Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

ANEH ! Sudah Hindari Panggilan KPK, Setya Novanto Malah Kirim Surat Yang Isinya BEGINI !!!

8za3hb18am81.jpg

[b]Berita Unik[/b]– Setya Novanto yang kembali menjadi Tersangka dalam kasus korupsi E-KTP, kembalui menghindar dan tidak memenuhi panggilan KPK.

Bukannya dateng, ketua DPR tersebut malah mengirimkan surat yang isinya mengejutkan.

Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif, menegaskan Setya novanto bisa dipanggil paksa.

Pernyataan ini disampaikan menyusul sikap ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tersebut yang sudah 3 kali tak memenuhi panggilan KPK.

“Kalau panggilan ketiga tak hadir, KPK berdasarkan hukum kan bisa memanggil dengan paksa.”

Dia berharap Setya Novanto dapat bersikap kooperatif.

Wakil Ketua KPK masih berharap ketua DPR tersebut dapat menghadiri panggilan pemeriksaan.

Di hari yang sama, Setya Novanto mengirimkan surat ke KPK.

Surat berisi penjelasan bahwa ketua DPR, yang sempat terpergok tertidur saat menghadiri pernikahan Presiden Jokowi tersebut, menolak untuk diperiksa KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, surat itu ditandatangani langsung oleh Novanto sebagai Ketua DPR.

Kembali dikutip dari Kompas, ada tujuh poin pokok pada surat yang dikirimkan oleh Setya Novanto.

Berikut 7 poin tersebut.

1. Surat panggilan dari KPK telah diterima pada hari Rabu, 8 November 2017, untuk menghadap penyidik KPK sebagai saksi dalam penyidikan perkara TPK Pengadaan KTP Elektronik yg diduga dilakukan oleh ASS.

2. Surat panggilan tersebut secara jelas dan tegas disebutkan memanggil Setya Novanto, pekerjaan: Ketua DPR-RI dengan alamat kantor Gedung DPR-RI dan rumah di Jl. Wijaya dst…

3. Disebutkan sejumlah aturan mengenai hak imunitas anggota dewan, diantaranya Pasal 20A huruf (3) UUD 1945, Pasal 80 huruf (h) UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

4. Disebutkan aturan bahwa penyidik yang memanggil anggota DPR RI harus mendapat persetujuan tertulis dari Presiden terlebih dahulu.

Hal ini berdasarkan pasal 224 ayat (5) dan pasal 245 ayat (1) UU MD3 yang sudah diuji materi MK. Disebutkan juga Putusan MK RI No. 76/PUU-XII/2014 tanggal 22 September 2017.

5. Dijelaskan bahwa Setya Novanto baru akan memenuhi panggilan setelah KPK mengantongi surat persetujuan dari Presiden RI sebagaimana putusan MK.

6. Dijelaskan juga bahwa selain belum ada persetujuan tertulis dari Presiden RI, pada hari ini juga Novanto telah lebih dahulu menerima undangan HUT Golkar ke-53 Tingkat Provinsi NTT.

7. Disebutkan bahwa berdasarkan alasan hukum di atas, maka surat panggilan sebagai saksi tidak dapat dipenuhi.

Kembali dikutip dari Kompas, menurut Laode, KPK tak perlu mendapatkan izin dari presiden untuk pemanggilan Setya Novanto.

Sebelumnya pria yang akrab dipanggil Setnov kembali tak menghadiri panggilan pemeriksaan KPK pada hari senin (13/11/2017).

Ini adalah ke-3 kalinya dia mangkir dalam pemeriksaan sebagai saksi pada pengusutan kasus e-KTP untuk tersangka utama Direktur Utama PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharjo.

Alasan berupa bahwa KPK harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari presiden juga sempat digunakan dalam kasus pemanggilan sebelumnya.

Sumber : Ayoenjoy.com

ENJOYQQ%2BBANNER.gif

Komentar

  • t1w831gauhds.jpg

    Berita Akurat- Kami bisa memanggil asecara paksa Setya Novanto untuk kasius penyelidikan terkait kasus korupsi E-KTP. Inilah pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Laode M Syarif.

    Hal ini menyusul sikap Novanto yang sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan lembaga antirasuah.
    "Kalau panggilan ketiga tidak hadir, KPK berdasarkan hukum kan bisa memanggil dengan paksa," kata Laode di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/11/2017).

    Laode pun menegaskan KPK akan memanggil paksa Setya Novanto apabila terpaksa. Namun, ia berharap Novanto bisa kooperatif dan menghadiri panggilan pemeriksaan.

    "Kalau seandainya terpaksa iya (dipanggil paksa), tapi saya kira beliau ini kan dipanggil sebagai saksi. Kita berharap beliau hadir tanpa harus dipanggil paksa," kata dia.

    Laode juga menegaskan KPK tidak perlu mendapatkan izin Presiden untuk memanggil Novanto.

    Setya Novanto kembali tidak menghadiri panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (13/11/2017).

    Ini adalah ketiga kalinya Novanto mangkir diperiksa sebagai saksi dalam pengusutan kasus e-KTP untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo.

    Novanto beralasan bahwa KPK harus mengantongi izin dari Presiden Joko Widodo untuk dapat memeriksa dirinya.
    Alasan serupa juga sempat digunakan Novanto pada pemanggilan sebelumnya.

    Sumber : Majalahindo24.com

    ENJOYQQ%2BBANNER.gif
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori