Contact Us

Pemerintah Didesak Segera Evakuasi WNI di Suriah

wypk8oj2mo5f.jpg

Berita Terkini ~ Seorang Pria Tewas Tersetrum saat Tiduran Sambil TeleponanDPR mendorong pemerintah Indonesia untuk melindungi dan menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI) di Suriah. Belakangan ini Suriah kembali bergejolak akibat serangan Amerika Serikat dan sekutunya. DPR pun meminta Kemenlu untuk mendata WNI di sana.

"Kondisi Surah kembali bergejolak. Kecaman juga sudah berdatangan dari negara-negara lain. Kita harap pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mendata WNI kita di Suriah dan menyelamatkannya, kata Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan di Jakarta, Selasa (17/4/2018)..

Ia pun meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk bertindak tegas terhadapa konflik di Suriah. Karena menyebabkan banyaknya korban sipil ia meminta konflik di Suriah segera dihentikan. Lebih lanjut, Taufik mengimbau agar WNI yang akan ke Suriah untuk menahan diri sampai kondisi di sana benar-benar aman.

"PBB harus bertindak terhadap konflik di Suriah ini. Konflik ini harus disudahi, karena banyak masyarakat sipil yang menjadi korbannya. Selain itu, masyarakat Indonesia sebaiknya pun tak berkunjung ke Suriah, sampai kondisinya betul-betul aman," lanjut dia.

Waketum DPP PAN itu ikut mengimbau kepada WNI yang berada di wilayah Suriah, untuk segera melapor ke KBRI di Damaskus, sehingga keberadaannya diketahui.

Sementara itu sebelumnya diberitakan, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan dirinya terus berkomunikasi dengan duta besar Indonesia di beberapa negara untuk memantau kondisi di Suriah. Hal ini dilakukan karena masih terdapat ribuan warga Indonesia yang tinggal di Suriah.

BACA JUGA : Presiden Rusia Putin Ingatkan Dosa Amerika, Sejarah Bakal Terulang Di Suriah

"Saya sudah melakukan komunikasi dengan semua duta besar kita, pertama dengan duta besar kita di Damaskus. Yang kedua adalah duta besar kita di wilayah Timur Tengah. Dan yang ketiga adalah dengan duta besar kita yang di wilayah Eropa juga dan duta besar kita yang berada di Washington DC," kata Retno belum lama ini.

BACA JUGA : Dua Kapal Rusia Kirim Peralatan Perang Ke Suriah

Retno juga mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan memprioritaskan keselamatan warga Indonesia di suriah.

"Kita pantau terus kondisinya seperti apa warga negara Indonesia menjadi prioritas kita saat ini. Kita tidak mau ada korban dari situasi ini terhadap warga negara kita," ungkapnya.

s7cissetmjfa.gif
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori