Juara Seria A Gagal di Coppa Italia | Juventus Memuji Atlanta


Juara Serie A berturut-turut, Juventus sudah merelakan kegagalan mereka di Coppa Italia. Mereka salah satu tim paling kuat di Liga Italia. Juventus harus menerima kekalahan telak dari Atlanta 3-0 tanpa balas yang membuat semua orang terkejut. Atlanta yang berada di posisi ke-7 Serie A dapat mengalahkan penghuni pertama papan klasemen.

Gelandangn Juventus, Sami Khedira juga memuji Atlanta dan berharap mereka beruntung dan dapat memenangkan Babak Semi Final Coppa Italia, walaupun dirinya sangat sedih serta sulit menerima kekalahan timnya pada Hari Rabu kemarin.

“Sulit dan sedih untuk kalah seperti itu, tapi itu bagian dari sepakbola dan kami harus menerimanya,” kata sang gelandang itu. “Itu bukan malam terbaik kami dan Atalanta memiliki pertandingan yang hebat. Mereka pantas menang dan kami berharap semoga mereka beruntung untuk semi-final.”

Sami juga mengatakan timnya banyak melakukan kesalahan yang mana kesalahan itu yang memberikan Atlanta keuntungan pada laga itu, Sami juga ingin timnya focus ke pertandingan selanjutnya seperti Serie A yang masih berlanjut.

“Permainan seperti ini dapat terjadi dalam satu musim,”

“Tentu saja, itu lebih menyakitkan ketika Anda tersingkir dari kompetisi, tetapi itu tidak akan memiliki konsekuensi untuk musim kami di liga. Kami membuat terlalu banyak kesalahan dan Atalanta mengambil keuntungan dari itu - kami tidak pantas untuk lolos.” Katanya.

Sebagai penutup  perempat final Coppa Italia Lazio mencatatkan nama mereka di semifinal Coppa italia kali ini, mereka berhasil mengalahkan tim besar italia, Inter Milan. Kemenangan diperoleh lewat drama adu pinalti setelah melewati babak tambahan. Hasil imbang 1-1 membuat stamina kedua tim terkuras hingga pinalti. Lazio pun berhasil unggul 4-3 atas Inter Milan malam itu.

Inter Milan yang berada di peringakat ke-3 papan klasamen Serie A harus mengakui kekuatan dari Lazio. Meskipun kecewa dengan hasil akhirnya pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti.mengatakan timnya sedikti kaku saat memulai pertandingan yang membuat mereka kesulitan saat melawan Lazio.

"Pada awalnya, permainan kami canggung, kami tersesat ketika segalanya panik dan Anda tidak bisa melakukan itu melawan tim seperti Lazio. Kemudian, ketika pertandingan menjadi hidup, itu seimbang tetapi kami tidak memiliki ketenangan untuk memindahkan bola.” Ujar Luciano.

"Ada banyak peluang untuk mencetak gol, di kedua tim. Itu benar-benar seimbang dan pada akhirnya, Lazio pantas membuat semifinal dalam drama adu penalty.” Sambungnya.

Sign In or Register to comment.