Contact Us

Hari Kartini, Sopir Transjakarta Kenakan Kebaya

090421bkartini.jpg

[size=medium]Liputan6.com, Jakarta: Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April. Seperti yang dilakukan para sopir wanita Bus Transjakarta koridor I jurusan Blom M-Kota. Mereka secara khusus mengenakan kebaya saat bertugas. Tak pelak, penampilan sang pengemudi menyita perhatian penumpang.

Cara berbeda dilakukan para murid Sekolah Internasional Gandhi Memorial, Jakarta. Yakni lewat pentas seni. Meski dari latar internasional, mereka berupaya menghormati sosok Kartini yang menjadi kebanggaan Indonesia.

Cara lain menyambut Hari Kartini bisa juga dengan menyoroti isu kesehatan perempuan. Di Wonosobo, Jawa Tengah, misalnya, 650 ibu se-kabupaten melakukan pemeriksaan dini penyakit kanker leher rahim atau serviks. Kanker ini merupakan penyakit pembunuh perempuan nomor dua di dunia, setelah kanker payudara. Pada momen Hari Kartini, para perempuan Wonosobo bertekad untuk memperbaiki kualitas kesehatan dan hidup mereka[/size]

http://www.liputan6.com/news/?id=176402&c_id=3

Komentar

  • ga enak ni bos kalo gda picnya....:peace:
  • depax menulis:
    ga enak ni bos kalo gda picnya....:peace:

    Masa tidak melihat Pic nya :D
    di gambar atas ada seorang sopir wanita memakai kebaya
  • Indonesia emang senang memperingati sesuatu dengan cara yang unik dan kadang ga bermanfaat ... :blah:
  • harakiri menulis:
    Indonesia emang senang memperingati sesuatu dengan cara yang unik dan kadang ga bermanfaat ... :blah:

    Iyah boss
    Paling tidak sebagai ungkapan trima kasih pada seorang pahlawan, bukankah bangsa yg besar adalah bangsa yg menghargai pahlawan nya
    Seperti seorang anak yang menghormati jasa dan jerih payah orang tua nya :)
  • supir cowok pake kebaya.....?
  • merdeka,...
    maju terus pantang mundur,.....
    wanita2 perkasa,....wanita2 indonesia,...
  • harikartini.jpg
    Dua anggota Satlantas Polres Semarang Barat dengan mengenakan busana adat jawa mengatur arus lalu lintas di Jl Jenderal Sudirman Semarang


    PEMANDANGAN kemarin pagi di Bundaran Kalibanteng, Semarang Barat, barangkali terjadi hanya setahun sekali. Sejumlah wanita dan pria mengenakan pakaian adat Jawa berada di sesela arus lalu lintas. Dengan mengulas senyum lebar dan pasang tampang sumringah, mereka membagi-bagikan bunga dan selebaran. Sesekali, sebagian di antaranya sibuk mengatur arus lalu lintas.

    Para wanita dan pria berpakaian adat Jawa tersebut bukanlah model yang sedang menggelar peragaan busana. Bukan pula pendukung caleg yang merayakan jagoannya berhasil meraup suara bejibun dalam pemilu legislatif beberapa waktu lalu. Lantas siapa mereka? Para wanita dan pria itu adalah polisi.

    Ya, mereka adalah anggota Satlantas Polres Semarang Barat. Anggota polisi itu memang sengaja mengenakan busana khas Jawa dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. Menariknya, meski mengenakan kerbaya dan beskapan, toh personel Satlantas tersebut tetap menunaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota kepolisian.
    Tidak hanya sebatas mengatur lalu lintas. Mereka juga melakukan kampanye simpatik dengan membagi-bagikan selebaran yang berisi ajakan untuk tertib berlalu lintas selama di jalan raya. Bahkan, ratusan bunga dibagikan kepada pengendara yang kedapatan tertib dan patuh baik kendaraan maupun surat-suratnya.
  • Ga gerah apa seharian pake kebaya gitu..
  • Yaaa...kita harus menghargai wanita memiliki hak emansipasi

    :top:
  • kemarin juga saya ke RS Persahabatan, di sana beberaoa petugas administrasi dan beberapa perawatnya juga pake kebaya, dan baju koko untuk yang laki2....:)
  • huii,,,jiwa nasionalisme yang patut dilestarikan
  • Kendil menulis:
    harikartini.jpg
    Dua anggota Satlantas Polres Semarang Barat dengan mengenakan busana adat jawa mengatur arus lalu lintas di Jl Jenderal Sudirman Semarang


    PEMANDANGAN kemarin pagi di Bundaran Kalibanteng, Semarang Barat, barangkali terjadi hanya setahun sekali. Sejumlah wanita dan pria mengenakan pakaian adat Jawa berada di sesela arus lalu lintas. Dengan mengulas senyum lebar dan pasang tampang sumringah, mereka membagi-bagikan bunga dan selebaran. Sesekali, sebagian di antaranya sibuk mengatur arus lalu lintas.

    Para wanita dan pria berpakaian adat Jawa tersebut bukanlah model yang sedang menggelar peragaan busana. Bukan pula pendukung caleg yang merayakan jagoannya berhasil meraup suara bejibun dalam pemilu legislatif beberapa waktu lalu. Lantas siapa mereka? Para wanita dan pria itu adalah polisi.

    Ya, mereka adalah anggota Satlantas Polres Semarang Barat. Anggota polisi itu memang sengaja mengenakan busana khas Jawa dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. Menariknya, meski mengenakan kerbaya dan beskapan, toh personel Satlantas tersebut tetap menunaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota kepolisian.
    Tidak hanya sebatas mengatur lalu lintas. Mereka juga melakukan kampanye simpatik dengan membagi-bagikan selebaran yang berisi ajakan untuk tertib berlalu lintas selama di jalan raya. Bahkan, ratusan bunga dibagikan kepada pengendara yang kedapatan tertib dan patuh baik kendaraan maupun surat-suratnya.
    sepetolnya ditaruh dimana bos?

Tinggalkan sebuah Komentar

Lepas gambar/berkas
Komentar yg tidak sesuai judul atau numpang iklan (tersembunyi), akan dihapus atau banned.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori