Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

Panduan Untuk Budidaya Sawit Supaya Hasil Panen Berlimpah

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas potensial yang dihasilkan oleh tanah air. Di Nusantara, ada banyak lahan kelapa sawit yang terdapat di daerah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Perkebunan tersebut harus dirawat dengan tepat agar pohon sawit dapat tumbuh dengan normal dan bisa menumbuhkan banyak buah. Supaya pohon sawit dapat berbuah banyak, Anda harus tahu hints sukses menanam sawit.

Bila Anda memiliki perkebunan kelapa sawit akan tetapi namun jumlah produktivitasnya terbilang kurang optimal, mungkin terdapat hal penting yang mengakibatkan panen sawit Anda tidak begitu maksimal. Dani Prasojo, ialah seorang petani sawit di daerah Palangkaraya, Kalimantan Tengah membagikan hal-hal krusial tentang cara berkebun sawit yang harus Anda lakukan supaya memperoleh hasil panen sawit yang melimpah.

Ditemui di salah satu perkebunan kelapa sawit milik Dani yang luasnya 10.000 hektar. Ia mau membeberkan cara menanam tanaman kelapa sawit supaya menghasilkan produksi melimpah kepada kami. Nah, simak poin demi poin menanam kelapa sawit agar lebih hasil produksi lebih maksimal :

Budidaya Sawit Memerlukan Pasokan Air yang Cukup

Faktor pertama tentang tips menanam sawit menurut Dani adalah cara mengolah perkebunan yang tepat supaya kelapa sawit mendapat suplai air yang cukup, terutama jika kebun kelapa sawit Anda merupakan daerah kering. Dani menggunakan cara lembah tanggapan air, maksudnya galilah tanah membulat dengan diameter 150 cm sedalam 30 cm. Setelah itu di tengah bulatan tersebut digali lubang petak yang berukuran 50 x 50 x 50 cm untuk lubang tanam.

Langkah menanam sawit dengan membuat lubang tanam seperti itu dapat menyuplai asupan air yang diperlukan tanaman, karena memang pohon kelapa sawit tergolong jenis tanaman yang membutuhkan air dengan jumlah besar guna perkembangan dan pertumbuhannya. "Meski membutuhkan biaya ekstra untuk membuat ga;ian itu, tapi jangka panjangnya sangat berguna bagi budidaya sawit Anda, sistem seperti itu juga bermanfaat agar pupuk sawit tidak hilang ketika hujan datang." papar Dani.

Antisipasi Serangan Binatang Pengganggu Tikus Pada Budidaya Sawit

Dalam menanam sawit juga dibutuhkan kegiatan antisipasi terhadap berbagai macam gangguan hama dan penyakit yang dapat menyerang kebun kelapa sawit, contohnya adalah hama tikus. Untuk menghindari hama tikus, Dani membalut pangkal batang kelapa sawitnya menggunakan kawat kandang ayam maupun pakai kawat ram dengan panjang 50 cm.

Pada saat memasang kawat ram itu, pastikan kawat kandas dengan tanah, atau dapat juga sedikit ditancapkan ke dalam tanah agar tidak ada jalan untuk tikus saat mendekati tanaman kelapa sawit. Selain dengan kawat ram, kegiatan pembalutan juga bisa menggunakan jala sisa asalkan kegunaannya tetap sama." Pembungkusan batang pohon sawit menggunakan kawat tidak boleh terlalu ketat, agar pertumbuhan batangnya tidak terbatasi oleh kawat." Tambah Dani.

Tidak Perlu Buru-buru Dipotong

Apakah ada pohon kelapa sawit Anda berbuah seperti jarum atau berduri banyak namun berbuah kecil? Tidak perlu terburu-buru ditebang atau diganti tanaman tersebut. Dani menyampaikan saran agar pohon sawit yang tumbuh seperti itu diberikan perawatan dengan cara mengumpulkan dedaunan kering pada sekitar pangkal pohon, kemudian bakarlah tanaman itu sampai pelepah sawit bagian bawah agak layu.

Lakukan langkah tersebut interval 20 hari sekali maupun bersamaan dengan panen kelapa sawit di saerah tersebut. Batang-batang yang layu karena pembakaran tersebut juga harus rutin dibersihkan berbarengan dengan pembersihan pelepah tanaman sawit normal lainnya." Nanti lama kelamaan pertumbuhannya juga bagus seperti yang lainnya kok," jelas Dani.

Kadar Asam Pada Lahan Tinggi ?

Selain itu apabila perkebunan sawit Anda mengandung kadar keasaman tinggi atau kandungan alumunium yang melewati batas normal untuk pohon kelapa sawit. Cara menanam sawit untuk mengantisipasi masalah tersebut ialah dengan memberikan pupuk pada pohonkelapa sawit jenis dotasi atau pupuk abu. Atau dapat juga dengan memberikan kapur dolomit sejumlah 30 kg setiap pohon. Cara sesuai itu juga bisa Anda lakukan saat tanah kelapa sawit Anda berjenis tanah gambut.

Kelapa Sawit Pelepah Pendek Versus Kelapa Sawit Lokal

Jarak tanam antar pohon juga termasuk poin dalam langkah menanam sawit yang tepat agar hasil produksi juga bisa maksimal. "Jarak tanam yang baik tidak boleh kurang dari 8 x 9 meter, kecuali bila bibit kelapa sawit yang Anda gunakan termasuk jenis sawit berkualitas baik dengan batang pendek" imbuh Pria dengan kumis tebal tersebut.

Jenis kelapa sawit unggulan dengan batang pendek memang dapat ditanam agak rapat apabila jika dibandingkan sama sawit lokal, dan dapat menghasilkan produksi yang amat menguntungkan dalam jangka pendek hingga menengah. Tapi perlu Anda tahu dalam jangka panjang, kelapa sawit pelepah pendek akan kalah menghasilkan dengan tanaman sawit jenis lokal." Usia sawit lokal lebih lama 3 sampai 4 tahun daripada sawit pelepah pendek, sehingga lebih produktif apabila melihat jangka panjangnya," kata Dani lagi.

Selain itu, sawit batang pendek juga bertandan lebih kecil ketika tanaman berusia diatas 18 tahun apabila dibandingkan dengan tandan buah tanaman sawit lokal. "Batang pohon sawit pelepah pendek itu juga kalah kokoh dengan sawit lokal, oleh karena itu sering roboh kalau hujan deras dan angin kencang," kata Dani membandingkan.

Inilah penyebab sejumlah Perkebunan-perkebunan besar kelapa sawit pohonnya cuma tersisa 60% saja saat hendak dilakukan peremajaan. Cobalah bandingkan dengan petani kebun kelapa sawit lokal yang menyisakan pohon kelapa sawitnya hingga 90% ketika saat peremajaan.

Akan tetapi selain faktor bibit sawit itu, menanam sawit harus memperhatikan cara Pemupukan Kelapa Sawit. Faktor pemberian pupuk pada tanaman akan mempengaruhi kokoh atau tidaknya pohon kelapa sawit. Kegiatan menanam sawit yang benar harus memperhatikan besar kecilnya kebutuhan pupuk kelapa sawit itu. Tanaman kelapa sawit yang terlalu banyak diberikan pupuk justru akan menimbulkan dampak pada rapuhnya akar dan batang tanaman kelapa sawit. "Ciri-ciri pohon sawit yang terlalu banyak asupan pupuk ialah batang sawit kelihatan gundul karena pelepah pangkal batang pohon kelapa sawit terlalu banyak yang berguguran," pungkas Dani mengakhiri pembicaraan.

Nah, setelah tahu beberapa poin penting mengenai cara penanaman kelapa sawit yang benar dan mempraktekkannya, semoga tanaman budidaya sawit Anda dapat menghasilkan panen yang berlimpah sesuai dengan harapan.

Demikian merupakan pembahasan lengkap tentang bagaimana cara membudidayakan kelapa sawit. Kadang-kadang, berhasil atau tidaknya Anda dalam menjalankan bisnis budidaya ini bukan cuma dipengaruhi oleh prakteknya saja, namun juga penguasaan ilmu pada bidang pertanian. Kalau Anda hanya mengandalkan praktek, Anda mungkin belum bisa berkembang. Diharapkan informasi langkah berhasil budidaya sawit ini bermanfaat untuk Anda.

Komentar

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori