Contact Us

Bocah 7 Tahun Saksi Penembakan di Sekolah Kirim Surat ke Trump

qxkxtx3rtf4o.jpg

Majalah Dunia-Pada 2016, Ava Rose Olsen, yang kala itu berusia 6 tahun, selamat dari insiden penembakan di sekolahnya, di Carolina Selatan, Amerika Serikat.

Perasaannya yang hancur karena peristiwa itu mendorong Ava untuk mengambil pensil dan menuliskan surat kepada Presiden AS Donald Trump pada Agustus 2017.

surat yang ditulis Ava memang ditanggapi oleh Trump. Namun, nampaknya gadis kecil itu tak puas dengan jawaban Trump.

"Apakah Anda akan menjaga keselamatan anak-anak? Bagaimana Anda menjaga kami agar selamat?" tulisnya dalam surat tersebut.

"Jangan biarkan orang jahat mendapatkan senjata dan melukai anak-anak," tambahnya.

Murid kelas 2 sekolah dasar itu tetap ingin mengetahui bagaimana Trump bisa melindungi anak-anak.

Ava mengaku mendengar dan melihat insiden penembakan yang terjadi di sekolahnya. Dia juga menyaksikan sahabatnya, Jacob, tertembak dan meninggal.

"Aku mencintainya dan akan menikahinya suatu hari. Aku benci senjata, yang menghancurkan hidupku dan mengambil sahabatku," tulis Ava dalam suratnya.

Ava dan ibunya, Mary Olson, berharap agar Trump bisa memberikan penjelasan rinci terkait upayanya menjaga keselamatan anak-anak dari kejahatan dengan senjata.
"Saya meminta agar dia mengambil langkah dan mengakhiri ini semua. Bagi saya, sangat konyol jika anak-anak pergi ke sekolah dan mengkhawatirkan keamanan mereka," kata Mary.

2d1r8rqg5y4p.jpg

Ava sangat putus asa setelah peristiwa penembakan, terlebih ketika dia didiagnosis menderita PTSD atau gangguan stres pasca-trauma. Dokter memintanya untuk sekolah rumah.

Gadis berusia 7 tahun itu mulai mencabuti bulu matanya sendiri, dan menggunakan stiker untuk menutupi kata-kata menakutkan di buku, seperti darah, senjata, dan membunuh.

"Dia masih perlu banyak berjuang mengendalikan emosional, dia masih sangat sedih, sangat marah," kata Mary.

Baca juga : 3 Orang Telah Ditangkap Polisi Malaysia Terkait Kematian TKI Adelina

Secara khusus, Ava menjelaskan beberapa alasannya untuk menulis surat kepada Trump.

"Saya ingin beberapa orang menjaga anak-anak tetap aman, karena adik saya berada di sekolah, dan saya takut sesuatu terjadi padanya," ucap Ava.

Selanjutnya, Ava dijadwalkan akan bertemu dengan gubernur negara bagian.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori