Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Gejala Kehamilan Mendekati Persalinan Semua Bunda Ayah Wajib Tahu !

Childbirth-woman-594226.jpg


Gejala kehamilan tentu ada banyak, walau terkadang masalah bukan hanya berhenti pada kehamilan itu sendiri. Tidak banyak orang tahu mengenai tanda persalinan padahal pengetahuan satu ini sangat penting. Bayangkan saja, kalau tiba – tiba janin lahir di tengah acara penting bukan hal yang menyenangkan malah justru menegangkan.

Banyak kasus menunjukkan gejala bayi mau lahir tidak disadari sehingga menimbulkan kepanikan tersendiri. Tahu mengenai tanggal persalinan saja bisa bikin panik apalagi kalau tidak mengerti, pasti lebih bingung lagi. Supaya terhindar dari drama satu ini, mari sadari gejala awal kehamilan akan berakhir berikut ini:
  • Badan super capek atau kebalikan
Trimester ketiga seharusnya menjadi momen menunggu buah hati. Bunda merasa kembali ke tahap pertama dimana tubuh sangat lelah, bahkan rasanya ingin tidur siang terus saja. Hal ini bisa bikin garuk – garuk kepala terlebih karena ada pula bunda yang selalu ingin beraktivitas di penghujung kehamilan.

Kesulitan tidur di akhir kehamilan sudah jadi rahasia umum. Rasa ingin ke toilet lebih sering, ditambah ukuran perut super besar membuat tidur malam bak siksaan tersendiri. Tidak perlu malu menguap lelah di siang bolong karena memang ini hak bunda. Sediakan saja kasur nyaman, dan puaskan hasrat untuk istirahat tenang bersama si kecil.

Telah dikatakan pula ada bunda yang malah ogah istirahat. Entah merapikan kamar, menyapu lantai dua kali, atau sekedar menjahit, pokoknya harus ada yang dilakukan. Sebetulnya tidak masalah kalau memang bunda ingin menghabiskan sisa kehamilan dengan beraktivitas. Bunda mau melakukan apapun harus didasari perasaan tahu diri. Artinya, kalau memang tidak kuat, ya, bunda sebaiknya berhenti.
  • Sendi lebih rileks
Penelitian menunjukkan sendi perempuan yang akan melahirkan cenderung lebih ‘longgar’ dibanding perempuan yang masih hamil maupun tidak. Hal ini disebabkan oleh hormon relaxin, suatu hormon yang mulai tumbuh sejak perempuan dinyatakan hamil. Karena satu hormon ini saja, tubuh perempuan menjadi lebih lentur dibanding biasanya.

Tahukah bunda, ternyata persalinan membutuhkan kelenturan tingkat tinggi, dimana mengeluarkan bayi dalam ukuran besar butuh ruang lebih luas. Sendi longgar alias rileks merupakan salah satu cara alami bayi dalam mempermudah pengeluaran buah hati. Tidak perlu panik, selama bunda tidak memaksa gerak dengan tingkat ekstrem, janin seharusnya tidak bermasalah sampai hari persalinan.
  • Bunda diare terus
Tubuh sadar tidak hanya janin yang memerlukan kelonggaran. Beragam bagian tubuh lain akan dilewati oleh buah hati menjadikan fleksibilitas menjadi penting. Masalah diare yang dialami bunda di akhir kehamilan sebetulnya dipicu oleh kelonggaran sistem pencernaan, sehingga kotoran dalam tubuh dengan leluasa lewat.

Selama diare bunda berbentuk feses normal, dalam artian tidak berdarah maupun tidak ada rasa terbakar seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Guna menjaga kesehatan, bunda tetap diharapkan konsumsi makanan dengan kadar nutrisi yang baik. Jangan cemas, kalau bunda memiliki pola hidup sehat seharusnya tidak ada masalah pada diare bunda.
  • Posisi bayi berubah
Kalau melihat video seputar persalinan normal, pasti kepala bayi selalu dibawah. Apakah selalu seperti itu ? tidak, ketika janin tumbuh dalam kandungan posisi kepala tidak selalu dibawah. Bisa saja kepala menghadap atas, tapi tidak melulu kebawah. Uniknya, ketika mendekati hari kelahiran, janin secara otomatis menghadapkan kepala ke bawah.

Kalau membayangkan rasa janin ‘berputar’ dalam rahim tentu menyeramkan. Jangan takut, bunda mungkin tidak merasakan janin berubah posisi. Malahan, bunda merasa lebih nyaman dari segi pernafasan. Selama 9 bulan janin menyabotase sebagian besar oksigen dari dalam tubuh, sehingga kala posisi kepala di bawah, bunda merasa lebih leluasa menghirup udara.
  • Berat badan berhenti
Kecantikan modern menuntut berat badan kurus, dengan kulit bersih, dan wajah menawan. Seringkali perempuan hamil merasa kurang percaya diri lantaran perut terlihat begitu besar dan payudara bertambah ukuran dua kali lipat. Kalau sudah begini berat badan menjadi dilema tersendiri dalam masa kandungan.

Aneh tapi nyata, berat badan justru berhenti di penghujung kehamilan. Tidak hanya sebab janin sudah mencapai puncak berat namun juga karena ketuban sudah mulai berkurang dan siap pecah. Kemampuan bunda beraktivitas lebih selama kehamilan juga bisa menjaga berat badan pada tahap sekarang ini. Tidak perlu panik, tubuh aman terkendali.
  • Punggung luar biasa nyeri
Punggung nyeri selama kehamilan bukan hal baru. Berat badan janin yang menjadi – jadi sudah pasti memancing tekanan di bagian belakang tubuh. Namun beberapa bunda mengaku rasa sakit di punggung melebihi pendahulunya, menyebabkan peneliti merasa perlu belajar lebih lanjut.

Hasil riset menunjukkan kepala bayi umumnya menghadap kebawah untuk persiapan bersalin. Hanya saja, beberapa bunda justru mendapati kepala janin menghadap ke belakang. Dampak dari arah kepala bayi yang tidak umum ini adalah hantaman pada tulang punggung sehingga bunda merasa luar biasa sakit.
  • Ketuban pecah
Kalimat paling populer ketika ada kelahiran mendadak di film barat adalah “ketubanku pecah”, apa sih ketuban itu ?

Air ketuban yakni cairan yang melapisi ruang rahim. Fungsi air ketuban tidak hanya sebagai pelumas yang memudahkan gerak janin namun juga nutrisi cadangan bagi janin. Tanpa adanya air ketuban, asupan oksigen jelas berkurang karena tali pusat kekeringan. Nah, pada saat hendak bersalin air ketuban menjadi gejala kehamilan berakhir yang paling jelas.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori