Syarat Klaim Asuransi Mobil Yang Sering Lupa Dilengkapi

Pernah dengar orang merasa dirugikan oleh pihak asuransi? Pasti sering sekali mendengar hal tersebut. Itu mungkin saja bukan pihak perusahaan yang berbelit-belit tapi orangnya saja yang tidak melengkapi syarat klaim asuransi mobil.

Sudah menjadi kebiasaan. Kebanyakan orang tidak membaca secara detail isi perjanjian. Mungkin Anda salah satunya. Apakah Anda pernah baca surat perjanjian ketika membuka buku tabungan baru? Bisa saja Anda juga tidak membaca surat perjanjian ketika menandatangani surat pernyataan menjadi pemegang polis asuransi mobil.

Terdengar tidak penting. Tapi, Anda akan mengerti pentingnya membaca setiap kalimat dari surat tersebut ketika Anda ternyata salah dalam mengajukan klaim asuransi. Di surat itu, ada semua hal yang harus Anda ketahui, terutama syarat klaim asuransi mobil.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini informasi yang perlu Anda ketahui. Ada langkah-langkah yang harus Anda lakukan ketika mengajukan klaim asuransi agar langsung bisa diterima oleh perusahaan.

3 Langkah Utama Yang Harus Segera Anda Lakukan

Ada tiga hal yang seharusnya segera dilakukan ketika Anda mengalami kecelakaan mobil di jalan.

  1. Foto Kondisi Mobil

Yang pertama yang harus Anda lakukan adalah memfoto kondisi mobil yang mengalami kecelakaan. Usahakan agar Anda memfoto semua bagian mobil. Jangan hanya bagian yang rusak akibat kecelakaan saja.


  1. Menghubungi Polisi

Jika polisi tidak datang ke tempat kejadian, usahakan Anda menghubungi kantor polisi setempat. Akan lebih baik jika Anda menghubungi polsek setempat. Karena keterangan dari polisi ini akan Anda gunakan untuk mengajukan klaim asuransi.


  1. Menghubungi Pihak Asuransi

Setelah menghubungi pihak polisi, segera tutup telpon dan hubungi pihak asuransi. Pastikan mereka tahu bahwa Anda sedang mengalami kecelakaan. Jangan sampai Anda tunda menghubunghi hingga berhari-hari. Karena ini yang menjadikan klaim asuransi mobil Anda tidak akan diterima.

3 hal tersebut harus Anda ingat-ingat. Baru kemudian Anda bisa melengkapi syarat-syarat klaim asuransi mobil.

Apa Saja Syarat Mengajukan Klaim Mobil?

Setidaknya, ada tiga dokumen penting yang harus Anda siapkan ketika mengajukan klaim asuransi.

Yang pertama adalah fotokopi polis asuransi. Yang menjadi masalah adalah ketika Anda melakukan perjalanan di luar kota dan Anda tidak membawa kartu polis asuransi tersebut.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Yang terpenting, Anda hubungi pihak asuransi dulu ketika Anda mengalami kecelakaan. Pastikan mereka tahu bahwa Anda mengalami kecelakaan di luar kota.

Yang kedua adalah fotokopi SIM dan STNK. Syarat klaim asuransi mobil selanjutnya adalah menyertakan fotokopi SIM dan STNK.

Yang ketiga adalah surat keterangan dari kepolisian. Seperti penjelasan sebelumnya, Anda harus menghubungi polisi setempat jika mengalami kecelakaan. Gunanya agar ada laporan bahwa memang Anda mengalami kecelakaan. Kemudian, polisi bisa mengeluarkan surat keterangan di mana surat tersebut bisa Anda gunakan untuk mengajukan klaim asuransi.

Tiga dokumen tersebut harus Anda lengkapi. Lalu, selanjutnya apalagi?

Setelah Mengajukan Klaim Asuransi

Biasanya, perusahaan tidak butuh waktu lama untuk menyetujui asalkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap. Sayangnya, banyak yang tidak menyertakan dokumen berupa surat keterangan dari polisi. Biasanya, mereka merasa tidak perlu ada polisi saat kecelakaan karena bisa berakibat panjang.

Namun, bagaimanapun juga, Anda butuh surat keterangan dari polisi. Dan ini hanya bisa Anda dapatkan jika polisi datang ke lokasi kejadian.

Lalu, apalagi yang harus Anda lakukan selanjutnya?

Selanjutnya, Anda bisa menghubungi bengkel rekanan. Datang saja ke bengkel yang sudah ditunjuk oleh pihak perusahaan asuransi. Isi formulir di bengkel tersebut. Ini merupakan formulir klaim yang menyatakan bahwa memang mobil Anda mengalami kecelakaan.

Jangan sepelekan pertanyaan-pertanyaan yang remeh seperti lokasi, jam terjadinya kecelakaan, dan lain sebagainya. Karena banyak yang sudah mengajukan syarat klaim asuransi mobil tapi ditolak karena tidak lengkap mengisi formulir tersebut.

Berapa Lama Perbaikan Dilakukan?

Ada yang bilang jika mobil diperbaiki karena klaim asuransi, biasanya masa perbaikan lama. Beda jika biaya perbaikan sendiri.

Pernah dengar seperti itu? Sebenarnya, yang benar adalah bagaimana komunikasi antara pihak bengkel rekanan dengan pihak perusahaan asuransi. Jika komunikasinya bagus, maka proses service juga bisa dilakukan segera.

Selanjutnya, lama perbaikan ini tergantung kerusakan. Untuk kerusakan ringan, biasanya bisa selesai dalam kurun waktu 2-3 hari. Akan tetapi, untuk kerusakan berat, lama pengerjaan bisa mencapai 1 minggu.

Lain juga jika ternyata ada spare part yang harus diganti. Karena bengkel harus order ke pabrik, maka dibutuhkan waktu yang lebih lama, tergantung berapa lama kirim spare part tersebut.

Yang pasti, jika syarat klaim asuransi kendaraan sudah Anda lengkapi, Anda tidak perlu khawatir. Mobil akan diperbaiki dan akan kembali seperti sediakala.

Saat Mengajukan Klaim, Anda Diminta Bayar Sejumlah Uang?

Pernah dengar teman yang sedang mengajukan klaim malah justru disuruh bayar lagi? Itu bukan hal yang salah. Ini bukan pungli. Ini yang disebut dengan deductible. Yaitu biaya yang harus dibayar saat mengajukan klaim.

Berapa besaran biaya tersebut tergantung pada premi asuransi mobil yang Anda bayarkan. Semakin tinggi premi asuransinya, maka semakin rendah deductible yang harus Anda bayarkan.

Biasanya, deductible ini sebesar Rp 300.000 per kejadian. Namun, nilainya berbeda jika mobil Anda rusak akibat terkena hura-hara. Sebaiknya, Anda tanyakan dulu pada pihak asuransi berapa deductible yang harus Anda bayarkan ketika mengajukan klaim. Ini merupakan bagian dari syarat klaim asuransi mobil.

Tagged:
Sign In or Register to comment.