Pelaku Penembakan Masjid di Norwegia Mulai Diadili


Penembakan di Masjid Al-Noor, Norwegia (REUTERS/Lefteris Karagiannopoulos)


Pelaku penembakan di Masjid Al-Noor, Norwegia, Philip Manshaus (21), mulai diajukan ke pengadilan setempat pada Senin (12/8) dengan dakwaan terorisme dan upaya pembunuhan.


Dilansir dari CNN, Selasa (13/8), Manshaus duduk di kursi pesakitan dengan kondisi mata lebam dan luka-luka pada wajah serta leher. Namun saat ini Kepolisian Oslo dan kuasa hukum Manshaus enggan berkomentar.


Jaksa penuntut umum mengajukan permintaan kepada hakim agar Manshaus ditahan semala 4 minggu di ruang isolasi. Ia tidak diperkenankan untuk menerima surat, tidak boleh dibesuk, dan dilarang menyimak media massa. Alasannya, karena pada tahap awal penyelidikan tersangka tak memberi keterangan yang cukup. Ia bahkan membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya.


Menurut keterangan polisi, Manshaus yang mengenakan rompi antipeluru merangsek masuk ke Masjid Al-Noor dengan membawa dua buah senjata api. Ia melepaskan sejumlah tembakan, namun aksinya tersebut berhasil digagalkan oleh seorang jemaah masjid. Ia berhasil dikendalikan oleh seorang jemaah berusia 65 tahun sebelum akhirnya ditahan oleh polisi. Kepolisian Norwegia menerima laporan penembakan sekitar pukul 16.00 waktu setempat.


Selain senjata, polisi juga menemukan kamera aksi GoPro yang dipasang pada helm tersangka yang bertujuan untuk merekam aksinya itu. Hal ini sama dengan apa yang dilakukan oleh pelaku teror dua masjid di Selandia Baru, Brenton Harrison Tarrant yang telah menewaskan 51 orang pada Maret lalu.


Manshaus diduga adalah penganut ideologi ekstrem kanan. Ia mengidolakan pemimpin Norwegia di masa pendudukan Nazi pada masa Perang Dunia II, Vidkun Quisling. Sebelum melancarkan aksinya, tersangka juga sempat mengunggah pernyataan di internet dan menyinggung nama Tarrant. Dalam pernyataan itu pula ia mengimbau netizen untuk memindahkan ‘perang ras’ dari situs web ke dunia nyata.

Beberapa jam setelah insiden berlangsung, polisi juga menemukan jasad seorang gadis di kediaman Manshaus. Jasad ini telah dikonfirmasi adalah adik tiri perempuan Manshaus, Johanne Zhangjia Ihle-Hansen (17). Manshaus diduga juga terlibat dalam pembunuhan adik tirinya ini.


Sumber: Berita Seputar Eropa Amerika cnnindonesia.com

Sign In or Register to comment.