Contact Us
News
Follow TELEGRAM Channel ForumBebas.com di alamat T.ME/FORUMBEBAS atau Facebook Fan Page dan Twitter Forumbebas .

Forum Bebas Indonesia

ask: nasrani dan yahudi adalah orang2 kafir atau bukan?

fenomena saat ini.... sangat banyak ulama ... yang katanya fundamental..... mengatakan bahwa....
nasrani (kristen, katolik, dst) dan yahudi... digolongkan sebagai orang2 kafir....
dan memakai ayat2 tentang kafir di Al quran ... jika berhubungan dengan orang2 nasrani dan yahudi....

padahal..... jika sayah merujuk pada penjelasan guru2 sayah pada zaman dulu.... termasuk jika membaca terjemahan Al Quran...
pengelompokannya nasrani dan yahudi ... terpisah dari orang kafir.....
sementara gabungan kelompok nasrani dan yahudi.... disebut sebagai Ahli kitab....

sebagai orang yang pemahamannya masih dangkal.... butuh penjelasan....
yang salah guru2 sayah zaman dulu dan terjemahan AL Quran... atau fenomena saat ini....?????

mohon bantuannya....

Komentar

  • sutisna menulis:
    fenomena saat ini.... sangat banyak ulama ... yang katanya fundamental..... mengatakan bahwa....
    nasrani (kristen, katolik, dst) dan yahudi... digolongkan sebagai orang2 kafir....
    dan memakai ayat2 tentang kafir di Al quran ... jika berhubungan dengan orang2 nasrani dan yahudi....

    padahal..... jika sayah merujuk pada penjelasan guru2 sayah pada zaman dulu.... termasuk jika membaca terjemahan Al Quran...
    pengelompokannya nasrani dan yahudi ... terpisah dari orang kafir.....
    sementara gabungan kelompok nasrani dan yahudi.... disebut sebagai Ahli kitab....

    sebagai orang yang pemahamannya masih dangkal.... butuh penjelasan....
    yang salah guru2 sayah zaman dulu dan terjemahan AL Quran... atau fenomena saat ini....?????

    mohon bantuannya....

    Baca surat Al-Bayyinah sudah cukup. Disana jelas, Orang-orang KAFIR dari kalangan Ahlul Kitab dan Musyrikin
  • Sebenarnya teman....
    Siapa yang benar dan siapa yang kafir itu
    bukan hak kita yang menentukannya....
    Tapi Tuhanlah yang mengerti segala sesuatu dan menyelidiki segala hati...
    Dialah HAKIM yang adil dan berhak mengatakan siapa yang benar dan salah di akhirat nanti.....
    STOP berkata-kata, ayo berbuat dan buktikan bahwa anda orang yang memiliki moralitas agamawi.
    Salam perjuangan....

    Minta ijin pada moderator, sedikit share nich....
    http://lasealwin.info/debat-agama-tidak-perlu-melainkan-buktikan-tidak-ada-gunanya-berkata-kata-tapi-buktikanlah-lewat-sikap-dan-perilaku-sehari-hari-bahwa-anda-orang-beragama/
  • idforum90 menulis:

    Baca surat Al-Bayyinah sudah cukup. Disana jelas, Orang-orang KAFIR dari kalangan Ahlul Kitab dan Musyrikin

    dari ayat  surah AL Bayinah.... disebutkan orang2 kafir 'DARI' kalangan Ahlul Kitab dan musyikin.... artinya merupakan bagian dari golongan itu....

    seingat saya dulu  beberapa ulama menyebutkan dalam al Quran ....

    [size=medium]Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. (Q S Al Baqarah ayat 62)

    dan itu disebutkan pembagiannya pula..... tapi tidak disebutkan sebagai kafir...????

    hmmm... nambah bingun.....

    [/size]
  • lasealwin menulis:
    Sebenarnya teman....
    Siapa yang benar dan siapa yang kafir itu
    bukan hak kita yang menentukannya....
    Tapi Tuhanlah yang mengerti segala sesuatu dan menyelidiki segala hati...
    Dialah HAKIM yang adil dan berhak mengatakan siapa yang benar dan salah di akhirat nanti.....
    STOP berkata-kata, ayo berbuat dan buktikan bahwa anda orang yang memiliki moralitas agamawi.
    Salam perjuangan....

    Minta ijin pada moderator, sedikit share nich....
    http://lasealwin.info/debat-agama-tidak-perlu-melainkan-buktikan-tidak-ada-gunanya-berkata-kata-tapi-buktikanlah-lewat-sikap-dan-perilaku-sehari-hari-bahwa-anda-orang-beragama/

    menjadi masalah adalah... ketika sebagian orang mengatakan kafir atas nama agama.... menjadi panduan bagi orang2 awam... untuk mengkafirkan juga....
    perlu pemahaman dan klarifikasi yang serius mengenai hal itu....

    bayangkan jika seorang yang ternyata oleh Allah... dimasukan dalam orang2 yang beriman dari golongan orang Yahudi dan nasrani atau sabiin...
    lalu dengan kata2 orang ... yang mendasarkan pada pemahamannya terhadap Al Quran yang berbeda2.... lalu mengatakan kafir atau tidak....
    yang bingun siapa....? pasti Umat lah....

    dan akan beda penggunaan ayat bagi orang yang kafir.... seperti contoh yang populer... ayat tidak boleh memilih pemimpin yang kafir....

    jadi klarifikasi terhadap penggolongan ini perlu.... penjelasan terhadap ini wajib ada....
  • ikut nyimat dulu aah,, masih newbie blm ngerti
  • sutisna menulis:

    dari ayat  surah AL Bayinah.... disebutkan orang2 kafir 'DARI' kalangan Ahlul Kitab dan musyikin.... artinya merupakan bagian dari golongan itu....

    seingat saya dulu  beberapa ulama menyebutkan dalam al Quran ....

    [size=medium]Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. (Q S Al Baqarah ayat 62)

    dan itu disebutkan pembagiannya pula..... tapi tidak disebutkan sebagai kafir...????

    hmmm... nambah bingun.....

    [/size]

    Ga usah bingung mas, sangat jelas tertulis BERIMAN KEPADA ALLAH, artinya BERIMAN kepada ALLAH, serta apa yang telah ALLAH turunkan dari AL-Quran dan Utusan terkahir yakni Rosulullah shollallahu 'alayhi wa Sallam, serta berpegang dengan konsekuensi dengan itu semua, maka dia telah BERISLAM. ADapun ahlul kitab yang tidak BERIMAN kepada ALLAH yang mengatakan ALLAH satu dari yang tiga, yang mengatakan uzair anak ALLAH, serta membangkang kepada NYA, bahkan memerangi Rosul-NYA, maka dia telah kufur kepada ALLAH.
  • sutisna menulis:

    menjadi masalah adalah... ketika sebagian orang mengatakan kafir atas nama agama.... menjadi panduan bagi orang2 awam... untuk mengkafirkan juga....
    perlu pemahaman dan klarifikasi yang serius mengenai hal itu....

    bayangkan jika seorang yang ternyata oleh Allah... dimasukan dalam orang2 yang beriman dari golongan orang Yahudi dan nasrani atau sabiin...
    lalu dengan kata2 orang ... yang mendasarkan pada pemahamannya terhadap Al Quran yang berbeda2.... lalu mengatakan kafir atau tidak....
    yang bingun siapa....?  pasti Umat lah....

    dan akan beda penggunaan ayat bagi orang yang kafir.... seperti contoh yang populer... ayat tidak boleh memilih pemimpin yang kafir....

    jadi klarifikasi terhadap penggolongan ini perlu.... penjelasan terhadap ini wajib ada....

    Simple sebenernya, adakah dia bersyadahat bersaksi bahwa ALLAH adalah satu-satunya ILAH yang berhaq disembah (bukan satu dari yang tiga, tidak bernaka tidak pula diperanakkan, sebgaimana kata orang-orang ahlul kitab, uzair anak ALLAH, al-masih anak ALLAH) dan bersaksi bahwa Rosulullah adalah utusan dan HAMBANYA? adakah dia bersaksi dengan ini? Jika tidak, maka dia tidak berislam, tidak menerima dengan APA yang ALLAH turunkan. Kufur kepada ALLAH.

    Kita hanya diminta untuk menilai ZHOHIR, bukan BATHIN.

    Tau tentang kisah sahabat yang membunuh seorang musuh dalam peperangan tatkala dia mengucapkan Syahadat, tatkala dia sudah mulai terdesak? Setelah mendengar itu ROSULULLAH MARAH, dan mengatakan, apakah kamu tau kalau orang tersebut membaca SYAHADAT karena takut akan pedangmu? (3x). Sahabat itu menyesal dan mengatakan, SEANDAINYA SAYA ADALAH ORANG YANG BARU SAJA MASUK ISLAM.
  • idforum90 menulis:

    Ga usah bingung mas, sangat jelas tertulis BERIMAN KEPADA ALLAH, artinya BERIMAN kepada ALLAH, serta apa yang telah ALLAH turunkan dari AL-Quran dan Utusan terkahir yakni Rosulullah shollallahu 'alayhi wa Sallam, serta berpegang dengan konsekuensi dengan itu semua, maka dia telah BERISLAM. ADapun ahlul kitab yang tidak BERIMAN kepada ALLAH yang mengatakan ALLAH satu dari yang tiga, yang mengatakan uzair anak ALLAH, serta membangkang kepada NYA, bahkan memerangi Rosul-NYA, maka dia telah kufur kepada ALLAH.

    mungkin benar...
    yang jadi pertanyaan selanjutnya aadalah.... kenapa di zaman rasulullah.... dan para sahabat.... yahudi dan nasrani.... tetap disebut sebagai yahudi dan nasrani.... bukan disebut sebagai kafir.....

    kenapa dibagi2 atas.... ke empat penggolongan tersebut....?

    bahkan bukan kah Al Quran sendiri menyebutkan penggolongan itu.... bukan hanya menyebut kafir saja....?
    ini jelas menjadi lebih membingungkan.....

    jika orang non-musilim (mau apapun agamanya).... digolongkan kafir.... maka serta merta penggolongan tersebut tidak diperlukan....
    dan zaman rasulullah dan para sahabat.... tidak menyebutkan golongan yahudi dan nasrani sebagai kafir..... atau setidaknya menyebut kafir yahudi dan kafir nasrani....
    dan kebetulan sebagai orang awam... belum pernah dengar/ baca hadistnya.... bahwa ketika berhubungan dengan yahudi dan nasrani... hadist menyebut embel2 kafir yang melekat secara jelas (kecuali mengenai kafir dari golongan nasrani dan yahudi... sama seperti Al Quran).... yang biasanya sayah dengar ada embel2 kafir adalah kafir quraisy...
    mungkin bisa dibantu beberapa hadist tentang ini....biar bisa jelas
  • idforum90 menulis:

    Ga usah bingung mas, sangat jelas tertulis BERIMAN KEPADA ALLAH, artinya BERIMAN kepada ALLAH, serta apa yang telah ALLAH turunkan dari AL-Quran dan Utusan terkahir yakni Rosulullah shollallahu 'alayhi wa Sallam, serta berpegang dengan konsekuensi dengan itu semua, maka dia telah BERISLAM. ADapun ahlul kitab yang tidak BERIMAN kepada ALLAH yang mengatakan ALLAH satu dari yang tiga, yang mengatakan uzair anak ALLAH, serta membangkang kepada NYA, bahkan memerangi Rosul-NYA, maka dia telah kufur kepada ALLAH.

    lebih jauh lagi..... sudah jelas penggolongan yahudi dan nasrani... menyangkut agama yang yahudi dan nasrani tersebut... dan dengan berbagai keyakinan mereka....
    mustahil mereka beragama nasrani.... sementara mereka dikatakan beriman sesuai yang anda sebutkan...
    kalo mereka beriman sesuai dengan yang anda sebutkan... maka digolongkan mukmin.... dan itu sudah disebutkan sebagai golongan pertama.....
    kenapa pula disebutkan golongan2 lainnya....

    jika pemahamannya seperti anda kemukakan..... isi ayat tersebut saling bertolak belakang......
    padahal mustahil bahwa Al Quran salah......

    orang awam model sayah.... tambah bingun....
  • Bingung atau pura2 bingung? Terimakasih sudah memberi pencerahan. Bhineka Tunggal Ika.
  • SIBAGARIANG menulis:
    Bingung atau pura2 bingung? Terimakasih sudah memberi pencerahan. Bhineka Tunggal Ika.

    beneran bingun om... soalnya ustadz2 sayah dulu bilangnya.... bahwa ada penggolongan yahudi dan nasrani....
    sementara ustadz2 di zaman sekarang.... bilangnya semua non muslim (apapun agamanya) adalah kafir....

    sama2 ustadz.... tapi beda jauh pemahaman dan penjelasannya....
    padahal bukan untuk hal2 yang sifatnya baru.... model faceboook... atau hp android....

    orang awam model sayah kan bingun......
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.

Halo, Komandan!

Sepertinya anda baru di sini. Ingin ber-interaksi? Klik satu tombol ini!

Kategori