Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

MUJIZAT KEMBALI TERJADI DAN PUNCAK PEMURNIAN DUNIA SUDAH SEMAKIN DEKAT”

KELOMPOK PELAYANAN KASIH DARI IBU YANG BAHAGIA
Sekretariat: Jl. Rengas Raya no 1, Bintaro-Jakarta 12330, tlp 021-73887370


Kepada Yth.
Bapa Kardinal, Bapa Uskup, Romo,
Frater, Bruder, Suster,
Bapak, Ibu dan Saudara-Saudari seiman,
Serta seluruh Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia
Di seluruh Indonesia.

Salam Damai dalam Nama Tuhan Yesus Kristus,

Pada tanggal 24 Juli 2000 kami dari Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia pernah menulis surat yang ditujukan kepada Bapa Kardinal, Bapa Uskup, para Romo, Frater, Bruder, Suster dan para Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia di seluruh Indonesia (terlampir). Isi surat itu adalah pesan-pesan Ibu Maria yang mengandung nubuat tentang kegoncangan-kegoncangan yang akan terus menerus terjadi di Indonesia dan di seluruh dunia. (Pesan Ibu Maria tgl. 6 Juni 2000).

Pada surat yang sama itu dicantumkan sederetan nama tempat yang pada kesempatan terpisah disampaikan oleh Rasul Yohanes kepada Ibu Agnes Sawarno, yaitu: Jakarta, Aceh, Padang, Palembang, Bali, Bandung, Madura, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan pulau-pulau lain.

Setelah itu sering terjadi gempa bumi dan gunung meletus, tapi belum mengakibatkan bencana besar. Jakarta misalnya pernah mengalami gempa bumi, tetapi masih dalam skala kecil. Baru sejak tahun 2004 ada gunung meletus yang mengakibatkan ribuan orang harus mengungsi, seperti gunung Egon di Maumere, Flores, dan ada gempa bumi yang berskala besar. Gempa bumi di Nabire-Papua, di Alor, NTT, di Nabire lagi, kemudian di Aceh pada tanggal 26 Desember 2004, yang disusul gelombang tsunami besar dengan korban yang sangat besar, yang melanda Aceh, Nias, Malaysia, Thailand, Srilangka, India, Maladewa dan beberapa negara di Afrika Timur, setelah itu secara berturut-turut terjadi disekitar Jayapura, Situbondo, Sulawesi Utara, di Ujung Kulon (walaupun dalam skala yang tidak terlalu besar), di Donggala Palu dan terakhir di Padangsidempuan.

Pesan Ibu Maria pada saat Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia mengadakan doa pasrah di Gereja Katedral Kupang tanggal 15 Mei 2004, disampaikan “Akan terjadi pergolakan yang cukup berat dan besar di negaramu ini, tetapi kalau kamu bersatu dalam doa masuk dalam kepasrahan, engkau terhindar dari segala apa yang terjadi, yang akan terjadi di negaramu ini”dan pada bagian lain dikatakan “Anak-anakku yang aku kasihi, kelaparan, menangis, pembunuhan, pertumpahan darah, sakit, gempa, badai akan turun segera di seluruh bumi. Persiapkan dirimu dengan baik dan bertobatlah mulai malam ini dan kembalilah kepada Allah, supaya kamu selamat dengan peristiwa-peristiwa itu yang akan turun ke bumi ini. Engkau tidak perlu takut! Bersyukurlah engkau mempunyai Ibu di Surga bisa memberikan itu semua yang akan terjadi supaya kamu siap dengan hatimu, siap dengan segala-galanya”

Pesan Tuhan Yesus pada saat Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia mengadakan doa pasrah di Jakarta, tanggal 16 September 2004, disampaikan “karena saatnya akan tiba engkau akan mengalami penderitaan dari mereka yang tidak mengenal Aku. Tetapi apabila itu terjadi di negaramu ini, salib-Ku pancangkanlah di depan rumahmu”

Pada tanggal 31 Desember 2004 Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia mengadakan doa pasrah di Cimahi. Pada saat itu Tuhan Yesus menyampaikan pesan yang panjang dan berkaitan dengan bencana besar yang baru terjadi di Aceh, akibat gempa bumi dan tsunami. Tuhan Yesus berkata antara lain: “Aku datang pada malam ini untuk menyatakan dan menyampaikan kepada kamu semua yang ada di sini, siapa yang percaya, dia selamat dalam namaKu. Siapa yang tidak percaya atas kehadiranKu, dia akan Kuhukum bersama dunia. Lihat, Aku telah melakukannya. Bisakah mereka selamat bersama dunia? Tidak, anak-anakKu.”

Selanjutnya Tuhan Yesus mengatakan bahwa Dia masih akan menyediakan sedikit waktu bagi anak-anakNya supaya mereka siap dan berjaga-jaga dalam perjalanan hidupnya, karena Dia akan menurunkan KuasaNya untuk menyelesaikan dunia.

Kemudian Tuhan Yesus minta supaya Kelompok membawa anak-anakNya kembali. “kalau mereka tidak mau, tinggalkan. Kebenaran tidak dipaksakan. Kebenaran ada ditawarkan dan diingatkan. Kalau tidak mau, tinggalkan. Dia akan berurusan dengan Aku. Ini perkataanKu yang benar. Tidak lagi kamu hidup berfoya-foya dengan menurut kehendakmu, kesukaanmu bersama dunia. Aku berkata kepadamu, sudah diambang pintu. Tunggu waktunya, nanti engkau akan mengingat kembali apa yang sudah Aku katakan ini kepadamu. Inilah yang Aku katakan kepadamu. Sekali lagi, siapa yang percaya, dia selamat dalam namaKu, siapa yang tidak percaya dia akan dihukum bersama dunia.”

Ibu Maria juga dalam pesan-pesannya mendorong anak-anaknya supaya jangan takut menghadapi kenyataan sekarang ini. Dia minta: “Di seluruh tanah airmu ini, setiap Jumat kamu berpuasa, malam kamu berkumpul, kamu berdoa, doa kerinduan, doa kepasrahan dan kebaikan itu yang telah kuajarkan kepadamu”. Pada bagian lainnya dikatakan “Anak-anakku yang aku kasihi, engkau telah melihat semua apa yang terjadi di negaramu ini. Itu sudah terjadi, dinyatakan oleh Allah, siapa yang percaya kepada Allah, dia diselamatkan oleh Allah, tetapi siapa percaya kepada dunia, dia akan celaka bersama dunia, karena Allah memurnikan dunia ini.”

Dan pada akhirnya Ibu Maria mengajak anak-anaknya mempersiapkan diri: “Anak-anakku, persiapkan dirimu dengan baik, karena bencana ini akan segera turun, awal dari pemurnian nanti. Tapi kuatkan hatimu, engkau akan menang untuk mengalahkan dunia ini. Inilah yang Kukatakan kepadamu. Jangan ada lagi kekerasan, pertengkaran, tapi ada damai, ada sukacita dalam dirimu maupun dalam keluargamu, dalam persaudaraan dimanapun kamu berada”.

Pada Tanggal 4 Februari 2005 kembali Ibu Maria memberikan pesan-pesannya secara lebih lugas dan tegas pada saat Doa Kerinduan di Cimahi Bandung, akan datangnya kegoncangan yang dahsyat sebentar lagi dan bagaimana mengantisipasi serta berdamai dengan siapapun sebagai berikut : “Anak-anakKu, sebentar lagi kamu akan mengalami kegoncangan. Kegoncangan yang dasyat..., yang akan turun ke bumi ini. Tapi jangan takut, apabila itu terjadi diamlah kamu di rumah dan berdoa apa yang telah Kuajarkan kepadamu. Jangan engkau lari kemana-mana. Percaya..! Kuasa Allah akan melindungi kamu sekalian dan kamu tidak celaka dengan peristiwa-peristiwa yang akan turun ke bumi ini karena bumi ini akan digoncangkan oleh Allah.

Lihat! Engkau sudah melihat, bukan saja di tanah airmu, di seluruh bumi mengalami. Tapi saatnya akan tiba, kamu akan mengalami tiga (3) hari kegelapan itu, maka saat-saat itulah Tuhan memurnikan dunia. Selama tiga (3) hari Tuhan memurnikan dunia. Mana yang benar akan Tuhan tunjukkan, mana yang salah akan Tuhan tunjukkan. Musnahlah semua yang tidak baik yang datang dari dunia, dan kamu semua selamat dari semua peristiwa itu.
>>>>>>>>>>>>>.>>>>>>>>>>>
Nanti sebentar lagi kamu mengalami, maka Aku minta berdamai anakKu. Tidak ada lagi didalam hatimu tidak suka, tidak suka...! Semua kamu suka, yang kamu tidak suka menjadi suka. Mungkin melalui sikap dan tingkah laku siapa saja yang disekitarmu yang kau tidak suka, mulai malam ini engkau suka, engkau mencintai, engkau mendoakan, engkau mengasihi mereka itu. Jangan menyimpan kesalahan siapapun didalam hatimu, itu duri bagimu. Duri itu sakit, menusuk dalam kehidupanmu. Engkau akan sakit dengan hambatan-hambatan yang tidak bisa kau selesaikan. Ini akan terbawa nanti di saat-saat kamu mengalami peristiwa-peristiwa itu semuanya. Anak-anakKu, jangan ingat kesalahan siapapun! Tapi bawalah mereka dalam doamu, dalam doa kerinduan yang telah Aku ajarkan kepadamu.
Anak-anakKu, inilah pesanKu kepadamu. Sebentar lagi kegoncangan-kegoncangan akan tiba di bumi ini tapi percayalah kalau engkau seutuhnya percaya kepada Allah imanmu yang menyelamatkan. Itulah tanda kasih Tuhan yang diberikan kepadamu karena engkau setia kepada DIA.”

Persiapan yang baik ialah mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh Tuhan Yesus dan Ibu Maria, yaitu:
Puasa pada setiap hari Jumat kemudian diikuti dengan
Doa Pasrah dan Doa Kerinduan dalam kelompok terutama dalam keluarga,
Memasang Salib (tanda kemenangan) didepan pintu rumah kita (pada bagian luar pintu menghadap ke-jalan), apapun yang terjadi atau yang akan kita alami, kita diminta tetap setia pada Tuhan Jesus Kristus karena hanya Dia-lah Juru Selamat Kita,
Dan kalau bencana-bencana itu terjadi, kita diminta masuk ke dalam rumah dan berdoa doa yang telah diajarkan oleh Ibu Maria (Doa Kerinduan) bersama keluarga, maka Tuhan akan menyeelamatkan kita, hanya iman kita kepada Dia, yang dapat menyelamatkan kita.
Dimanapun selalu ada damai, apabila ada perselisihan terutama didalam keluarga, segera selesaikan, segeralah berdamai.

Sebagai informasi tambahan, apabila Bapa Kardinal, Bapa Uskup, para Romo, Frater, Bruder, Suster, Bapak, Ibu dan Saudara-Saudari seiman, Serta seluruh Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia ingin mengetahui lebih jelas lagi perihal Pesan-pesan Tuhan Yesus dan Ibu Maria, dapat dibaca dengan membuka website kami www.hatiibuyangbahagia.com (seluruh pesan dan isi hati Tuhan Jesus dan Ibu Maria dari tahun 1995 s/d sekarang dapat dibaca pada website tersebut).

Demikianlah hal-hal yang dapat kami sampaikan berkaitan dengan pesan dan isi hati Tuhan Yesus dan Ibu Maria pada tanggal 31 Desember 2004 dan 4 Februari 2005 menghadapi bencana yang baru saja terjadi di ujung barat negara kita dan yang akan terjadi lagi dalam waktu yang akan datang. Semoga hal-hal ini mendapat perhatian dari Bapa Kardinal, Bapa Uskup, para Romo, Frater, Bruder, Suster, Bapak, Ibu dan Saudara-saudari seiman, serta seluruh Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia di seluruh Indonesia, sehingga kita bersama seluruh umat, lebih siap menghadapinya dan ikut terselamatkan.

Atas bantuan dan kerjasama dalam melayani Umat kami haturkan berlimpah terima kasih.

Semoga Tuhan memberkati kita sekalian, dan dalam Nama Tuhan Yesus Kristus kita pasti menang.

Jakarta, 11 Februari 2005

Hormat kami,
Atas nama
Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

ttd ttd
R. Robianto Koestomo Florence Ola Wiranata


Pembimbing Rohani

ttd
Mgr. Isak Doera, Pr

Catatan :
Surat Asli tersebut ditambahkan lampiran transkrip, tetapi pada copy surat ini tidak kami lampirkan tetapi dapat anda buka pada Pesan-pesan dan Isi Hati Tuhan Jesus dan Ibu Maria, tgl 6 Juni 2000, 15 Mei 2004, 16 September 2004, 31 Desember 2004 dan 4 Februari2005..KELOMPOK PELAYANAN KASIH DARI IBU YANG BAHAGIA
Sekretariat: Jl. Rengas Raya no 1, Bintaro-Jakarta 12330, Tlp 021-73887370


Kepada Yth.
Bapa Kardinal, Bapa Uskup, Romo,
Frater, Bruder, Suster,
Bapak, Ibu dan Saudara-Saudari seiman,
Serta seluruh Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia
Di seluruh Indonesia.

Salam Damai dalam Nama Tuhan Yesus Kristus dan Ibu Maria,

Dalam surat kami yang terakhir tanggal 10 Mei 2005 telah kami sampaikan bahwa atas penugasan oleh Tuhan Yesus Kristus dan Ibu Maria, Agnes Sawarno bersama 20 anggota Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia berangkat ke Fatima. Agnes Sawarno harus melanjutkan tugas yang belum diselesaikan oleh Suster Lucia sampai saat meninggalnya, yaitu “Menyampaikan pesan yang diterima tahun 1917 dan masih belum dibuka, berkenaan dengan Pemurnian Dunia” sehingga Gereja Katolik dapat mempersiapkan anak-anak-Nya menghadapi masa pemurnian dunia yang akan memuncak pada Tiga Hari Kegelapan yang akan meliputi seluruh bumi. Pada surat yang sama kami juga melampirkan booklet dengan judul “THE MIRACLE OF THE SUN IS PERFORMED AGAIN AND THE PURIFICATION IS NEAR” yang kami persiapkan dan diperbanyak untuk dibagikan di Fatima. Dalam booklet tersebut kami sampaikan apa yang menjadi tugas kami yaitu “Untuk menjadi Utusan dan Saksi dalam menggemakan kembali Pesan Fatima 1917, bahwa masih ada pesan yang belum diumumkan kepada dunia dan harus segera dilaksanakan, demikian juga agar benua Eropa mendapatkan “tanda” untuk pertobatan mereka menjelang pemurnian dunia. Bila Agnes dan ‘kelompok’ tidak ke sana bangsa Eropa tidak akan mendapat tanda peringatan untuk persiapan mereka, melainkan akan menerima langsung puncak pemurnian lewat “tiga hari kegelapan”. Penugasan itu sudah kami laksanakan sesuai kemampuan dan apa adanya kami.

Bersama surat ini pula kami lampirkan juga Buku dengan judul “MUJIZAT KEMBALI TERJADI DAN PUNCAK PEMURNIAN DUNIA SUDAH SEMAKIN DEKAT” adalah buku yang ke dua, yang mengungkapkan kesaksian dan pengalaman kami secara apa adanya dalam kesadaran bahwa perjalanan misi ini adalah suatu ziarah batin yang kami jalani dalam iman walaupun terkadang tidak sepenuhnya kami mengerti.
Dalam buku tersebut, kami ingin menyampaikan kepada Hirarki di Indomesia maupun dimana saja dan juga kepada seluruh umat katolik, masalah-masalah berikut: (1) Mukjizat Kembali Terjadi dan Puncak Pemurnian Dunia Sudah Semakin Dekat; (2) Yesus Kristus satu-satunya Kebenaran dan Keselamatan; (3) Perayaan Ekaristi; (4) Semangat Pelayanan di kalangan para Imam dan Pejabat Gereja.


1.Mukjizat Kembali Terjadi dan Puncak Pemurnian Dunia Sudah Semakin Dekat

Dalam buku tersebut dan juga dalam surat ini, Kami Bersaksi, bahwa sesungguhnya semua yang dialami Lucia, Fransesco dan Yacinta pada tahun 1917 dalam penampakan Ibu Maria telah diulangi kembali saat kami hadir di Fatima 13 Mei 2005. Ibu Maria menampakkan diri dan diiringi dengan tanda-tanda mujizat matahari, hujan, angin dingin, panas, gemuruh guntur bahkan pelangi ganda. Kami diberi pengertian bahwa tanda-tanda itu diulangi untuk menggemakan kembali pesan-pesan Ibu Maria kepada Lucia, khususnya mengenai pemurnian dunia yang tengah berlangsung dan akan memuncak dengan tiga hari kegelapan. Semua yang dijanjikan oleh Ibu Maria kepada kami telah dipenuhinya. Kami pun diminta bersaksi atas harapan surga agar anak-anak Allah kembali seutuhnya kepada Allah dan agar para imam bekerja sama dengan Ibu Maria untuk mencari dan menyelamatkan mereka yang hilang.
Pada tahun 1917, Ibu Maria mengatakan: “Aku akan kembali ketempat ini untuk ke-7 kalinya” (Jujur kami sampaikan bahwa kami baru mengetahuinya, setelah kami kembali ke tanah air dari buku “Fatima in Lucia’s own words, Secretariado Dos Pastorinhos, Fatima 2003 hal 175“ yang baru kami beli di Fatima). Pada bulan Oktober 1917, Ibu Maria datang untuk ke-6 kalinya, setelah itu berhenti. Baru pada tanggal 13 Mei 2005 kata-kata itu terpenuhi (semula kami sendiri belum mengerti, apakah ini sekaligus merupakan pemenuhan janji Ibu Maria kepada Lucia atau tidak sebagaimana kami tulis dalam buku tersebut, tetapi pada saat rekoleksi di Ungaran, Jawa Tengah pada tanggal 28 Agustus 2005 (saat buku tersebut sedang dicetak), Ibu Maria menjelaskan bahwa tanggal 13 Mei 2005 di Fatima, Ibu Maria hadir kembali untuk ketujuh kalinya, memenuhi janjinya kepada Lucia (teks lengkap dapat dibaca pada website kami).
Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami mengharapkan agar Hirarki di Indonesia dapat menerima atau setidak-tidaknya meneliti kesaksian kami. Kami persembahkan kesaksian ini sepenuhnya kembali pada Yesus, Allah dan Tuhan kami serta Ibu Maria, Ibu yang bahagia yang menugaskan dan menyertai kami dalam perjalanan ini, menyatu sehati dan sejiwa. Untuk lebih jelasnya kesaksian kami, dapat dibaca secara lengkap dalam buku tersebut.


2.Yesus Kristus satu-satunya Kebenaran dan Keselamatan

Bagi umat Kristiani, Yesus Kristus adalah satu-satunya Kebenaran dan Keselamatan. Tentang diriNya Yesus berkata: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yoh 14 : 6). Dan sesaat sebelum naik ke surga Ia berkata kepada para rasul: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada seluruh mahluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum” (Mrk 16 : 16).
Tetapi akhir-akhir ini dikalangan para Imam dan Pejabat Gereja ada banyak yang berpendapat bahwa di luar Kristus juga ada Kebenaran dan Keselamatan. Sikap para Imam dan Pejabat Gereja yang demikian ini, bisa dan telah melemahkan iman umat Katolik. Kenyataan ini jelas tergambar pada begitu mudahnya orang Katolik berganti agama, meninggalkan agama Katolik yang berasal dari Tuhan dan berpindah ke agama lain. Dengan alasan dialog dan toleransi, para Imam dan Pejabat Gereja tidak berani mengemukakan kebenaran agamanya.
Pada tanggal 25 Juni 2005, Ibu Maria masih menyampaikan pesan singkat berikut ini: “Baiklah, itulah yang menjadi pemikiran yang sangat dalam di Surga. Allah telah diabaikan karena dunia tampak besar bagi mata-mata mereka yang melemah imannya. Anak-anakku dan juga kamu para imam, sampaikanlah kepada mereka kelemahan-kelemahan ini selama ini, dimana mereka menjadikan suatu keputusan dan mengabaikan Allah sepenuhnya kepada manusia. Dan sampaikan kepada mereka supaya mereka merenungkan kembali apa yang telah mereka sampaikan, apa yang telah mereka putuskan menjadi suatu keputusan kepada anak-anakku di seluruh bumi ini.”
“Dan aku mengatakan, tidak ada keselamatan setelah Tuhan Allahmu kembali di Surga... Harus kau nyatakan kepada mereka supaya mereka merenungkan kembali apa yang menjadi keputusan mereka. Siapa yang tidak percaya, dia bagian dari dunia. Karena Allah tidak lagi menurunkan keselamatan yang lain setelah Dia kembali ke Surga. Inilah yang harus kamu selesaikan.”
Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami mengharapkan agar Hirarki di Indonesia dapat pula mengevaluasi kembali “beberapa hal / dokumen” dalam peraturan gereja tentang Kebenaran dan Keselamatan, untuk kemudian dapat diusulkan kepada Tahta Suci untuk dapat dirumuskan kembali agar tidak terjadi multi tafsir dalam pelaksanaannya (hal tersebut merupakan permintaan oleh Tuhan Yesus untuk disampaikan kepada Bapa Paus). Untuk lebih jelas dan lengkapnya Pesan Tuhan Yesus pada tanggal 8 Mei 2005, saat rekoleksi sebelum keberangkatan ke Fatima dan Pesan penutup tanggal 21 Mei 2005 di Amsterdam, dapat dibaca pada buku terlampir.
>>>>>>>>>>>>>>>.1.Perayaan Ekaristi

Menurut keyakinan Katolik, roti dan anggur sudah dikonsekrasi bukan lagi roti dan anggur, melainkan sudah menjadi Tubuh dan Darah Kristus. Terkahir Tuhan Yesus sendiri menyatakan itu kepada kami di Santarem, Portugal, tanggal 11 Mei 2005 seusai perayaan Ekaristi. Melalui Agnes Sawarno Tuhan Yesus berkata: “Akulah roti yang turun dari Surga” (bdg Yoh 6). “Aku ada dalam roti dan anggur. Itulah Tubuh dan Darahku, Kujadikan bagi kamu sampai Aku datang kembali menjadi Hakim bagi kamu yang percaya maupun tidak percaya”.
Waktu kami merayakan Ekaristi di Garabandal, sehabis pembacaan Injil tiba-tiba Agnes Sawarno yang dipakai Yesus berdiri dan berbicara kepada para Imam di altar. Tuhan Yesus seperti menguji kami para imam tentang Ekaristi. Salah satu pertanyaan adalah sebagai berikut: “ Apa yang ada diatas altar itu?” “Roti dan anggur”, jawab seorang Iman kami. “Untuk apa roti dan anggur itu ada di altar?” tanya Tuhan Yesus lagi. “Untuk diubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus”, jawab Imam kami. “Siapa yang mengubah roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus?” tanya Tuhan Yesus lagi. “Tuhan Yesus sendiri melalui kata-kata Imam”, jawab Imam kami lagi.
Dalam tradisi gereja Katolik, selain ada perayaan ekaristi, adalagi kegiatan lain, yaitu Adorasi Sakramen Maha Kudus, tetapi sayangnya, sudah jarang sekali umat Katolik mengadakan Adorasi Sakramen Maha Kudus.
Ketika singgah di Santiago de Compostella, rombongan kami sempat mengadakan Adorasi di depan Sakramen Maha Kudus di Kapel Adorasi. Pada saat itu Tuhan Yesus menampakkan diri kepada Agnes Sawarno dalam Hosti Kudus yang ditakhtakan dalam Monstrans. Ia menampakkan diri dalam rupa Allah Bapa yang mahakuasa yang bertakhta di Surga, berpakaian mantol merah dengan tongkat Kemenangan di tanganNya (tongkat dengan bentuk salib diujungnya). Pesan pokok yang disampaikan adalah: ”Hosti Kudus bukan hanya lambang, melainkan kehadiran nyata Tuhan Yesus dalam rupa roti dan anggur dengan segenap kekuasaan dan kemuliaanNya yang Ia berikan menjadi santapan kudus bagi umatNya untuk bersatu denganNya. Dengan itu para Imam dan Pejabat Gereja diingatkan untuk mempersembahkan Ekaristi dengan hati yang siap dan layak, dan bersama umat selalu bersikap sembah sujud di hadapan Sakramen Maha Kudus”.
Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami mengharapkan agar Hirarki di Indonesia untuk menghidupkan kembali kebiasaan Adorasi yang di masa lampau sering diadakan, paling tidak seminggu sekali. Dalam pertemuan-pertemuan Doa Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia, bila ada penjamahan pribadi terhadap setiap hadirin Tuhan Yesus sering menutup sapaanNya dengan kata-kata: “Sampai jumpa lagi. Aku menunggumu”. Tuhan Yesus menunggu kita setiap saat. Tempat paling istimewa Dia menunggu kita adalah dalam doa dan Sakramen Maha Kudus.


2.Semangat Pelayanan di kalangan para Imam dan Pejabat Gereja

Salah satu hal yang sangat menyedihkan hati Tuhan Yesus dan Ibu Maria adalah semangat duniawi yang ada di kalangan para Imam dan Pejabat Gereja. Dalam Pesan-pesan-Nya juga disinggung mengenai semangat duniawi dan kemiskinan yang dijalankan oleh para Imam dan Pejabat Gereja.
Untuk hal ini, dengan segala kerendahan hati, demi kejelasannya, kami mengharapkan untuk dapat membaca Buku terlampir pada bagian Pesan-pesan untuk Hirarki dan para Imam dan dapat kita gunakan sebagai bahan perenungan bersama.

Bapa Kardinal, Bapa Uskup, Romo, Frater, Bruder, Suster, Bapak, Ibu, Saudara dan saudari seiman sekalian di seluruh Indonesia, demikianlah hal-hal yang ingin kami sampaikan, masalah-masalah yang sangat ditekankan oleh Tuhan Yesus dan Ibu Maria, khususnya selama bulan-bulan terakhir ini. Isinya banyak mengandung “kritik” dari Tuhan Yesus dan Ibu Maria, sedangkan kami hanya sekedar “alat” untuk meneruskannya.

Semoga isi surat ini dan buku terlampir dapat menjadi bahan perenungan bagi kita semua dalam mempersiapkan diri kita serta seluruh Umat Katolik untuk menghadapi masa Pemurnian yang sudah/sedang berlangsung dan puncak masa Pemurnian (tiga hari kegelapan) yang segera akan turun, sehingga kita dapat menghadapinya dengan suka cita sebagaimana janji Ibu Maria kepada kita.

Sebagai informasi tambahan, apabila Bapa Kardinal, Bapa Uskup, para Romo, Frater, Bruder, Suster, Bapak, Ibu dan Saudara-Saudari seiman, Serta seluruh Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia ingin mengetahui lebih jelas lagi perihal Pesan-pesan Tuhan Yesus dan Ibu Maria, dapat dibaca dengan membuka website kami www.hatiibuyangbahagia.com (seluruh pesan dan isi hati Tuhan Jesus dan Ibu Maria dari tahun 1995 s/d sekarang dapat dibaca pada website tersebut).

Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan di hati Bapa Kardinal, Bapa Uskup, Romo, Frater, Bruder, Suster, Bapak, Ibu, Saudara dan saudari sekalian, dengan segala kerendahan hati kami mohon maaf. Atas perhatian, kerja sama dan bantuannya kami sampaikan banyak terima kasih.

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan Ibu Maria kita pasti siap menghadapi puncak masa pemurnian yang segera akan turun.


Jakarta, 12 September 2005

Hormat kami,


Atas nama
Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia





R. Robianto Koestomo Florence Ola Wiranata

Pembimbing Rohani




Mgr. Isak Doera, Pr
«1

Komentar

  • 3 hari kegelapan?
    Bunda maria menampakkan diri?
    Unbelieveable
  • sometime miracles happened unexpected....
  • Ia menampakkan diri dalam rupa Allah Bapa yang mahakuasa yang bertakhta di Surga
    Ia menampakkan diri dalam rupa Allah Bapa yang mahakuasa yang bertakhta di Surga, berpakaian mantol merah dengan tongkat Kemenangan di tanganNya (tongkat dengan bentuk salib diujungnya)
    Ini yang paling saya tidak percaya
    Walaupun Saya percaya Yesus merupakan Allah tapi saya tetap tidak percaya ini
    Sebab Allah bapa itu tidak bisa dilihat oleh kasat mata
    Dari sepanjang sejarah Alkitab Allah bapa tidak pernah dan tidak mungkin menampakkan diri kepada manusia
    Paling2 hanya berupa pertanda
    contoh : pada waktu "menggiring" Israel, Allah membuat tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari
    Bahkan di kitab Wahyu pun Allah hanya menampakkan diri dalam wujud Yesus
  • serraphim0n menulis:
    Ini yang paling saya tidak percaya
    Walaupun Saya percaya Yesus merupakan Allah tapi saya tetap tidak percaya ini
    Sebab Allah bapa itu tidak bisa dilihat oleh kasat mata
    Dari sepanjang sejarah Alkitab Allah bapa tidak pernah dan tidak mungkin menampakkan diri kepada manusia
    Paling2 hanya berupa pertanda
    contoh : pada waktu "menggiring" Israel, Allah membuat tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari
    Bahkan di kitab Wahyu pun Allah hanya menampakkan diri dalam wujud Yesus
    ini yang paling saya setuju.
  • serraphim0n menulis:
    Ini yang paling saya tidak percaya
    Walaupun Saya percaya Yesus merupakan Allah tapi saya tetap tidak percaya ini
    Sebab Allah bapa itu tidak bisa dilihat oleh kasat mata
    Dari sepanjang sejarah Alkitab Allah bapa tidak pernah dan tidak mungkin menampakkan diri kepada manusia
    Paling2 hanya berupa pertanda
    contoh : pada waktu "menggiring" Israel, Allah membuat tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari
    Bahkan di kitab Wahyu pun Allah hanya menampakkan diri dalam wujud Yesus

    Dia salah tulis kali bro, kalo dilihat dari konteks bahasanya, pastinya dalam wujud Tuhan Yesus-lah...
    IJO.......IJO.......IJO..........

  • Dia salah tulis kali bro, kalo dilihat dari konteks bahasanya, pastinya dalam wujud Tuhan Yesus-lah...

    Cerita di atas ada "tidak benar" nya
    Melebih-lebihkan penampakkan Allah
    Apalagi penampakkan bunda Maria
    Maria itu hanya manusia
    bukan semacam "tuhan" yang bisa menampakkan diri "seenaknya"
    Dia bilang dia diberi nubuat tentang hari kegelapan?
    Saya rasa Tuhan sekarang tidak pernah lagi memberi nubuat2 kepada manusia
    Apalagi nubuat tentang akhir zaman
  • Maria Ibu Biologis Tuhan..
    Diangakat ke Surga dengan Tubuh Jasmani sama seperti Hanoch
  • smerlaph menulis:
    Maria Ibu Biologis Tuhan..
    Diangakat ke Surga dengan Tubuh Jasmani sama seperti Hanoch

    Yesus adalah Allah dan Manusia, sebagai Allah Ia tidak mempunyai Ibu karena dia adalah Alpha dan Omega (Yang pertama dan Terakhir)

    Sebagai manusia ya sudah menjadi kodrat Ia memiliki Ibu biologis

    Jadi kesimpulannya Maria ibu manusia Yesus ya, Maria bunda Allah no

    Dimana tertulis di Alkitab kalo dia terangkat ke Surga
  • ranger75 menulis:

    Yesus adalah Allah dan Manusia, sebagai Allah Ia tidak mempunyai Ibu karena dia adalah Alpha dan Omega (Yang pertama dan Terakhir)

    Sebagai manusia ya sudah menjadi kodrat Ia memiliki Ibu biologis

    Jadi kesimpulannya Maria ibu manusia Yesus ya, Maria bunda Allah no

    Dimana tertulis di Alkitab kalo dia terangkat ke Surga

    Yesus adalah Manusia bukan Allah yang tidak mempunyai Ibu karena dia adalah Alpha dan Omega (Yang pertama dan Terakhir)

    Sebagai manusia ya sudah menjadi kodrat Ia memiliki Ibu biologis

    Jadi kesimpulannya Maria ibu manusia Yesus ya, Maria bunda Allah no
  • Tepatnya begini Bro Yesus adalah Allah yang Mahatinggi yang pertama dari semua Mahluk, karena Dia yang pertama bagaimana mungkin memiliki ibu kalau Allah punya ibu berarti dia bukan yang pertama (Alpha) tapi paling-paling jadi yang kedua

    Kita percaya dalam melakukan karya penyelamatannya Allah berinkarnasi menjadi manusia, lahir seperti manusia pada umumnya melalui rahim seorang ibu. tapi tidak melalui proses fertilisasi seperti manusia pada umumnya (pertemuan sperma dengan sel telur)

    Jadi dalam kapasitasnya sebagai manusia ya Yesus mempunyai Ibu, tapi dalam kedudukannya sebagai Allah dia tidak mempunyai ibu, bahkan Maria sendiripun merupakan ciptaannya

    Bagaimana Maria disebut bunda Allah kalau dia sendiri ciptaan Allah

    Saya ingin memperjelas pertanyaan saya diatas :
    Dibagian manakah dari Alkitab yang menulis bahwa Maria terangkat ke Surga? darimana sumber atau dasarnya sehingga orang Katholik percaya bahwa Maria terangkat ke Surga? mungkin Bro-bro yang Katholik mau share
  • Jumat I, 3 April 2009, Aula Sekolah St.Fransiskus, Kp.Ambon Jakarta

    stmariadefatimacopy.jpg

    Jumat pertama bulan April dan Doa Pasrah akan diadakan pada :

    Waktu : Jumat 3 April 2009 Pk. 18.00 (jam 6 sore)

    Tempat : Aula Sekolah Fransiskus, Jl. Bangunan Barat, Kampung Ambon, Jakarta Timur
  • kebohongan publik...
    berita sampah...
    :pusing:
  • Doa beserta para imam Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia di Wisma Samadi,Klender, Jakarta
    Pesan diterima di Jakarta pada tanggal 17 January 2009


    Pengantar Ibu Agnes

    Monseigneur berdua yang kami kasihi, dan para Romo, para Frater dan juga Bruder Cimes, Suster, semua saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus dan Ibu Maria. Malam ini kita berkumpul seperti ini, jarang terjadi, karena banyak para imam yang bersatu, masuk untuk sehati sejiwa dalam roh bersama Ibu Maria di surga.

    Para Romo, kalau anda tahu betapa surga mencintai dan sangat mencintai perjalanan-perjalanan para Romo. Itu yang dikatakan Ibu Maria, khususnya saya ingin …..menjelang besok ulang tahun imamatnya Mgr.Isak Doera , saya selalu diajak omong dengan Ibu Maria : “Agnes , jagalah imammu dengan baik. bekerjasamalah dengan dia di hari tuanya. “

    Saya sangat tersentuh, di hati saya, sangat dalam. Begitu cintaNya, khususnya untuk Mgr.Isak Doera. Ibu Maria menyayangimu, apalagi besok dengan kesetiaan Romo Isak Doera untuk menerima 50 tahun yang begitu panjang dengan setia. Jadi, khususnya ini untuk Romo Isak Doera, itu yang bisa saya sampaikan pada malam ini.

    Makanya, rasanya saya berdosa kalau saya nggak selalu menyapa atau menelepon atau apa saja terhadap Romo Isak Doera. Kenapa? Saya tidak tahu persis. Apakah menjelang hari tuanya Romo Isak Doera atau karena kesetiaan Romo Isak Doera di dalam panggilannya yang begitu indah. Mungkin itu yang dilihat surga, yang dilihat Ibu Maria.

    Dan juga khususnya Mgr.Bumbun, juga Ibu Maria memperhatikan banget kepada seorang imam yang begitu lembut hatinya. “Agnes, pergilah layani umatnya dengan baik.”

    Baru kali ini saya membuka , membuka pesan Ibu Maria untuk Mgr.Bumbun : “Layani umatnya dengan baik.”

    Jadi, apapun yang terjadi di Keuskupan Pontianak, terjadi apapun, saya lari terpontang panting. Khususnya apa yang dikatakan Bruder Cimes untuk anak-anak sekolah yang sakit atau untuk anak-anak sekolah yang kesurupan di daerah Subah. Itu, Aku kejar, karena pesan Ibu Maria: “Pergi, layani umatnya dengan baik, Agnes.”

    Jadi, itu pesan Ibu Maria. Makanya juga, banyak terjadi, surga menolong dalam keuskupan itu juga, orang sakit buta empat tahun, baru sekejap kita berdoa , matanya sudah melek.

