Contact Us

WOW! Di Selandia Baru, Orang Sakit Bisa Membeli Ganja Di Apotek

ganja-untuk-obat.jpg

Berita Unik - Seperti yang kita ketahui bahwa ganja merupakan salah satu jenis narkoba yang banyak digunakan oleh kalangan remaja dan orang dewasa khususnya para pria karena harganya yang murah dan mudah untuk dipakai.

Ganja terbuat dari tumbuhan alami yang didalamnya terdapat kandungan zat narkotika pada biji ganja tersebut yaitu THC / Tetrahidrokanabinol.

Inilah beberapa dampak menggunakan ganja pada umumnya :

♦ Gangguan pernafasan
♦ Gangguan pencernaan
♦ Kecanduan
♦ Sakit Jiwa
♦ Lambat pikir
♦ Tidak berpikir panjang
♦ Mudah panik
♦ Suka Berhalusinasi
♦ Meningkatkan kriminalitas

Ganja memang dilarang digunakan oleh hampir diseluruh dunia. Namun, dibeberapa negara ganja ini sudah legal seperti negara Selandia baru yang mengijinkan pemakaian ganja.

Peraturan undang-undang terbaru di Selandia Baru memperbolehkan seseorang membeli ganja ke apotek dengan resep dokter. Perubahan ini menjamin orang sakit tidak akan dilarang untuk memiliki ganja.

resep-dokter-dan-ganja.jpg

Walaupun hal ini tidak sah bagi mereka menggunakan ganja, mereka tidak akan dipidanakan karena melakukanya.

Menteri Kesehatan Selandia Baru, David Clark mengatakan bahwa ukuran rasa kasihan yang dibolehkan pada beberapa orang yang telah menggunakannya dan akan diyakinkan tidak ada pidana ketika meresepkannya.

Keterangan lebih lanjut bagaimana skema baru ini akan bekerja masih belum jelas. Namun, skema ini bertujuan untuk membuat pengobatan dengan ganja lebih siap bagi penderita penyakit stadium akhir atau sakit parah.

Sementara komite penasihat akan mengkaji permohonan untuk resep produk obat dengan ganja. Permohonan ini, termasuk bagi seorang dokter yang mendaftar kepada Kementerian Kesehatan sebagai persetujuan dalam meresepkan produk obat yang mengandung THC.

Komite juga memberikan nasihat tentang bagaimana proses peresepan obat akan bekerja ketika skema baru pengobatan ini berjalan.

David Clark menambahkan, berdasarkan pengalaman Australia, hal ini akan memakan waktu 24 bulan sebelum pengobatan dengan ganja dibuat dan dijual di Selandia Baru.

“Banyak rakyat Selandia Baru menyaksikan orang yang mereka cintai berjuang dengan penyakit stadium akhir. Pengobatan dengan ganja memberi mereka pilihan untuk menemukan keringanan dan membuat lebih banyak waktu yang tersisa bersama mereka,” kata David Clark.

biarawati-dan-ganja.jpg

Menurutnya, terjadi peningkatan bukti untuk mendukung penggunaan ganja sebagai obat. Pekan lalu, Badan Kesehatan Dunia mencatat bahwa cannabidiol dapat memiliki unsur-unsur pengobatan dan tidak menimbulkan resiko kecanduan apa pun.

Hanya ada dua produk obat dengan ganja yang ada di Selandia Baru, dan dokter harus mendaftar kepada Kementerian Kesehatan untuk meresepkan kepada pasiennya. Dan tidak ada pendanaan pemerintah untuk resep seperti ini.

Dilansir dari situs ODT, Rabu (20/12), Partai Nasionalis belum menyatakan dukungan bagi undang-undang baru tentang pengobatan dengan ganja ini.

Sumber : Ayoenjoy.com
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori