Contact Us

Mati Digolok Dan Kelamin Terpotong Lantaran Gaji Karyawan Tak Di bayar Selama 3 Tahun

Mati Digolok Dan Kelamin Terpotong

Mati Digolok Dan Kelamin Terpotong Lantaran Gaji Karyawan Tak Di bayar Selama 3 Tahun
Sumber >> https://goo.gl/LGGnQq

U81yRnJ.jpg

Mati Digolok Dan Kelamin Terpotong, seorang pria asal Indonesia membunuh majikannya setelah gajinya tidak dibayar selama tiga tahun.

Terusman dan anaknya berinisial RD, membunuh M Dasrullah, bos mereka, karena korban diduga tidak membayar gaji mereka, senilai Rp 20 juta selama tiga tahun.

Menurut sebuah pengakuan yang diberikan oleh Terusman kepada polisi di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Terusman alias Kete atau Mansur pria berusia 54 tahun itu berulang kali memukul Dasrullah sampai mati dengan sebuah golok saat korban tertidur di rumahnya.

Kemudian, dengan bantuan anaknya, RD, mereka menguburkan mayat majikannya tapi sebelum mengubur mayatnya, mereka memotong-motong penis korban.

XQM8bqO.jpg

"Setelah saya memotong penisnya, saya menguburnya. Lalu, saya membawa 'alat vitalnya' kembali ke gubuk, "kata Terusman.

Kemudian Terusman merebus penis Dasrullah dan mencampurnya dengan beberapa bumbu sebelum memakannya. Ketika ditanya alasan untuk memutilasi alat kelamin bosnya, jawabannya adalah bahwa ia tidak ingin roh korban menghantuinya.

"Saya memutuskan untuk merebus penis korban sebelum akhirnya memakannya sendirian, agar arwah korban tidak menghantui saya," katanya.

Menurut polisi, Terusman dan RD ditangkap di dua lokasi yang berbeda karena mereka berpisah selama beberapa hari setelah pembunuhan tersebut terjadi.

3yr6DKU.jpg

Berdasarkan laporan yang diberikan, Terusman tidak menunjukkan penyesalan atas tindakannya. Dia juga mengakui bahwa ia telah merencanakan untuk membunuh Dasrullah selama lebih dari seminggu.

Karena ini, mereka berdua akhirnya dituduh melakukan pembunuhan berencana. Dengan demikian, Terusman bisa menghadapi hukuman penjara seumur hidup dan kemungkinan mendapat hukuman mati.

Sementara itu, RD, yang berusia 15 tahun, akan menghadapi hukuman yang jauh lebih ringan dibandingkan ayahnya karena ia masih di bawah umur.



Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori