Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Korea Utara Sebut Latihan Militer Amerika-Korea Selatan ‘Memicu Perang Nuklir’

Korea Utara pada Minggu (3/12) mengecam latihan militer Amerika-Korea Selatan, dan mengatakan bahwa hal ini dapat memicu perang nuklir. Latihan militer gabungan bernama Vigilant Ace tersebut akan berlangsung selama lima hari, yang dimulai pada Senin (4/12).

SEOUL (AFP)—Korea Utara pada Minggu (3/12) mengecam Amerika Serikat (AS) dan [url="Korea Selatan"[/url] dan menyebut mereka sebagai “pemicu serangan”, pada malam sebelum latihan udara gabungan terbesar mereka, dan mengatakan bahwa hal ini dapat memicu perang nuklir.

Komentar tersebut dikeluarkan setelah Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih H.R. McMaster memperingatkan “meningkatnya” kemungkinan perang dengan Korea Utara yang walau miskin namun bersenjatakan nuklir.

Latihan gabungan bernama Vigilant Ace yang berlangsung selama lima hari tersebut—yang melibatkan 230 pesawat udara termasuk jet tempur F-22—dimulai pada Senin (4/12), lima hari setelah Korea Utara melakukan uji coba sebuah rudal balistik antarbenua yang dipercaya mampu menyerang daratan AS, yang merupakan sebuah tantangan baru bagi Presiden Donald Trump.

Surat kabar partai yang berkuasa di Korea Utara, Rodong, mengecam latihan gabungan tersebut.

“Ini adalah sebuah provokasi yang terbuka terhadap DPRK (Korea Utara), yang dapat berujung pada perang nuklir kapan pun,” ujar surat kabar tersebut dalam sebuah editorial pada Minggu (3/12), dengan menggunakan nama resmi Korea Utara.

“Para pemain pemicu serangan AS dan Korea Utara harus ingat bahwa latihan militer mereka yang menargetkan DPRK sama bodohnya dengan tindakan yang menghancurkan diri mereka sendiri,” ujarnya.

Tulisan tersebut dipublikasikan satu hari setelah Kementerian Luar Negeri Pyongyang menuduh pemerintahan Trump “memohon agar terjadinya perang nuklir”, dengan melakukan apa yang disebut Pyongyang sebagai latihan udara yang ceroboh.

McMaster mengatakan bahwa kemungkinan perang dengan Korea Utara “semakin meningkat setiap harinya”.

“Saya rasa kemungkinannya meningkat setiap hari, yang berarti bahwa…kami berlomba untuk mampu menyelesaikan masalah ini,” ujarnya dalam sebuah forum pada Sabtu (2/12).

“Terdapat cara-cara untuk menyelesaikan masalah konflik bersenjata ini, namun ini adalah perlombaan karena ia (Kim) semakin dekat dan semakin dekat, dan tidak ada banyak waktu yang tersisa,” ujarnya.

Korea Utara mengatakan bahwa rudal Hwasong-15 yang ditembakkan pada Rabu (29/12), bisa saja memiliki ujung “hulu ledak yang sangat besar dan berat”, yang mampu menyerang seluruh daratan AS.

Namun para analis masih ragu bahwa Korea Utara memiliki teknologi secanggih itu untuk merakit roket yang mampu masuk kembali ke atmosfer bumi.

Kebuntuan nuklir yang telah berlangsung berbulan-bulan antara Kim dan Trump telah memicu kekhawatiran akan terjadinya konflik lainnya, setelah Perang Korea tahun 1950-1953 telah menghancurkan semenanjung tersebut.

Namun bahkan para penasihat Trump mengatakan bahwa opsi-opsi militer AS terbatas jika Pyongyang mampu meluncurkan sebuah serangan artileri ke ibu kota Korea Utara Seoul—yang terletak hanya sekitar 50 km dari perbatasan, dan memiliki sekitar 10 juta penduduk.

sumber: Korea Utara Sebut Latihan Militer Amerika-Korea Selatan ‘Memicu Perang Nuklir’
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori