a ama embah)


    Kapan ya Indonesia punya yg seperti ini :wait:
    KrAZ-260-S-300PMU-2-Favorit-1.jpg
    SA-10C Grumble air defense missile

    Keder semua tetangga kita... :ngakak: :ngakak:
  • kita punya kok manual semua.......
  • :wow: keren bro senjatanya..........

    kalau lihat senjata-senjata diatas.........semoga aja negara kita aman.......:top:
  • hahahhaha... kira2 indonesia bisa menang g ya???? senjata si emang ketinggalan
    tpi kan masih banyak jagoan orang di negeri kita??
    :P:P
  • Minimal Indonesia punya yang ginian neh, buat Artilerinya :
    File:Adats_01.jpg
    The Air Defense Anti-Tank System (ADATS) is a dual-purpose short range surface-to-air and anti-tank missile system based on the M113A2 vehicle.

    Atau boleh juga yang begini :
    File:Sa-2camo.jpg
    SA-2 Guideline
    Survace to Air Misille ( SAM ) system.

    Hehehehe...kapan ya...:think:
  • Rudal Yakhont untuk Indonesia

    Yakhont_NPOMash.jpg

    Heavy Fire !

    Beruntunglah TNI AL karena rudal antikapal permukaan terbaru dan tercanggih buatan Rusia, SS-N-26 Yakhont, sudah masuk dalam inventori arsenalnya. Rudal yang mampu melumat sasaran pada jarak maksimum 300 km dan jarak minimum 50 km ini dikabarkan sudah terpasang di salah satu fregat kita dan dalam waktu dekat akan diuji coba penembakannya. Rudal Yakhont dengan dimensi panjang 8,9 meter dan diameter 0,7 meter mampu melesat pada kecepatan Mach 2,5 dengan bobot luncur rudal seberat tiga ton.

    Pembelian rudal Yakhont melengkapi inventori rudal C-802 yang juga sudah dimiliki. Dengan demikian, TNI AL paling tidak sudah punya taring-taring tajam yang baru untuk menggasak lawan. Rudal C-802 buatan China, punya kode Yingji-82 (Serangan Elang), mampu menggasak sasaran berupa kapal permukaan hingga jarak maksimum 120 km. Rudal menjelajah menuju sasaran dalam ketinggian 5-7 meter di atas permukaan air laut dengan kecepatan Mach 0,9.

    Selain kedua rudal tadi, TNI AL masih punya beragam jenis torpedo, rudal Harpoon, dan Exocet, meriam 120 mm, 76 mm, 57 mm, 40 mm, 20 mm, hingga yang paling kecil senapan mesin 12,7 mm. Lalu ada juga bom laut, RBU-6000, ASRL/ASROC, Mistral dan sebagainya. Rudal Harpoon maupun Exocet sudah beberapa kali diuji coba, demikian juga dengan roket anti kapal selam RBU-6000. (ron)


    (Angka Edkol No. 61 September 2009 : Kapal Perang Indonesia)
    DEFENSE STUDIES :thanks:
  • R_27_Medium_Enemyforces.jpg
    R-27 medium AAM, persenjataan untuk Su-27/Su-30 (photo : Enemyforces)
  • Mangstap abis ndan ............ :top:
  • jayalah negeriku....kekuatan militer yg cukup akan membuat indonesia disegani.....
  • INDONESIA PASTI BISSSSAAAA..............................
  • Ayo dong tambahin lagi yang punya info-infonya...
  • Anti Air Missile (Rudal anti serangan Udara) Berdasarkan jenis pemandunya
    Rudal darat ke udara berpemandu radar
    * Advanced Air Defence Missile (AAD)- India
    * Akash Missile - India
    * Arrow - Israel
    * Aster - Inggris/Perancis/italia
    * Aspide - Italia
    * Barak - Israel
    * Bloodhound - Inggris
    * Ground launched AMRAAM - NASAMS (AIM-120 AMRAAM AAM) - Norwegia
    * Ground launched AMRAAM - CLAWS (AIM-120 AMRAAM AAM) - Amerika Serikat
    * Ground launched AMRAAM - SLAMRAAM (AIM-120 AMRAAM AAM) - Amerika Serikat
    * HQ-9 - RRC
    * KS-1 RRC
    KS 1 Anti Air RRC
    * MEADS - Amerika Serikat/Jerman/Italia
    * MIM-3 Nike Ajax - Amerika Serikat
    * MIM-14 Nike Hercules -Amerika Serikat
    * MIM-23 Hawk - Amerika Serikat
    * MIM-72 Chaparral FAADS
    * MIM-104 Patriot - Amerika Serikat
    * MIM-146 ADATS - Kanada
    * Nike Zeus - Amerika Serikat
    * Prithvi Air Defence Missile (PAD) - India
    * BAe Blindfire Rapier - Ingris
    * RIM-2 Terrier - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * RIM-7 Sparrow - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * RIM-24 Tartar - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * RIM-66 Standard Missile-MR - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * RIM-67 Standard Missile-ER - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * RIM-156 Standard Missile-Aegis ER - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * RIM-161 Standard Missile-3 - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * RIM-162 Evolved SeaSparrow Missile - Angkatan Laut Amerika Serikat
    * IRIS-T SL - Jerman (juga kendali infra merah)
    * Roland - Jerman/Perancis
    * SA-1 "Guild" - Uni Sovyet
    * SA-2 "Guideline" - Uni Sovyet
    * SA-3 "Goa" - Uni Sovyet
    * SA-4 "Ganef" - Uni Sovyet
    * SA-5 "Gammon" - Uni Sovyet
    * SA-6 "Gainful" - Uni Sovyet
    * SA-8 "Gecko" - Uni Sovyet
    * SA-10 "Grumble" - Uni Sovyet
    * SA-11 "Gadfly" - Uni Sovyet
    * SA-12A "Gladiator"/SA-12B "Giant" - Uni Sovyet
    * SA-15 "Gauntlet" - Uni Sovyet
    * SA-17 "Grizzly" - Uni Sovyet
    * SA-19 "Grison" - Uni Sovyet
    * SA-20 "Triumf" - Rusia
    * Sea Cat - Inggris
    * Sea Dart - Inggris
    * Sea Slug - Inggris
    * Sea Wolf - Inggris
    * Thunderbird - Inggris
    * Trishul missile - India

    Ada beberapa tipe kendali radar:
    * Patriot, SA-10, SA-12 dan SA-20 menggunakan kendali radar track-via-missile.
    * SA-1, SA-2, SA-3, SA-6 and SA-15 menggunakan radar command guidance.
    * SA-5 menggunakan radar command guidance dengan kendali akhir radar aktif active radar homing.
    * SA-4, SA-11 and SA-17 menggunakan radar command guidance dengan kendali akhir radar semi aktif.
    * SA-8 mwnggunakan semi-autonomous command line-of-sight guidance (SACLOS).
    * RIM-156 Standard menggunakan kendai inersial/inertial guidance dengan data-link course corrections dan kendali akhir infra merah atau kendali semi aktif.

    Rudal darat ke udara kendali berpemandu inframerah
    * Al Arq (missile)- Irak
    * Al Hurriyah (missile)- Irak
    * Anza (missile) MKI - Pakistan
    * Anza (missile) MKII - Pakistan
    * Anza (missile) MKIII - Pakistan
    * CA-94 - Rumania
    * CA-95 - Rumania
    * MIM-72 Chaparral - Amerika Serikat (versi luncur darat dari AIM-9 Sidewinder )
    * Crotale - Perancis
    * Enzian - Jerman (PD2)
    * FIM-43 Redeye - Amerika Serikat
    * FIM-92 Stinger - Amerika Serikat
    * IRIS-T SL - Jerman (juga kendali RADAR)
    * LFK NG - Jerman
    * HQ-7 - RRC
    * Mistral - Perancis
    * RIM-116 Rolling Airframe Missile - Amerika Serikat /Jerman, mempunyai kendali radar pasif diawalnya
    * SA-7 "Grail" - Uni Sovyet
    * SA-9 "Gaskin - Uni Sovyet
    * SA-13 "Gopher" - Uni Sovyet
    * SA-14 "Gremlin" - Uni Sovyet
    * SA-16 "Gimlet" - Uni Sovyet
    * SA-18 "Grouse" - Uni Sovyet
    * Type 91 - Jepang
    * Umkhonto-IR - Afrika selatan

    Rudal darat ke udara berpemandu laser
    * RBS-70 - Swedia
    * Starstreak/laser rudal pertahanan udara jarak dekat - Inggris
    * Starburst/laser rudal pertahanan udara jarak dekat - Inggris

    Rudal darat ke udara berpemandu visual
    * Blowpipe - Inggris
    * ERYX - Perancis
    * IDAS - Jerman
    * Javelin - Inggris
    * Rapier - Inggris
    * Wasserfall - Jerman (PD2)
  • [size=x-large]FIM-92 Stinger[/size]
    800px-FIM-92_Stinger_USMC.JPG

    Type : Manportable surface-to-air missile

    Place of origin : 22px-Flag_of_the_United_States.svg.png United States

    Service history
    In service : 1981–Present
    Wars : Falklands War, Soviet invasion of Afghanistan, Angolan Civil War, Kargil War, Yugoslav Wars

    Production history
    Designer : General Dynamics
    Designed : 1967
    Manufacturer : Raytheon Missile Systems
    Unit cost : US$38,000
    Produced : 1978
    Variants : FIM-92A, FIM-92B, FIM-92C, FIM-92D, FIM-92G


    Specifications (FIM-92 Stinger)
    Weight : 15.2 kg
    Length : 1.52 m
    Diameter : 70 mm
    Crew : 1


    Effective range : 4,800 meters (15,750 ft)
    Warhead weight : 3 kg


    Engine : Solid Rocket Motor

    Guidance :
    system Infrared homing
    Launch
    platform : MANPADS, M6 Linebacker, AN/TWQ-1 Avenger, MQ-1 Predator, AH-64 Apache
  • Ndan Fikri...
    Punya arsip Arhanud jadul milik TNI gak ndan?
    kalo ada post dong :peace:
  • Apapun senjatanya..saya tetep cinta sama TNI kita
  • ndan fikri...pict nya ok....
  • sonyindra menulis:
    kita punya kok manual semua.......

    kaga kuat beli yg automatic
    kalo motor matic ch bisa ajaahh
    :blah::blah:
  • Udah Siap Nih Perang Ama Malingshit, Kapan Ya?......
  • jirep07 menulis:
    Ndan Fikri...
    Punya arsip Arhanud jadul milik TNI gak ndan?
    kalo ada post dong :peace:

    gambar dulu ndan, spek menyusul :D

    s-60.jpg
    S-60

    zu23.jpg
    ZU-23

    aa_mistral.jpg
    Mistral

    TD-2000-57mm-FCS-1S.jpg
    TD-2000

    tni-rapier03.jpg
    Rapier
  • Weesssss....
    Muantep tenan rek...
    Layang-layang lewat aja bisa kena tembak jatuh tu....
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori