Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Penggerebekan Pesta Gay di SPA Harmoni Mematok Harga Rp 165.000/orang

Penggerebekan-Pesta-Gay-di-SPA-Harmoni-Mematok-Harga-Rp-165.000orang.jpg?w=700

Berita Akurat - Penggerebekan pesta gay dilakukan ditempat SPA dan gymnasium oleh Polres Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pengelola tempat SPA di Harmoni, Jakarta Pusat yang diduga menyelenggarakan prostitusi kaum gay menerapkan tarif tertentu kepada para pengunjung.

Dengan membayarkan sejumlah uang, para pengunjung bisa menikmati fasilitas di tempat SPA tersebut.

"Jadi masuk ke dalam SPA ini bisa sendirian bisa berdua. Ini laki-laki ya, jadi bisa sendiri atau pasangan. Tiketnya itu seharga Rp 165.000," ujar Argo di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/10/2017).

Argo menambahkan, tarif tersebut diterapkan untuk perkepala. Nantinya, pengunjung akan diberikan alat pembantu sex. "Kemudian mendapatkan kondom dan minyak pelumas," kata Argo.

Menurut Argo, tempat SPA tersebut hanya dijadikan kedok oleh pemiliknya. Diduga tempat tersebut digunakan untuk pesta sex kaum gay.

Dalam penggerebekan ini polisi mengamankan 51 pria. Mereka terdiri dari 44 WNI dan 7 WNA. Polisi kemudian menetapkan enam orang sebagai tersangka, yakni GG, GCMP, NA, TS dan K. Mereka adalah pemilik dan karyawan tempat SPA tersebut.

Keenam orang itu ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi juga masih memburu satu orang lagi yang berinisial HE. Situs BandarQ

Mereka terancam dijerat Pasal 30 Jo Pasal 4 ayat 2 UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 256 KUHP tentang Prostitusi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.



Sumber : BeritaOnline24
Sengkunibarbar

Komentar

  • 4nt6mmcc3xcg.jpeg


    [url=" http://togelonline.biz/"]Togel Online ~[/url] Ada situs berbahasa Inggris yang memberi panduan tur tempat-tempat yang biasa dikunjungi atau tempat nongkrong gay. Di situs itu tercantum tempat gay di Jakarta yang barusan digerebek polisi, yakni T1 Sauna.

    "Kami ingin memudahkan pencarian ribuan bar gay terbaik, klub malam, sauna, spa, pantai, pertokoan dan banyak lagi, bersama dengan informasi perjalanan yang relevan, gagasan menarik dan penawaran hebat,"

    Halaman muka situs terdaftar beberapa kota dari beberapa negara. Disana terpampang Kamboja, China, Indonesia, sampai New Zeland.

    Pada pilihan negara Indonesia, situs itu menawarkan tiga tempat sebagai opsi. Bali, Jakarta, dan Lombok dan Pulau Gili.

    Jika kita memilih Jakarta, ada tiga kelompok tempat yang ditawarkan, Gay Jakarta Hotels, Jakarta Gay Bars & Clubs, dan Jakarta Gay Saunas. Pada menu Jakarta Gay Saunas akan ditemui logo dari T1 Sauna (Polisi menyebut Spa).

    T1 merupakan tempat dimana diamankan 51 gay oleh Polres Metro Jakarta Pusar. Polisi pun telah menetapkan tujuh tersangka termasuk pemilik T1.

    T1 mejadi nama pertama yang disebut dalam halaman Jakarta Gay Saunas. Selain itu, ada beberapa tempat sauna lainnya yang dideskripsikan banyak dikunjungi oleh para gay.

    Alamat T1 di website tersebut akuran. Berada di Harmoni Plaza, lima menit berjalan kaki dari Harmoni Centra Busway.

    "T1 Healthplex (disitu disebut Sauna) dilengkapi fasilitas modern termasuk check-in lounge, sauna, ruang mandi uap, video, bar indoor/outdoor, ruang gelap, kabin, teras atap, dll," tulis TourGayAsia.

    Pemilik web juga menuliskan LGBT bukan sesuatu yang ilegal di Indonesia. Namun, ada gerakan anti LGBT di Indonesia.

    "Homoseksual bukan sesuatu yang ilegal di Indonesia, kecuali untuk provinsi Aceh. Namun, di sana tumbuh gerakan anti-LGBT, dan banyak perusahaan gay yang masih berjuang mempertahankan bisnisnya," kata TravelGayAsia.

    Dilihat dari tinjauan pengguna, T1 dikunjungi oleh turis mancanegara. Wisatawan dari Prancis menyebut T1 sebagai tempat bagus untuk relaksasi.

    Sebelumnya Polisi menciduk 51 pengunjung ruko yang dipakai untuk aktivitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di sebuah tempat spa di Jakarta Pusat. Polisi menyebut penggunaan lokasi tersebut sebagai upaya kamuflase.

    "Jadi intinya kasus ini, kelompok ini menggunakan tempat spa ini untuk kamuflase sehingga tak kelihatan, sehingga dia masuk ke tempat spa ini bisa sendirian, bisa berdua,

    ini laki-laki ya. Berdua itu sudah pasangan, kemudian dia masuk ke tempat spa itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polres Jakpus, Jalan Kramat Raya, Jakpus, Sabtu (7/10).
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori