Contact Us
MERDEKA
DIRGAHAYU Republik INDONESIA - Ayo Kita Tingkatkan Persatuan & Kesatuan Bangsa. Erat Dalam Keragaman Bhinneka Tunggal Ika. Maju Bersama & Tingkatkan Etos Kerja Yang Baik Untuk Indonesia Modern Yang Tetap Berbudaya. MERDEKA!!!

Forum Bebas Indonesia

SURGA PRA-SEJARAH PAGARALAM

SURGA PRA-SEJARAH PAGARALAM

Sejak duduk di bangku sekolah dasar kita sedah mempelajari ilmu sejarah, sederhananya sejarah adalah ilmu yang mempelajari kisah masa lalu, yang pernah terjadi, dan dapat dibuktikan dengan berbagai peninggalan-peninggalan penting berupa barang, tulisan, maupun cerita secara lisan. Nah, dalam ilmu sejarah kita mengenal Teori Evolusi yang dipaopulerkan oleh Charles Darwin pada tahun 1859 di Inggris dalam bukunya yang berjudul The Origin of Species by Means of Natural Selection.

Di Indonesia ada sepuluh macam manusia purba yang fosilnya tersebar di berbagai daerah. Homo Soloensis adalah salah satunya, manusia purba ini diperkirakan hidup sejak 900.000 sampai 300.000 tahun yang lalu. Kalian dapat membayangkan betapa tuanya penghuni alam di Indonesia ini. Coba kalian bisa membayangkannya tidak?

Bagi pecinta dan penikmat sejarah ilmu arkeologi mungkin menjadi penelitian yang sangat menyenangkan. Tapi bagi mereka yang benci akan masa lalu biasanya gak mau Move On (lah apa hubungannay...?), yang jelas mereka kurang menghargai nilai historis bahkan bagi mereka wisata seperti ini membosankan. Kalau anda pernah menonton film Doraemon “Lagenda Raja Matahari” dengan latar belakang suku Maya Mesoamerika Mexico yang hidup sekitar 250 M- 900 M.

Maka bukan tidak mungkin para pemuda Indonesia akan menggarap film dengan latar belakang manusia pra-sejarah. Bagi kalian yang penasaran mari kita lihat gambar berikut ini.
Penunjuk arah yang dipasang di pinggir jalan lintas Pagaralam-Bengkulu. Tidak jauh dari jalan ini, dan rumah batu tersebut terletak di areal pemukiman warga yang disisi belakangnya sawah nan menghijau, dan menguning ketika akan dituai.

Seperti inilah bentuk rumah batu tersebut, terletak dibawah rumah panggung warga desa Tanjung Aro Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan. Kalian bisa menikmati sensasi berjalan di dalam gua seperti di film The Mummy atau film-film lainnya yang bergenre petualangan di dalam gua.

Puas kalian menikmati rumah batu, tidak jauh dari lokasi tersebut, dibelakangnya terdapat areal pertanian warga yang menanam padi. Namun, bukan sawah tersebut yang menjadi objek wisatanya, akan tetapi arca manusia dililit ular.

Arca tersebut juga memiliki berbagai cerita mistis, terlepas dari itu semua kalian akan kagum bahwa Bumi pertiwi ini sudah berpenghuni jauh sebelum bangsa Maya mendirikan kuil dewa matahari yang persis dengan bangunan piramida mesir.

Kalian bisa lihat surga di Kota Pagaralam. Ketika Fajar menyingsing, mentari mengucap salam takzim, kau bisa melihat Gunung Dempo laksana Gunung Fuji tiada bersalju di Jepang. Sawah nan menghijau mempercantik suasana arca dan rumah batu yang ada di sekitarnya.

Namun, sayangnya berbagai situs peninggalan purba kala ini tersebar di berbagai desa, sehingga apabila kita ingin mengunjungi tempat-tempat tersebut maka harus mempersiapkan kendaraan dan perbekalan yang cukup.

Karena jarak antar desa yang satu dengan yang lainnya lumayan memakan waktu antara 30 menit-2,5 jam. Bagi yang mudah sekali bosan dengan perjalan yang seperti ini, jangan khawatir kalian akan mendapatkan bonus untuk memanjakan mata.

Lihatlah Gunung dempo tersebut memanggilmu untuk kau jelajahi berbagai air terjunnya. Dan inilah berbagai macam bonus yang dapat kalian nikmati.


Curup Embun, inilah nama air terjun yang pertama yang dapat kalian singgahi. Bagaimana menurut sahabat? Cukup memuaskan mata belum? Lanjut, tidak jauh dari curup embun kita akan menuju Curup Mangkok, bentuknya yang persis dengan mangkok karena arealnya berbentuk lingkaran yang dibendung. Inilah gambarnya....

Air terjun bernama Curup Mangkok ini dikelolah oleh Pemda Kota Pagaralam. Maka di curup mangkok ini di fasilitasi dengan tempat ganti pakaian, mushalah, dan ban karet bagi yang tidak bisa berenang. Karena tepat dibawah air terjun ini memilki kedalaman sekitar 5-7 meter. Puas kita berenang di curup mangkok ini kita akan lanjutkan perjalanan yang tidak jauh pula dari lokasi ini yakni Air terjun Tujuh Kenangan.

Sahabat, kalian dapat melihat disekeling air terjun ini mengalir diatas permukaan batu. Ini menunjukkan bahwa pagaralam masih memiliki peninggalan purbakala yang masih sangat alami. Bebatuan ini seperti geopark-geopark yang terkenal di dunia.

Di Indonesia geopark yang sudah terkenal diantaranya danau toba-Medan, Ciletuh-Jawa Barat, Baturaden Kota Purwokerto, Rinjani-NTB, Merangin-Jambi, Batur-Bali, Gunung Sewu-DIY-Jateng-Jatim. Eh, pada tahu gak apa itu geopark???

Pengertian Geopark adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi di mana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya. Istilah Geopark merupakan singkatan dari "Geological Park" yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai Taman Geologi atau taman bumi.

Nah, sahabat tertarik gak nih wisata sejarah dan geologi-nya??? Selain menambah wawasan kita juga dapat menikamati surga yang dimiliki oleh Indonesia. Selain memanjakan mata, urat-urat syaraf kita akan kendur, dan yang pastinya bermanfaat juga buat kesehatan kita. Ayo..., Mampir ke Kota Pagaralam Sumatera Selatan. By: Muhammad Ilyas.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Iklan & Promosi Anda


Order ads here. Click me to get price quotation! Monthly & Unlimited click!

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori