Cara Redakan Sakit Kepala Tanpa Obat

(foto: unsplash/Nik Shuliahin)


Sakit kepala merupakan salah satu bentuk nyeri yang umum dan sangat mengganggu ketika menyerang apalagi jika terjadi secara terus menerus. Sakit kepala biasanya muncul secara mendadak atau bertahap, membuat kepala terasa berat dan seperti terlilit oleh tali yang kencang.

Ada beberapa jenis sakit kepala, seperti sakit kepala migrain yang terjadi di salah satu sisi kanan atau kiri kepala, sakit kepala tension yang menimbulkan nyeri di seluruh area kepala, dan sakit kepala cervigocenic yang terasa nyeri di bagian atas dan belakang kepala. Biasanya, sakit kepala muncul karena stres, kurang tidur, kurang asupan nutrisi, atau konsumsi obat-obatan yang berlebihan. Sakit kepala juga bisa timbul akibat sejumlah penyakit, seperti sakit gigi, hipertensi, sinusitis, dan tumor otak.

Untuk mengatasi sakit kepala, biasanya kita akan langsung mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Padahal ada metode alami yang mudah dan efektif yang dapat Anda lakukan untuk membantu atasi rasa sakit kepala. Berikut ini adalah tipsnya:


1. Minum air

Kekurangan cairan dapat menyebabkan Anda terserang sakit kepala. Berdasarkan sebuah penelitian, dehidrasi kronis menjadi penyebab umum dari sakit kepala tension dan migrain. Selain itu ketika dehidrasi kita akan kehilangan fokus dan sulit untuk berpikir dengan jernih, hal ini akan semakin memperburuk keadaan ketika sakit kepala menyerang.

Cukupilah kebutuhan cairan tubuh dengan minum air sebanyak 8 gelas sehari untuk mencegah sakit kepala atau mengurangi rasa nyerinya. Agar tetap terhidrasi sepanjang hari, Anda bisa mencoba cara sederhana yaitu dengan membawa botol air minum ketika beraktivitas. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak cairan seperti buah-buahan, sup, atau smoothie, juga bisa membantu Anda menghidrasi tubuh.


2. Istirahat yang cukup di ruangan gelap

Tak ada manfaat yang dirasakan tubuh jika kita kekurangan istirahat. Kurang istirahat malah akan mendatangkan penyakit, salah satunya adalah sakit kepala. Sebuah studi membandingkan frekuensi dan keparahan sakit kepala pada mereka yang tidur kurang dari enam jam per malam dengan mereka yang tidur lebih lama. Hasilnya ditemukan bahwa orang yang kurang tidur cenderung lebih sering mengalami sakit kepala dan lebih parah.

Untuk itu, Anda perlu istirahat dengan cukup yaitu 7 hingga 9 jam per hari agar terhindar dari sakit kepala. Jika sakit kepala tiba-tiba menyerang, cobalah untuk segera beristirahat sejenak. Kondisikan ruangan dalam keadaan gelap dan tenang, serta jauhi gadget dari jangkauan. Hal ini dilakukan agar tubuh merasa lebih rileks dan mendapat istirahat yang berkualitas.


3. Lakukan pijatan lembut

Salah satu penyebab munculnya sakit kepala adalah ketegangan karena terlalu stres. Cobalah luangkan sedikit waktu untuk memijat lembut titik-titik pusat rasa nyeri untuk mengurangi ketegangan. Anda juga dapat memijat bagian leher dan pelipis untuk melepaskan ketegangan pada otot-otot yang menyebabkan sakit kepala.

Anda juga dapat memijat dengan minyak esensial untuk memberi sensasi relaksasi, sehingga tubuh akan lebih mudah untuk merasa tenang. Cobalah menggunakan minyak esensial peppermint dan laender, karena keduanya dapat secara efektif mengurangi sakit kepala.


4. Mengonsumsi makanan tinggi magnesium

Magnesium merupakan zat mineral yang penting bagi tubuh, salah satunya adalah untuk mengontrol gula darah dan transmisi saraf. Selain itu, magnesium juga terbukti sebagai obat yang aman dan efektif untuk mengurangi keluhan sakit kepala. Sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa orang yang sering mengalami sakit kepala migran cenderung memiliki kadar magnesium yang rendah.

Anda dapat mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan magnesium seperti pisang, alpukat, kacang almond, biji-bijian, dan nasi merah. Namun, mengonsumsi magnesium secara berlebih juga dapat menyebabkan efek samping pencernaan seperti diare pada beberapa orang. Maka dari itu konsumsilah magnesium dalam dosis yang tepat.



Sumber: Berita Kesehatan cnnindonesia.com

Sign In or Register to comment.