Contact Us

Stretch Mark Pada Ibu Hamil Harusnya Bisa Dicegah

stretch-mark.jpg

Mudah sekali mendapatkan tips menghilangkan stretch mark pada ibu hamil. Namun, pilih mana antara tips menghilangkan atau tips mencegah stretch mark? Ibu pasti lebih memilih pilihan yang kedua, bukan? Dan itu bukan hal yang tidak mungkin lho.

Banyak yang bilang, siap-siap tidak cantik lagi setelah hamil. Tubuh mulai gendut, kulit kurang terawat, dan munculnya stretch mark. Yang jelas, kecantikan wanita berkurang setelah hamil karena beberapa masalah tersebut.

Sebenarnya, anggapan itu kurang tepat. Jika kecantikan itu patokannya pada fisik, ada kok cara untuk mengatasinya, khususnya untuk mengatasi stretch mark. Bahkan, untuk wanita yang sedang dalam masa kehamilan muda, sebaiknya mereka tahu bagaimana cara mencegah stretch mark saat hamil.

Mencegah Stretch Mark Dengan Cara Yang Sederhana

Sebelumnya, ibu harus ketahui dulu apa itu stretch mark dan apa penyebabnya. Dan Sebenarnya, stretch mark ini tidak hanya dialami oleh wanita setelah melahirkan anak lho. Siapa saja bisa mengalami stretch mark, terutama mereka yang berhasil menjalankan program diet. Banyak wanita yang awalnya gemuk akhirnya menjadi langsing namun muncul stretch mark pada bagian perut.

Lalu, sebenarnya apa penyebab stretch mark?
Para ahli kesehatan kulit sudah menjelaskan dengan begitu gamblang bahawasannya tidak ada kaitan antara ibu hamil dengan stretch mark.
Munculnya stretch mark pada ibu hamil lebih disebabkan oleh kurangnya kolagen dalam kulit. Akibatnya, daya lentur kulit berkurang. Ketika perut semakin besar karena hamil, maka akan muncul renggangan pada kulit bagian perut. Karena elastisitas kurang, terjadilah stretch mark saat perut kembali mengecil ketika bayi sudah lahir.

Namun, bukan berarti stretch mark ini bisa dihindari dengan cara memberikan nutrisi berupa kolagen saja. Faktanya, ada faktor lain yang menyebakan munculnya stretch mark. Ini bisa disebabkan oleh faktor keturunan, ketidaksimbangan hormon, hingga kenaikan berat badan yang begitu signifikan.

Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegan munculnya stretch mark saat kehamilan.

- Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Kolagen
Jika ternyata stretch mark lebih disebabkan oleh faktor kekurangan kolagen, mau tidak mau ibu harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kolagen. Misalnya saja, ibu bisa mengkonsumsi buah mangga, brokoli, pepaya, kentang, dan beberapa buah segar lainnya.

Sebenarnya, bukan makanan itu yang mengandung kolagen sehingga stretch mark saat hamil bisa dicegah. Makanan tersebut lebih bersifat perangsang agar produksi kolagen di dalam tubuh meningkat.

- Banyak Minun Air Putih
Tidak ada salahnya jika kemanapun ibu berada, ibu selalu membawa botol yang berisikan air putih. Ini tidak hanya bagus untuk memastikan air ketuban tetap jernih tapi juga untuk menjaga elastisitas kulit. Dengan demikian, diharapkan tidak ada stretch mark pada kulit.

- Waspadai Berat Badan
Memang wajar jika seorang ibu hamil mengalami peningkatan berat badan. Hanya saja, kenaikan berat badan tidak boleh berlebihan. Dan ini bisa terjadi jika ibu hamil menjaga pola makan dan selalu aktif setiap hari. Makanya, ibu seharusnya olahraga. Hamil tidak harus menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Kini, ibu punya alasan lain untuk selalu berolahraga. Selain agar tubuh sehat dan perkembangan janin baik, olahraga harus ibu lakukan untuk mencegah stretch mark pada ibu hamil.

- Pilih Makanan Yang Mengandung Vitami E
Ibu pernah sering mendengar pentingnya vitamin E untuk kesehatan kulit. Dan ini memang benar. Vitamin E akan membantu kulit untuk melakukan peremajaan sel. Selain itu, kelenturan kulit juga terjaga sehingga stretch mark bisa dicegah.

Setidaknya hal-hal sederhana tersebut bisa ibu lakukan jika memang tidak ingin tampil kurang cantik setelah melahirkan nanti lantaran adanya stretch mark pada bagian perut dan juga paha.

Mencegah Stretch Mark Dengan Lotion. Amankah Bagi Ibu Hamil?
Tidak sulit untuk mencari krim yang bisa digunakan untuk mencegah stretch mark. Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan adalah apakah krim tersebut aman digunakan oleh ibu hamil?

Ini tergantung krim apa yang ibu gunakan. Akan lebih baik jika ibu konsultasikan dengan dokter kandungan ketika ibu sedang kontrol kehamilan setiap bulan. Jika ibu tidak yakin, alangkah lebih baik jika ibu menggunakan bahan alami saja.

Ada beberapa bahan alami yang bisa ibu oleskan pada kulit perut agar tidak muncul stretch mark. Contohnya saja minyak zaitun. Minyak yang satu ini sangat efektif untuk mengatasi dan juga mencegah stretch mark lantaran kandungan vitamin E nya yang sangat tinggi. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, vitamin E sangat penting untuk kesehatan kulit. Dan bagi ibu yang sedang hamil, ibu harus rutin mengoleskan minyak zaitun pada perut. Anggap saja ini sebagai perawatan kecantikan menggantikan perawatan menggunakan bahan kimia.

Tidak hanya minyak zaitun saja yang bisa ibu gunakan. Ibu juga punya alternatif lain seperti lidah buaya, buah lemon, dan juga krim coklat. Ibu bisa pilih mana yang ibu lebih suka.

Terlepas dari hal tersebut, tentu ibu tidak masalah kan jika muncul stretch mark. Bukankah yang terpenting ibu sehat dan bayi sehat sampai proses persalinan? Hampir semua ibu hamil mengalami stretch mark. Dan semoga dengan menerapkan tips tersebut di atas, setidaknya stretch mark tidak begitu parah. Atau setelah melahirkan nanti, stretch mark tidak begitu terlihat sehingga ibu bisa dengan mudah menghilangkan stretch mark pada ibu hamil.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori