Contact Us

Makanan-makanan Penghancur Lemak

Makanan-makanan Penghancur Lemak

Saat hari raya biasanya tersedia banyak makanan lezat yang menggiurkan. Tak jarang kita pun jadi kalap dan menyantap semua makanan. Akibatnya lemak pun menumpuk. Tapi ada beberapa makanan dan minuman yang dapat mengatasinya.

Teh Hijau
Dalam sebuah penelitian di Jepang yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition, terungkap bahwa orang yang meminum sebotol minuman ekstrak the hijau setiap hari selama tiga bulan ternyata kehilangan lemak tubuh lebih banyak dibandingkan hanya minum teh oolong. Ini dikarenakan adanya zat katekin yang menstimulasi tubuh membakar kalori dan menurunkan lemak tubuh.

Jeruk Nipis
Segelas air hangat dan jeruk nipis dapat menstimulasi saluran cerna dan gerakan peristaltik usus kita. Khasiatnya pun langsung dapat terasa, tak berapa lama setelah meminum jeruk nipis buang air jadi lebih lancer, seluruh racun di saluran cerna pun terbuang. Selain itu jeruk nipis juga bagus untuk tubuh karena kaya akan vitamin dan mineral.

Bawang Putih
Bawang putih mempunyai kandungan Flavonoid yang memilikikualitas antioksidan. Falovonoid tidak hanya bagus untuk kesehatan tapi juga kecantikan dan keawetmudaan kulit. Karena antioksidannya yang tinggi bawang putih dapat mencegah agar kolesterol jahat tidak teroksidasi. Dengan demikian timbunan kolesterol yang menyumbat pembuluh arteri dapat dikurangi dengan konsumsi bawang putih.

Tapi perlu diingat bagi penderita penyakit jantung untuk mengkonsultasikan pada dokter sebelum mengkonsumsi bawang putih. Batasilah dalam mengkonsumsi bawang mentah hanya tiga sampai empat sehari karena jika lebih akan mengakibatkan darah menjadi encer, dan mungkin akan mengakibatkan penyakit lain.

Acar
Acar wortel dan ketimun memiliki kandungan bakteri baik yang dapat menghambat berkembangnya bakteri jahat dalam saluran pencernaan. Selain itu acar juga memiliki kandungan vitamin C yang lumayan tinggi. Kandungan antioksidannya juga dapat membantu penyerapan zat besi menjadi lebih baik.

Seorang ahli gizi dari Arizona State University, Carl S. Johnston, menemukan bahwa acar dapat menurunkan meroketnya kadar gula darah setelah makan. Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkannya, tapi ia mencurigai bahwa asam yang terdapat pada cuka dan acar mencegah pencernaan karbohidrat dalam perut.

Newbie mau kasih info kesehatan, semoga bermanfaat :D

Komentar

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Iklan & Promosi Anda


Order ads here. Click me to get price quotation! Monthly & Unlimited click!

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori