Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Stevia, Si Manis Yang Bebas Kalori

Karena rasanya yang jauh lebih manis daripada gula namun bebas kalori, stevia mulai dilirik sebagai pemanis rasa pengganti gula. Namun apakah stevia itu? Selain rasanya yang lebih manis dan rendah kalori, apakah ada efek samping ketika mengkonsumsinya?
stevia-1024647_1920.jpg?resize=1200%2C673&ssl=1

Apa itu stevia?

Stevia merupakan pemanis yang diekstrak langsung dari tanaman Stevia rebaudiana yang berasal dari Brazil dan Papua. Di negara asalnya, stevia telah ratusan tahun dipakai sebagai pemanis makanan, bahkan untuk mengobati luka bakar dan gangguan pencernaan. Ekstrak stevia pada dasarnya 200 kali lebih manis dari gula. Ketika menggunakan stevia, anda hanya perlu menggunakannya sedikit saja. Setidaknya ada 200 spesies stevia yang tumbuh di Amerika Selatan. Stevia rebaudiana adalah yang paling berharga dibanding jenis lainnya. Menggunakan daun stevia secara langsung dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, namun ketika menggunakan produk stevia yang telah diolah, anda tetap harus berhati-hati dan memilih produk yang tepat agar tidak terjadi dampak buruk bagi kesehatan.

Apakah efek samping dari mengkonsumsi stevia?

Pada umumnya banyak orang yang aman-aman saja ketika mengkonsumsi stevia, namun anda tetap harus berjaga-jaga karena stevia memiliki efek yang berbeda-beda bagi setiap orang. Keuntungan dan kemungkinan efek samping stevia sangat tergantung dari produk stevia yang anda pilih. Ada bermacam-macam jenis stevia yang beredar saat ini dan tidak semuanya diolah dengan cara yang sama. Penting bagi anda untuk tahu jenis utama stevia, yaitu daun hijau stevia, ekstrak stevia, dan altered stevia.

Daun hijau stevia adalah jenis stevia yang melalui sedikit proses pengolahan. Ini adalah jenis stevia yang telah digunakan di Amerika Selatan dan Jepang selama ratusan tahun sebagai pemanis alami serta untuk memperbaiki kesehatan. Jenis ini biasanya 30 – 40 kali lebih manis daripada gula.

Beberapa merk yang membuat ekstrak stevia dari daun stevia yang tidak terlalu pahit, biasanya tidak memiliki manfaat bagi kesehatan. Jenis stevia ini dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjadi pemanis, namun demikian belum ada penelitian yang menunjukkan efek dari stevia jenis ini.

Jenis paling buruk adalah altered stevia karena telah mengalami proses pengolahan yang sangat banyak. Altered stevia biasanya harus melewati sampai dengan 49 kali proses pengolahan. Pertama, rebaudioside dari daun stevia akan diekstrak, kemudian ditambahkan larutan kimia, termasuk asetonitril, yang dapat meracuni hati dan karsinogen. Produk stevia yang dihasilkan dari rebaudioside akan terasa 200 – 400 kali lebih manis dari gula.

Efek samping dari stevia sendiri tidak perlu terlalu dipikirkan, karena tidak semua produk stevia diolah dengan cara yang sama. Terdapat perbedaan besar ketika mengkonsumsi stevia asli dan stevia yang telah mengalami proses pengolahan kimia. Salah satu produk stevia yang dianggap berbahaya adalah Truvia yang hanya mengandung stevia kurang dari 1%. Jika anda memilih produk stevia yang tepat, efek samping dari mengkonsumsi stevia hampir tidak ada.

Manfaat Stevia Bagi Kesehatan

Stevia tidak akan tersimpan dalam tubuh setelah dikonsumsi. Senyawa steviol glycosides akan dipecah menjadi steviol, lalu kemudian diserap tubuh dan dibuang dalam bentuk feses dan urin. Selain itu stevia juga mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin A, B, dan C, kalsium, zat besi, kalium, protein, dan lainnya. Stevia dirasa cocok bagi mereka yang sedang mengontrol berat badan dan mengendalikan diabetes. Berikut ini manfaat stevia bagi kesehatan.

Diabetes
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa stevia tidak mengandung karbohidrat dan kalori, serta tidak mempengaruhi gula darah atau respons insulin. Stevia dianggap tidak memberi efek apapun terhadap kadar insulin, glukosa darah, hipertensi, dan berat badan. Penderita diabetes yang mengkonsumsi stevia dapat mengkonsumsi lebih banyak jenis makanan dan tetap sehat. Untuk mengetahui kadar gula dalam darah, anda dapat melakukan pemeriksaan gula darah.

Antikanker
Pada 2012, hasil penelitian dari Nutrition and Cancer menunjukkan bahwa mengkonsumsi stevia dapat mengurangi kanker payudara. Stevioside menambah jumlah apoptosis kanker (kematian sel) dan menurunkan beberapa pemicu kanker yang ada dalam tubuh. Jurnal yang diterbitkan oleh Food Chemistry menunjukkan hasil penelitian bahwa stevia yang dimasukan ke dalam larutan penghancur kanker secara alami, seperti daun blackberry, dapat membuat level antioksidan melonjak.

Berat Badan
Anda yang sedang melakukan diet, dengan mengganti pengkonsumsian gula dengan stevia yang tidak mengandung kalori, dinilai dapat membantu proses penurunan berat badan. Dengan mengkonsumsi kalori secara tepat, anda juga dapat mengurangi resiko obesitas, diabetes, dan sindrom metabolisme.

Tekanan Darah
Ada penelitian yang mengatakan bahwa stevia sangat baik untuk penderita hipertensi. Glycosides yang terdapat dalam ekstrak stevia ditemukan dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan ekskresi sodium dalam tubuh, dua hal ini sangat membantu dalam mempertahankan tekanan darah dalam level aman. Stevia bahkan dinilai dapat membantu menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi.

Meskipun stevia memiliki banyak manfaat, anda tetap harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Memakan makanan bebas gula tidak lantas membuat anda terhindar dari kalori, dan resiko penyakit lain seperti diabetes. Konsumsilah makanan apapun itu secara bijak dan tidak berlebihan, serta teruslah memeriksaan kesehatan anda secara rutin.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori