Sejak Pertemuan Kim-Trump, Korut Akui Uji Coba Rudal Pertama



Detik Akurat – Korea Utara mengkonfirmasi bahwa pihaknya melakukan uji coba rudal akhir pekan lalu untuk pertama kalinya sejak pertemuan antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump tahun lalu.

Melalui pernyataan yang diterima oleh CNNIndonesia.com, Korea Utara menyatakan bahwa persidangan 4 Mei hanyalah bagian dari pelatihan rutin.

Pyongyang mengatakan pelatihan di Laut Timur atau Laut Jepang pada 4 Mei dilakukan untuk “memeriksa kemampuan peluncur roket jarak jauh kaliber besar dan berbagai senjata taktis lainnya.”

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Korea Utara menjelaskan bahwa latihan tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan akurasi unit pertahanan nasional.

“Latihan ini menegaskan sekali lagi kemampuan reaksi cepat dari unit pertahanan garis depan sehingga mereka siap jika perlu untuk bertarung di bawah perintah apa pun dan kapan saja.” Namun, beberapa pihak membuat komentar pedas tentang pelatihan militer ini dan defensif “kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Korea Utara. itu adalah

Dalam pernyataan itu, Korea Utara menyebutkan latihan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Pyongyang mengatakan bahwa negara-negara lain sejauh ini diam ketika Amerika Serikat dan Korea Selatan melakukan latihan perang bersama, yang katanya jelas dilakukan untuk menyerang Korea Utara.

“Latihan militer yang kami lakukan tidak lebih dari latihan militer biasa dan tidak menargetkan siapa pun atau memperburuk situasi di kawasan ini,” tulis Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

“Sementara itu, pada bulan Maret dan April, Amerika Serikat dan Korea Selatan melakukan latihan militer bersama ‘Dong Maeng’ 19-1 dan rencana pelatihan perang yang menargetkan kami dan berlanjut hingga hari ini, bagaimanapun, dengan alasan yang tidak diketahui, hanya ada keheningan tentang perang provokatif ini. ”

Pernyataan ini dikeluarkan tak lama setelah Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan memberi tahu Kongres bahwa Korea Utara meluncurkan “beberapa roket dan rudal” pekan lalu.

“Komandan militer AS, Joseph Dunford, menelepon saya dan mengatakan bahwa Korea Utara menembakkan roket dan rudal,” kata Shanahan kepada Reuters, Rabu (8/5).

 

Baca Juga :

Pria di Tangsel Ditangkap Usai Sebar Hoax Jokowi PKI

Rutin Bercinta Bermanfaat Bantu Atasi Penyakit Batu Ginjal

Sign In or Register to comment.