    Maka, Tuhan banyak membuat sesuatu yang indah di dalam keuskupan Pontianak dikarenakan Mgr.Bumbun yang begitu terbuka, mempunyai kerendahan hati, dan mengerti bagaimana karya Tuhan sampai akhir jaman. Jadi, keikutsertaan Mgr.Bumbun juga diperhatikan oleh Ibu Maria.

    Maka mungkin, Minic, (Ibu Agnes menyapa Dominica dari Singkawang, red) kamu tidak tahu. Sekarang ini, baru saya cerita. Makanya begitu terjadi apapun, Ibu ada yang begini. Saya , lari. Saya langsung pergi tidak bilang : ah nggak…Minic. Nggak begitu, saya langsung kabur walau nggak ada teman , saya pergi sendiri. Kalau ada teman , saya berteman. Karena itu pesan Ibu Maria untuk umat di Keuskupan Pontianak. Ini yang saya sampaikan malam ini.

    Berbahagialah Mgr diperhatikan Ibu Maria, tapi juga karena kelembutan hati Romo. Kata beliau: “Kelembutan hati imammu itu, itulah membuat Aku senang , membuat Aku bahagia. “. Kata Bunda Maria untuk Mgr.Bumbun.

    Dan juga para Romo, pasti Ibu Maria juga sayang dan selalu mendoakan di surga untuk para Romo.
    Ya, bukan jasa, ya. Keikutsertaan Ibu Maria dalam karya keselamatan ini di mana para Rasul itu sungguh-sungguh dipeluk, didampingi, berdoa bersama supaya beliau-beliau itu bisa menyampaikan karya keselamatan ini , karena Ibu Maria. Ibu Maria cukup berjasa di dalam karya keselamatan ini. Maka, kalau orang-orang tidak mengerti siapa Ibu Maria pasti dianggap remeh Ibu Maria. Tapi, Ibu Maria luar biasa.

    >>>>>>>>>>>>Kalau kata dunia, jasa Ibu Maria. Kata dunia. Tapi, tidak!
    Karena diikutsertakan Ibu Maria di dalam penyelamatan dan penebusan umat manusia yang percaya, itu menjadi bagian Ibu Maria.

    Jadi, para Romo, tolong , tolong renungkan tentang Ibu Maria yang begitu besar jasanya di dalam sejarah keselamatan umat manusia di bumi ini. Jangan lepaskan , Romo, Ibu Maria. Dan selalulah minta bantuan dan doa restu Ibu Maria di dalam para Romo melayani umatnya. Pasti, romo-romo akan mengalami sesuatu yang luar biasa bersama Ibu Maria. Ini yang mau saya sampaikan pada malam ini, khususnya untuk para Romo.

    Khususnya , Romo Isak Doera, saya mengucapkan terima kasih pada Romo, bekerja sama selama ini. Dan kami, anak-anakmu berdoa dalam kelompok ini, supaya Romo tetap sehat mendampingi kami di dalam melayani anak-anak Ibu Maria di Indonesia ini.

    Itu harapan kami semua kepada Romo Isak Doera yang kami kasihi. Ini saja yang bisa saya sampaikan. Khususnya pada malam ini. Dan saya akan bersama para romo dan teman-teman , kita akan berdoa bersama dengan Ibu Maria di surga.

    Mari kita persiapkan diri kita dengan sungguh-sungguh. Kita datang kepada Allah Bapa yang Maha Kuasa yang selalu setia menantikan kita siang dan malam dengan sabar, dengan kerahimanNYA dengan berkatnya melalui kuasaNYA, kita boleh mengalami semua tanda-tanda itu dalam kehidupan kita sehari-hari. Mari kita persiapkan diri kita dengan baik. Biarlah kuasa Allah mengalir, mengalir terus dalam perjalanan doa kita pada malam ini dan seterusnya di dalam kita melayani di manapun kita berada.


    Pesan Tuhan Yesus

    Aku datang saat ini, inilah AKU. Inilah kuasaKU bersama anak ini. Jangan lagi kamu tidak mengerti. Bersukacitalah kamu, AKU hadir saat ini. Hai, para imam! Apa yang sudah kau lakukan bersamaKU? Apa yang sudah kau lakukan bersamaKU?! AKU telah memanggilmu. Lihat! Lihat dunia! Apakah kamu sudah melihat dunia? AKU melihat dari surga, banyak para imam tidak melakukan apa yang AKU kehendaki. Banyak kesesatan saat ini. Dunia sudah mempengaruhi sehingga kamu lupa apa yang harus kamu kerjakan. Lihat! Lihat di sekitarmu! Banyak anak-anakKU berjatuhan dalam dosa. Di manakah hatimu? Di manakah hati para-para imam? Mereka sibuk! Sibuk dan sibuk, dan berjalan sesuai apa yang menjadi keinginannya. Bukan keinginanKU yang terjadi, tetapi keinginan manusia yang muncul dalam kehidupanmu.
    Saat-saat terakhir ini, lihat! Apa yang kamu lihat? Apa yang sudah terjadi di dunia ini, di bumi ini? Lihat! Inilah saat terakhir!

    AKU berkata kepada kamu semuanya, hai, para imam! AKU datang! Inilah kuasaKU bersama anak ini. Ini KUnyatakan kepada kamu semuanya di negaramu ini.
    Kalau kamu punya kuasa, lakukanlah itu! Lakukan! Kamu mengerti?
    Anak ini KUpanggil untuk bersaksi tentang kebenaran saat-saat terakhir ini. Lihat! Lihat! Aku tergantung di kayu salib ini. Apakah ini hanya tanda bagimu? Hai, para imam! Apakah itu hanya tanda?
    Hai! AKU sudah tergantung. AKU melakukan ini untuk dunia, untuk menebus manusia karena di bumi ini AKU menciptakan manusia, tapi AKU datang, Aku tidak diterima!

    Kamu yang menerima AKU, sejauh manakah hatimu menerima AKU sepenuhnya dalam kehidupanmu? Ingat! Aku berikan kamu hidup,untuk apa? Supaya dinyatakan bahwa AKUlah yang dulu dan sekarang, tidak akan berubah. Aku adalah AKU! AKU adalah ALLAH nenek moyangmu, ALLAH Abraham.
    Kamu tahu? Inilah kuasaKU. AKU berbicara dari surga melalui anak ini. Kalau kamu punya hati, pasti kau akan merasakan kehadiranKU saat ini. Jangan kamu bertanya, “Apakah ini benar? Apa ini tidak?”
    Tidak ada! Tidak ada! Saat ini tidak boleh terjadi karena kamu harus mempersiapkan dirimu dengan baik.
    AKU berkeluh kesah. AKU berkeluh kesah, karena banyak anak-anakKU jatuh dalam dosa. Para imam di seluruh bumi ini sudah tidak lagi berjalan dengan hati, tapi berjalan dengan pikirannya, dengan perasaannya, dengan kehendaknya.
    Tidak! Berjalanlah bersamaKU karena langkahKU adalah pasti supaya kamu sampai kepada tujuanmu, adalah AKU.
    Setiap langkah yang kamu tinggalkan, meninggalkan kasih, meninggalkan cinta, meninggalkan damai.

    Maka, hai, para imam, ikutilah Aku dengan baik! AKUlah gurumu yang terindah. Dunia tidak akan menjadi gurumu. AKUlah gurumu dari surga. Melalui kuasaKU AKU menyapamu, AKU mendampingimu. Aku! Maka, kata AKU adalah AKU! AKU: AKU! Tidak ada dua AKU, hanya AKU! Satu AKU! AKU adalah AKU!
    Hai para imam, mengertilah engkau! Kamu selalu setia dengan peraturan-peraturan manusia. Itulah imam-imam Farisi. Dia selalu memberikan, mengajarkan peraturan-peraturan manusia. Tapi kebenaran dalam namaKU, itu diabaikan.
    Itu juga terjadi! Saat ini para imam, AKU melihat dari surga. Kalau kamu mengatakan “ya”, Aku ikut!, Ikutilah AKU dengan baik! Jangan menoleh ke belakang! Nanti kamu akan tersandung karena iblis. Belakang, belakang. AKU ada di depan!
    >>>>>>>>>>Setialah kamu, hai para imam! Belajarlah tentang AKU. Tentang Aku! Belajarlah tentang Aku… supaya kamu mengerti, seorang imam, dia harus melindungi umatnya dengan baik dan melayani umatnya dengan baik. Bukan kamu dilayani!
    Jangan kamu menjadikan raja dirimu, tapi jadilah pelayan. AKU juga melayani kamu. Sampai saat ini juga, kuasaKU hadir di tengah-tengah kamu: melayani!
    Sempurnalah, hai para imam! Kalau kamu melayani anak-anakKU dengan baik dan membawa anak-anakKU dengan baik, sempurnalah kamu dalam perjalananmu.
    Lihat! Lihat! Banyak anak-anakKu yang tersesat, diabaikan, ditinggalkan! Kamu para imam yang ada di sini, AKU berbicara kepada kamu. Persiapkan dirimu dengan baik, karena AKU akan menurunkan kuasaKu untuk memurnikan dunia ini.
    Jangan kamu tidak percaya! Lihat! Kamu akan mengalami. Kalau kamu tidak siap, bagaimana mungkin anak-anakKU bisa siap dengan baik?

    Kamu akan mengalami, mengalami kepedihan. Dunia akan goncang, ya! Dunia akan goncang. Dunia akan goncang!
    Bukalah hatimu dan renungkan apa yang KUkatakan ini kepadamu. Berbahagialah kamu yang membuka hati dan merenungkan kembali apa yang KUkatakan ini kepadamu.

    Kamu para imam, berjalanlah bersamaku! Jangan lagi kamu berjalan sendiri, nanti kamu salah arah. Salah arah! LangkahKU, pasti! Pasti! Karena AKU ada di surga, supaya kamu sampai kepadaKU di surga, AKUlah yang berikan jalan itu .
    Siapa yang percaya dan setia dan menerima AKU dalam kehidupannya, di mana hari itu tiba, dia akan selamat di dalam namaKU.
    Berbahagialah kamu! Kamu mengerti saat ini karena AKU memberikan Ibumu itu kepada kamu semuanya. Dengarkan Dia! Dengarkan Dia! Itulah Ibumu yang KUberikan kepadamu.

    Hai para imam, dengarkan AKU dengan baik. AKU tahu apa yang sudah kamu perbuat dalam hidupmu, hanya kau bersamaKU.
    Maka, malam ini, AKU minta kepadamu: jadilah kamu imam yang baik dan setia kepadaKU. Lakukan ini sungguh-sungguh, hidup dalam kehidupanmu. Bukan hanya seperti itu. (Kuasa Tuhan mengangkat pajangan salib di atas meja altar, red) . Hanya untuk hiasan saja.
    Tapi masuklah kamu dalam kehidupanKU supaya engkau mengerti, AKU hidup dan hidup, dan AKU akan datang kembali.
    Ini yang KUkatakan kepadamu. Renungkan! Renungkan! Jangan lagi kamu tidak percaya. Ini kuasaKU bersama anak ini, bersama anak ini! Kalau kamu mengerti, kamu bisa merasakan kehadiranKU saat ini.
    Ini kuasaKU! Itulah janjiku! (bdk Mat 28:20,red) AKU menyertai kamu melalui kuasaKU. Melalui kuasaKu.

    Dan kamu anak-anakKu semua yang ada di sini, renungkan apa yang KUkatakan ini. Tidak lagi! Tidak lagi dunia itu bersamamu tapi hiduplah dalam kehidupan yang benar. Kebenaran itu adalah AKU.
    Katakan janggal, kehadiranKU ini. Itu hakKU dengan cara apapun Aku hadir. Itu hakKU.
    AKU menyatakan: “AKU menyertai kamu”, Inilah penyertaanKU kepada kamu supaya kau mendengarkan melalui anak ini. Anak ini KUberikan kepadamu. Anak ini!
    Jangan takut! Jangan kamu takut, hai para imam, engkau tidak bersahabat dengan teman-temanmu. Biarkanlah itu berjalan. Pada waktunya mereka akan menyesal. Kamu menang bersamaKU untuk menerima janjiKU . AKU segera menurunkan itu semuanya. Dunia akan digoncangkan, pertumpahan darah akan terjadi di antara bangsa dengan bangsa. Apa yang KUkatakan dalam kitab suci terjadilah itu semuanya. Terjadilah!

    AKU mengatakan benar dan renungkan. Apabila itu terjadi engkau sudah mendengar AKU berkata kepadamu pada malam ini.
    Dekatkan dirimu. Dekatkan dirimu kepadaKU. Khususnya kamu para imam, AKU memanggilmu untuk bersatu dengan AKU untuk melayani anak-anakKU. Bekerjalah kamu dengan baik! Jangan hukum manusia itu, kamu terima dengan sempurna. Apa yang tertulis dalam kitab suci, itulah firmanKU yang hidup. Kamu tidak indahkan itu semuanya.

    AKUlah jalan keselamatan, tidak ada yang lain. Siapa yang percaya dia akan selamat. Siapa tidak percaya, dia akan mati bersama dunia. Itulah perkataanKU yang benar. (bdk Mrk 16 :16, red) Tidak ada lagi. AKU berkata kepada kamu: tidak ada lagi!
    AKU datang, AKU kembali, dan AKU datang lagi. Itulah yang KUjanjikan kepada dunia ini, ya! Apa yang kamu lihat di sekitarmu, maupun dunia ini, itu terjadi! Siapa yang percaya dia akan KUmenangkan dari dunia ini. Percaya! Semua akan menyelesaikan permasalahan hidupmu. Percaya dan percaya! Kalau kamu percaya kepadaKU, semua akan menjadi baik dalam kehidupanmu.

    Inilah AKU. Akulah: Yesus. Aku sudah datang bersama anak ini. AKU: Yesus. NamaKU: Yesus. Itulah tanda persahabatan supaya kamu dekat kepadaKU. Siapa yang berdoa didalam namaKU, AKU mendengarkannya. Hanya AKU yang ada di surga. Tidak ada lagi! Tidak ada Allah lagi! Hanya AKU! AKU adalah AKU. AKU-lah yang tertulis di dalam kitab suci. AKU-lah, Yahwe.
    AKU tidak akan meninggalkan bangsa Israel. Dan AKU tidak pernah menghapuskan satu kata-kata pun. (bdk Mat 5: 17-18, red)Dulu dan sekarang, dan AKU akan datang kembali. AKU tidak pernah meninggalkan bangsa Israel. Kamu dengar apa yang terjadi?! Harus terjadi, Harus terjadi.Melalui bangsa Mesir, banyak manusia disesatkan. Sejak dulu, AKU bersama mereka. Merekalah umat pilihanKU. Di situlah AKU hadir di tengah-tengah mereka dan mereka setia di dalam hukum Musa. AKU terima dengan baik. AKU tidak meninggalkan mereka walaupun AKU sudah datang ke bumi ini menjadi manusia, untuk bertemu dengan manusia, itulah janjiKU kepada Musa, supaya dinyatakan kehadiranku ini.

    Ingat perkataanKU : AKU tidak akan meninggalkan bangsa Israel. Ingat perkataanKU ini. Terjadi, terjadilah! Dari awal, dari awal. Kamu tahu semua manusia di bumi ini AKU menciptakannya, tapi ada yang merusak rencanaKU. Itulah dari awal bangsa Mesir. AKU tinggalkan mereka. AKU tidak bersama mereka, supaya kamu tahu.

    Hai para imam, AKU memberikan ini kepadamu, supaya kamu dikuatkan dalam perjalananmu sebagai seorang imam. Setialah kamu dengan firmanKU. Jangan kau tambahkan dan kau kurangi. Apa yang KUkatakan, terimalah semua itu dalam kehidupanmu dan renungkan.

    Baik, kalau kamu sudah mendengarkan apa yang Kukatakan ini, renungkan! Supaya kamu tahu, AKU: Allah yang hidup, Allah yang dekat, Allah yang setia, Allah yang sempurna. AKUlah yang bertahta di surga, tidak ada Allah yang lain. Hanya AKU dan AKU. Ini, AKU: Yesus, yang mengatakan kepada kamu melalui anak ini.

    Baik! Jangan takut para imam. Pergilah! Sampaikan bahwa kebenaran ini sudah ada di antara kamu dan ajak mereka mempersiapkan dirinya dengan baik dan membawa anak-anakKU kembali kepadaKU seutuhnya saat-saat terakhir ini. Bekerjalah! Bekerjalah bersamaKu. AKU tidak pernah meninggalkan kamu sendiri dalam kebenaran. Inilah permintaanKU, hai para imam. Ini!

    Baik! Inilah perkataanKU yang benar yang kamu dengarkan pada saat ini dan jangan lagi kamu tidak percaya. Inilah kuasaKU, kuasaKU berbicara di antara kamu. Inilah janjiKu untuk semua manusia di seluruh bumi ini.
    AKU! AKU menyertai, menyertai dengan caraKU, dengan kuasaKU. Itu hakKu. Siapa yang bisa mengambil bagian dalam perjalanan ini? Dunia tidak bisa. Bahagialah kamu saat ini mendegarkan AKU berbicara kepada kamu semuanya melalui anak ini. Buka hatimu dan renungkan, dan lakukan, dan setialah para imam. AKU minta kepada kamu, bergegaslah, bekerjalah, untuk membawa anak-anakKU. AKU bisa melakukannya, tapi kamu menjadi saksi tentang kebenaran ini.

    Baik! Ini perkataanKU yang benar. Sampai bertemu. AKU menunggumu semua di surga. Datanglah anakKU dan setialah kamu dalam perjalananmu di mana kamu melayani. Jangan takut! AKU ada dan selalu ada, dan dekat dan selalu dekat di antara kamu. Siapa yang membuka hati, AKU ada bersamamu. Ini janjiKU. JanjiKU yang KUulangi kembali, supaya kamu tahu apa yang sudah tertulis. Sempurnalah adanya. Sempurnalah adanya.

    Renungkan! Jangan berpikir kamu! Kamu tidak akan sanggup memikirkan kuasaKU. Tidak akan sanggup! Tetapi, setialah kamu! Setialah dalam perjalananmu ini sesuai dengan apa tugasmu masing-masing dalam hidupmu ini.
    Baik! AKU menunggumu di surga. Datanglah anakKU dan berdoalah. Sebut namaKU “Yesus”. Itulah, AKU. AKU akan mendengarkan kamu semuanya, apalagi AKU akan segera menurunkan kuasaKU di bumi ini. Akan KUlenyapkan yang tidak percaya, supaya engkau mengerti AKU akan memisahkan gandum dan ilalang. Itu kuasaKU yang akan memisahkannya. Nanti akan kamu alami dan kamu akan mengerti apa yang AKU katakan ini kepadamu. Baik, sampai bertemu kembali. Aku menunggumu di surga.


    Sabda Pengetahuan Tuhan Yesus

    Percayalah kepadaKU dan beriman sajalah kepadaKU. Dan AKU ingin saat-saat terakhir ini, kamu saling mengasihi. Biarlah kuasaKU akan menyelesaikan semuanya itu, Agnes.

    Jangan takut! Biarlah itu terjadi, supaya dinyatakan AKU akan mengalahkan dunia ini.Pesan Ibu Maria

    Para imam yang Aku kasihi, selamat malam.

    Selamat malam Ibu Maria, jawab para imam

    Dan anak-anakKu semua yang Aku kasihi, untuk kamu, selamat malam.

    Selamat malam Ibu Maria, jawab umat

    Selamat malam. Aku bahagia malam ini bisa bertemu dengan kamu semua para imam. Ini, Aku , Ibumu: Maria, hadir di antara kamu bersama Agnes pada malam ini.

    Aku bahagia. Kalausemua ini terjadi di seluruh bumi, pasti anak-anakKu semua bahagia untuk menghadapi peristiwa-peristiwa yang akan turun ke bumi ini. Terima kasih.

    AnakKu , Isak Doera, terima kasih untukmu. Selamat untukmu di mana engkau berjuang untuk ikut Tuhan dalam panggilanmu, engkau setia, Isak Doera. Terima kasih anakKu. Terima kasih.

    Itu menguatkan kamu. Kesetiaanmu itulah membuat kamu bahagia, Isak Doera. Terima kasih anakKu. Terima kasih untukmu yang akan kamu rayakan, kebahagiaanmu bersama para imam, juga anak-anakKu semua dan Aku, Ibumu juga bahagia dan berdoa atas kebahagiaanmu ini.

    Terima kasih Ibu , jawab Mgr.Isak Doera.

    Terima kasih. Dan juga kamu anakKu yang hadir di sini , Hieronymus Bumbun. Itulah namamu. Nama yang indah. Itu tanda kelembutanmu , anakKu. Aku bahagia, engkau juga sampai di sini. Terima kasih juga kepadamu di mana engkau ikut melayani bersama Aku: Ibumu, bersama Agnes, terima kasihKu engkau telah memberikan anak-anakKu untuk dilayani. Berbahagialah engkau yang membuka hati untuk menerima kebenaran ini. DoaKu menyertaimu selalu dalam perjalananmu. Terima kasih untukmu.

    Dan juga para imam semua yang ada di sini. Terima kasihKu untuk kamu semua yang hadir di sini. Pasti engkau mengerti kehadiranmu pada malam ini, engkau akan banyak mendengarkan apa yang harus engkau dengarkan dan apa harus engkau kerjakan, setelah engkau mendengarkan pada malam ini.

    Terima kasih para imam. Aku ingin untuk kamu semua yang ada di sini, Aku: Ibumu, Maria mau menyampaikan ini, tahun ini , anakKu, kamu akan mengalami banyak hal. Kalau kamu tidak memulai mengerti untuk melayani anak-anakKu dimanapun kamu berada, aduh, Aku harus bicara apa supaya kamu mau mendengar dan menerima tentang kebenaran ini ?

    Tahun ini kamu mengalami cukup banyak , cukup berat peristiwa – peristiwa. Bukan saja di tempatmu ini, di seluruh bumi. Persiapkan, hai para imam! Jangan kamu kuatir, jangan kamu malu, jangan kamu takut untuk menerima kebenaran ini.
    Memang secara dunia , pikiran manusia, ini tidak bisa diterima, karena cukup luar biasa, banyak tanda-tanda diberikan di dalam kelompok ini. Bukalah hatimu para imam. Mulailah, mulailah untuk mengerti, juga persiapkan dirimu dengan baik. Itu harapanKu, supaya kamu nanti bisa melindungi anak-anakKu di saat penderitaan itu datang di antara kamu.

    Percayalah! Semua itu akan terjadi. Peperangan akan terbuka, pertumpahan darah akan terjadi di mana-mana. Kamu harus percaya para imam, karena engkau lebih daripada anak-anakKu, maka bijaksanalah kamu untuk menerima nubuat ini.

    Aku Ibumu. Sungguh-sungguh Ibumu, bersama Agnes. Inilah isi hatiKu di antar untuk kamu semuanya melalui kuasa Allah, dengarkanlah baik-baik.

    Dan kamu anak-anakKu, teruslah kamu melayani, sampaikan kebenaran ini. jangan kamu kuatir. Tidak akan terjadi apa-apa terhadap dirimu. Percaya ! Sungguh , Aku Ibumu menyertai kamu dari surga di mana kamu melayani , di mana kamu mengasihi , di mana kamu mencintai, kamu ada bersamaKu. Mengertilah, kamu akan hadapi bersama. Dekatkan dirimu anak-anakKu, dekatkan dirimu. Serahkan semua hidupmu sepenuhnya untuk Allahmu di surga. Ini, yang Aku sampaikan saat-saat kamu mengalami kepedihan ini. Percaya! Percaya kamu semua baik-baik saja. Itulah yang Aku sampaikan untuk kamu semua pada malam ini.

    Kamu, Heribertus, jangan kamu menunda lagi, anakKu. Masuklah! Masuklah dalam perjalanan ini, supaya kamu mengalami banyak hal bersama anak-anakKu di negaramu ini. Jangan engkau memisahkan dirimu. Biarlah di sana juga mereka mengalami , di sini juga , kamu juga mengalami bersama anak-anakKu. Semua punya bagian-bagian. Allahmu di surga akan melindungi anak-anaknya di seluruh bumi ini. Selesaikan semua itu , Heribertus.

    Ya, Bunda, jawab Rm.Heribertus.Baik, baik anakKu. Jangan sedih kamu sakit, tetapi di dalam kau menderita , engkau mengalami kasih Allah, sempurna diberikan di dalam hidupmu. Tidak terjadi apa-apa terhadap dirimu, karena kau akan menjadi saksi di dalam kebenaran ini. Ini yang Kusampaikan padamu.

    Terima kasih Ibu Maria, jawab Rm.Heribertus.

    Terima kasih.

    Alexius, Aku berharap padamu. Banyak hal yang harus engkau sampaikan kepada anak-anakKu di mana kau berkumpul bersama anak-anakKu, bicaralah tentang kebenaran ini. Aku minta kepadamu, Alexius, supaya mereka juga dapat mempersiapkan dirinya dengan baik. Aku berharap kepadamu supaya engkau bekerja dengan baik bersama Aku, Ibumu. Tahun ini, mari kita bekerja , selesaikan semuanya. Biarlah hari itu terjadi. Tidak usah dikuatirkan. Semua akan menjadi baik dalam perjalananmu. Inilah, yang Aku sampaikan kepadamu , Alexius.

    Terima kasih Ibu, jawab Rm.Alexius.

    Terima kasih. Dan juga Aku berharap kepada para imam: jangan malu, jangan kuatir. Apakah yang kamu malukan untuk menyampaikan kebenaran ini di antara teman-temanmu? Tetapi Allahmu akan bekerja bersamamu apabila engkau sungguh-sungguh terbuka hatimu , di situ Allah menguatkanmu. Jadi, Aku , Ibumu berharap jangan sibuk dengan perkara-perkara dunia. Apa yang kamu cari? Ilmu dunia tidak menyelesaikan, tetapi carilah Tuhanmu dan bekerja dan melayani sebagai seorang imam melindungi anak-anakKu.
    Pemberian dunia itu, selesai . Tidak akan kamu pakai setelah pemurnian itu selesai. Kamu bekerja secara rohani mengumpulkan kembali anak-anakKu dan berkarya dan melaksanakannya dan melayani sesuai apa yang kamu lakukan sebagai seorang imam.

    Tidak dipergunakan ! Oh, kamu jangan mengejar itu. Kamu, namanya, Thomas. Engkau tidak mengerjakan sebagai seorang imam. Engkau bekerja secara dunia. Pasti, Tuhan tidak berkati itu. Apakah nama Thomas itu yang menyangkal? Tidak! Tidak, anakKu. Bukan itu, artinya. Thomas (rasul Thomas, red )membuka semuanya itu supaya manusia yang percaya sungguh-sungguh mengimaninya.
    Bukan peristiwa Thomas yang kamu lakukan. Cepatlah anakKu! Sudah sekian lama Aku berbicara kepadamu, engkau tetap bertahan dengan duniamu. Apakah (arti) ketinggian dunia daripada kamu dekat dengan Allah dengan sempurna?, itu yang akan kekal dan abadi.
    Kamu sudah suka, kamu sudah senang dengan perkara-perkara dunia itu. Begitu sulitkah untuk diselesaikan , supaya kamu kembali sebagai seorang imam, melayani anak-anakKu adalah umat-umatmu dimanapun engkau berada? Ini yang Kusapa untukmu. Nanti, apabila hari itu terjadi, engkau akan sedih. Sedih melihat keadaan yang menyulitkan, kepedihan silih berganti, kamu belum siap untuk itu. Ini sapaanKu yang paling dalam , tanda kasihKu untukmu, Thomas.

    Baik, Ibu, jawab Rm.Thomas.

    Baik! Baik, terima kasih. Kalau kamu berterima kasih, lakukan dan kerjakan. Itu harapanKu, Ibumu di surga. Baik, baik. Terima kasih semuanya. Malam ini semua bahagia dan sekali lagi para imam, persiapkan dirimu baik-baik untuk menyambut kepedihan yang segera turun silih berganti. Bukan negaramu saja, seluruh bumi, ya.

    Ini yang bisa Aku sampaikan untuk kamu, supaya kamu diikat oleh kebenaran ini dan berbuat oleh kebenaran ini. karena kebenaran itu adalah Allahmu sendiri di surga. Ya!

    Anak-anakKu, lihat! Peperangan sudah dimulai. Lihat! Dunia sudah mulai gelisah. Lihat! Ya! Bangsa yang terpilih tetaplah terpilih. Allah tidak akan meninggalkan bangsa yang terpilih itu, adalah bangsa Israel. Jangan kamu katakan kejam! Tidak! Engkau sudah tahu sejarahnya. Biarlah itu dipulihkan, diambil kembali . Itulah tanda yang akan datang.


    Baik, anak-anakKu, sampai di sini dan para imam, terima kasih kesetiaanmu di dalam pertemuan ini dan renungkan dan lakukan dan kerjakan! Jangan lagi bermalas untuk melayani anak-anakKu. Jangan! Cepatlah bawa mereka kembali kepada Allah seutuhnya. Terima kasih untuk semuanya.

    Terima kasih Ibu, jawab umat.

    Terima kasih. Mari kita satu dalam doa, mari kita datang kepada Allah Bapa yang Maha Kuasa yang mengasihi kamu, yang mengasihi Aku, dan mengasihi semua yang hidup dalam kebahagiaan di surga.

    Ya Allah yang Mahakuasa,
    pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
    karena Engkau yang mempunyai bumi ini
    dan aku ciptaan-Mu. ( 3x). Amin

    Terima kasih, para imam. DoaKu selalu menyertai kamu, di mana kamu bekerja dan melayani. Dan juga kamu semua anak-anakKu bersama Agnes, Aku berdoa untuk kamu semua supaya kamu tulus melayani pada tahun ini. Terima kasih anak-anakKu semuanya. Selamat malam.

    Selamat malam, Ibu, jawab umat.

    -ooo0ooo-
  • Janganlah kita terpengaruh oleh cerita-cerita yang membuat iman kita luntur, ingat berjaga jagalah dan berdoa supaya ketika Yesus datang kembali mejemput kita ke Surga..ok coy. kalo penampakan Maria..sungguh sangat realistis bgt kalo penampakan Yesus masuk akal bgt, bisa disikapi tentunya buat yg lain..ok coy
  • Hati2.. dengan berita seperti ini..
    Tuhan kita adalah roh yang sifatnya spiritual dan tidak mungkin Dia menyatakan dirinya pada benda2 mati, itu adalah tipuan iblis.
    di era perjanjian lama memang Elohim menggunakan media untuk berkomunikasi misalnya menggunakan batu, pohon dan lain2, karena pada jaman itu belum ada penebusan kristus, tetapi di dalam perjanjian baru Tuhan berbicara dan menyatakan keberadaan dirinya melalui rohNya yang ada dalam diri orang percaya yaitu Roh Kudus.
    Ingat kejadian penampakan Yesus di kramat 5 Jakarta?
    apakah itu Tuhan???
    Tuhan kita yang penuh dengan kemuliaan tidak mungkin menyatakan dirinya ditempat2 seperti itu, apalagi di tembok yang kotor. Dia bukan Tuhan yang murahan, Dia adalah Raja Agung yang harus kita sembah secara roh, karena dia adalah roh dan hidup.
    Maria hanyalah sarana Tuhan untuk menggenapi perjanjiannya kepada Israel untuk melahirkan Tuhan kedalam daging, yaitu pada keturunan yang ke 42 yang jatuh kepada Jusuf (baca Matius 1) dan kebetulan juga dia bertunangan dengan Maria, setelah Yesus lahir Jusuf kembali lagi ke kehidupan normal sebagai pasangan suami isteri dengan Maria, dan Maria juga kembali seperti layaknya seorang isteri yang melahirkan anak2 bagi Jusuf. dan sangat jelas dikatakan alkitab bahwa Yesus mempunyai banyak adik.

    Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, YAHWEH, Elohimmu, adalah Elohim yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, Kel 20:4-5

    Karena Elohim itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Elohim dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, 1Tim 2:5

    ....seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat. 1 Joh 5:19

    ...sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. 1Kor 11:14

    YHBU
  • PEMURNIAN DUNIA DAN PUNCAKNYA PADA 3 HARI KEGELAPAN
    [align=center]pemurnian.gif
    [/align]
    Pengantar :

    ( Dalam pesanNya kepada Agnes Sawarno, pesan pertama yang disampaikan dengan tidak lagi memakai tulisan tangan seperti sebelumnya, Tuhan Yesus mengungkapkan rencanaNya untuk memurnikan dunia., PESAN TUHAN YESUS, CIMAHI 26 JULI 1995)

    AKU datang kesini ingin mengatakan benar kepadamu. Sudah banyak kau mendengarkan perkataan-KU selama ini, apa yang kau dapat Agnes ?

    Tuhan sangat mengasihi umatnya sangat dalam, jawab Agnes

    Baiklah, kau tahu bahwa kapanpun AKU tetap bekerja sama untuk menyelamatkan manusia yang KUcintai.
    Agnes, katakan kepada mereka bahwa AKU adalah kebenaran dan kebaikan. AKU sempurna dan Kuasa-Ku ada sebelum bumi ini terjadi.

    AKU sudah ada, tapi AKU sendiri, maka AKU menciptakan malaikat-malaikat untuk menjadi teman-KU yang dapat KUsuruh apa yang KUkehendaki.
    Tapi itu tidak cukup bagi-KU, AKU ingin (ciptaanKu) bisa menyembah-KU lebih banyak dan kuasa-KU penuh dapat KUberikan pada ciptaan-KU.
    Tahukah kau, Agnes ?

    Ya, saya tahu Tuhan, apa yang kau katakan padaku, jawab ibu Agnes.

    Baiklah, AKU menciptakan manusia yang pertama sepasang, tapi mereka melanggar kasih-KU.
    Karena itulah AKU menciptakan bumi, langit dan lautan dan isinya agar lengkaplah, karena AKU akan memberi tempat untuk ciptaan baru-KU, agar ciptaan-KU dapat menempati dengan bahagia.
    Agnes, setelah ciptaan-KU itu melanggar janji-KU, AKU mengeluarkannya dari surga.
    Inilah awal rencana-KU, untuk memperkenalkan AKU kepada ciptaan-KU di bumi ini.
    Agnes, KUberi mereka untuk mengembangkan hidup dan keturunan dari dua ciptaan-KU yang kau sebut mereka adalah Adam dan Hawa.
    Inilah permulaan ciptaan baru dan datanglah manusia-manusia baru di bumi ini.

    Agnes, AKU mengatakan ini supaya kau tahu apa yang sudah tertulis itu adalah kehendak-KU semua, jangan ada yang menghilangkannya sebab AKU akan murka.
    Siapa melenyapkan apa yang sudah KUkehendaki, dia akan menanggung murka-KU nanti.
    Agnes, itulah rencana awal-KU untuk menyelamatkan manusia sehingga (dari) antara ciptaan-KU, KUpanggil untuk menjadi utusan-KU (para nabi, red.) untuk menyampaikan firman-KU kepada manusia karena mereka belum mengenal AKU yang menciptakan mereka semua.

    Agnes, AKU banyak berjanji kepada mereka, AKU ingin menyelamatkan mereka tapi mereka banyak berpaling dari pada-KU, sehingga AKU murka, banyak mereka mendapat hukumanKU pada waktu itu.
    AKU merenung kembali, AKU sedih melihat mereka menderita sehingga AKU berjanji pada para Nabi yang KUpilih, bahwa AKU akan datang untuk menyelamatkan mereka.

    Kau tahu bahwa Abraham itulah pilihan-KU, dari dialah AKU berjanji umatnya menjadi anak pilihan-KU. Dari keturunannyalah AKU akan memakai jalan untuk kedatangan-KU di bumi ini.
    AKU mau mengasihi mereka, AKU mau dekat mereka, AKU mau menyelamatkan mereka, AKU sayang pada mereka karena manusia adalah ciptaan-KU yang sangat KUkasihi.

    Agnes !

    Ya Tuhan, jawab ibu Agnes.

    Kau mendengarkan apa yang KUkatakan ini ?

    Saya mendengar, Tuhan, jawab ibu Agnes.

    Baiklah, AKU sudah berjanji pada orang pilihan-KU dan AKU sudah menepatinya tapi sekarang AKU banyak ditinggal mereka, AKU merasa sedih sekali Agnes.
    Dan sekarang ini, AKU datang kemana AKU mau dan AKU memilih anak-KU yang bisa untuk bekerja sama dengan AKU. Agar AKU dapat menyampaikan isi hati-KU yang sebenarnya kepada manusia. Sungguh ! AKU mengatakan benar kepadamu Agnes.

    Agnes, sebenarnya AKU tidak cepat-cepat datang ke bumi karena sayang apa yang sudah KUciptakan sangat indah tapi manusia tidak berterima kasih pada-KU, mereka menyalahgunakan hasil ciptaan-KU ini sehingga apa yang KUciptakan yang sempurna dan indah itu kini sudah tercemar oleh tangan manusia yang rakus akan dunia ini.

    >>>>>>>
  • >>>
    Agnes, AKU melihat dari atas dimana AKU bertahta dalam kerajaan-KU.
    AKU sedih banyak kejadian di bumi yang sangat menyedihkan sehingga manusia yang tidak tahu apa-apa, mereka mendapat penderitaan dari kesombongan manusia yang lainnya.
    Jadi banyak keserakahan membuat AKU harus datang ke bumi ini mencari anak-KU, yang dapat menyampaikan kesedihan-KU. Maka, AKU memakai kau, Agnes.

    Agnes, tanda kedatangan-KU yang pertama sebagai sentuhan-KU pada anak-anakKU yang ada di bumi ini.
    AKU memberi “tanda” akan terjadi kegelapan selama tiga hari seperti AKU berada dalam liang kubur.
    AKU mau masuk ke dalamnya.
    Inilah tanda KUberikan pada manusia agar manusia sadar akan kegelapan itu agar mereka mau kembali seutuhnya kepada-KU.

    Agnes, inilah perkataan-KU yang benar. AKU bukan murka tapi AKU mengingatkan pada manusia di saat kedatanganKU nanti, AKUlah yang menjadi hakimmu. Maka sebelum AKU datang, kembalilah pada-KU, cepat, jangan ditunda lagi.

    Agnes, AKU pasti datang setelah kejadiaan ini terjadi di bumi ini.
    Inilah pengantar untuk kedatangan-KU nanti.

    Agnes, katakan pada mereka, bertobatlah, banyak berbuat kasih dan berdoalah setiap saat, AKU mendengarkan. Segala dosamu, AKU mengampunimu.
    Hai anak-anakKU yang KUkasihi, dengarkan AKU ini, kasih-KU KUsampaikan melalui Agnes, dengarkanlah dia karena dia AKU yang memakainya, kamu yang mendengarkan, robahlah hidupmu menjadi baik karena AKU mengasihimu sampai akhir jaman.

    PEMURNIAN

    Sebelum di Indonesia ini Bunda Maria sudah menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan hari Pemurnian di berbagai tempat lain, misalnya di La Salette, Fatima, Portugal dan Garabandal, Spanyol. Sejak 1995 Bunda Maria menyampaikannya juga di Indonesia dan itu dijadikanNya sebagai tujuannya yang utama. Bunda Maria ingin mempersiapkan anak-anakNya di Indonesia, agar mereka siap sedia dan tidak terkejut nanti bila tiba saatnya. “ Aku datang ke sini untuk membawa anakKu kepada Allah. Karena akan terjadi tiga hari kegelapan di seluruh bumi, tidak ada matahari, bulan, bintang; ini akan terjadi pada awal tahun. Ini semua merupakan tanda agar manusia sadar untuk kembali kepada Allah” ( 3 April 1995). Berhadapan dengan pesan-pesan, ada orang mencurigai bahwa Maria membawa / menyampaikan ajaran baru, ajaran sesat. Menanggapi orang-orang itu Bunda Maria berkata : “ Aku datang bukan menghadirkan ajaran baru kepada kamu, tetapi Aku membawa kamu lebih dekat kepada Allahmu” ( 3 April 1995).
    Orang harus percaya ucapan Bunda Maria itu, karena Dia memang datang dengan seizin Allah, katanya : “ Aku sudah mengatakan bahwa waktunya sudah dekat, maka Aku banyak datang ke bumi ini, datang kepada anakKu. Dengan seizin Tuhanmu, Aku menyampaikan tentang hal-hal yang akan terjadi “ ( 21 Juni 1995). Kata-kata Bunda Maria ini dibenarkan oleh Yesus sendiri yang berkata kepada Agnes sebagai berikut : “ Agnes .... sungguh Aku mengatakan benar. Kau tahu bahwa IbuKu datang, itu adalah seizinKu, itulah tanda kasihKu melalui IbuKu yang Aku cintai” ( 20 Juli 1995). Bunda Maria datang untuk mengajar kita bagaimana caranya untuk datang kepada Allah, untuk menyerahkan diri kita secara total kepada Allah, sehingga bila hari pemurnian itu nanti sungguh tiba, kita akan selamat, karena kita bersama Allah. Kata Bunda Maria : “ Aku datang untuk mengajarkan kamu bagaimana caranya untuk datang kepada Allah. Itulah yang Aku berikan kepadamu, doaKu ini, anak-anakKu. Doa kepasrahan. Itulah yang telah Aku lakukan waktu Aku masih hidup di bumi ini “ ( 13 Maret 2000).
  • Jika memang harus terjadi terjadilah...

    Tuhan beserta Kita, Amin..
  • Pengajaran Oleh Rasul Yohanes Pada Pertemuan Para Imam Keuskupan Agung Kupang di Sulamu, Pariti, 27 Mei 2011
    Pesan diterima di Sulamu,NTT pada tanggal 27 May 2011

    PENGAJARAN OLEH RASUL YOHANES DI PAROKI SULAMU, PARITI, NTT
    KEPADA PARA IMAM DI KEUSKUPAN AGUNG KUPANG.

    Hadir : Pater Dagobertus SVD, Pater Silverius CMF, Pater Piet Olin Pr, Pater Yohanes Purin SVD, Rm.Yohakim Pr,Romo Arkingelius Pr, Fr. Cirilus Pai OCD (Topper dari Oinlasi) , dan Rm.Alexius Widianto Pr beserta para awam aktivis dari Kupang dan Kefamenanu.

    Salam sejahtera untuk kamu semua yang ada di sini.

    Selamat malam, Rasul.

    Masih ingat dengan saya?

    Masih, jawab Pater Dagobertus

    Kamu, Alexius?

    Masih, jawab Rm.Alexius.

    Kamu belum mengenal ya?

    Belum, hanya mendengar nama, jawab Rm.Silverius

    Siapa namamu?

    Silverius Petrus Homa

    Wow! Namamu panjang sekali.

    Ya, setelah ditambahkan Petrus-nya, jawab Romo Silverius

    Namamu siapa?

    Yohakim, Rasul Yohanes, jawab Romo Kim.

    Yohakim. Kamu anak baik.

    Siapa namamu? Aku lupa.

    Arkingelius, jawab Romo Arki.

    Kamu sangat pemalu. Seorang imam tidak boleh malu, ya.

    Siapa namamu?

    Piet Olin, jawab Romo Piet.

    Baik. Kamu pekerja keras, ya.

    Terima Kasih, jawab Rm Piet.

    Siapa namamu?

    Yohanes, jawab Romo John Puri.

    Aku, Yohanes. Sama. Setia, setia dalam kebenaran. Aku juga setia dalam kebenaran. Berjuang!

    Baiklah. Aku datang dan minta ijin kepada Agnes. Sebenarnya anak ini cukup lelah. Cukup lelah untuk melayani. Tapi Aku ingin berbicara kepada kamu, para imam.
    Apa yang tadi disampaikan oleh Alexius, itulah yang benar.

    Kamu harus bertanggung jawab sebagai seorang imam. Itu yang dikehendaki Allah. Gembalakanlah domba-dombaNYA dengan baik. Itu tugas utamamu! Jangan kamu sekali-kali membiarkan mereka berjalan sendiri tanpa kamu membimbingnya. Aku berkata yang benar. Aku, Yohanes. Aku saksi hidup dan sekarang Aku sudah pulang kembali dalam kebahagiaan.

    Allah telah memanggil kamu satu persatu. Kamulah menjadi tangan Allah untuk bekerja, melayani anak-anakNYA di bumi ini. Aku minta kepada kamu: jadilah kamu imam yang baik, jaga dirimu baik-baik.

    Ini,… kamu tidak mengerti. Sekarang Aku hadir melalui anak ini, Agnes. Kamu kira Aku masuk ke sini? Tidak! Tidak! Saat ini juga Aku ada di surga. Kuasa Allah menghantarkan Aku, karena Aku diutus bekerjasama dengan Ibu Maria, Ibumu dan IbuKu yang diberikan Allah. Tanda kasihNYA setelah Allah kembali ke surga. Kamu mengerti para imam?

    Mengerti, jawab para imam.

    Baik. Dan Aku ingin mengatakan kepadamu: hanya para imam yang bisa melakukan keselamatan bagi manusia. Ingat itu! Hanya para imam! Di luar itu, tidak ada satupun yang bisa melakukannya. Ingat itu, ya! Ingat itu!

    Dan tidak ada lagi keselamatan yang diturunkan oleh Allah ke bumi ini. Tidak ada lagi sampai Allah kembali ke bumi ini. Selesailah sudah!

    Jangan kamu selalu berpikir masuk kepada dunia. Kamu lihat dunia ini begitu besar, terpengaruh semua, semua keadaan hidupmu. Kamu satukan dengan iman yang ada dalam dirimu. Tidak ada keselamatan!

    Saya menambahkan kembali apa yang sudah disampaikan Alexius. Tidak ada keselamatan! Kamu punya Allah di surga, mereka punya ilah di bumi. Mengerti? Maka, selamatkanlah anak-anak Tuhan di sekitarmu. Jangan ada lagi anak-anak Tuhan yang jatuh dalam dosa.

    Seorang imam harus bertanggung jawab. “Ya, saya mau. Ya, saya ikut Tuhan” , tapi kamu tidak bertanggung jawab.
    Ini banyak! Ini banyak! Di seluruh bumi banyak para imam sudah banyak meninggalkan apa yang dikehendaki Allah untuk menggembalakan anak-anakNYA di bumi ini dan juga di negaramu ini. Banyak para imam hidup megah. Dia tidak memperhatikan umatnya. Di sini juga terjadi. Di sini juga terjadi, maka anak-anak ini pergi untuk melayani dan membawa anak-anak Tuhan kembali.

    Ini tidak main-main! Kamu juga berpikir: Benarkah ini, Yohanes? Benarkah ini Yohanes?
    Jangan kamu pikirkan! Tidak bisa kamu memikirkan. Apa yang dikehendaki Allah terjadilah menurut kehendakNYA. Tidak bisa Allah kau pikirkan. Tidak bisa! Mengerti?

    Jadi, sekali lagi Aku mengatakan kepada kamu, para imam. Tidak ada lagi keselamatan di bumi ini. Tidak ada lagi! Cukup! Kebenaran, apa yang kau terima saat ini, itulah kebenaran.

    Aku, Yohanes. Aku datang diutus untuk menjadi tanda kasih Allah. Yang dilakukan itu semuanya adalah karena kasih,..karena kasih; karena Allah adalah kasih.

    Hai, para imam, hidupmu bukanlah masuk kepada dunia. Sekali lagi, hidupmu bukan masuk kepada dunia, bersama dunia. Kamu dipanggil untuk bekerjasama dengan Allahmu di surga. Seperti kami, lebih susah dari kamu untuk menyampaikan keselamatan itu sendiri kepada manusia. Sungguh! Tapi kami setia. Setia dan mau menerima tugas ini dengan baik. Juga kamu. Jadilah seorang imam yang sungguh-sungguh melindungi umatnya dengan baik, menolong umatnya dengan baik dan mengantar umatnya dengan baik. Tapi kebaikan itu harus ada pengorbanan. Kalau kamu tidak berkorban dalam kebaikan itu, kamu tidak sanggup untuk melakukan itu.

    >>>>
  • >>
    Ya, banyak para imam berkeluh kesah untuk melayani anak-anak Tuhan. Berkeluh kesah! Ya, tidak ada pengorbanan di dalam kehidupannya.
    Berbeda pengorbanan seorang imam dengan mereka yang biasa, itu berbeda. Kamu harus bertanggung jawab penuh untuk keselamatan satu jiwa di hadapan Allah. Kamu harus bertanggung jawab satu jiwa kepada Allah. Apabila satu jiwa itu jatuh dalam dosa dan kamu biarkan, kamu yang menanggungnya. Tidak main-main! Tidak main-main! Jangan sekali-kali kamu membiarkan umatmu berjalan sendiri, mencari sendiri, ya.

    Banyak anak-anak Tuhan di mana saja, mereka pergi bersatu dengan Allah dan bersatu dengan dunia, dan mereka memuja roh-roh yang ada di dunia ini. Itu tanggung jawab seorang imam. Jangan dikira kamu tidak tanggung jawab. Itu dosamu. Itu dosamu, karena kamu tidak bisa membimbing dan melindungi umatmu dengan baik. Ingat! Renungkan perkataanKu ini! Renungkan sungguh-sungguh karena seorang imam itu dipanggil untuk bersatu dengan Allah.

    Yang ada dalam kehidupan para imam adalah kasih. Kasih itulah menyelesaikan semua persoalan di dalam kehidupan umat di mana kamu berada. Kasih! Jangan imam-imam itu dilayani dan dilayani. Tidak! Imam-lah yang melayani. Kamu,… kata imam, (artinya) seorang bapak melindungi anaknya. Bapaknyalah, orangtuanyalah yang melindungi anak-anaknya. Itulah kamu! Tidak mudah … tidak mudah!

    Baik. Apa yang Aku katakan ini, renungkan baik-baik. Pertanggungan jawabmu hanya kepada Allah. Satu manusia, ingat itu! Jiwa,.. satu jiwa! Maka anak ini, Agnes dipanggil untuk bersaksi tentang kebenaran dan tentang dunia.

    Siapakah si Agnes? Dia tidak tahu apa-apa. Dikatakan: dia anak bodoh dan tidak mengerti, tetapi kuasa Allah yang bekerja dalam kehidupannya menyatakan itu semua tentang kebenaran yang harus diterima sepenuhnya dalam kehidupan manusia.

    Aku, Yohanes. Aku selalu membawa manusia sampai kepada tujuan adalah Allah. Bacalah apa yang telah Aku tulis. Cukup berat, tapi itu pegangan kamu sebagai seorang imam. Akulah saksi,…Aku saksi, maka dikatakan; Yohanes artinya setia. Setia itu dalam hal kebenaran dan menyampaikan kebenaran.

    Hai, para imam, dengarkan Aku baik-baik. Dengarkan Aku baik-baik! Aku memberikan nasehat kepada kamu, supaya kamu sungguh-sungguh menjadi seorang imam yang betul-betul bertanggung jawab. Itu saja dan renungkan! Apa yang kamu terima tadi itu adalah benar.

    Banyak hal, kesalahan-kesalahan (suatu) hukum yang dibuat oleh manusia. Itulah yang harus dipatuhi (para imam saat ini) sehingga kebenaran-kebenaran ini yang sudah datang dan mau datang, ditolak.
    Boleh …boleh kamu mematuhi hukum , tetapi tolong, apakah hukum itu sungguh-sungguh membuat persoalan-persoalan menjadi baik atau menunda atau menutupi atau mencegah atau tidak terima? Tidak!
    Boleh, tapi tolong kalau itu sudah dinyatakan tidak bisa menyelesaikan sesuatu, tolong renungkan. Kamu tidak berdosa. Tidak berdosa! Tapi kalau kamu melanggar hukum Allah, kamu berdosa.

    Baik. (ada) atasan, ada bawahan. Itu kata dunia. Pasti ada dalam kehidupan para imam. Ada juga yang membimbing di atasmu. Ada juga, ada. Memang harus ada, tetapi apabila itu terjadi, tidak sesuai dengan kehendak Allah, jangan kamu takut untuk melakukan yang baik, yang benar. Tuhan Allahmu lebih penting dari hukum-hukum yang diciptakan manusia.

    Ya! Bukan Aku mengajarkan jelek kepada kamu, ya, bukan. Tidak! Dan Aku mengatakan kepada kamu: ada gereja – gereja, rumah-rumah Allah yang tidak dikehendaki Allah sudah bersama, berdampingan dengan kamu.

    Sebenarnya, kalau kamu mau membaca Kitab Suci bagaimana rencana Allah untuk menyelamatkan manusia, bagaimana caranya Allah setelah menyelamatkan itu. Bukan dibiarkan begitu saja.

    Satu manusia, Petrus! Diambil , diambil untuk menjadikan satu pegangan dalam kehidupan anak-anakNYA. Ingat! Baca itu! Di situlah yang terjadi, Allah memberkatinya. Allah sudah siapkan semuanya, sudah disiapkan. Indah bagi mereka yang percaya, yang mencari Allah yang benar. Petrus… kunci surga; diserahkan semua anak-anakNYA kepada Petrus dan kamu (para imam) sampai saat ini. Tidak ada lagi!

    Tidak ada satupun manusia bisa menyelamatkan manusia yang mau datang kepada Allah. Hanya para imam. Di luar itu, salah dan tidak sampai kepada tujuan. Dan Aku minta hanya kamu (para imam) yang bisa membaptis dalam Nama Roh, dalam nama Tuhan. Hanya seorang imam. Dan kami (para Rasul) tidak pernah diajarkan: “kalau kamu tidak ada, katakan kepada manusia, mereka boleh melakukannya.”
    Tidak ada,… tidak ada! Tetapi kenapa kamu percaya? Dan kamu tidak melakukannya (apa yang dikehendaki Allah)?
    Ini yang membuat saya jadi tidak mengerti. Bagaimana kamu, seorang imam tidak melakukan itu dengan pasti, (tapi) dalam keraguan?

    Yang membaptis manusia untuk masuk dalam keselamatan, hanya kamu. Di luar itu, tidak ada. Jangan kamu itu mudah menggabungkan iman yang benar kepada dunia yang seperti itu. Tidak… tidak… tidak boleh! Aku, Yohanes mengatakan itu kepada kamu.

    Selama ini, para imam banyak mengatakan: sama. Tidak sama! Tidak sama! Ingatlah siapa kamu, hai para imam! Siapa kamu, ingat dirimu. Kamu tangan Allah untuk menyelamatkan manusia. Jaga dirimu baik-baik jangan sampai kamu jatuh dalam dosa. Atau kamu mengerti dan tidak mengerti tapi (bawa) dalam doa. Dalam doa engkau mendapatkan kekuatan untuk melayani anak-anak Tuhan.

    Ini yang Aku sampaikan kepada kamu. Saya tidak mau menjawab dan menyatakan atau berkata apa yang kami lihat dari surga. Banyak,…banyak sekali kesesatan-kesesatan. Dan sekarang juga sudah banyak kesesatan masuk dalam gereja. Itu salah siapa? Salah imamnya.

    >>
  • >>
    Ya, salah imamnya memasukkan hal-hal dunia masuk di dalam rumah Allah bersatu dengan anak-anak Allah. Tidak! Sekali lagi, perjamuan itu diperuntukkan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Bukan untuk berfoya-foya. Tidak! Karena, perjamuan itu yang kamu adakan, hai para imam, Allahmu hadir! Sungguh-sungguh hadir, karena kami mengalami Allah membuat perjamuan di surga disatukan semua di seluruh bumi bersama para imam dan anak-anakNYA. Mengerti?

    Jangan kau persembahkan kepada dunia. Tidak! Maka, Aku mengatakan: siapapun yang melakukan itu, seorang imam sudah menghujat roh melalui Tubuh dan Darah Tuhan dalam perjamuan. Tuhan tidak hadir! Mengerti kamu? Mengerti kamu?

    Mengerti, jawab para imam.

    Dan jangan sekali-sekali dalam perjamuan, kamu memunculkan khusus untuk dunia: adat atau berpesta atau hal-hal banyak yang terjadi. Surga melihat seolah-olah itu menjadi suatu pesta bersama dunia. Tidak! Allah mengadakan perjamuan khusus diberikan kepada anak-anakNYA bersatu dengan para imam walaupun para imam itu baik dan tidak baik, Allah tetap hadir dan memberikan kepada anak-anak. Ingat itu! Kamu yang bertanggung jawab kepada Allah, karena Allah hadir. Ini yang Aku sampaikan kepada kamu. Jangan sekali-sekali kamu mengadakan itui sesuka hatimu, secara dunia.

    Ada waktunya, ada tempatnya, ada tujuannya. Jangan sembarangan kamu mengadakan perjamuan itu untuk kepentingan dunia. Tidak! Allah tidak hadir dan kamu menghujat roh melalui Tubuh dan Darah Tuhan. Kamu akan tanggung itu semuanya. Kalau sudah menghujat roh, tidak diampuni. Bertobatlah yang mengadakan perjamuan itu untuk dunia.

    Pikirkan! Dunia itu bermacam-macam. Bisa orang yang berkuasa, bisa orang yang kaya, bisa saja apa saja. Itu meremehkan, menghina, menghina Tuhan di dalam perjamuan. Kami,…kami disiapkan dalam perjamuan itu. Khusus mempersiapkan kamu, karena Allah akan kembali ke surga. Kami dipersiapkan untuk semua itu, dan itu kami lanjutkan dan kami lakukan bersama mereka yang percaya bersatu dengan kami. Tidak lagi! Sampaikan ini kepada para imam. Jangan takut! Kalau mereka tidak mau mengerti dan melakukannnya, biar dia menanggung kepada Allahnya sendiri. Tapi, kamu yang mendengarkan, jangan lagi kamu melakukan.

    Mengertilah…mengertilah kamu semua. Ini tugas seorang imam. Berbahagialah kamu dipanggil bersatu dengan Allah. Sungguh apa yang dikatakan Ibu Maria: Kamu kekasih-kekasih Allah yang dikasihi Allah. Luar biasa! Ya, luar biasa! Tapi saya melihat banyak para imam sudah masuk kepada dunia yang fana ini, tidak lagi mengindahkan apa tugasnya, kebersamaan dengan Allah dalam hidupnya.

    Aku, Yohanes, saksi. Saksi! Sungguh saksi hidup dan Aku sudah pulang kembali dalam kebahagiaan. Aku, Yohanes.

    Rm.Alexius bertanya:
    Rasul Yohanes, saya mau bertanya, Setiap kali saya menjelaskan tentang satu-satunya Gereja Katolik yang memberikan keselamatan, sering ada suatu jeritan di hati saya: kasihan ya mereka yang telah berbuat baik begitu banyak. Apakah mereka lalu kemudian tidak mendapatkan keselamatan juga kah dari Tuhan?

    Benar! Siapa yang percaya, dia selamat. Itu, abadi! Firman Allah hidup dan tetap hidup dan masuk kepada manusia-manusia yang ada di bumi ini. Allahmu sudah datang ke bumi ini. Bukan kamu diciptakan, (lalu) dibiaran saja kamu hidup tanpa ada satupun yang akan membahagiakan kamu. Allah tidak demikian.
    Semua manusia diciptakan oleh Allah dan Allah sudah datang ke bumi ini dan mengatakan tentang DIA, tentang kebenaran, tentang keselamatan. Tidak ada lagi! Siapa yang menerima dia mendapatkan, siapa yang tidak menerima dia bagian dari dunia. Allah sendiri sudah datang, mengapa tidak diterima? Kebenaran itu sudah ada beberapa ribu tahun yang lalu bersama manusia. Mengapa manusia mencari hal-hal yang tidak menyelamatkan yang diciptakan oleh dunia ini? itu hak mereka, karena Allah tidak pernah memaksa manusia. Allah hanya menawarkan kebenaran, keselamatan di dalam namaNYA. Terserah! Tidak bisa katakan kasihan. Itu hak mereka karena mereka yang memilihnya. Mengapa kita harus kasihan? Tidak! Tidak!
    Punya kebebasan! Manusia semua diberikan kebebasan oleh Allah. Kalau Allah mau membawa manusia ini semua masuk dalam kehidupan, selesai. Semua selesai, tidak ada seperti ini. Tapi, Allah membiarkan gandum dan ilalang itu tumbuh bersama. Pada waktunya Allah akan menyelesaikan. Pada waktunya Allah akan memurnikan dunia, karena banyak manusia tidak lagi percaya kepada Allah. Mereka percaya kepada dunia yang sementara, yang menyesatkan. Itu juga ada di negaramu ini, maka Allah datang ke negaramu ini, karena Allah melihat banyak anak-anakNYA yang menderita dan Allah tidak pernah meninggalkan dengan rencanaNYA. Pasti anak-anakNYA diikut sertakan dalam rencanaNYA.

    Terima kasih, jawab Rm.Alexius

    Baik. Ini yang bisa Aku sampaikan. Sekali lagi, hai imam-imam, hanya dalam tanganmu, kamu menyelamatkan manusia, tapi dengan kebersamaan sehati sejiwa dalam roh bersatu dengan Allah. Bukan dirimu sendiri, hidup sendiri tanpa Allah walaupun kamu seorang imam. Mengerti?

    Mengerti, jawab para imam.

    Baik.

    Rm.Silverius bertanya:
    Rasul Yohanes, bagaimana pengaruhnya terhadap umat atau kehidupan kami di dalam perayaan Ekaristi itu, kami menegur umat atau marah dengan umat. Tujuannya bagus, supaya dia bisa berubah, tapi kesannya kami memarahi umat demi memperbaiki kelakuan mereka. Apakah itu salah?

    >>
  • >
    Baik. pertanyaanmu adalah baik. Jangan tempat kehadiran Allah itu, kamu ambil kesempatan untuk marah-marah kepada umatmu. Bikin waktu, tempat untuk menyapa, menegur, menasehati, pertemuan dengan umatmu. Saya tidak suka mellihat imam-imam itu marah di dalam rumah Allah. Mereka itu datang dalam permasalahan hidupnya. Mereka sudah capek dan lelah dengan persoalan hidupnya yang belum terselesaikan. Mereka datang mau mencari ketenangan, mau mencari Allah supaya mereka bisa menyelesaikan masalah, (sedangkan) imam-imam, bukan Firman Allah itu (disampaikan untuk) menasehati umatnya, tapi Firman Allah itu membuat imam-imam itu suatu alasan untuk marah-marah kepada umat. Itu tidak baik. Mereka datang ke rumah Allah. Dia mau menenangkan dirinya , hatinya, pikirannya, semua. Tiba-tiba di situ, imam-imam marah-marah. Tapi kamu membaca Firman Allah, tapi yang keluar marah-marah. Itu tidak benar. Bikin pertemuan , kunjungilah umatmu. Itu indah. Kunjungi umatmu, kumpulkan umatmu dimana-mana. Kamu datang, kamu beri nasehat yang baik, kamu berikan pengantar yang baik untuk mereka hidup baik. Itu waktu yang bagus untuk kamu, tapi rumah Allah, bukan itu tempatnya. Kamu semua para imam mengerti?

    Mengerti, jawab para imam.

    Tidak lagi! Dan kamu tahu bahwa Allah hadir dalam perjamuan itu. Allahmu saja tidak marah-marah. Kenapa kamu marah-marah melebihi Allah? Tidak lagi! Antar mereka melalui Firman Allah, supaya sejuklah hati mereka, damai hati mereka. Pulang mereka membawa suatu yang indah. Eh…mereka pulang tambah pusing ya?

    Ya, jawab Rm.Silverius.

    Tambah pusing melihat imam-imam itu marah-marah. Itu tidak benar!

    Sahut Rm.Silverius:
    Tapi tidak tahan tunggu selesai perayaan Ekaristi baru marah. Jadi, lebih baik langsung marah, lalu perayaan Ekaristi berlangsung dengan baik.

    Itu tidak benar! Ingat para imam, Allahmu hadir. Kamu kumpulkan anak-anak Tuhan dan kamu persembahkan kepada Allah. Mengapa kamu marah-marah, mengantar mereka marah-marah? Tidak! Jangan terulang lagi!

    Rm. Silverius bertanya lagi:
    Terima kasih. Terus ada kebiasaan dan menjadi kesukaan saya, berkat anak kecil yang belum komuni. Setelah kamuni, membagi komuni kepada orangtua, anak yang belum sambut baru, yang belum komuni, diberkati. Apakah itu baik?

    Waduh! Itu baik! Kenapa kamu tanyakan?

    Rm.Silverius menerangkan pertanyaannya:
    Karena ada bagian tertentu, di tempat tertentu itu dikatakan lebih baik setelah misa.

    Di dalam, sebelum penutupan perjamuan itu, masuklah dalam berkat untuk anak-anak kecil. Sudah ditutup , selesai. Dimana berkatnya?

    Dia bikin ribut, tambah Rm.Silverius.

    Biarkanlah! Itu anak kecil! Tuhan Allahmu juga sayang kepada anak-anak kecil. Mengapa kamu tidak suka kepada anak-anak kecil?

    Rm Silverius menerangkan lagi:
    Saya suka, tetapi ada teman yang lain dan umat juga mengatakan lebih baik setelah misa.

    Itu salah! Sudah ditutup, kamu berkati berarti kamu memberkati sendiri ya? Atas manusia ya?

    Baik. pertanyaanmu itu baik, ya. Bagus.
    Itu juga untuk para imam yang lain, ya. Lain kali dalam perjamuan bersama Allah kamu antar itu anak-anak Allah, bukan marah-marah, ya. Tidak lagi! Itu tidak baik dan Allah tidak suka itu semuanya

    Kemudian Rm.Silverius menambahkan lagi:
    Dan karena ini juga saya suka, terus saya misionaris di keuskupan lain, lalu tiba-tiba di situ tidak ada kebiasaan seperti itu. Lalu itu menjadi persoalan setempat, sehingga saya perlu bertanya ini, maka dengan demikian saya sendiri bisa mempertanggungjawabkan. Dulu saya mengatakan: dalam injil itu, biarkan anak-anak itu datang padaKU. Tapi muridnya melarang-larang lalu Yesus marah kepada para murid. Biarkan anak-anak itu datang kepadaKu. Lalu, karena saya punya alasan itu, mereka alihkan setelah berkat umat, waktu lagu penutup atau setelah misa selesai, boleh berkat anak-anak.

    Itu berkat kamu sendiri ya? Tapi punya arti itu semuanya. Datanglah kamu sebagai anak kecil. Anak kecil itu polos, membutuhkan kasih sayang, membutuhkan perlindungan, dan membutuhkan sesuatu. Dia ingin dipeluk. Itulah kamu datang seperti itu. juga punya arti. Bukan hanya arti-arti yang seperti apa yang kamu artikan. Itu hanya sebagian kecil saja. Mengerti ya?

    Mengerti, jawab Rm.Silverius.

    Seorang awam bertanya:
    Rasul Yohanes boleh saya bertanya: ada kebiasaan di dalam pemberkatan pernikahan dalam gereja, bahwa para pengantin itu datang mempersembahkan bunga dan minta doa restu dari Bunda Maria. Ada beberapa imam yang memasukkan itu di dalam perayaan eksristi sebelum berkat penutup, ada imam lain berpendapat itu diluar perayaan ekaristi, maka dilakukan sesudah berkat penutup. Tidak ada yang bisa menjelaskan yang mana yang benar. Apakah Rasul bisa membantu menjelaskan?

    Sebenarnya itu aturan imam-imam juga ya. Bukan aturan surga. Itu aturan imam-imam. Tergantung para imam bagaimana caranya melakukan hal yang seperti itu. Itu tidak ada peraturan Tuhan ya. Tidak ada. Tidak ada. Itu hanya tambahan sebagai menambah suasana. Tetapi dikerjakan maupun tidak dikerjakan, juga tidak apa-apa sebenarnya ya. Bukan itu yang dituntut. Tapi itu peraturanmu. Ya, kamu lakukan saja mana yang paling bagus untuk kamu. Ya. Mengerti, ya?

    Mengerti, jawab para imam.

    Jadi, jangan disambung-sambungkan bagaimana surga. Surga tidak pernah menciptakan begitu, seperti itu.

    Baik. saya menambahkan semua itu. Kasihan si Agnes ya. Rohnya sudah menunggu. Dia memang sudah lelah, dia capek. Kemarin (di paroki Maria Dolorosa, Soe NTT) juga dia datang dan tertidur, tapi saya datang berikan penghiburan. Langsung dia bangun dan sehat kembali dan katakan besok saya mau melayani. Nah, itu. Memang cukup lelah. Dia manusia, pasti ada kelelahan. Ini tubuh-tubuh butuh istirahat, ya. Kalo tubuh butuh istirahat, istirahat. Kamu masih manusia hidup dan berpijak di bumi ini dan atur baik-baik. Seperti itu!

    Terima kasih, jawab para imam.

    >>
  • Baik. Jadi, pesanKu kepada para imam. Apa yang telah Kukatakan tadi tolong renungkan baik-baik. Inilah pekerjaan seorang imam yang menyerahkan dirinya kepada Allah bukan lagi bagian milik keluarganya, saudaranya, tidak lagi, tapi dia utuh milik Allah. Itu bijaksana untuk hal yang lain. Maka serahkan dirimu seutuhnya kepada Allah, supaya kamu dapat bekerja dengan baik. Dan sekali lagi, …diluar … diluar apa?

    Di luar gereja katolik tidak ada keselamatan, jawab yang hadir.

    Kamu baca Kitab Suci. Itu sudah diatur semuanya. Ya. Sudah diatur semuanya. Kamu baca dan kamu menemukan apa yang telah Tuhan sediakan dengan sempurna untuk anak-anakNYA di bumi ini.

    Seorang awam bertanya:
    lalu Rasul Yohanes bagaimana tentang gereja orthodox?

    Kenapa kamu bertanya? Tanyakan dirimu, kamu sudah baik belum?

    Tidak usah kita berpikir capek. Pikiran yang sia-sia. Untuk apa kamu mengerti. Setelah kamu mengerti, kamu mau jadi apa? Tidak.

    Kalau ada yang bertanya Rasul. Supaya bisa menjawab. “berarti aku masuk orthodox saja, boleh dong. Bagaimana rasul?, tanya seorang awam lagi.

    Kalau ada orang bertanya, silahkan kamu bertanya kepada yang bersangkutan. Gitu saja. Ya. Jangan bodoh, jangan bikin capek. Ya. Jangan! Hal yang sia-sia. Berpikirlah yang baik, tujuan yang baik, yang benar, ya. Pikirkan dirimu baik-baik apakah aku sudah berbuat baik atau belum? Apakah aku sudah berbuat yang sungguh-sungguh dikehendaki Allah dalam hidup? Jangan pikir yang macam-macam. Itu capek! Pikirkan dunia capek. Lalui saja, yang penting kamu setia kepada Allah. Sungguh Aku mengatakan, memang kamu harus berhubungan antara satu dengan yang lain hanya sebatas manusia. Itu saja! Tetapi kamu berhubungan dengan saudara-saudaramu yang seiman. Itu saudaramu, kamu harus berkorban dan mau melayani, mengasihi, dan mencintai, mungkin juga memberi berkat pada mereka yang sungguh-sungguh membutuhkan berkat. Yang menderita, yang nggak makan, yang tidak kerja. Hei! Jangan pikirkan yang lain-lain, masih banyak yang harus kamu kerjakan dalam hidupmu bukan beriman saja. Beriman, berdoa dan bekerja dan melayani , itu sempurna. Maka aku mengajarkan kepada kamu hal yang tidak butuh, hal yang tidak perlu ada sangkutnya dalam hidup. Itu urusan mereka bukan urusanmu. Jangan pikirkan. Setialah kamu.

    Aku, Yohanes. Itu artinya setia. Setialah sampai kamu dipanggil dalam kebahagiaan. Setia! Itulah yang dikehendaki Allah. Setia!

    Berat, sahut seorang imam.

    Tidak berat! Kalau kamu cinta akan Allah, pasti kamu setia. Mungkin, kamu cintanya sebentar cinta sebentar tidak.

    (yang hadir tertawa)

    Karena berhadapan dengan pemimpin, sahut seorang imam.

    Jangan kamu mengatakan menjadi pemimpin. Itu bahasa dunia, nanti kamu sombong. Kalau kamu merasa dituakan, kamu rangkul mereka, kamu bimbing mereka, karena kamu yang lebih tua. Kalau pemimpin, penguasa, kamu akan sombong. Tidak usah kamu bicara aku pemimpin, orang lain juga mengerti kamu pemimpin.

    Rm Silverius menerangkan:
    Tidak! Ada pemimpin saya yang mengatur saya, sehingga membuat saya tidak bisa melaksanakan apa yang menurut saya bisa membantu dan menyelamatkan orang lain.

    Kenapa kamu bodoh?
    Ada pemimpinmu, terus menurut kamu, baik, terus kamu tidak kerjakan, Itu salah!

    Saya kerja, tetapi dia yang lebih banyak mengatur tentang saya. Begitu., tambah Rm.Silverius.

    Ya. Itulah hidup.

    Ya, jawab Rm.Silverius

    Itulah hidup. Hidup itu seperti itu. Tapi kalau kamu menyadari punya kerendahan hati, pasti kamu tidak terpengaruh dengan gaya kehidupan pemimpinmu seperti itu.

    Amin, jawab yang hadir

    Doakan saya, tambah Rm.Silverius

    Doakan saya?
    Kamu berdoa untuk dirimu , pasti surga mendoakan semua anak-anak Allah khususnya para imam. Jaga diri kamu baik-baik. Mari kita bekerjasama . Aku bersama kamu. Kami bersama kamu. Di mana kamu membaca Kitab Suci bagian apa yang Aku tuliskan, Aku bersama kamu.

    Terima kasih Rasul, jawab yang hadir.

    Cukup sekian dan saya menambahkan itu dan renungkan ya. Renungkan baik-baik dan lakukan. Itulah yang harus hidup bersatu dalam kehidupanmu, masuk dalam kebenaran sebagai seorang imam. Dia (seorang imam) harus punya. Kalau dia tidak punya, bagaimana mungkin dia bisa menyelamatkan umatnya ya? Tidak bisa.

    Untuk dirinya sendiri sudah cukup sulit. Bagaimana dia akan menyelamatkan umatnya?
    Jadi, pribadi dulu sebagai seorang imam. Dikuatkan kamu baru kamu bisa melayani anak-anak Tuhan di tempat-tempat yang sulit. Seperti Agnes pergi ke tempat-tempat yang sulit, seperti itu. Tapi kadang-kadang para imam belum sampai di situ, Agnes sudah sampai di tempat itu. Ini yang perlu diperhatikan.

    Baik. Kelompok Ini adalah bukan kelompok dunia. Kelompok ini bekerjasama dengan surga. Surga yang mengatur, surga yang menyampaikan, surga yang ingin sesuatu perubahan dalam diri imam dan juga di dalam diri anak-anakNYA! Bukan orang-orang yang ada dalam Kelompok ini ataupun Agnes. Tidak ada! Kamu mengerti?

    Mengerti, jawab yang hadir.

    Baik. jangan pikirkan, tapi bawa dalam doa, pasti Tuhan akan memberikan pengertian itu.

    Baik. Terima kasih untuk kamu semuanya. Selamat malam sampai bertemu lagi.

    ======================
  • MEMANG SULIT DIPAHAMI SECARA NALAR , TAPI PERCAYALAH TUHAN BUKANLAH TIDAK TERJANGKAU ,ADALAH PANDANGAN YG KELIRU JIKA HANYA SOSOK YG SUCI MURNI YG MENJADI SYARAT UNTUK DEKAT DGN ALLAH.PENGALAMAN SPRITUAL SERING KALI MENJADI CEMOOH DAN DIABAIKAN PDHL INILAH RAHMAT TUHAN YESUS BAGI MANUSIA.BANYAK YG MENGAKU AHLI KITAB SUCI YG MENGHAMBAT RAHMAT BESAR SEPERTI INI.SEMUA KEBAIKKAN TUHAN YESUS DITOLAK DAN DICAMPAKAN.BUKANKAH KUASA YESUS TIADA TERBATAS ??.
    DENGAN TEGAS HARUS AKU KATAKAN "AKU PERCAYA '' .PERISTIWA INI ADALAH BENAR DAN NYATA' ,SEPERTI YG TELAH AKU ALAMI SENDIRI , MESKI AKU TAK PANDAI UNTUK MEMPUBLIKASIKAN PERISTIWA SPIRITUAL SERUPA INI.BUKANKAH KITA PERCAYA YESUS MEMANG HIDUP DAN BERADA DI TENGAH2 KITA.MENGAPA MATA ROHANI KITA TAK MAMPU MENATAPNYA ,PDHL YESUS BERKENAN MENJUMPAI UMATNYA.JBU..
  • Rekoleksi di Puspanita, Ciawi
    Pesan diterima di Ciawi pada tanggal 29 July 2012

    kontak.jpg
    PENGAJARAN TUHAN YESUS

    Hai kamu para imam. Ini AKU datang. Melalui anak ini (Agnes Sawarno, red.) kamu dengarkan AKU. AKU adalah AKU. Tidak ada satupun mengatakan “AKU adalah AKU”.
    Dulu nenek moyangmu menyembah AKU. Tapi AKU nyatakan semua bahwa AKU sudah ada sebelum dunia ini ada, AKU ada. Mengertikah kamu?

    Jangan lagi kamu mengatakan apa iya? atau tidak? Kalau kamu meyakini, mengimani AKU dalam keraguan, kamu tidak mendapatkan apa-apa yang telah KU janjikan kepada kamu, “tempat telah KU-sediakan bagi kamu yang percaya dan setia kepada-KU”, mengerti? (bdk Yoh 14:2-3)

    Hai kamu para imam. Inilah saat terakhir kamu harus mengerti.
    Engkau bawa kemanakah anak-anak-KU, kau tinggalkan kemanakah anak-anak-KU?

    AKU telah memanggil kamu untuk bersatu dengan AKU. Bukan AKU tidak sanggup (melakukannya sendiri). Tapi, apakah kebenaran itu akan menjadi nyata kalau AKU tidak memanggil kamu, untuk melayani anak-anak-KU, setelah AKU kembali ke surga?

    Jangan kamu main-main dalam panggilanmu. AKU yang telah memanggil kamu masuk dalam kehidupan-KU. (bdk Yoh 15:16) AKU Yesus, AKU Tuhan, AKU Allah, AKU Bapamu di surga.
    AKU berkata kepadamu dengan benar tidak ada Allah (lain, red). Kamu pikir di surga itu berapa Allah sehingga kamu bermain-main bersama dunia? Itukah lebih penting bagimu ? Hah! Lebih penting! Tapi celakalah mereka yang tidak menyelamatkan anak-anak-KU. Lihat mereka! Lihat mereka! Itulah tugasmu. Itulah tugasmu bawa mereka kembali kepada- KU! “KU”, AKU. AKU adalah AKU. Ingat itu para imam.

    Apakah kurang jelas?
    Semua apa AKU sudah berbicara dalam kitab-sucimu. Itu benar. Tertulis tetaplah tertulis. Tidak ada satupun yang berubah apa yang KU-katakan melalui para rasul-rasulmu. Dia-lah menjadi saksi tentang AKU, tentang kebenaran, tentang keselamatan hanya dalam nama-KU. (bdk Kis 4 : 12)

    Hai imam-KU buka hatimu! Ini saaat terakhir bagi kamu, katakan itu kepada imam-imam. Jangan takut! Jangan takut! Jangan ditambahkan, jangan dikurangi apa yang KU-katakan, katakan yang benar. (bdk Wahyu 22 :18-19) Karena AKU tidak berkurang, AKU tetap utuh dari dulu dan sekarang dan selama-lamanya. (bdk Ibrani 13 : 8)

    Jangan kamu berfikir dan kamu tambahkan semua rencana-KU untuk menyelamatkan, justru mereka yang datang kepada-KU, kamu cegah, kamu berikan benteng yang kuat, sehingga banyak anak-anak-KU tersesat.

    AKU sekarang hadir melalui anak ini. Tapi kau tahu AKU ada di surga. Jangan pikirkan! AKU Mahakuasa. Biarlah anak ini menderita karna kebenaran. Mengapa?! Renungkan!
    Mengapa anak ini KU panggil untuk menyatakan kebenaran ? Karena dia anak dunia, dia tidak mengenal AKU. AKU persiapkan di negaramu ini.

    Luar biasa. Lihat! Para imam berjalanlah, carilah domba-domba-KU yang hilang. Sekarang AKU datang ke negaramu bersama Ibumu dan anak ini. AKU mau menyelamatkan anak-anak-KU saat-saat terakhir ini. Kamu ada dimana? Para imam ada di mana?

    Auw…. AKU ajarkan untuk tidak mengartikan bahwa AKU dilayani. (bdk Markus 10:45) Tapi masuklah dalam kebenaran, itu kamu melayani AKU.
    Tapi kamu, meninggikan dirimu, dipuji, dihormati, Hai! AKU memanggil kamu para imam bukan untuk itu. Tetapi AKU ingin memanggil kamu, KU-nyatakan kepada dunia bahwa AKU ada bersama para imam bersama anak-anak-KU. Mengerti?

    Hai para imam hatimu ada dimana? Kamu sibuk dengan duniamu. Kamu sibuk dengan rencanamu. Kamu sibuk dengan rencana segala pikiran-pikiran manusia, tapi kamu tidak masuk dalam rencana-KU: “gembalakanlah domba-domba-KU dengan baik. “

    Hah, dunia begitu besar di matamu. Engkau mengecilkan AKU dengan keinginan-keinginan duniamu. Dunia tampak besar dihadapanmu. Engkau lupa tentang kebenaran.

    Jangan kamu bingung. Sekarang ini AKU hadir melalui anak ini. AKU ada di surga. Engkau tidak mengerti. Kalau engkau mengerti AKU, AKU bukan Tuhan, AKU sama dengan kamu, sama dengan kamu.

    Belajarlah daripada-KU karena AKU rendah-hati. AKU-lah lemah-lembut dan sabar menghadapi kamu semua, di surga. Belajarlah daripada-KU.

    Sekarang banyak para imam berjalan dengan kehendak hatinya sendiri. Apa yang disampaikan anak ini, itu benar.

    AKU menghendaki demikian adanya. AKU menghendaki demikian adanya! Anak ini KU-utus untuk meluruskan perjalanan para imam. Karena dia (para imam, red.) (menjadikan diri) lebih besar daripada AKU. Dapat kemuliaan dari dunia ini, sehingga dia lupa tugas yang AKU berikan ”gembalakanlah domba-domba-KU dengan baik”.
    Itu tugasmu, bawa mereka kembali kepada-KU seutuhnya.
    Bekerjalah dengan baik. AKU tidak meninggalkan kamu sendiri. Itulah yang KU-katakan dalam kitab-sucimu. Ingat itu! (bdk Mat 28:20)

    AKU sudah menyerahkan itu semua kepada Petrus. Itulah yang kamu ikuti dan kamu imani. (bdk Matius 16:18-19, Yoh 21:15-17) Jangan dirubah!
    AKU-lah roti hidup yang turun dari surga. (bdk Yoh 6:51) Hah!—AKU PUNYA RUMAH DI BUMI INI. AKU PUNYA RUMAH DI BUMI INI! AKU YANG MENCIPTAKANNYA. SUPAYA ANAK-ANAK-KU BISA BERTEMU DENGAN AKU KARENA AKU-LAH ROTI HIDUP YANG TURUN DARI SURGA, KAMULAH (PARA IMAM) YANG MEMBERIKAN ITU KEPADA MEREKA-MEREKA.
    INGAT! AKU PUNYA RUMAH DI BUMI INI. TAPI, AKU PUNYA RUMAH DI SURGA ADALAH KERAJAAN, KU-dirikan untuk yang akan kamu tempati nanti. Kerajaan-KU adalah indah.
    Mereka bahagia bersama-KU, yang setia dan tidak pernah meninggalkan AKU, setia! Walaupun mereka jatuh dalam dosa, mereka kembali kepada-KU, AKU Maharahim.
    Siapapun yang datang kepada-KU AKU terima dengan baik.

    Belum waktunya AKU akan menghakimi manusia. Belum waktunya. Tapi apabila mereka mencari jalannya sendiri untuk masuk dalam penderitaan, KU-berikan. KU-berikan! Inilah perkataan-KU yang benar.



    >>>>>
  • >>
    Itulah kerinduan-KU bersama Ibumu. KU-hadirkan Ibumu di negaramu ini untuk bekerjasama. Kamu dipanggil satu persatu untuk bekerja untuk mencari jiwa-jiwa yang merana yang jauh dan meninggalkan AKU karena dunia. Renungkan!

    Juga kamu para imam renungkan apa yang KU-katakan saat ini. Renungkan dan lakukan.
    Mulailah kamu bangkit dengan tugasmu yang AKU berikan “gembalakanlah domba-domba-KU dengan baik, utuh dan sempurna”. Itu bagianmu, itu bagianmu, itu bagianmu.

    JANGAN ENGKAU MELEPASKAN TUGASMU KARENA DUNIA, HUKUM DUNIA, YA. YANG DICIPTAKAN UNTUK KAMU PATUHI, KAMU LAKSANAKAN DAN KAMU SAMPAIKAN KEPADA MEREKA, ITU SUDAH SALAH.
    HUKUM-KU, TETAP HUKUM-KU YANG BERLAKU DALAM KEBENARAN HARUS KAMU SAMPAIKAN KEPADA MEREKA. BUKAN KEHENDAKMU, BUKAN, BUKAN KEHENDAKMU YANG KAU SAMPAIKAN TAPI KEHENDAK-KU.

    Kaaaamu… (dengan tanganNya yang digerak-gerakkan untuk memberi penekanan pada perkataanNya, Yesus melanjutkan: ) hening sejenak dan bacalah firman-KU dan masuklah dalam firman itu semua supaya kamu sungguh-sungguh mengerti apa yang KU-berikan tugas kepada kamu. Itulah perjalanan-KU, itulah perjalanan para rasulmu, itulah perjalananmu para imam.
    Jangan kamu — (Tuhan Yesus kembali berhenti sejenak, lalu sambil menggeleng-gelengkan kepala dengan nada penuh penyesalan Yesus melanjutkan) …… Sungguh banyak para imam menyesatkan anak-anak-KU. Malah mereka mengajarkan tentang dunia, bukan tentang kebenaran, tentang AKU. Dunia masuk dalam kehidupan mereka. Ini sudah banyak. Di negara ini sudah banyak para imam (yang demikian), sudah banyak terjadi.
    Maka kamu yang mendengarkan saat ini beranilah berbicara dan lakukan. AKU menyertai, jangan takut! AKU menyertai kamu dalam perjalananmu dimana kamu melayani anak-anak-KU dengan baik. (bdk Mrk 16:20)

    Kamu lebih takut dengan dunia tapi kamu melupakan AKU. Ini sudah salah! Sudah salah perjalanan hidupmu. Tapi AKU Maharahim. AKU Maharahim. Kalau engkau kembali apa yang KU-kehendaki dalam perjalananmu engkau bahagia.
    Tetapi setelah kau mendengarkan, engkau tetap melakukannya celakalah kamu. Engkau tidak akan mendapatkan apa-apa daripada-KU. Ini yang KU-sampaikan saat-saat terakhir ini dan renungkan dan lakukan dan jangan takut.

    Saatnya akan tiba kamu menang dan kamu KU-menangkan dalam kebenaran karena kebenaran adalah AKU sendiri. Mereka akan menyesal karena mereka tidak menerima AKU sepenuhnya didalam kehidupannya.

    AKU-lah jalan kebenaran dan hidup. AKU-lah gurumu yang terindah dalam hidupmu. Hai para imam, AKU-lah gurumu, kamulah murid-KU. Kamulah murid-KU. (bdk Yoh 13: 13,35)

    Maka renungkan dengan baik. Karena AKU Maharahim. Belum waktunya AKU akan menghakimi manusia. Belum. Belum waktunya. Tapi apa yang KU-katakan ini benar. Terimalah dengan baik. Engkau punya telinga dengarkan AKU dengan baik. Engkau punya hati, buka hatimu dalam kebenaran. Dan renungkan semua apa yang KU-sampaikan ini supaya engkau mengerti AKU ada. AKU ada dan hidup dan dekat. AKU selalu ingin dekat tapi kamu menjauhi AKU karena dunia.

    Baik. Inilah perkataan-KU yang benar. Dan AKU memberkatimu apapun yang kau lakukan dalam nama-KU dalam kebenaran dan membawa anak-anak-KU kembali, AKU ada bersamamu. Itu janji-KU. AKU menepati janji-KU karena AKU sempurna adanya.
    >>>>
  • >>
    Para imam, sekarang kau mendengarkan AKU melalui anak ini dan menyapamu. AKU ingin kamu sungguh-sungguh bekerja dengan utuh dengan sempurna untuk melayani anak-anak-KU, dan bicaralah kamu tentang AKU dan kebenaran, supaya mereka mengerti bahwa AKU ada, karena kamu para imam, itulah tugasmu. Jangan kamu bawa mereka kepada dunia. Sekarang banyak kesesatan. Banyak anak-anak-KU jatuh dalam dosa karna imamnya. Celakalah! Celakalah. AKU mengatakan benar.
    Kalau engkau mengatakan iya, sempurnalah tugasmu. Jangan ditambahi dan dikurangi tapi masuklah dalam kebenaran dalam AKU, supaya engkau sampai membawa anak-anak-KU masuk dalam kebahagiaan.

    Banyak para imam jatuh dalam dosa. Bermegah diri. Tidak memahami apa arti panggilan itu sendiri.
    Apa dengan panggilan itu mempunyai ‘nama’ supaya kamu bisa melakukan apa saja apa yang kau kehendaki? Biasanya mereka menurutimu karena apa yang dikatakan imam adalah benar. Tidak!
    AKU tidak memandang itu. Siapapun dia, hidup dalam kebenaran, setia, dia masuk dalam kebahagiaan. Saya tidak memandang itu. Tidak membedakan itu. Mengerti!

    Khususnya para imam. Ayo.. bangkitlah kamu dan bekerjalah kamu apa yang AKU kehendaki, apa yang telah disampaikan tadi.
    Dan selama ini kamu berkumpul disini AKU mendengar, AKU melihat apa yang kamu kerjakan yang kau sampaikan, AKU tahu. Renungkan.
    Itulah permintaan-KU. JANGAN KAU HINAKAN AKU BERSAMA DUNIA. KAMU PIKIR AKU HADIR? TIDAK!
    AKU-LAH ROTI HIDUP YANG TURUN DARI SURGA. AKU DATANG KERUMAH-KU BERSAMA ANAK-ANAK-KU BAGI PARA IMAM YANG SETIA KEPADA-KU. (TUHAN YESUS DIAM SEJENAK, SAMBIL MENGAGGUK-ANGGUKKAN KEPALA) YANG SETIA KEPADA-KU.
    “APA YANG KAU IKAT DI BUMI INI AKAN TERIKAT DI SURGA. APA YANG KAU LEPAS DI BUMI INI AKAN TERLEPAS DI SURGA”. INGAT ITU! (bdk Mat 16:19)
    Jangan engkau sia-siakan. Gembalakan mereka dengan baik. Katakan yang benar tentang AKU, tentang keselamatan, tentang kebenaran. Jangan memikirkan dunia! Semua ciptaan-KU. Tapi mereka tidak percaya, mereka bersatu dengan dunia, itu hak mereka.
    Tetapi kalau engkau percaya kepada-KU, percayalah seutuhnya. Jangan kau bagi-bagikan AKU dengan dunia, AKU tidak mau. AKU tetap AKU. Itulah. Kalau kau percaya, setialah. Engkau mendapatkan-NYA.

    Semua apa yang KU-lakukan dalam rencana-KU menyelamatkan manusia, untuk menebus manusia, itu rencana-KU, itu hak-KU, itu milik-KU, untuk semua manusia yang mencari AKU dan dia menerima penebusan itu. Mengertilah kamu .

    Hai para imam, jangan kamu bicara banyak. Kebenaran engkau campurkan dengan perkara-perkara dunia ini. Tapi bicaralah tentang AKU kepada mereka anak-anak-KU. Apa yang ada, yang tertulis dalam kitab-suci itu yang kamu bicarakan. Itulah perjalanan iman masuk dalam kebenaran supaya kamu sampai kepada tujuanmu adalah AKU di surga.

    Ini. Jangan salahkan mereka. Itulah, para imam banyak bicara-bicara yang tidak menyelamatkan. Banyaklah, akhirnya mereka tersesat. Kamu bertanggung jawab kepada-KU. Kamu bertanggung jawab kepada-KU. Satu jiwa, satu jiwa tersesat kamu abaikan, tidak kamu selamatkan, AKU catat. AKU catat. Karena AKU mencatat dengan kesempurnaan-KU, tidak terlupakan. Tapi bisa itu selesai, kalau kamu menjadi anak yang baik. Itu dilupakan, habis. Karena AKU Maharahim, AKU Maharahim. Apa yang KU-katakan ini dengarkan baik-baik. Renungkan dan lakukan!

    Jangan pikirkan tentang anak ini. Dia dipanggil masuk dalam kebenaran. Dan anak ini KU-bikin dia berani menyampaikan kebenaran ini. Siapa yang akan melukainya ? Tidak ada. Karena AKU bersama anak ini. Renungkan apa yang KU-katakan ini kepadamu. Karena kamu sudah membuat kesalahan, sudah membuat kesalahan besar. Apa yang KU-kehendaki tidak kau lakukan itu kesalahan besar. Celakalah bersama dunia. Itulah tugasmu.

    Maka engkau harus mengerti: AKU memanggil para rasul dengan keadaan-keadaan yang tidak disukai dan tidak dimengerti oleh manusia. AKU panggil untuk bersaksi tentang AKU. Kalau AKU memanggil imam-imam Farisi apa jadinya?
    Dan sekarang ini AKU memanggil anak ini. Kenapa AKU tidak memanggil para imam?
    Trus apa yang akan kamu lakukan kalau AKU memanggilmu dengan cara ini? Pasti salah. Banyak salahnya.

    Tapi anak ini KU-ambil dari dunia, dia bersaksi tentang AKU karena dia sudah menerima AKU dan melihat AKU dan KU-berikan tanda itu kepadanya. Dia yakin untuk menyampaikan tentang AKU demi keselamatan kamu semuanya. Jangan pikirkan. Dengan keadaan ini jangan kamu pikirkan tapi apa yang kamu dengar dalam kebenaran ini terima dengan baik.

    AKU sudah mempersiapkan ini untuk anak ini jauh sebelumnya. Karena anak-anak-KU banyak di negaramu ini jatuh dalam dosa bersama para imam.


    Hanya manusia yang selalu tidak menepati janji. Tetapi kalau dia masuk dalam kebenaran dia akan berjanji yang benar, menyampaikan yang benar dan diberikan tentang kebenaran itu kepada mereka-mereka yang membutuhkannya adalah anak-anak-KU.
    Sekali lagi, “Gembalakan domba-domba-KU dengan baik”, itulah tugasmu. Gembalakan domba-domba-KU dengan baik itulah tugasmu. Jangan satupun tersesat.
    Sampai disini AKU berikan pengertian ini kepada kamu semua yang ada disini.

    Dan kamu anak-anak-KU saling mengasihi, saling mencintai dan melayani. Hidup baik. Dekatkan dirimu kepada-KU. Berdoalah atas nama-KU pasti AKU akan mendengarkan anak-anak-KU yang berdoa menyebut nama-KU dengan baik dengan kerinduan dengan cinta. (bdk Yoh 14: 13,14)
    Saling melayanilah kamu di antara satu dengan yang lain. Kalau engkau melayani dengan baik berarti engkau telah berikan itu kepada-KU dengan baik. AKU tidak meminta yang tidak bisa kau kerjakan dalam hidupmu. Hanya AKU minta jadilah kamu anak yang baik dan setia.

    Kasih. Hukum-KU adalah kasih karena AKU kasih. Kalau kamu tidak punya kasih, kamu dari mana datangnya ? Dari dunia. Ajaran dunia. Kasih bisa menyelesaikan semua persoalan hidupmu. Kasih. Kasih adalah AKU.

    >>>
  • >>>
    Bangkitlah kamu. Dan pergilah layani saudara-saudaramu dengan baik. Jangan takut! AKU menyertai kamu. Dimanapun engkau berada dalam kebenaran disitu AKU ada bersamamu. Inilah perkataan-KU yang benar, yang benar. Karena kebenaran itu adalah AKU. Yang bicara itu AKU. Yang bicara itu AKU.

    Anak ini KU-panggil hanya untuk menjadi sarana bagi-KU supaya AKU bisa bicara dengan kamu. AKU dulu pernah menginjakkan kaki di bumi ini. Pernah. Karena apa ?

    Karena AKU datang mau memperkenalkan diri-KU supaya engkau mengerti bahwa kamu ada yang menciptakannya. Ada yang menciptakannya adalah AKU. AKU-lah yang menciptakan kamu. Dan kamu mencari AKU sempurnalah itu dalam perjalanan hidupmu.
    Mereka yang tidak percaya biarkan itu bersama dunia. Mereka mendapatkan bagian-bagian dari dunia, adalah penderitaan. Tapi kamu yang setia mencari AKU kamu dapatkan kebahagiaan karena AKU berada dalam kebahagiaan.

    Baik. Inilah yang KU-sampaikan. Khususnya para imam renungkan apa yang KU-katakan ini dan lakukan dan bicaralah tentang kebenaran dan kembalilah ke firman-KU supaya hidupmu diatur apa yang KU-kehendaki.

    Ajarkan itu kepada mereka-mereka. Cari jiwa-jiwa yang saat ini tersesat. Banyak tersesat. Dimanakah para imam ?

    Memang AKU balik ke surga. Semua ini terjadi karena para imam. Semua banyak berjatuhan dalam dosa. Para imam harus bicara tentang keselamatan, tentang kebenaran, tentang AKU, tentang firman-KU. Kalau kamu mengajarkan itu dengan baik pasti mereka akan menjadi anak yang baik.

    Cukuplah kehadiran-KU melalui kuasa-KU melalui anak ini. AKU menunggumu di surga. Dan AKU melihat kamu dari surga apakah yang kau lakukan setelah engkau mendengarkan kebenaran ini dalam hidupmu untuk anak-anak-KU kembali. Gembalakanlah domba-domba-KU dengan baik. Antar mereka ketempat yang sebenarnya.
    Lagi. JANGAN KAMU SEKALI LAGI MELAKUKAN PERJAMUAN-PERJAMUAN ITU YANG TIDAK PANTAS. AKU TIDAK HADIR, AKU TIDAK HADIR. AKU AKAN HADIR DI RUMAH-KU. RUMAH-KU ADA DI BUMI INI BERSAMA PARA IMAM BERSAMA DENGAN ANAK-ANAK-KU. DISITULAH AKU DATANG. APA TIDAK JELAS ?!
    “AKU-LAH ROTI HIDUP YANG TURUN DARI SURGA” AKU DATANG KERUMAH-KU DAN BERSAMA ANAK-ANAK-KU. JANGAN LAGI KAMU BEKERJA TIDAK SEMPURNA. HAI PARA IMAM. ENGKAU MENGERTI APA YANG KU-KATAKAN INI KEPADAMU. TIDAK LAGI.

    YANG MENGURUS MEREKA ADALAH KAMU. MEREKA MENDUKUNG PERJALANAN KEBENARAN INI BERSAMA IMAM. KALAU IMAMNYA BAIK MEREKA AKAN MENJADI BAIK. AKHIRNYA KEBENARAN ITU AKAN DINYATAKAN DI DUNIA INI.

    BAIK. Sampai disini pertemuan ini. Tapi AKU menunggu kamu di surga dan melihat kamu di surga. Jadilah imam yang baik, gembalakanlah domba-domba-KU dengan baik. Antar mereka dengan baik. Hantar mereka supaya mereka bisa bertemu dengan AKU.

    Bukan AKU tidak bisa. Bukan itu. AKU bisa melakukan apa saja tapi bukan itu. Rencana-KU ini harus AKU bekerjasama dengan ciptaan-KU untuk menjadi saksi tentang kebenaran-kebenaran ini bahwa sudah ada di bumi ini dan AKU ada di surga.

    Berbahagialah kamu para imam. Hanya AKU yang bisa melakukannya . Ingat tidak ada Allah yang lain yang bertakhta di surga. Hanya AKU. Hanya AKU.

    Thomas Aquinas (putera pertama ibu Agnes Sawarno yang meninggal awal tahun 2012, red.) dia menjadi saksi. Sekarang dia ada bersama-KU di surga, ya. Dia bersaksi. AKU tidak pilih kasih. Siapapun, imam, kamu, pada akhirnya kamu sungguh-sungguh mencari AKU, AKU terima. Dan bertobat dan kembali kepada-KU, AKU terima.
    Thomas Aquinas AKU kembalikan dia kepada ibunya, supaya dia bersaksi apa yang dialaminya di surga bersama-KU, jangan pikirkan. Kamu tidak akan sanggup memikirkan apa yang KU-katakan ini. Tapi terima dengan baik dan renungkan bahwa AKU menerima siapapun. Akhirnya dia bahagia. Itu saja, itu saja.

    Baiklah. Jaga dirimu baik-baik. ya. Waktunya sudah…sudah hampir dekat AKU akan menyelesaikan dunia ini. AKU akan memisahkan gandum dan ilalang. (bdk Mat 13 :30, 40-41) Sudah waktunya. Supaya kamu bahagia. Kamu terhimpit dengan dunia-dunia yang fana ini sehingga kau lupa ada AKU di surga.

    Baik. Sekian dulu pertemuan ini. Jadilah kamu imam-imam yang baik. Dekatkan dirimu kepada-KU. AKU akan menyertai kamu sekalian di manapun kamu melayani anak-anak-KU dengan baik. Tidak ada satupun yang akan melukai tubuhmu. Ingat itu. Tidak ada satupun yang akan melukai tubuhmu.

    Selamatkan mereka. Banyak, banyak yang harus kamu kerjakan. Luruslah. Luruslah imanmu. Jangan kau tambahkan dengan dunia. Luruskan imanmu hanya kepada-KU.

    AKU adalah AKU dan tetap AKU tidak akan berubah. AKU adalah AKU tidak akan berubah dulu dan sekarang sampai AKU datang kembali ke bumi ini, disitulah AKU tidak ada kerahiman lagi. AKU akan menghakimi orang hidup dan mati. Karna kerahiman-KU KU-berikan sampai AKU datang kembali ke bumi ini. Tapi saatnya AKU menjadi hakim. Hakim yang adil mengadili orang hidup dan mati. (bdk Yoh 5: 22, 28-30)

    Baik. Mulailah kamu kembali kepada firman-KU supaya kau dikuatkan dalam firman-KU diluruskan semua perjalananmu dalam firman-KU. Supaya kamu bisa bekerja dengan baik melalui firman-KU.
    Hah. Jangan kamu tambahkan lagi unsur-unsur dunia, kamu tidak akan bisa menyelamatkan, tidak bisa menggembalakan domba-domba-KU dengan baik. Tapi kalau kamu masuk dalam firman-KU, utuh. AKU tunggu kamu di surga.

    Sampai disinilah perkataan-KU yang benar ini, renungkan. Sampai bertemu kembali di mana kau datang, dan berdoa menyebutkan nama-KU. AKU tunggu kamu di surga.

    (Tuhan Yesus mengangkat kedua tangan-NYA dan memberkati semua yang hadir dalam bahasa Roh).

    ——————————————
  • Pesan Rasul Yohanes dalam kunjungan pada anggota kelompok yang terkena musibah banjir bandang di Passo - Ambon dan Pembaptisan Bpk Yohanes Wildo Roffe dan Pancratius Veron Roffe
    Pesan disampaikan di Paso, Ambon pada tanggal 22 August 2012

    Rasul Yohanes :

    Itu apa namanya ya? (Sambil menunjuk pada seekor anjing yang terbaring di samping ibu Agnes,red)

    Anjing, jawab umat.

    Kalau anjing, bisa saja dia tenang, baik, tetapi kenapa manusia tidak tenang ya? Itu binatang, bisa diajar untuk menjadi baik. Sekarang, manusia sulit untuk masuk di dalam ketenangan, maupun di dalam kebenaran. Sulit! Tapi kalau manusia tidak berjuang, tidak menemukan apa-apa.

    Kamu bahagia, kamu sangat bahagia (menyapa Bpk Yohanes dan puteranya yang baru dibaptis, red.) Kamu mencari Tuhan, sekarang kamu sudah menemukan Tuhanmu, yang menciptakan kamu ya, dan sekarang kamu sudah selamat di dalam Dia. Kamu mengerti, perbedaan apa yang kau dapatkan selama ini dan sekarang kau dapatkan saat ini? Antara langit…. Langit itu ada apa? Ada padat tidak?

    Tidak, jawab umat.

    Tidak. Antara di atas dengan di bawah. Itulah, itu perbedaannya. Jadi apa yang menjadi keputusanmu, engkau mencari keselamatan, sudah, sudah kau terima saat ini. Berbahagialah engkau! Engkau sudah diselamatkan dari dunia. Tidak ada Tuhan memberikan banyak hal (jalan) dalam (mencapai) keselamatan. Hanya satu! Dalam Dia, semua manusia selamat. Di luar itu, tidak ada apa-apanya. Ya ini yang saya sampaikan. Selamat bagi kamu! Dan kamu mengambil namaku. Apakah arti Yohanes? Hai Alexius, apa arti Yohanes?

    Yang muda, yang dikasihi, jawab imam.

    Yang muda, yang dikasihi dan mempunyai suatu apa? Dia diberikan sesuatu…
    Pengertian yang jauh, jawab umat.
    Jauh apa? Hai Alexius, kamu tidak tahu? Bagaimana ada lambang-lambang dibuat di dalam rumah Allah atau Gereja.

    Lambang burung elang, jawab umat.

    Burung elang itu punya…. Kalau bahasa dunia itu apa ya?
    Mata yang tajam, melihat dari ketinggian, jawab umat.
    Terus?

    Dan terbang jauh, terbang tinggi, jawab umat

    Terus?

    Kuat dan perkasa, jawab umat.

    Ah, perkasa? Tidak! Kuat, lebih baik. Tidak ada manusia kuat tanpa Tuhannya. Manusia itu lemah maka Tuhan hadir ke bumi ini untuk menjadikan manusia kuat dalam Dia. Tapi manusia mencari dunia, pegangan bersama dunia. Kasihan!

    Mereka tidak mengenal Allah tapi mereka menciptakan ilah yang disembah, yang disembah dan mereka mematuhi hukum-hukum dunia yang merusak, yang membuat orang pedih dan menderita. Itulah hukum dunia. Tetapi hukum Tuhan adalah kasih.

    Kasih itu indah, maka siapa pun yang menjadi anak Allah, dia adalah kasih. Kasih itu harus hidup dalam kehidupan manusia. Kasih, karena Allah itu adalah kasih; dan manusia sudah ditebus oleh Allah penuh kasih dengan pengorbanan-Nya, dengan segalanya, apa pun diberikan semua untuk manusia yang diciptakan-Nya supaya bumi ini memuliakan Allah, Surga memuliakan Allah. Sempurnalah disebut Allah. Kalau Dia tidak menciptakan manusia, kesempurnaan-Nya itu, tidak sempurna. Mengerti ya?

    Mengerti, jawab umat. (Maksudnya, kesempurnaan Allah dibuktikan dengan penciptaan manusia yang kemudian ditebus dan diselamatkan oleh Allah,red.)

    Nah, kalau kamu mengerti, kalau begitu…Allah mencintai kamu semuanya dan Allah tidak pernah meninggalkan kamu semuanya. Sekarang kamu mengalami (musibah bencana alam,red). Ini akan berlanjut, bukan hanya sampai di sini. Itu harus terjadi, pemurnian! Dalam penderitaan itu, apakah kamu kuat, apakah kamu setia? Itu tujuannya. Bukan Allah tidak sayang kepada anak-anak-Nya. Mengapa Allah memberikan bencana? Bukan bencana! Hanya Allah memberikan suatu tanda. Dengan tanda ini, apakah orang akan bertobat dan kembali kepada Allah?

    Apakah sama dengan ujian? tanya umat.

    Uji, pengujian. Semua diuji. Hah..hah..setia tidak? Setia. Kamu mengalami, kamu setia. Harta bendamu habis, kamu setia. Dalam kesetiaan itulah engkau dimenangkan oleh Allah. Setia! Tanpa kesetiaan, Allah tidak akan menerima kamu menjadi anak-Nya. Setia! Allah bukan tidak menerima manusia yang jatuh dalam dosa, bukan itu! Tapi manusia tidak diterima kalau tidak setia. Karena orang tidak setia tidak bisa bangkit dan berbuat baik, dan kembali kepada Allah. Itu benar atau salah?

    Benar, jawab umat.

    Baik, kata benar ya. Jadi dalam kesetiaan itulah, Allah bekerja, Allah mau mengampuni semua sikap dan tingkah laku anak-anak-Nya. Dalam kesetiaan itulah dia akan sampai kepada tujuan. Tujuan adalah surga. Setia! Setia! Karena Allah adalah setia menunggu kamu di surga, siang dan malam. Setia, mengasihi kamu, sempurna; mencintai kamu, sempurna; melindungi kamu, sempurna; memberikan segala kebutuhanmu dengan sempurna. Tetapi dimanakah hatimu? Dimanakah hatimu? Apa yang telah diberikan Allah kepadamu, kamu nikmati untuk satu kesombongan, satu kemegahan. Itu akan habis. Apa yang kau dapatkan, maupun berkat atau kecantikan, atau suatu apa namanya? Itu, kalau laki-laki dikatakan, …………..?

    Kegantengan, jawab umat.

    Itu bahasa apa?

    Jawa, jawab umat.
    >>>>>
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori