Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Jangan Sepelekan Makanan Pendamping ASI Usia 6 Bulan

7ox06ji8feu5.jpg

Ibu pernah lihat bayi mengalami masalah seperti diare atau susah buang besar? Hal tersebut biasanya disebabkan oleh faktor yang sepele. Contohnya saja salah memberikan makanan pendamping ASI usia 6 bulan. Ini bisa salah dalam hal waktu pemberian atau jenis makanannya.

Itulah mengapa para ahli kesehatan bayi selalu mewanti-wanti agar jangan menyepelekan hal-hal yang kecil seperti yang satu ini. Akibatnya sangat fatal. Awalnya, ibu mungkin hanya melihat munculnya masalah pencernaan seperti diare atau susah buang air besar. Lebih dari itu, ada hal buruk lainnya yang mengancam kesehatan sang buah hati.

Ketika Belum Waktunya Memberikan Makanan

Banyak sekali kasus di mana sang ibu memberikan makanan lunak ketika usia bayi belum mencapai 6 bulan. Meskipun makanan tersebut sangat lunak seperti pisang yang dihaluskan, ternyata hal tersebut tidak anjurkan lho bu.

Ada juga ibu yang sudah tahu informasi kesehatan tentang kapan waktu yang tepat. Mereka sudah sadar betul tentang bagaimana cara menjaga kesehatan dan memastikan pertumbuhan bayi baik. Sayangnya, kakek atau nenek yang tidak tega ketika melihat bayi menangis di malam hari. Mereka menganggap tangisan tersebut disebabkan oleh rasa lapar. Memberikan ASI saja tidak cukup menurut mereka. Lalu, mereka membuatkan bubur untuk sang cucu.

Kedua kasus tersebut paling sering terjadi. Fatalnya, hal itu berimbas pada kondisi kesehatan bayi yang justru memburuk. Memang bayi akan terasa kenyang. Akan tetapi, memberikan makanan tidak pada waktunya bisa mengakibatkan penyakit kardiovaskuler. Ini yang dikatakan oleh para ahli kesehatan bayi. Ini adalah penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dan juga jantung.

Sudah bisa dibayangkan bukan jika dua anggota tubuh tersebut terkena imbasnya?

Maka dari itu, makanan pendamping ASI bayi usia 6 bulan tidak boleh diberikan sebelum usianya mencapai 6 bulan. Bayi hanya boleh mendapatkan ASI saja selama 6 bulan penuh.

Memang ada bayi yang sudah disuapi dengan berbagai makanan ketika usianya belum menginjak 6 bulan dan tidak ada masalah dengan kondisi kesehatannya. Kasus semacam itu juga ada. Namun, ini dinamakan faktor risiko. Risiko bayi mengalami penyakit kardiovaskuler sangat tinggi ketika sang buah hati diberi menu MPASI (makanan pendamping ASI) sementara usianya belum genap 6 bulan.

Masalah Lain Selain Waktu

Tidak hanya waktu saja yang perlu diperhatikan. Ibu juga harus pastikan menu MPASI bayi 6 bulan yang tepat yang ibu berikan. Sekarang ibu sudah tahu hanya ketika usia bayi 6 bulan saja ibu baru boleh memberikan makanan. Lalu, makanan seperti apa yang bisa dijadikan sebagai menu MPASI? Setidaknya ada dua kriteria utama.

1. Makanan Yang Lunak
Bubur hampir selalu menjadi menu MPASI yang diberikan oleh para ibu untuk sang buah hati. Namun, sebenarnya bukan hanya bubur saja yang bisa ibu buatkan. Ibu bisa blender berbagai jenis buah, sayuran, dan ubi-ubian. Akan lebih baik jika ibu campur dengan ASI. Jadi, lunaknya bahan makanan yang ibu gunakan untuk membuat menu MPASI bukan dicampur dengan air melainkan ASI.

Akan tetapi, ada satu hal lagi yang juga perlu ibu ingat. Memberikan menu MPASI itu harus bervariasi. Sebaiknya, hindari membuatkan menu MPASI dengan bahan yang sama setiap hari. Hal ini bisa menyebabkan bayi mendapatkan lebih banyak kandungan nutrisi yang terdapat dari bahan tersebut. Berbeda ketika ibu membuat menu MPASI yang bervariasi. Bayi akan mendapatkan berbagai jenis nutrisi yang berbeda dari varian menu makanan bayi tersebut.

2. Menggunakan Satu Jenis Bahan Saja
Ibu pasti pernah lihat menu MPASI berupa bubur yang terbuat dari berbagai bahan seperti sayuran dan juga daging. Untuk bayi 6 bulan, hindari memberikan menu makanan tersebut. Buatlah menu MPASI yang terbuat dari satu bahan saja terlebih dahulu.

Mengapa ini perlu ibu lakukan? Karena semakin banyak bahan makanan yang digunakan, maka semakin sulit sistem pencernaan bayi mencerna makanan tersebut. Padahal, sistem pencernaan baru mulai mengenal makanan yang lunak di mana selama ini sistem hanya mencerna ASI.

Baru kemudian, ketika sudah berlangsung hingga satu atau dua minggu, ibu bisa buatkan menu MPASI yang terbuat dari berbagai bahan makanan yang bergizi. Seperti halnya bubur bayi Nestle Cerelac. Ini merupakan bubur bayi yang lengkap kandungan gizinya karena berbagai bahan makanan ada di dalam bubur tersebut.

Muncul pro dan kontra di dalam masyarakat. Apakah boleh memberikan makanan instan seperti roti atau bubur instan? Sebenarnya boleh saja selama makanan tersebut sehat, higienis dan mengandung nutrisi yang seimbang. Justru sangat tidak dianjurkan ketika ibu membuat menu makanan bayi 6 bulan namun ibu tidak tahu apakah proses pembuatannya sudah benar atau tidak. Makanan yang ibu berikan untuk sang buah hati harus benar-benar matang. Terutama ketika ibu memberikan menu makanan berbahan daging. Ibu harus pastikan daging di masak benar-benar matang agar bakteri yang mungkin masih menempel pada daging bisa dihilangkan. Begitu juga ketika bahan yang digunakan adalah ikan. Kandungan merkuri pada ikan hanya bisa dihilangkan ketika ikan di masang dengan matang.

Sesekali ibu bisa buatkan bubur instan yang bergizi dan higienis dari Nestle. Terutama ketika ibu ajak si kecil melakukan perjalanan jauh, bubur ini sangat bisa diandalkan karena cara penyajian yang mudah. Selain itu, ketika ibu berada di rumah, ibu bisa buatkans sendiri menu makanan pendamping ASI 6 bulan.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori