Contact Us

Saat Ayah Pergi, Tugasku Memuaskan Nafsu Birahi Mami Anna, Ibu Kandungku.

Cerita Dewasa - Suatu pagi pintu kamarku menimbulkan bunyi suara ketukan aku pun terbangun untuk membuka pintu, ternyata mami Anna sudah didepan pintuku, perkenalkan mami Anna adalah ibu tiriku setelah ibu kandungku bercerai dan ayahku memutuskan untuk menikah lagi, dengan perbedaan umur yang jauh dengan ayahku.

Bagi ayah Mami Anna adalah wanita yang ideal. dilihat dari wajah cantiknya dan hatinya yang baik, Mami Anna sudah sempurna untuk ayah. aku tak ingin membahas tentang perceraian yang dialami oleh ayah dan ibu kandungku.

“Yan, sana mandi. nanti kamu kesiangan ke kampus” suruh Mami Anna.

“iya mi”

Aku bergegas menuju kamar mandi dan segera bersiap. aku Riyan (nama samaran), mahasiswa ekonomi tingkat tiga. tak lama aku bersiap-siap. dan aku sudah berada di meja makan untuk sarapan bersama.

Ayah sudah rapi dengan kemeja biru muda. adikku sudah berseragam sekolah. dan Mami Anna sudah berdandan cantik mengenakan kaus dan mengenakan rok coklat motif renda.

“Yan, hari ini ayah pergi ke luar kota. kamu jangan pulang malam ya”

“lho? kok tiba-tiba ke luar kota. berapa hari yah?” tanyaku.

“nggak lama kok, cuma lima hari. kamu jagain rumah. jagain adek kamu juga”

“pasti donk yah”

“terus, kalo Mami kamu butuh apa-apa tolong kamu bantu ya”

“siap boss..!!”

Aku bergegas menuju kampus. ayahku akan pergi ke luar kota selama lima hari, dan tugasku pun bertambah. menjaga adikku Nina dan membantu Mami Anna jika beliau meminta bantuan. siang hari aku sudah kembali kerumah. aku ingat amanat yang diberikan ayahku. tak ada waktu keluyuran selama ayah berada diluar kota. jika siang hari rumahku layaknya kuburan. sepi. hanya Mami Anna yang menjaga rumah dan menyiapkan makan siang untukku dan adikku. agen qq

“Yan..Riyan ..” panggil Mami dari dapur. aku bergegas menuju dapur.

“iya mi. kenapa mi?”

“bantuin mami donk. tolong beliin gula di warung di ujung jalan sana”

“iya mi”

aku bergegas membeli pesanan Mami.

“ini mi gulanya” tak lama aku sudah kembali dan memberikan pesanan Mami.

“iya, makasih ya Yan”

Rumah kembali sepi. Mami Anna masuk kedalam kamarnya. sedangkan aku, sibuk didepan laptopku. perasaan bosan mulai menyerang. aku menuju ruang tamu. menyalakan televisi dan menonton acara siang hari. tak ada yang membuat perasaan bosan hilang. Bersambung . . . . . .

Baca selengkapnya disini KLIK>>>> http://www.sukasange.com/2017/12/saat-ayah-pergi-tugasku-memuaskan-nafsu.html
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori