Contact Us

Kisah Tanjakan Emen di Subang

pbko7b64y3ft.jpg
Majalah mata indonesia - Tanjakan Emen yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat kembali menjadi bahan perbincangan publik. Pemicunya, kecelakaan tergulingnya bus pariwisata yang mengangkut rombongan koperasi dari Tangerang Selatan.

Kecelakaan itu terjadi Sabtu (10/2) sekitar pukul 17.00 WIB.

Tanjakan Emen ini memang punya banyak cerita panjang soal rentetan kisah kecelakaan. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan cerita di luar nalar.

Nama tanjakan itu sendiri, konon berasal dari seorang sopir oplet jurusan Bandung-Surabaya yang mengalami kecelakaan sekitar 1960-an.

Kala itu, kendaraan berisi muatan ikan asin, yang dikemudian Emen terbalik dan terbakar bersama Emen.
psembgsxghye.jpg
Cerita warga dari mulut ke mulut, Emen disebut-sebut sebagai sopir pemberani karena mengemudi di daerah itu pada malam hari. Sejak saat itulah, muncul kisah Tanjakan Emen.

Lalu, apabila ada kecelakaan terjadi, tak sedikit yang mengaitkannya dengan urusan mistis soal Emen. Jadi katanya, setiap kendaraan yang melintas mesti membunyikan klakson, melempar puntung rokok, koin uang, dan sebagainya.
ndxrg7nv9xwq.jpg
Sekali lagi itu semua hanya kisah cerita dari mulut ke mulut. Hanya kepercayaan yang diyakini segelintir orang.

Lokasi Tanjakan Emen tak jauh dari perbatasan Subang dengan Bandung Barat, yang menghubungkan kawasan Gunung Tangkuban Perahu dan wisata pemandian air panas Ciater. Apabila dari arah Subang, jalanan itu berupa tanjakan yang terjal, sedangkan dari arah Bandung berupa turunan. Posisi Tanjakan tersebut memang cukup ekstrem, bahkan terdapat tikungan tajam.

Baca Juga : Kecelakaan yang sering terjadi di daerah tersebut di antaranya bus tergelincir dan rem blong.

Menurut Dirlantas Polda Jabar Kombes Prahoro, Sabtu (10/2) kontur jalan di Tanjakan Emen memang menantang. Walau beraspal mulus, tapi tanjakan dan jalur menurun cukup curam. Pengemudi harus ekstra hati-hati.

Jadi kesampingkan urusan mistis. Sudah sepantasnya, setiap pengendara hati-hati dan waspada. Tak hanya di Tanjakan Emen, tetapi juga di semua lokasi saat berkendara.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori