Contact Us

Tak Disangka, Mahasiswi Cantik Jatuh Cinta Pada Pembeli Perawannya

aqpsf0tabv4l.jpg

Berita Terkini - Menjaga dan mempertahankan keperawanan bagi seorang wanita merupakan hal yang penting dan hanya akan diberikan kepada seorang pria yang resmi menikahinya yaitu suaminya saja. Menjaga keperawanan bukan perkara mudah karena banyak godaan dari pria yang menjadi kekasihnya yang ingin menikmati keperawanannya.

Pada zaman sekarang ini, para wanita sangat mudah memberikan keperawanan kepada kekasihnya yang belum tentu menjadi suaminya nanti. Semua itu dilakukan atas dasar suka sama suka, ada juga yang melakukannya karena sudah terlanjur mencintai kekasihnya sehingga rela memberikan kepada kekasihnya.

Ada juga beberapa kasus wanita yang menjual keperawanannya hanya untuk mendapat uang agar bisa hidup mewah dan berfoya-foya tanpa memikirkan siapapun orang yang akan membeli keperawanannya.

Namun, kali ini ada kejadian menarik yang dialami oleh seorang mahasiswi asal Paris, Prancis, bernama Jasmine, menjual keperawanannya seharga 1 juta poundsterling (Rp19 miliar) untuk berkeliling dunia dan membangun bisnisnya. Namun, dia justru jatuh cinta pada sang pembeli.

p1dgbqt7zgmg.jpg

Wanita cantik berusia 20 tahun ini awalnya bertekad mempertahankan keperawanannya sampai menikah. Namun, dia menemukan situs Cinderella Escorts yang memfasilitasi lelang keperawanan dengan harga fantastis.

Jasmine sejatinya berasal dari keluarga religius. Dia mengaku memilih jalan itu untuk menutupi biaya pengeluaran keluarga, berkeliling dunia dan mendirikan perusahaannya sendiri.

Keperawanannya dijual kepada bankir Wall Street asal New York yang dia sebut sosok pintar dan sukses. Nilai lelang keperawanan Jasmine mengalahkan seorang DJ Los Angeles yakni 782.000 poundsterling dan seorang maestro real estate asal Munich yang menawarkannya seharga 521.000 poundsterling.

Wanita Paris berambut coklat tanpa tato ini mengaku tidak menyesali melewati pengalaman itu. Dia bahkan ingin berkencan lagi dengan pembeli keperawanannya karena jatuh cinta dan berharap bisa keliling dunia bersama.

"Kebanyakan orang akan menukar satu juta untuk pertama kalinya jika mereka dapat memutar kembali waktu," ujarnya.

"Saya senang karena saya menjual keperawanan saya dan saya sudah bertemu dengan klien," katanya. "Saya sedikit gugup untuk jujur ​​tapi akhirnya saya benar-benar menyukainya. Dia adalah pria sejati dan menjaga saya dengan baik."

xpag8k9bxd3l.jpg

"Saya tidak ingin membahas secara rinci tetapi apa yang dapat saya katakan adalah bahwa kita akan saling berkencan lagi," paparnya.

"Masih terlalu dini untuk membicarakan tentang cinta. Kami saling menyukai, dan kami akan melihat apa yang akan terjadi di masa depan," imbuh dia, seperti dikutip Mirror, Senin (30/4/2018) malam.

"Saya senang bahwa saya beruntung dengan pria yang membeli keperawanan saya. Dia pintar, sukses dan saya suka pria yang lebih tua. Mungkin kita akan keliling dunia bersama."

Jasmine tidak menyembunyikan transaksi itu dari teman atau anggota keluarganya. Dia mengklaim teman dan keluarganya setuju dengan alasan di balik keputusannya.

"Saya dibesarkan di keluarga yang sangat religius. Rencana saya adalah mempertahankannya sampai pernikahan. Keperawanan saya sangat berarti bagi saya, tetapi keluarga saya dan saya memiliki banyak biaya. Biaya ini termasuk rumah, dan mobil. Ini semua mahal," katanya.

"Selain itu, saya ingin memiliki kesempatan untuk bepergian ke seluruh dunia dan memulai bisnis saya sendiri. Itu sebabnya aku memutuskan untuk membuat keperawanan saya dilelang melalui Cinderella Escorts," ujarnya.

Jasmine percaya orang-orang yang menjual keperawanannya telah menjadi tren dunia. Menurutnya, orang-orang yang berniat seperti itu tidak perlu terburu-buru mengambil keputusan.

"Ini adalah proses yang panjang sampai Cinderella Escorts menerima saya dan saya menunggu lebih lama untuk (mendapatkan) pembeli. Tapi akhirnya, itu sepadan. Saya mendapat kesan bahwa itu menjadi tren bagi wanita untuk menjual keperawanannya," katanya.

"Di satu sisi, saya pikir itu adalah bagian dari emansipasi. Seharusnya tidak tabu bahwa wanita dapat melakukan apa yang mereka inginkan dengan tubuh mereka. Tapi di sisi lain, saya berharap wanita tidak membuat keputusan ini terlalu cepat."

Sumber : BeritaOnline24.com

Komentar

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori