Tidak Semua Gatal Disebabkan Oleh Alergi

Gatal adalah gejala yang umum muncul di kantor ahli alergi / imunologi karena ruam kulit alergi seperti eksim dan gatal-gatal kronis. Namun, pada pasien yang gatal tanpa ruam sebelumnya, daftar penyebab yang mungkin lebih banyak dan termasuk kondisi non-alergi. Dalam sebuah artikel yang baru-baru ini diterbitkan dalam The Journal of Allergy and Clinical Immunology: In Practice, Drs. Gerald Lee dan Cem Akin mengulas pendekatan untuk merawat pasien dengan gatal, tetapi tanpa ruam.

Pertama, dokter perlu menentukan apakah penyebab gatal berasal dari kulit atau sistem organ lain. Gatal yang tidak disebabkan oleh kondisi kulit biasanya tidak memiliki ruam, walaupun beberapa pasien dapat mengembangkan ruam sekunder yang biasanya simetris dan menyulitkan untuk menjangkau bagian tengah atas. Ruam ini dapat muncul sebagai nodul gelap yang disebut prurigo nodularis, atau menebal, kulit tampak kasar yang disebut lichen simplex kronisus.


Gatal tanpa ruam dapat disebabkan oleh kondisi sistemik, neurologis, atau kejiwaan. Contoh kondisi sistemik termasuk penyakit ginjal, penyakit hati, hipertiroidisme, limfoma, polisitemia vera, dan infeksi HIV. Obat-obatan seperti narkotika dapat menyebabkan gatal-gatal sebagai efek samping. Cidera saraf karena herpes zoster atau penyakit tulang belakang dapat menyebabkan rasa gatal di daerah yang terkena. Akhirnya, kondisi kejiwaan seperti penyalahgunaan zat atau gangguan obsesif-kompulsif juga dapat menyebabkan gatal.


Manajemen gatal tanpa ruam harus dimulai dengan mengevaluasi dan mengobati penyebab yang mendasarinya. Bahkan jika penyebab gatal tidak diketahui, berbagai terapi tersedia untuk menghilangkan gejala. Melembabkan kulit, menjaga kuku agar pendek, dan mengenakan pakaian longgar dapat mengurangi keparahan gatal. Meskipun antihistamin sering digunakan untuk gatal-gatal, penelitian menunjukkan bahwa antihistamin generasi pertama hanya membantu gatal-gatal dengan menyebabkan sedasi. Obat oral yang paling sukses adalah analog GABA seperti gabapentin, atau antidepresan seperti mirtazapine, yang dapat ditingkatkan secara perlahan untuk meminimalkan efek samping.


Source: 7 Penyebab Kulit Gatal dan Cara Mengatasinya

Comments

Sign In or Register to comment.