Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Orangtua Jadi TKI, Siswa SMP Diperkosa Saat Tidur Sampai Pendarahan

h4tlvmhnm374.jpg

Togel Online ~ Malang menimpa Mawar (17), bukan nama sebenarnya.
Warga sebuah desa di Kecamatan Pegantenan, Pamekasan ini menjadi korban perkosaan GF (23), warga Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Senin (29/8/2017) malam.
Akibat kejadian itu, korban yang masih duduk di bangku kelas III di sebuah SMP di Pamekasan, mengalami pendarahan.

Sementara GF yang sudah punya anak istri, setelah memperkosa korban melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.
Karena tidak diterima korban diperlakukan seperti itu, korban diantar pamannya, Hasyim (27), warga Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, melaporkan kasus yang menimpa dirinya ke Polres Pamekasan, Selasa (29/8/2017).

Baca: Netizen Tak Berani Berkomentar, Pembuatan Tato Mengiris Kulit Ini Tampak Mengerikan
Baca: Tak Jadi Gabung West Ham, Ezra Walian Akhirnya Berlabuh di Tim Ini
Baca: Thailand Akhirnya Dapat Emas, Tundukkan Malaysia Dengan Gol Blunder

Saat melapor ke polres, korban juga didampingi seorang kerabatnya yang juga menjadi saksi.
Korban terlihat masih traumatik dan syok atas peristiwa itu. Sebab ketika turun dari mobil, korban tidak bisa berjalan, mengaku selangkangannya yang menetes darah itu kesakitan, sehingga korban terpaksa dibopong.

Ditemui usai melapor ke polres, Hasyim mengatakan, sebelum kejadian korban yang selama ini tinggal bersama saudaranya, karena ayah ibunya sejak tiga tahun lalu menjadi TKI di Malaysia, sore harinya dijemput seorang kerabatnya untuk diajak ke rumahnya di Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, untuk rujakan.

Selepas magrib, setelah makan rujak, korban pamit pulang ke kerabatnya tersebut dengan berjalan kaki sekitar 2 km.

Takut terjadi sesuatu, kerabatnya itu melarang dan menyarankan untuk menginap saja di rumah tersebut.
Kebtulan, kerabatnya itu memang hanya tinggal dengan kedua orangtua serta anaknya. Sementara suaminya, menjadi TKI ke Malaysia.

Tidak berselang berapa lama, korban mendapat panggilan telepon dari nomor tak dikenal dan mengaku bernama Fian, menanyakan dirinya berada di mana.

Tanpa curiga korban menjawab, jika saat itu dirinya berada di rumah kerabatnya.
Lalu orang yang mengaku Fian itu menyatakan mau datang menemui korban di rumah tersebut.
Rupanya setelah ditunggu, yang muncul seorang pemuda yang belakangan diketahui bernama GF (pelaku.Red).

Selanjutnya korban berbicang-bincang di ruang tamu. Tapi karena korban ngantuk, korban masuk kamar dan tidur.
Sedang pelaku belum pulang sehingga ditemani oleh kerabat korban hingga larut malam.

Pada saat kerabat korban tertidur di teras depan, ia mendengar jeritan dari dalam kamar tidur.
Perempuan itu pun langsung bergegas berlari ke arah suara dan dikejutkan oleh pemandangan di mana korban sedang ditindih oleh tubuh Fian.

Sadar aksinya terpergok, pria itu lari meninggalkan rumah.
Sementara, korban mengalami pendarahan di selangkangannya.
Esok harinya, kerabat korban itu menghubungi Hasyim, paman korban, dan menceritakan kejadian yang menimpa korban.

"Saya terpaksa melaporkan tindakan pelaku, karena sudah menghancurkan masa depan keponakan kami. Semoga pelaku cepat ditangkap dan dihukum berat,” ujar Hasyim.
Selanjutnya korban dibawa aparat Polres Pamekasan, untuk menjalani visum ke RSUD Slamet Martodirjo, bersama Faizah dan keluarga lainnya.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori