Contact Us

Panduan Pasang Aki kering pada motor

[align=center]Part Kelistrikan

Aki-kering-psg.1.jpg[/align]

[align=justify]Ngomongin peranti kelistrikan di sepeda motor memang gak ada habisnya. Khususnya bagian aki, yang bisa dibilang jantung kelistrikan pada kuda besi. Nah, setelah berkenalan dengan aki kering pada edisi lalu, sekarang kita bahas cara aplikasinya.

Gak bisa sembarangan bila mau aplikasi aki kering ke motor yang aslinya memakai aki basah! Sebab ada komponen kelistrikan yang tidak dimiliki pada motor yang bawaannya memakai aki basah, dasarnya aki kering memiliki prinsip kerja yang berbeda dengan aki basah, khususnya dalam urusan suplai arus. “Jadi perlu penyesuaian agar aki enggak cepat jebol".

Ada dua perangkat yang harus ditambahkan atau diubah bila mau mengadopsi aki yang memiliki sifat free maintenance ini. Nah, mau tahu perangkat tambahannya? Simak penjelasan berikut ini.[/align]

Rangkaian Tambahan

[align=center]Aki-kering-psg.2.jpg
Skema rangkaian transistor dan IC regulator[/align]

Pokok permasalahan yang ditemui saat mengaplikasi aki kering adalah pengisian yang terlalu besar. Meski voltase menunjukkan angka sama; 12 volt, namun saat mesin dinyalakan arus yang diterima lebih besar dan tidak stabil pada rpm di atas 5.000.

Kalaupun dipasangkan resistor, itupun harus ada yang dikorbankan. Kalau volt diberi tahanan, otomatis angka ampere yang akan naik dengan sendirinya. Solusinya, silakan pasang rangkaian yang terdiri dari transistor dan IC regulator.

[align=center]Aki-kering-psg.3.jpg
Transistor seri 2N3055 dan IC regulator jenis 7815[/align]

[align=justify]Dua perangkat ini berfungsi menyelaraskan tegangan volt yang ngisi ke aki kering. Dengan pemakaian perangkat ini, arus yang diterima bakal flat sebesar 14,8 volt pada rpm tertinggi. Eits, tapi dengan catatan! Materi yang digunakan harus memiliki seri yang sesuai.

Untuk transistor, silakan pakai jenis yang biasa disebut model jengkol dengan seri 2N3055. Komponen lainnya adalah IC Regulator dengan jenis 7815. “Nah, untuk cara pasangnya monggo lihat skema", untuk jenis IC regulatornya pakai yang PNP (positif-negatif-positif).[/align]

Pakai Kiprok Bawaan Aki Kering

[align=center]Aki-kering-psg.4.jpg
Cangkok soket kiprok agar bisa kanibal dari motor lain[/align]

[align=justify]Mau yang lebih gampang? Bisa pakai kiprok bawaan motor yang sudah memakai aki kering. Sebab, kiprok dari motor yang sudah mengaplikasi aki kering sejak lahir, sudah dilengkapi dengan fedtru alias penyelaras voltase.

Ambil contoh Suzuki Smash yang mau pakai aki kering, boleh pakai kiprok milik Shogun 125 yang speknya sudah sesuai dengan aki kering. Biar soketnya klop, silakan cangkok dari motor yang sama. selamat mencoba ;)[/align]

Komentar

  • wahh baru tau nih pantesan aki kering yang belum lama di beli udah rusak dan kata nya untuk mencharging aki kering ada charger khusus juga. trimakasih atas infonya
  • apa ic 7815 nggak jebol pak.... soal kalo saya liat rangkaiannya justru tegangan dari dioda kiprok yg mendrive transistor..... & arus dibebankan ke ic... seingat saya ic 7815 arusnya nggak lebih dari 1amp... sorry kalo saya salah... soalnya udah lama nggak ngoprek elektro :D
  • dayakman menulis:
    apa ic 7815 nggak jebol pak.... soal kalo saya liat rangkaiannya justru tegangan dari dioda kiprok yg mendrive transistor..... & arus dibebankan ke ic... seingat saya ic 7815 arusnya nggak lebih dari 1amp... sorry kalo saya salah... soalnya udah lama nggak ngoprek elektro :D

    harus dilihat dulu serinya Pak.. kudu sesuai (IC 7815 yang udah PNP)
    begitu juga dengan TUP-nya...nanti hasilnya akan stagnan :)
  • [size=medium]Makasih Penjelasannya dicoba...!!![/size]

    :D :D :D
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Order ads here. Click me to get price quotation! Monthly & Unlimited click!

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori